cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020)" : 33 Documents clear
PENGARUH TINGKAT KONSENTRASI 2,4-DICHLOROPHENOXYACETICACID TERHADAP INDUKSI KALUS PADA TIGA VARIETAS TEBU SECARA IN-VITRO Pranayadipta, Nadya Wening; Soegianto, Andy
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1351

Abstract

Tebu ialah salah satu tanaman perkebunan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan dasar gula sebagai bahan pokok utama. Produksi tanaman tebu penting dilakukan dengan cara penyediaan bibit melalui kultur jaringan. Induksi kalus merupakan tahapan penting dalam perbanyakan melalui kultur jaringan guna memperoleh tanaman baru dengan jumlah yang besar. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi 2,4 Dichlorophenoxyaceticacid (2,4-D) yang tepat dalam keberhasilan menginduksi kalus tebu yang dilaksanakan pada Februari 2019-Mei 2019 di Laboratorium Kultur Jaringan Pusat Penelitian Sukosari PTPN XI, Lumajang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor. Faktor 1 yaitu konsentrasi 2,4-D 0 ppm, 1 ppm, 3 ppm, 5 ppm, dan 7 ppm. Faktor 2 yaitu varietas tebu NXI 1-3, CYZ 71/95, dan Bululawang (BL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 2,4-D mampu menginduksi kalus pada varietas NXI 1-3, CYZ 71/95, dan Bululawang secara In-Vitro. Perbedaan konsentrasi 2,4-D 3 ppm dapat mempengaruhi hasil waktu muncul kalus, berat segar kalus, volume kalus, dan persentase keberhasilan pembentukan kalus serta menghasilkan tekstur kalus yang remah dan berwarna hijau keputihan dan hijau kekuningan pada tiga varietas tebu secara In-Vitro.
PENGARUH WAKTU APLIKASI DAN KOMPOSISI NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM (DENDROBIUM SP.) Fadhila, Nuria Azmi; Aini, Nurul
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1352

Abstract

Anggrek membutuhkan unsur hara NPK dalam jumlah yang sesuai pada fase vegetatif. Pemupukan anggrek umumnya dilakukan dengan cara disemprotkan ke daun sehingga unsur hara dapat diserap olah stomata. Anggrek dendrobium tergolong tanaman CAM yang membuka stomata saat malam hari sehingga aplikasi pupuk akan lebih optimal diaplikasikan saat malam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu aplikasi dan konsentrasi pupuk daun terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman anggrek dendrobium. Penelitian dilaksanakan di kebun Handoyo Budi Orchid, Karangploso, Malang pada bulan Januari-Mei 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 8 kombinasi perlakuan dengan 4 ulangan, sehingga terdapat 32 satuan kombinasi perlakuan dengan total 192 tanaman. Perlakuan yang digunakan merupakan kombinasi dari waktu aplikasi dan konsentrasi pupuk daun antara lain kontrol, pemupukan pagi + NPK 32-10-10 2 g L-1, pagi + NPK 20-20-20 1 g L-1, pagi + NPK 20-20-20 2 g L-1, malam + 32-10-10 1 g L-1, malam + NPK 32-10-10 2 g L-1, pagi + NPK 20-20-20 1 g L-1, pagi + NPK 20-20-20 2 g L-1. Analisis data yang digunakan adalah uji F taraf 5%. Apabila uji F 5% memberikan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu aplikasi, komposisi dan konsentrasi nutrisi mampu meningkatkan kualitas tanaman anggrek pada parameter panjang tanaman, luas daun, bobot segar dan analisa NPK.
KERAGAMAN GENETIK DAN HERITABILITAS BEBERAPA KARAKTER KUANTITATIF PADA POPULASI TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.) GENERASI F2 Hidayat, Rahmat; Adiredjo, Afifuddin Latif
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1353

Abstract

Tanaman padi merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Namun, produksi padi belum mampu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maka dilakukan impor. Upaya untuk mengurangi impor beras dengan menggunakan varietas unggul yang mampu berproduksi tinggi di lahan kering yang masih kurang dimanfaatkan untuk tanaman padi. Pengembangan varietas unggul padi melalui kegiatan pemuliaan tanaman. Keberhasilan pemuliaan tanaman dipengaruhi oleh parameter genetic berupa keragaman genetic dan heritabilitas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman genetik dan heritabilitas beberapa karakter kuantitatif pada generasi F2 tanaman padi. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Univeristas Brawijaya di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada bulan Febuari ? Juni 2019. Penelitian ini dilakukan dengan menanam 2 populasi F2 hasil persilangan dengan tetua pada lingkungan yang sama tanpa ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pada populasi F2 TWxCH keragaman genetik luas dan heritabilitas tinggi terdapat pada karakter tinggi bibit, jumlah daun, jumlah anakan dan jumlah gabah/malai. Pada populasi F2 TWxCB keragaman genentik luas dan heritabilitas tinggi terdapat pada karakter tinggi bibit dan jumlah gabah/malai.
KARAKTER FISIOLOGI DAN PERTUMBUHAN TANAMAN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) PADA MANAJEMEN YANG BERBEDA DI LAHAN AGROFORESTRI Andika, Ravika Trio; Wicaksono, Karuniawan Puji
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1354

Abstract

Manajemen budidaya tanaman kopi penting untuk pertumbuhan tanaman kopi yang nantinya dapat meningkatkan hasil dari tanaman kopi. Budidaya tanaman kopi dengan sistem agroforestri salah satunya terdapat di UB Forest. Tujuan dari penelitian ini aialah mempelajari dan mendapatkan manajemen yang sesuai untuk budidaya tanaman kopi dalam sistem agroforestri. Penelitian dilakukan di hutan pendidikan UB Forest pada bulan februari 2019 hingga juni 2019. Penelitian menggunakan (rancangan acak kelompok (RAK) sederhana 1 perlakuan dengan 4 taraf perlakuan LC, Perlakuan MC, perlakuan HC dan perlakuan BAU. Hasil menunjukan bahwa perlakuan manajemen yang berbeda berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan. Manajemen yang berbeda memberikan pengaruh nyata pada varaibel tinggi tanaman, lebar kanopi, diamter batang, luas daun, indeks luas daun (ILD), indeks klorofil daun dan kerapatan stomata daun tanaman kopi. Parameter pertumbuhan tinggi tanaman dan diameter batang, dan lebar kanopi dan parameter ILD tanaman kopi sesuai dengan standar budidaya tanaman kopi. Paramter karakter fisiologis indeks klorofil daun dan kerapatan stomata tanaman daun kopi dipengaruhi oleh faktor lingkungan parameter pertumbuhan yang dipengaruhi oleh lingkungan ialah luas daun perhalai tanaman kopi. Perlakuan Business as usual (BAU) ialah perlakuan terbaik yang merupakan rekomendasi pada manajemen budidaya tanaman kopi khususnya di kawasan UB Forest.
PENGARUH WAKTU APLIKASI DAN SUMBER BAHAN ORGANIK PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM RHIZOMA) Kurnia, Refri Fahmi; Suminarti, Nur Edy
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1355

Abstract

Jahe merah merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomis pada bagian rimpang. Permasalahan yang terjadi adalah kondisi tanah yang mengalami penurunan daya dukung lahan sebagai akibat tanah menjadi padat dan diikuti dengan pH masam. Pemberian bahan organik mampu memperbaiki kondisi tanah tersebut. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang waktu aplikasi dan sumber bahan organik yang tepat pada pertumbuhan dan hasil tanaman jahe merah. Penelititan dilaksanakan di Agro Techno Park kebun Jatikerto Universitas Brawijaya Malang, November 2018 hingga April 2019.  Rancangan menggunakan Rancangan Petak Terbagi, sumber bahan organik sebagai petak utama yang meliputi pupuk kandang ayam, kompos azolla, dan kompos UB dan waktu aplikasi sebagai anak petak yang meliputi bersamaan tanam, 15 hari sebelum tanam dan 30 hari sebelum tanam. Ulangan dilakukan sebanyak 3 kali dan diuji lanjut menggunakan BNJ 5%. Parameter komponen pertumbuhan meliputi bobot segar akar dan jumlah daun. Parameter komponen hasil meliputi jumlah anakan total, bobot segar total tanaman, dan bobot rimpang per hektar. Pemberian berbagai sumber bahan organik pada waktu aplikasi 30 hari sebelum tanam memberikan hasil terbaik.
PEMBERIAN DOSIS PUPUK ANORGANIK NPK DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.) Siltor, Reinaldy; Tyasmoro, Setyono Yudo
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1356

Abstract

Kacang tanah adalah tanaman pangan kacang-kacangan yang menempati urutan terpenting kedua setelah kedelai. Salah satu permasalahan dari budidaya kacang tanah ialah kesuburan lahan yang makin menurun, yang ditandai dengan kandungan bahan organik yang rendah, kandungan bahan organik tanah di Indonesia cukup rendah dengan rata-rata <2%, sementara bahan organik yang dibutuhkan berkisar 4-5%. Pupuk organik bertujuan untuk memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia, dan akan meningkatkan kesuburan lahan, tetapi penggunaan pupuk organik kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman sehingga diperlukan pupuk anorganik yang mempunyai kandungan unsur hara makro. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mempelajari pemberian dosis pupuk anorganik NPK dan aplikasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil pada tanaman kacang tanah, mendapatkan kombinasi dosis pupuk organik cair dan pupuk anorganik NPK yang tepat pada tanaman kacang tanah, pupuk anorganik NPK dapat dikurangi dengan penggunaan pupuk organik cair. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hungga Juni 2019 di Kebun Percobaan Jatimulyo Universitas Brawijaya Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Jawa Timur. Penelitan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 10 perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga didapat 30 kombinasi perlakuan dengan total 2.100 tanaman. Perlakuan ini merupakan kombinasi dari pupuk organik cair dan pupuk anorganik. Analisis data yang digunakan adalah uji F taraf 5%. Apabila uji F 5% memberikan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk organik cair dengan pupuk anorganik NPK pada perlakuan 200 kg ha-1 NPK + POC 100% (60 cc/30L air/100 m2) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang.
KARAKTERISASI JAGUNG KETAN (ZEA MAYS L. VAR CERATINA) PADA GENERASI S5 Paweningsih, Risma Dwi; Soetopo, Lita
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1357

Abstract

Jagung ketan dapat digunakan sebagai pengganti tepung tapioka dan juga dapat dijadikan sebagai campuran bahan baku kertas, tekstil dan industri perekat. Studi keragaman genetik tentang jagung ketan masih rendah. Penelitian tentang karakterisasi karakter kualitatif dan kuantitatif jagung ketan dapat dijadikan sebagai informasi dasar dalam kegiatan awal pemuliaan tanaman jagung ketan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter kualitatif, karakter kuantitatif dan keragaman 13 galur jagung ketan generasi S5.  Penelitian ini dilaksanakan di Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Batu pada bulan Agustus sampai Desember 2018 tanpa menggunakan rancangan yang terdiri dari satu faktor yaitu galur G1, G2, G3, G4, G5, G6, G7, G8, G9, G10, G11, G12, G13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter kualitatif pada masing-masing galur menunjukkan keseragaman pada masing-masing galur yang diuji. Berdasarkan karakter kualitatif pada masing-masing galur menunjukkan keseragaman pada masing-masing galur yang diuji. Karakter kuantitatif pada masing-masing galur memiliki keragaman yang rendah kecuali pada karakter jumlah cabang samping pada galur G2 (KKG 57,77%), panjang poros utama di atas cabang samping teratas pada galur G2, G4 dan G8 (KKG 86,96% - 91,41%). Galur G2 memiliki kadar amilopektin tertinggi sebesar 53,84%, sedangkan kadar amilopektin terendah yaitu galur G1 dengan kadar sebesar 43,19%. Semakin tinggi kadar amilopektin, maka akan semakin tinggi pula tingkat kepulenan pada jagung. Galur G2 memiliki kadar amilopektin tertinggi sebesar 53,84%, sedangkan kadar amilopektin terendah yaitu galur G1 dengan kadar sebesar 43,19%. Semakin tinggi kadar amilopektin, maka akan semakin tinggi pula tingkat kepulenan pada jagung.
PENGARUH KETEBALAN MULSA JERAMI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (ABELMOSCHUS ESCULENTUS L. MOENCH) Monica, Silva; Baskara, Medha; Herlina, Ninuk
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1358

Abstract

Tanaman okra (Abelmoschus esculentus L. Moench) merupakan tanaman yang kaya akan manfaat dan multifungsi, Tanaman okra merupakan tanaman yang kaya akan manfaat karena memiliki kandungan lemak, protein, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Dilihat dari potensi tersebut maka Indonesia memiliki peluang besar menjadi pengekspor okra, untuk itu diperlukan upaya peningkatan hasil tanaman okra di Indonesia. Okra merupakan tanaman yang membutuhkan cukup banyak air. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir tingkat kehilangan air dapat dilakukan dengan upaya modifikasi kondisi lingkungan tumbuh dengan cara rekayasa lingkungan dengan cara aplikasi mulsa organik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra secara maksimal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juli 2019 di Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan pemberian mulsa jerami dengan berbagai ketebalan menunjukkan pengaruh terhadap komponen pertumbuhan seperti jumlah daun, dan luas daun. Pada komponen hasil memberikan pengaruh pada jumlah polong, bobot segar polong per tanaman, bobot segar polong per petak, dan bobot polong per ha. Tanaman okra yang diberi mulsa jerami dengan ketebalan 7,5 cm menghasilkan polong per hektar yang tertinggi, yaitu sebesar 10,24 ton ha-1.
PENGARUH EKSTRAK SERESAH DAUN MANGGA (MANGIFERA INDICA L. VAR. ARUMANIS) PADA GULMA BAYAM DURI (AMARANTHUS SPINOSUS L.) Nugroho, Agung; Yohana, Swella Paskah
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1359

Abstract

Dalam budidaya tanaman pertanian, banyak kendala yang membuat produktivitas tanaman tidak maksimal. Salah satunya adalah keberadaan organisme pengganggu tanaman yaitu gulma. Keberadaan gulma pada suatu lahan budidaya tebu dapat menimbulkan kerugian baik dari segi kuantitas maupun kualitas produksi tanaman. Bayam duri (Amaranthus spinosus L.)  adalah salah satu jenis gulma berdaun lebar yang paling sering ditemui pada areal perkebunan dan lahan tegalan. Salah satu cara untuk mencegah agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu dan mencegah kerugian akibat adanya gulma, maka perlu dilakukan pengendalian. Pengendalian ramah lingkungan yang dapat dilakukan dengan pemanfaatan alelopati ekstrak seresah daun mangga. Tujuan penelitian ini mempelajari pengaruh pemberian ekstrak seresah daun mangga pada bayam duri dan mendapatkan konsentrasi ekstrak seresah daun mangga yang dapat menghambat pertumbuhan bayam duri. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2019 di Green House milik Ibu Dartaty, Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan  Rancangan Acak Lengkap (RAL)  yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu M0= konsentrasi  0% b/v; M1= konsentrasi 20% b/v; M2= konsentrasi 40% b/v; M3= konsentrasi 60% b/v; M4 konsentrasi 80% b/v dan M5= konsentrasi 100% b/v. Hasil menunjukkan bahwa pemberian ekstrak seresah daun mangga dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar, bobot kering dan tingkat keracunan gulma bayam duri. Tingkat keracunan yang terdapat pada bayam duri menunjukan angka 2 yang menunjukkan tingkat keracunan 6-10%. Konsentrasi ekstrak seresah daun mangga yang berpotensi sebagai penghambat pertumbuhan gulma bayam duri adalah konsentrasi ekstrak seresah daun mangga 80% b/v dan 100% b/v.
PENGARUH SISTEM TANAM DAN MULSA TERHADAP EFISIENSI KONVERSI RADIASI MATAHARI PADA TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS VAR. IDENTATA) VARIETAS PERTIWI 3 Alislami, Tia Candra Khaula; Suryanto, Agus
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v8i2.1360

Abstract

Produktivitas tanaman tergantung pada kemampuan tanaman dalam menerima dan mengkonversi energi matahari menjadi biomasa tanaman Nilai konversi energi matahari yang umum pada tanaman hanya sebesar 2%, hal ini dipengaruhi oleh pemantulan dan penerusan energi matahari, transpirasi dan respirasi tanaman. Teknologi budidaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi konversi radiasi matahari pada tanaman jagung yaitu dengan melakukan sistem tanam dan penggunaan mulsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendapatkan metode dalam meningkatkan efisiensi konversi energi radiasi matahari dan produktivitas tanaman jagung pada sistem tanam dan mulsa yang berbeda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2019 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 kombinasi perlakuan dan 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan percobaan yaitu luas daun, bobot kering total tanaman, bobot kering 100 biji, bobot kering per tanaman, bobot kering per hektar, indeks luas daun, laju pertumbuhan tanaman dan Efisiensi Konversi Energi (EKE). Kombinasi perlakuan double row dengan mulsa plastk hitam perak memiliki nilai Efisiensi Konversi Energi (EKE) tertinggi yaitu 11,7 % dan memliki produktivitas tertinggi yaitu 9,15 ton ha-1.

Page 2 of 4 | Total Record : 33


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue