cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 11 (2024): November" : 8 Documents clear
Pengaruh Pemberian Urea dan Volume Penyiraman Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus) Melati, Agatha Indah; Nihayati, Ellis
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tanaman kumis kucing jarang dibudidayakan petani karena nilai jual yang rendah. Kandungan simplisia dalam tanaman kumis kucing masih rendah akibat proses budidaya yang kurang baik. Pemberian unsur nitrogen dan frekuensi penyiraman dapat menjadi upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil serta kandungan flavonoid tanaman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 hingga April 2023, di Green House Lahan Percobaan Jatimulyo pada ketinggian kurang lebih 460 mdpl dengan suhu 20°C-28°C dan kelembaban udara antara 50-80%. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama ada dosis pupuk urea dengan 3 taraf, dan faktor kedua ada volume penyiraman dengan 3 taraf sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara dosis pupuk urea dan volume penyiraman terhadap kandungan flavonoid tanaman kumis kucing. Dosis pupuk urea dapat meningkatkan jumlah daun dan luas daun, sedangkan volume penyiraman dapat meningkatkan tinggi tanaman dan luas daun.
Pengaruh Pemangkasan Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Berbagai Varietas Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) David Richad, Amelya; Aini, Nurul
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) adalah tanaman jenis sayuran yang memiliki bentuk buah kecil dengan rasa yang pedas. Tanaman ini merupakan salah satu spesies dalam genus capsicum yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Berbagai usaha dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan produktivitas cabai rawit. Cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman cabai rawit adalah dengan pemangkasan dan pemilihan varietas cabai rawit. Pemilihan varietas yang sesuai dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi, baik kualitas maupun kuantitasnya. Pemangkasan dapat mengefisienkan penggunaan nutrisi tanaman. Pemangkasan diharapkan mampu meningkatkan produksi tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Desember 2022 di Desa Kalirong, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemangkasan pada beberapa varietas cabai rawit dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Perlakuan pangkas pucuk pada varietas Bhaskara dan Dewata 43 menunjukkan jumlah daun terbaik dibandingkan perlakuan lain. Varietas Bhaskara dengan perlakuan pangkas pucuk menunjukkan jumlah cabang, jumlah bunga, jumlah buah, dan bobot buah per tanaman yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan yang lain.
Pengaruh Kombinasi Warna Naungan Dan Persentase Naungan Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Sitepu, Rahel Amelia; Fajriani, Sisca
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan tanaman sayuran yang mengandung vitamin A dan C, garam mineral serta antioksidan. Bayam merah dapat dibudidayakan untuk menghasilkan tanaman dengan kandungan vitamin dan antioksidan yang tinggi dengan pemberian naungan sehingga memperoleh intensitas cahaya matahari yang optimal. Pada penelitian ini dilakukan pemberian naungan berbagai warna dan persentase dengan tujuan mengatur masuknya panjang gelombang cahaya dan jumlah intensitas cahaya matahari yang akan diserap oleh tanaman, sehingga diketahui panjang gelombang berapa yang diserap oleh tanaman dan pengaruhnya pada kandungan ß-karoten pada bayam merah. Peralatan yang digunakan dalam penelitian berupa meteran, luxmeter, paranet, Leaf Area Meter (LAM), color chart RHS dan bahan yang digunakan adalah benih bayam merah varietas Mira, tanah, air, pupuk kandang kambing dan pupuk NPK mutiara. Rancangan percobaan yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana, terdiri dari 7 perlakuan naungan yaitu tanpa naungan dan paranet berwarna putih, hijau, biru (masing-masing kerapatan 50% dan 85%). Faktor perlakuan menggunakan warna dan taraf kerapatan paranet berbeda dengan parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman, berat segar konsumsi dan warna daun. Pengamatan dilakukan pada saat umur tanaman 10, 15, 20, 25 HST. Data penelitian dianalisa secara RAK dan selanjutnya akan dianalisis menggunakan uji BNT pada taraf nyata 5%. Berdasaran penelitian yang dilakukan, diketahui perlakuan kombinasi warna naungan biru dengan kerapatan 50% memberikan hasil yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar tanaman dan bobot segar konsumsi.
Optimalisasi Penggunaan Eco-Enzyme dan Pupuk NPK pada Tanaman Pacar Air New Guinea (Impatiens hawkeri Bull.) Fahmilia Tutwuri Handayani, Fahmilia; Sitawati, Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tanaman Pacar Air New Guinea (Impatiena hawkeri Bull.) merupakan salah satu tanaman hias bunga yang memiliki warna bunga, bentuk bunga, bentuk daun yang sangat menarik. Dalam mengurangi penggunaan pupuk anorganik serta meningkatkan pertumbuhan dan pembungaan pada tanaman pacar air dapat dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan konsentrasi eco-enzyme sehingga pemberian pupuk NPK dapat ditekan penggunaanya. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari interaksi konsentrasi eco-enzyme dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman Impatiens New Guinea (Impatiens hawkeru Bull.). Percobaan ini dilaksanakan pada Februari 2023 - Mei 2023 di dalam greenhouse yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Alat dan bahan yang digunakan yaitu timbangan analitik, SPAD klorofil, pH meter, gelas ukur, polybag diameter 25x25 cm, bibit tanaman pacar air new guinea, tanah, cocopeat, sekam, eco-enzyme, pupuk NPK Mutiara 16:16:16, fungisida dengan bahan aktif difenokonazol 250 g.l-1, dan mancozeb 80%. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial. Hasil percobaan menunjukan terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi eco-enzyme dan dosis pupuk NPK Mutiara 16:16:16 pada variabel pertumbuhan panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, waktu muncul bunga, dan jumlah total bunga tanaman pacar air. Pada konsentrasi eco-enzyme 20 ml.l-1 dengan dosis pupuk 4 g.tan-1 menunjukan pertumbuhan paling tinggi pada variabel panjang tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, luas daun, waktu muncul bunga, dan jumlah total bunga dibandingkan perlakuan lainya. Pemberian konsentrasi eco-enzyme 20 ml.l-1 dengan dosis pupuk NPK 4 g.tan-1 meningkatkan pembungaan sebesar 22,79% dibandingkan dengan konsentrasi eco-enzyme 10 ml.l-1 dengan dosis pupuk NPK 4 g.tan-1.    
Budidaya Pisang (Musa acuminata L.) Varietas Barangan dari Anakan yang Direndam dengan Ekstrak Bawang Merah Husain, Indriati; Ismail, Fatmawati; Pembengo, Wawan
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Ekstrak bawang merah mengandung zat pengatur tumbuh (ZPT). Bawang merah dapat dijadikan alternatif sumber ZPT alami yang murah dan mudah diperoleh menggantikan ZPT sintetik yang relatif mahal.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah, dan (2) mengetahui konsentrasi ekstrak bawang merah yang sesuai terhadap pertumbuhan anakan pisang varietas Barangan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai Agustus 2022, bertempat di Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 taraf perlakuan konsentrasi ekstrak bawang merah yaitu 0, 10, 20 dan 30 g/L. Umbi bawang merah direndam selama 2 jam pada setiap masing-masing taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 16 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu tinggi anakan, jumlah daun dan lingkar batang. Hasil analisis ragam pada taraf 5% menunjukkan bahwa ekstrak bawang merah berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi dan lingkar batang anakan pisang, pengaruh tidak nyata pada jumlah daun. Ekstrak bawang merah mempengaruhi pertumbuhan anakan pisang Barangan dan konsentrasi ekstrak bawang merah yang terbaik untuk pertumbuhan anakan pisang Barangan adalah 30 g/L.
Respon Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Macam Pupuk Cair dan Dosis Pupuk NPK Rachmawati, Lia; Koesriharti, Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Bawang merah merupakan tanaman yang memiliki nilai dan potensi ekonomi yang tinggi. Permintaan pasar terhadap tanaman bawang merah sangat tinggi sehingga bawang merah memiliki peluang pasar yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh aplikasi macam pupuk cair dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, serta untuk mendapatkan pupuk cair dan dosis pupuk NPK terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan di Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur pada bulan Maret - Mei 2023. Penelitian ini menggunakan RAK dengan dua faktor. Faktor pertama adalah perlakuan kontrol, pupuk organik cair Nasa, dan nutrisi hidroponik premium P4S Hikmah Farm. Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK Phonska yang terdiri dari 4 taraf yaitu 300, 450, 600, dan 750 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara pemberian macam pupuk cair dengan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Pemberian Nutrisi Hidroponik P4S Hikmah Farm berpengaruh terhadap panjang tanaman, jumlah daun, dan jumlah anakan. Pemberian pupuk NPK Phonska pada tanaman bawang merah berpengaruh terhadap panjang tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, bobot segar total per rumpun, bobot segar umbi per rumpun, dan bobot kering umbi per rumpun. Pemberian pupuk NPK Phonska 750 kg/ha memiliki bobot kering umbi per rumpun lebih tinggi dibandingkan pemberian NPK Phonska 300 kg/ha dan 450 kg/ha. Namun tidak memberikan pengaruh nyata pada bobot kering total per rumpun, susut bobot umbi per rumpun, bobot segar umbi per petak, bobot kering umbi per petak, dan bobot kering umbi per hektar.
Pengaruh Waktu Tanam dan Kerapatan Kemangi (Ocimum basilicum L.) pada Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) dalam Sistem Tumpangsari Risantosa, Choirifia; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Permintaan hasil panen jagung manis dan kemangi terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi dan bertambahnya pertumbuhan masyarakat. Namun luasan lahan pertanian untuk meningkatkan produksi kedua komoditas tersebut semakin menurun. Sistem tanam tumpangsari merupakan salah satu upaya intensifikasi untuk meningkatkan produktivitas lahan dalam budidaya tanaman jagung manis dan kemangi. Sistem tumpangsari dapat menyebabkan kompetisi antara tanaman utama dengan tanaman sela. Faktor yang perlu dipertimbangkan untuk meningatkan kerjasama dan meminimalisir kompetisi adalah dengan mengatur waktu tanam dan kerapatan antar kedua tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari dan mendapatkan waktu tanam dan kerapatan tanaman kemangi yang sesuai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei-Agustus 2022 di Desa Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari jagung manis monokultur, jagung manis + kemangi (1 baris) 7 HSbT jagung manis, jagung manis + kemangi (2 baris) 7 HSbT jagung manis, jagung manis + kemangi (1 baris) ditanam bersamaan, jagung manis + kemangi (2 baris) ditanam bersamaan, jagung manis + kemangi (1 baris) 7 HST jagung manis, jagung manis + kemangi (2 baris) 7 HST jagung manis, jagung manis + kemangi (1 baris) 14 HST jagung manis, jagung + kemangi (2 baris) 14 HST jagung manis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kemangi yang ditanam pada berbagai waktu tanam dan kerapatan yang berbeda dalam sistem tumpangsari dengan jagung manis tidak menyebabkan penurunan pertumbuhan maupun hasil tanaman jagung manis. Seluruh perlakuan sistem tumpangsari tanaman jagung manis dengan kemangi mampu meningkatkan produktivitas lahan (LER > 1), menguntungkan secara ekonomi (R/C Ratio > 1), mampu menekan pertumbuhan gulma, serta mengefisiensi intersepsi cahaya matahari.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Bawang Merah dan Pupuk Cair Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan Stek Sambiloto (Andrografis paniculata) putri, fadilla chairani; Mutia , Hanifah; Sembiring, Desi Sri Pasca Sari
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Sambiloto merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki banyak manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair kulit bawang merah dan pupuk cair kotoran kambing pada pertumbuhan stek sambiloto. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2024 sampai Maret 2024 di lahan penelitian Universitas Pembangunan Panca Budi di dusun 3 Desa Sampe Cita, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk organik cair kulit bawang merah dan pupuk cair kotoran kambing berpengaruh berbeda nyata pada semua parameter yaitu umur bertunas, jumlah tunas, panjang tunas, diameter tunas, jumlah daun, panjang akar, berat basah dan berat kering namun interaksi antara kedua perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue