cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 6 (2018)" : 37 Documents clear
KAJIAN IKLIM (SUHU KARDINAL DAN CURAH HUJAN) TERHADAP PEMBENTUKAN BUAH ALAMI (Natural fruit) PADA TANAMAN NANAS (Ananas comosus L.) Istiqomah, Istiqomah; Hariyono, Didik
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah alami merupakan salah satu masalah dalam produksi nanas di PT Great Giant Pineapple. Buah alami menjadi masalah karena kematangan, ukuran, dan waktu panen berbeda dengan buah hasil forcing sehingga meningkatkan ongkos produksi. Salah satu penyebab munculnya buah alami adalah faktor iklim. Dalam penelitian ini, faktor iklim yang diteliti dalam penelittian ini adalah suhu minimum, suhu kardinal, curah hujan, hari hujan, dan lama penyinaran. Penelitian di lakukan di PG 1 PT GGP Lampung Tengah pada bulan Mei 2016 sampai Juni 2016. Analisis data yang digunakan adalah 3 metode, yaitu metode  deskripsi, analisis korelasi, dan analisis linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember 2013 sebesar 635.5 mm/bulan dengan hari hujan sebanyak 26 hari. Suhu minimum terendah pada bulan September 2014, sebesar 21.6°C, suhu kardinal paling tinggi pada bulan Maret 2016, sebesar 12.8°C. Lama penyinaran tertinggi pada bulan Juli 2015 sebesar 9,41 Jam. Koefisien korelasi yang tertinggi didapat dari korelasi antara unsur iklim dengan bobot panen buah alami dengan nilai (r = 0.44) dengan variabel curah hujan. Variabel suhu minimum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap bobot panen buah alami, setiap berkurangnya 1°C suhu minimum, akan meningkatkan bobot panenbuah alami sebesar 42,595 ton/ha. Variabel suhu minimum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap diameter buah alami, umur berbunga buah alami, dan umur panen buah alami. Setiap berkurangnya 1°C akan meningkatkan 0,42 cm diameter buah, mempercepat 0,43 bulan umur berbunga, dan mempercepat 0,44 bulan umur panen.
PENGARUH TEKNIK JAJAR LEGOWO DAN BERBAGAI JARAK TANAM PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG BISI 16 (Zea mays identata) Rahmansyah, Bayu; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jagung merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan hingga saat ini. Komoditas jagung (Zea mays L) sangat dibutuhkan karena banyak kegunaan dalam kehidupan sehari hari. Dalam budidaya jagung komponen teknologi pengaturan jarak tanam dan system tanam diperlukan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Tanaman jagung hingga kini masih sangat diminati oleh masyarakat dunia, salah satunya untuk kebutuhan pangan. Kebutuhan jagung dunia mencapai 770 juta ton/tahun, 42% diantaranya merupakan kebutuhan masyarakat di benua Amerika. Di Indonesia jagung termasuk bahan pangan penting karena merupakan sumber karbohidrat kedua setelah beras. Teknologi jarak tanam  diperlukan untuk mendapatkan tingkat populasi yang maksimal mengurangi kompetisi mendapatkan unsur hara antar tanaman serta memaksimalkan penerimaan sinar matahari ketanaman, selain itu sistem tanam jajar legowo ternyata juga dapat diterapkan pada pertanaman jagung. Sistem tanaman jagung sama halnya dengan padi, tanaman jagung membentuk anakan, manfaat menerapkan sistem tanam legowo pada tanaman jagung  adalah memudahkan pemeliharaan tanaman, terutama penyiangan gulma baik secara manual maupun herbisida, pemupukan, serta pemberian air. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh sistem tanam jajar legowo dan berbagai jarak tanam pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2016 hingga November 2016 di Desa Siyar, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (RPT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tanam jajar legowo 2 : 1 dengan jarak tanam 35 cm x 70 cm didapatkan pertumbuhan dan hasil yang tinggi pada tanaman jagung.
PENGARUH JARAK TANAM DAN GALUR HARAPAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BENIH JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) Taufiqurrahman, Moh.; Guritno, Bambang
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan konsumsi jagung di Indonesia terus meningkat, didasarkan pada semakin meningkatnya tingkat konsumsi perkapita per tahun dan semakin meningkatnya jumlah penduduk Indonesia. Persediaan produksi belum mampu mengimbangi permintaan. Upaya peningkatan produktivitas tanaman dapat dilakukan dengan pengaturan jarak tanam dan penggunaan varietas hibrida. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh jarak tanam dan galur harapan serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays. L). Bahan yang digunakan pupuk urea, SP-36, KCl, pupuk kandang, pestisida dan benih jagung galur harapan S01, S02 dan benih varietas NK 33. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan rancangan petak terbagi yang terdiri dari 9 perlakuan dengan tiga kali ulangan. Data pengamatan yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANOVA pada taraf 5%. Bila hasil pengujian diperoleh perbedaan yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji perbandingan antar perlakuan dengan menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan terjadi interaksi yang nyata antara perlakuan jarak tanam dan galur harapan jagung terhadap parameter intersepsi cahaya, indeks luas daun, bobot segar tongkol / plot, discard kernel, hasil ton / Ha dan indeks panen. Perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan luas daun, berat kering dan laju pertumbuhan relatif. Perlakuan perbedaan galur harapan berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, luas daun, diameter tongkol dan panjang tongkol. Hasil produksi yang lebih tinggi dengan menggunakan varietas NK 33 dibandingkan galur harapan S01 dan galur harapan S02.
UJI DAYA HASIL PENDAHULUAN MUTAN (M7) PADI MERAH (Oryza nivara L.) PADA MUSIM PENGHUJAN Syafi’ie, Mohammad Meizar; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi merah (Oryza nivara L.) merupakan komponen dalam sistem ketahanan pangan nasional. Perlakuan radiasi sinar gamma dapat digunakan untuk kegiatan mutasi padi merah. Padi gogo ialah budidaya tanaman padi yang dari awal penanaman hingga panen tidak dilakukan penggenangan air. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan genotip mutan padi merah yang berdaya hasil tinggi dan mempunyai umur panen genjah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Juni 2016. Lokasi penelitian di kelurahan Dadaprejo, kecamatan Junrejo, kota Batu menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan yaitu MR 1510, MP 2029, MR 1512, MP 2046, MP 2031, MP 2039, Banyuasin, Danau gaung, Inpago 4 dan Inpago 8. Pengamatan meliputi tinggi tanaman, umur berbunga, Jumlah anakan produktif, panjang malai, umur panen, jumlah biji per malai, Jumlah biji per rumpun, presentase gabah isi, bobot 1000 biji, hasil panen per petak, Produksi panen per hektar. Data yang diperoleh dianalisis ragam (ANOVA), yang uji lanjut dengan Duncan Multipel Range Test (DMRT) 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 6 genotip yang diuji mempunyai nilai rata-rata hasil panen per hektar sama dengan varietas pembanding (Banyuasin, Danau Gaung, Inpago 4 dan Inpago 8). Dilihat dari nilai rata-rata, diketahui bahwa 6 genotip yang di uji terdapat satu genotip yaitu genotip MP 2031 yang mempunyai hasil panen tinggi dan umur genjah diatas varietas pembanding kecuali varietas Inpago 8 yang mempunyai hasil panen tinggi dan umur genjah.
HUBUNGAN UNSUR IKLIM PADA PRODUKTIVITAS JERUK BATU 55 (Citrus spp.) DI KOTA BATU DK, M. Al-ikhlash Wayik; Ariffin, Ariffin
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jeruk Batu 55 (Citrus spp.) memiliki peluang pasar yang luas untuk dikembangkan dalam mendapatkan celah pasar. Perbaikan dari menggunakan bibit sampai dengan perawatan yang intensif, hasil produktivitas belum maksimal. Diduga tanaman belum mampu beradaptasi dengan adanya perubahan iklim. Dampak negatif menimbulkan serangan hama dan penyakit. Dampak positif membantu proses bunga, buah dan panen. Dampak belum bisa menjadi dasar titik tengah pengaruh unsur iklim terhadap produktivitas. Perlu dikaji mengenai pengaruh unsur iklim dan unsur iklim yang paling mendominasi pada produktivitas. Penelitian dilakukan di Kecamatan Batu, Kecamtan Bumiaji, Kecamatan Junrejo, Kecamatan Dau dan Kecamatan Pujon. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April-Agustus 2016. Pengumpulan data pada bulan September 2008-Agustus 2014. Data unsur iklim diperoleh dari Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika Karangploso. Data produktivitas diperoleh dari hasil wawancara dengan petani. Terdapat pengaruh unsur iklim jika nilai signifikan <0.05. Tidak terdapat pengaruh unsur jika nilai signifikan unsur iklim >0.05. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa unsur iklim berpengaruh pada produktivitas tanaman jeruk Batu 55.
HERITABILITAS DAN KARAKTERISTIK TANAMAN PADI RENDAH EMISI GAS METANA Arisandi, Finsa Dwi; Setyanto, Prihasto; Ardiarini, Noer Rahmi
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman padi memegang peranan penting dalam melepaskan metana (CH4) ke atmosfer dari lahan sawah. Pelepasan gas metana dari padi dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui heritabilitas beberapa karakter varietas padi rendah emisi gas metana dan menentukan karakter penciri khusus untuk tanaman padi dengan emisi gas metana rendah. Percobaan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok. Padi ditanam dengan sistem gogorancah (gora). Analisis genetik dengan menggunakan heritabilitas serta perhitungan regresi antar karakter dengan emisi gas metana berdasarkan penciri khusus tanaman padi rendah emisi gas metana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman padi mengemisikan gas CH4 diduga dipengaruhi oleh faktor genetik dengan nilai heritabilitas 0,91. Padi dengan emisi gas metana rendah mempunyai karakter penciri biomassa sedikit, luas rongga aerenkima akar sempit, dan morfologi ketegaran batang dan daun yang lemah. Varietas Inpari 13 dan Mekongga mengemisikan gas CH4 rendah.
EKSPLORASI TANAMAN JAMBU METE (Annacardium occidentale L.) PADA BEBERAPA DAERAH SENTRA DI PULAU MADURA Susanto, Eko Bagus; Kendarini, Niken; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jambu mete merupakan salah satu produk unggulan perkebunan di pulau Madura. Jambu mete Madura sudah sering di ekspor keluar negri karena kualitasnya cukup bagus. Selama ini, produksi jambu mete di wilayah Pantai Utara (Pantura) Maduraadalah yang terbesar di Jawa timur dan cukup potensial dengan didukung lahan seluas 30.167 hektar yang tersebar di empat kabupaten.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman dan karakter morfologi dari Jambu mete di Pulau Madura. Penelitian telah dilaksanakan pada tiga kabupaten yaitu Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis cluster menggunakan aplikasi Minitab 14 dengan mengamati karakter kualitatif dan kuantitatif berdasarkan descriptor IPGRI. Sampel tanaman dan asal usul jambu mete didapatkan melalui pengamatan langsung di lapangan dan wawancara dengan petani, masyarakat sekitar dan staf dinas kehutanan dan perkebunan pada setiap lokasi penelitian.Dari hasil eksplorasi didapatkan  62  nomer aksesi dengan beragam variasi yang mewakili 16 desa padaenam kecamatanyang tersebar pada tigakabupaten di pulau Madura. Hubungan kekerabatan  dari 62 nomor aksesi masih tergolong dekat dengan koefisien 66.91 hingga 98,37. Hubungan kerabat terdekat berdasarkan dendogram terdapat antara sampel aksesi 48 dan aksesi 61 pada koefisien 98,37. Hubungan kerabat terjauh berdasarkan dendogram terdapat antara sampel aksesi 1 dan aksesi 17 pada koefisien 66.91.
PENAMPILAN HASIL ENAM GALUR HARAPAN KACANG BOGOR (Vigna subteranea (L.) Verdc.) Bakti, NH. Dias Prayudha; Waluyo, Budi; Kuswanto, Kuswanto; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang Bogor (Vigna subterranea (L.) Verdc.) di Indonesia merupakan salah satu tanaman minor. Produktivitas kacang Bogor masih rendah, masa tanam lama, dan kurangnya pengembangan varietas unggul membuat tanaman ini kurang diminati oleh petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi daya hasil enam galur kacang Bogor. Penelitian dilaksanakan pada bulan Febuari sampai dengan Mei 2016. Bertempat di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berlokasi di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan berupa galur dan 4 kali ulangan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ. Perlakuan yang digunakan sebanyak 6 galur terdiri dari GSG 2.5, GSG 2.1.1, GSG 1,5, CCC 1.4.1, PWBG 5.3.1, dan BBL 6.1.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam galur kacang Bogor yang dievaluasi  memiliki potensi hasil tinggi pada bobot polong segar  yaitu berkisar antara 20 t ha-1 sampai dengan 22,5 t ha-1, dan 11,7 t ha-1 sampai dengan 13,5 t ha-1 pada bobot biji segar.
PENGARUH DOSIS PUPUK KASCING DAN JARAK TANAM YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae L. var alboglabra) Akbar, Helmi Dzikrulloh; Aini, Nurul; Herlina, Ninuk
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi hortikultura semakin meningkat seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan bahan pangan. Hal ini disebabkan oleh tingkat pengetahuan masyarakat akan kesehatan semakin tinggi dan tingkat pendapatan masyarakat yang semakin baik. Salah satu produk hortikultura yang prospektif untuk dikembangkan di Indonesia adalah kalian (Brassica oleraceae L. Var alboglabra). Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara dosis pupuk organik kascing dan jarak tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial, yang terdiri dari dua faktor, faktor 1 yaitu dosis pupuk kascing dan faktor 2 yaitu Jarak tanam.  Terdapat 12 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, Penelitian dilaksanakan di Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu pada bulan Agustus sampai Oktober 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi yang nyata antara pupuk kascing dan jarak tanam yang berbeda pada pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Pemberian pupuk kascing pada dosis 5 ton ha-1, 10 ton ha-1, 15 ton ha-1 dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi pada tanaman kailan apabila dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk kascing dan pada perlakuan pemberian dosis pupuk kascing 15 ton ha-1 menunjukkan pertumbuhan dan produksi hasil terbaik. Pada penggunaan jarak tanam yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan.
KERAGAMAN GENETIK DAN DAYA HASIL DELAPAN GALUR JAGUNG (Zea mays L.) GENERASI S4 Kurniawan, Puput; Waluyo, Budi; Ardiarini, Noer Rahmi
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 6 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan nasional masyarakat Indonesia terus meningkat. Maka untuk meningkatkan produksi jagung salah satu usahanya dengan penggunaan varietas hibrida. Usaha yang dilakukan adalah dengan metode silang dalam untuk pembentukan galur inbrida yang homozigot. Oleh Karena itu, sangat penting dilakukan Untuk mengetahui informasi keragaman genetik, nilai heritabilitas dan daya hasil yang diperlukan sebagai informasi awal identitas galur inbrida.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2016 hingga Juli 2016 di Desa Tugurejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keragaman yang sempit pada semua karakter. Nilai koefisien keragaman genetik yang didapatkan antara 1,12% hingga 33,24%. Nilai heritabilitas yang didapatkan antara 0,02 sampai 0,81 dan didapatkan heritabilitas yang tinggi terhadap semua karakter kecuali pada karakter jumlah biji, hasil tongkol (kg plot-1), dan hasil tongkol (ton ha-1) mempunyai kriteria sedang, dan karakter diameter batangmempunyai kriteria rendah. Galur yang memiliki daya hasil yang tinggi adalah galur P80, P75, P66 dan B1.

Page 2 of 4 | Total Record : 37


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue