cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 8 (2019)" : 25 Documents clear
Pengaruh Keragaman Tanaman Sela pada Tumpangsari Tanaman Cabai (Capsicum frutescens L.) terhadap Pertumbuhan dan Hasil dalam Sistem Roof Garden Rasyitagani, Tifana; Sitawati, Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan atap rumah menjadi taman akan membuat rumah menjadi produktif. Penanaman tanaman roof garden dengan sistem tumpangsari diharapkan mampu memberikan hasil optimal meskipun berada pada lahan sempit.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman cabai pada berbagai ragam tanaman sela dalam sistem roof garden. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan April sampai dengan Agustus 2018 di lantai 6 Gedung Sentral Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan keragaman tanaman sela pada tumpangsari cabai meningkatkan seluruh parameter yang diamati meliputi pengamatan non destruktif, panen dan pengamatan pendukung.
Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Waktu Pemberian Pupuk Majemuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Pratiwi, Wiwin; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi di Indonesia. Produksi di lapangan menunjukkan masih dibawah potensi hasil. Faktor penting yang ber-pengaruh pada produksi cabai rawit adalah jenis tanah dan musim. Sehingga dalam hal ini pada jenis tanah Alvisol yang mengandung 63% pasir, 21% debu, dan 16% liat perlu ditambahkan bahan organik yang berfungsi untuk memperbaiki sifat fisik tanah (struktur), sifat kimia (daya tukar kation dan serapan unsur hara), dan sifat biologi (meningkatkan jasa renik). Selain penggunaan pupuk kandang kambing, tanaman cabai membutuhkan pupuk untuk pertumbuhan dan produksinya, pupuk majemuk yang cukup mengandung unsur hara makro yaitu NPK. Karena tanaman cabai tipe tanaman indeterminate yang dipanen secara berkala. Dibandingkan pupuk Urea dan ZA atau pupuk tunggal pupuk NPK  lebih efisien yang menyesuaikan tahapan pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini ialah mendapatkan interaksi antara dosis pupuk kandang kambing dan waktu pemberian pupuk majemuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai cawit. Penelitian dilaksanakan bulan Desember - Maret 2018 di Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kediri. Penelitian ini merupakan rancangan acak kelompok faktorial (RAKF) dengan 12 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk kandang kambing 20 ton/ha dengan waktu aplikasi pupuk majemuk NPK 7, 28, 42 dan 56 hst (P3) mampu mengahasilkan hasil per hektar yang lebih tinggi yaitu 5,6 ton dibandingkan perlakuan lainnya.
Pola Segregasi pada Beberapa Karakter Tanaman Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) Generasi F2 Hasil Persilangan HC48 dan SM004 Oktaviyanti, Riska Nur; Soegianto, Andy
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenaf merupakan tanaman semusim penghasil serat dari batang. Rendahnya produksi kenaf dipengaruhi oleh terbatasnya varietas unggul dan mutu benih rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi kenaf dapat ditempuh dengan menggunakan varietas unggul yaitu dengan persilangan. Melalui persilangan tetua HC48 dan SM004 didapatkan kenaf F1 yang mengalami segregasi pada generasi F2. Segregasi menandakan adanya keragaman genetik yang harus diseleksi dan dievaluasi sesuai dengan tujuan pemuliaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah gen dan pola segregasi serta menduga aksi gen yang mengatur karakter kualitatif dan kuantitatif tanaman kenaf generasi F2 hasil persilangan HC48 dan SM004. Penelitian dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (BALITTAS)pada bulan April sampai Agustus 2018 dengan menggunakan metode single plant. Hasil penelitian menunjukkan karakter warna batang mengikuti pola segregasi 9:6:1 dengan aksi gen dominan sempurna. Karakter warna bunga mengikuti pola segregasi 12:3:1 dengan aksi gen epistasis dominan. Karakter warna tangkai daun dan bentuk daun mengikuti pola segregasi 3:1 dengan aksi gen dominan tunggal. Karakter warna tepi daun, percabangan dan permukaan batang mengikuti pola segregasi 9:7 dengan aksi gen epistasis resesif ganda. Karakter tinggi tanaman, tebal kulit dan berat kering serat dikendalikan oleh aksi gen aditif dan epistasis duplikat, sedangkan karakter diameter batang dan diameter core dikendalikan oleh gen aditif epistasis yang bersifat komplementer. Karakter tinggi tanaman, diameter batang, diameter core, tebal kulit dan berat kering serat dikendalikan oleh gen poligenik.
Pengaruh Kadar Air Tanah dan Pemupukan MgSO4 terhadap Pertumbuhan Tanaman Stroberi (Fragaria x ananassa Duch.) Roosa, Vesta; Karyawati, Anna Satyana; Armita, Deffi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah stroberi (Fragaria x ananassa Duch.) adalah buah-buahan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dengan kandungan gizi buah yang tinggi. Pertumbuhan dan kualitas tanaman stroberi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pemberian nutrisi dan ketersediaan air tanah. Sehingga salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas stroberi yaitu dengan memperbaiki pengelolaan teknik budidaya tanaman khususnya nutrisi melalui pemupukan MgSO4 dan kadar air tanah di dalam media tumbuh. Penelitian  di-laksanakan pada bulan April hingga Agustus 2018 di Rumah Plastik Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor yaitu kadar air tanah dan pupuk MgSO4 dengan 3  ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara kadar air dan pupuk MgSO4 hanya terjadi pada parameter jumlah dan luas daun. Pemberian air 100%, 75% dan 50% kapasitas lapang disertai pupuk MgSO4 4 g.tan-1 menghasilkan jumlah daun yang lebih tinggi. Pemberian air dengan kapasitas lapang 100% dan 75% disertai 4 g.tan-1 pupuk MgSO4 menghasilkan luas daun yang lebih tinggi. Pemberian kadar air 75% kapasitas lapang menghasilkan panjang tanaman, jumlah stolon dan kandungan klorofil yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian air 50% kapasitas lapang. Pemberian pupuk MgSO4 sebanyak 4 g.tan-1 menghasilkan panjang tanaman, jumlah daun dan jumlah stolon yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa pemupukan MgSO4.
Pengaruh Sumber Nitrogen Berbeda dan Tingkat Kapasitas Lapang terhadap Hasil Padi (Oryza sativa L.) Varietas Situbagendit Sari, Tria Ratna; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi merupakan bahan makanan pokok Asia, khususnya di Indonesia yang perlu ditingkatkan. Perubahan iklimbeberapa tahun terakhir mengakibatkan ketersediaan air yang kurang,sehingga mengakibatkan terhambatnya penyerapan pupuk oleh tanaman. Ketersediaan unsur hara dan ketersediaan air perlu dilakukan agar kebutuhan pertumbuhan dan hasil tanaman padi tetap tumbuh normal. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh antara pemberian sumber nitrogen berbeda dan tingkat kapasitas lapang pada pertumbuhan serta hasil padi (Oryza sativa L.). Mendapatkan sumber nitrogen dan tingkat kapasitas lapang yang tepat pada pertumbuhan dan hasil padi. Penelitian dilaksanakan sejak Juni hingga September 2018 di Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Batu.Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok yang disusun secara faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah N1: N dari NPK dosis 2,25 g per tanaman, N2: N dari Urea dosis 0,8 g per tanaman, dan N3: N dari ZA  dosis 1,7 g per tanaman. Faktor kedua adalah kapasitas lapang, yaitu :P1: Kapasitas lapang 100%, P2: Kapasitas lapang 75%, P3: Kapasitas lapang 50%, P4: Kapasitas lapang 25%. Sehingga di dapat 36 kombinasi perlakuan. Pengamatan hasil yang dilakukan yakni jumlah daun, jumlah anakan, panjang tanaman, umur muncul malai dan bobot biji per rumpun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sumber nitrogen dan tingkat kapasitas lapang dapat meningkatkan jumlah daun, jumlah anakan dan panjang tanaman. Perlakuan kapasitas lapang berpengaruh terhadap umur muncul malai. Jenis sumber nitrogen ZA pada kapasitas lapang 75% dapat mempertahankan hasil bobot biji per rumpun.
Pengaruh Jarak Tanam dan Bobot Bibit terhadap Pertumbuhan Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas Granola Utomo, Yosafat Rio; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu tanaman pangan terpenting. Kentang berasal dari daerah dataran tinggi Andes, Amerika Selatan. Produksikentang di Indonesia dari 2014 1.347.845 ton/ha dan terjadi penurunan produksi dari tahun 2014 ketahun 2015 dengan produksi 1.219.270 ton/ha. Jarak tanam adalah pola pengaturan jarak antar tanaman dalam bercocok tanam yang meliputi jarak antar baris dan deret. Jarak tanam akan berpengaruh terhadap produksi. Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi kentang adalah dengan menggunakan umbi bermutu tinggi, yang meliputi genetik, mutu fisiologis dan mutu fisik, penelitian bertujuan mengetahui pertumbuhan tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) yang ditanam dengan jarak tanam dan pada produksi tanaman kentang. Penelitian dilaksanakan pada bulan mei sampai agustus 2018 di Desa Sumberbrantas Kecamatan Bumiaji, Kabupaten malang, Jawa Timur. Parameter yang diamati adalah jumlah daun, luas daun (cm.tan-1), indeks luas daun, bobot kering tanaman (g.tan-1), bobot segar umbi (g.tan-1), laju pertumbuhan tanaman (g. Cm-2 hari-1), hasil panen (g.tan-1). Metode yang digunakan yaitu Rancangan petak terbagi (RPT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jarak tanam 70x40 cm. Penggunaan jarak tanam 70x40 cm dan bobot bibit<50 gram rekomendasi mendapatkan hasil pada panen yaitu 85 kg.tan-1, hasil terendah adapada perlakuan jarak tanam 70x20 cm dengan bobot bibit <30 gram yaitu 43 kg.tan-1 Jika dibandingkan dengan hasil produksi rata–rata indonesia, yaitu hanya 17,67 ton.ha-1 penelitian ini dapat meningkatkan produksi hingga lebihd ari 50 %.
Pengaruh Konsentrasi Paclobutrazol terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Krisan (Chrysanthemum spp.) Febrianto, Riyadi Akbar; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman krisan (Chrysanthemum spp.) ialah salah satu tanaman bunga yang memiliki daya tarik pada masyarakat di Indonesia sebagai tanaman hias dan sebagai bunga pot atau bunga potong dengan hasil produksi dan volume ekspor yang meningkat pada tahun 2014 hingga 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi antara konsentrasi paclobutrazol dengan varietas krisan yang berbeda serta untuk mengetahui varietas tanaman krisan dan konsentrasi paclobutrazol yang memberikan hasil terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juli 2018 di Green House Kelompok Tani Sido Makmur Floris di Desa Sidomulyo, Batu, Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari dua faktor yaitu konsentrasi paclobutrazol (P) dengan tiga (3) taraf: P1: 500 ppm, P2: 1000 ppm dan P3: 1500 ppm serta tanaman kontrol. Faktor kedua ialah tiga varietas tanaman krisan (A) yaitu: A1: Marimar, A2: Yulimar dan A3: Pinka Pinky. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan konsentrasi paclobutrazolmemberikan hasil yang berbeda nyata pada parameter tinggi tanaman, umur berbunga, serta lama kesegaran bunga. Tingkat konsentrasi yang memberikan hasil terbaik yaitu pada konsentrasi 1000 ppm dengan hasil umur berbunga yang lebih cepat serta lama kesegaran bunga yang paling lama.
Pengaruh Penyungkupan dan Pemberian Abu Sekam Padi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Stroberi (Fragaria x Ananassa) Rahman, Bagus Taufiqur; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroberi (Fragaria x ananassa) memiliki peluang pengembangan yang bagus kedepannya. Pasarsemakin luas karena buah stroberi tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar namun juga dapat dimanfaatkan dalam bentuk olahan dan dengan wisata stroberi dapat menjadi daya tarik konsumen. Akan tetapi, produksi stroberi dari tahun ke tahun mengalami penurunan penyebabnya karana masalah nutirisi tanaman dan iklim mikro disekitar tanaman. Penambahan abu sekam padi yang banyak mengandung kalium, kalsium dan silika kedalam media dan pemberian sungkup terhadap tanaman diharapkan mampu mengatasi masalah nutrisi dan iklim mikro tanaman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2018, di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Rancangan lingkungan yang digunakan dalam penelitian ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial,dimana faktor utama adalah Penyungkupan yang terdiri dari 2 taraf yaitu: Tanpa sungkup (S0); Sungkup (S1), faktor kedua adalah dosis Abu sekam dengan 4 taraf yaitu: Kontrol (A0); Abu sekam 40 g tan-1 (A1); Abu sekam 80 g tan-1 (A2);  Abu sekam 120 g tan-1 (A3); Abu sekam 160 g tan-1 (A4).Data pengamatan dianalisis ragam (ANOVA) pada tingkat kesalahan 5% dan hasil yang berbeda nyata dilakukan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada tingkat kesalahan 5%.Hasil penelitianmenunjukkan dari perlakuan yang diterapkan hanya perlakuan penyungkupan yang memberikan pengaruh nyata pada parameter pertumbuhan dan hasil.Untuk parameter pertumbuhan penyungkupan memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah stolon luas daun,  bobot kering tajuk dan total biomasa tanaman dan untuk parameter hasil penyungkupan memberikan pengaruh terhadap padtan total terlarut (PTT) yang artinya buah memiliki rasa lebih manis.
Pengaruh Umur Pindah Tanam Bibit pada Dua Sistem Hidroponik Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa L.) Febrianti, Annisa Fitri; Fajriani, Sisca; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu komoditi hortikultura yang memiliki prospek dan nilai komersial yang cukup baik. Selada merah merupakan salah satu jenis sayuran selada. Masyarakat kebanyakan memiliki kecenderungan untuk meningkatkan kualitas hidup dan sadar akan pentingnya gizi yang berasal dari sayuran. Salah satu upaya untuk memenuhi permintaan masyarakat agar menghasilkan produk sayuran yang berkualitas tinggi secara kontinyu yaitu dengan budidaya sistem hidroponik dan perbedaan umur pindah tanam bibit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan umur bibit terhadap pertumbuhan dan hasil serta terhadap umur panen tanaman selada merah pada sistem hidroponik rakit apung dan NFT. Penelitian dilaksanakan bulan Juli sampai dengan September 2018 di rumah kaca Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara tersarang dengan 8 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu sistem hidroponik rakit apung umur bibit 1 minggu, sistem hidroponik rakit apung umur bibit 2 minggu, sistem hidroponik rakit apung umur bibit 3 minggu dan sistem hidroponik rakit apung umur bibit 4 minggu, kemudian pada sistem hidroponik NFT umur bibit 1 minggu, sistem hidroponik NFT umur bibit 2 minggu, sistem hidroponik NFT umur bibit 3 minggu dan sistem hidroponik NFT umur bibit 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada perbedaan umur bibit pada masing-masing sistem hidroponik. Hasil berat segar tanaman selada merah pada umur 1 minggu sistem hidroponik rakit apung dan umur bibit 4 minggu sistem hidroponik NFT masing-masing lebih besar 13.77% dan 16.68%.
Respon Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea var. Botrytis L.) terhadap Aplikasi Pupuk Nitrogen dan Pupuk Kandang Kambing Kholifah, Siti; Maghfoer, Mochammad Dawam
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kubis bunga merupakan sayuran yang memiliki manfaat baik untuk kesehatan, sehingga permintaannya terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk nitrogen dan dosis pupuk kandang kambing yang sesuai untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Juli 2018 di desa Wonorejo, Poncokusumo, Malang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri atas 2 faktor yaitu pupuk nitrogen terdiri dari 4 taraf dan pupuk kandang kambing terdiri dari 3 taraf. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 12 kombinasi perlakuan, serta diulang 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun, berat kering dan bobot massa bunga. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara aplikasi pupuk nitrogen dan pupuk kandang kambing. Pupuk nitrogen hanya berpengaruh pada peningkatan diameter batang, luas daun dan berat kering tanaman. Pupuk nitrogen dengan dosis 180 kg ha-1 mampu menghasilkan berat kering tanaman paling tinggi yaitu 92,74 g per tanaman. Pupuk kandang kambing berpengaruh pada peningkatan pertumbuhan serta hasil tanaman kubis bunga. Pupuk kandang kambing dengan dosis 20 ton ha-1 mampu menghasilkan pertumbuhan yang baik pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun dan bobot massa bunga yaitu sebanyak 36,72 ton ha-1.

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue