cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019)" : 84 Documents clear
PENGARUH KOMPOSISI SEMEN SLAG DAN RASIO SEMEN AGREGAT TERHADAP MODULUS ELASTISITAS DAN BERAT VOLUME MORTAR Aprillinda, Sylvia; Dewi, Sri Murni; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi-teknologi baru di bidang konstruksi cenderung berkembang dengan pesat. Salah satunya adalah pada material konstruksi dimana bermunculan inovasi-inovasi baru yang diharapkan dapat memberikan hasil yang efektif dan efisien di dunia teknik sipil. Bahan-bahan material konstruksi yang merupakan hasil dari inovasi-inovasi diharapkan dapat memberikan nilai yang ekonomis, ramah lingkungan,  dan memiliki kekuatan yang tinggi. Pada penelitian ini bahan yang digunakan pada campuran mortar adalah semen slag yaitu ground granulated blast furnace slag (GGBFS) yang dimana merupakan hasil dari limbah pabrik baja yang diolah kembali menjadi semen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  pengaruh komposisi semen slag dan rasio semen agregat terhadap modulus elastisitas dan berat volume mortar. Penelitian ini memiliki 3 variasi rasio semen agregat yaitu 1:3:0,3; 1:4:033 dan 1:5:0,35. Semen yang digunakan adalah ordinary portland cement (OPC) dan ground granulated blast furnace slag (GGBFS) dengan variasi komposisi semen slag 0%; 10%; 40% dan 70%. Sampel yang digunakan adalah kubus dengan ukuran tiap sisinya sepanjang 10 cm. Uji berat volume dan modulus elastistisitas dilakukan ketika mortar berumur 7 hari, 28 hari dan 56 hari.Berdasarkan hasil pengujian berat volume variasi komposisi semen slag dan rasio semen agregat memiliki pengaruh terhadap berat volume kubus mortar. Hasil analisis statistik dengan uji analisis ragam dua arah menghasilkan bahwa variasi komposisi semen slag dan rasio semen agregat memiliki pengaruh terhadap berat volume mortar. Hasil analisis statistik dengan uji analisis ragam dua arah menghasilkan bahwa variasi komposisi semen slag dan rasio semen agregat memiliki pengaruh terhadap modulus elastisitas mortar. Kata Kunci: mortar, berat volume, modulus elastisitas, semen slag
PENGARUH EKSENTRISITAS DUA SISI BRACING PADA STRUKTUR PORTAL AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP MOMEN KAPASITAS STRUKTUR Rahmawati, Dian; Susanti, Lilya; Brahmana K, Bhondana Bayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia yang berada di zona rawan gempa berdampak pada perencanaan suatu struktur bangunan. Untuk mencegah keruntuhan yang mungkin terjadi ini diperlukan suatu sistem perkuatan dengan prinsip menambah kekakuan struktur bangunan menggunakan pengaku (bracing) yang dipasang diagonal pada struktur portal. Penelitian ini menggunakan dua jenis benda uji yaitu benda uji silinder dan benda uji portal. Benda uji portal memiliki tinggi 70 cm dan panjang 100 cm dengan dimensi penampang sebesar 10 cm x 10 cm dengan tulangan utama Ø6 mm dan tulangan geser Ø4 mm. Pada benda uji portal A menggunakan bracing tanpa eksentrisitas sedangkan portal B dan C menggunakan eksentrisitas atas dan bawah dengan jarak yang bervariasi. Pengujian pada benda uji portal dilakukan dengan uji beban lateral menggunakan alat load cell untuk mengetahui nilai beban maksimum yang mampu ditahan oleh struktur portal untuk kemudian dikalkulasikan yaitu mengalikan nilai beban maksimum dengan tinggi benda uji portal. Dari pengujian beban lateral yang dilakukan terhadap benda uji portal didapatkan nilai beban maksimum yang mampu ditahan oleh struktur portal kode A sebesar 4410 Kg, portal kode B sebesar 3600 Kg, dan portal kode C sebesar 2330 Kg. Nilai beban maksimum yang didapat pada masing-masing benda uji portal digunakan untuk perhitungan nilai momen kapasitas struktur. Dari perhitungan yang dilakukan dengan mengalikan beban maksimum masing-masing benda uji portal dengan tinggi benda uji portal maka didapatkan nilai momen kapasitas struktur portal A sebesar 3087 Kgm, portal B sebesar 2520 Kgm, dan portal C sebesar 1631 Kgm. Berdasarkan nilai momen kapasitas yang diperoleh pada masing-masing benda uji portal, struktur portal A (non eksentrisitas) memiliki nilai momen kapasitas paling besar dibandingkan struktur portal B dan C yang memiliki eksentrisitas. Kata Kunci :Portal, Beban Lateral, Bracing, Eksentrisitas, Kuat Tekan, Momen Kapasitas
PENGUJIAN PASANGAN DINDING BATAKO INTERLOCK AKIBAT GAYA IN-PLANE Dini, Hanita Nurilina; Dewi, Sri Murni; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia sangat diperlukan bangunan rumah tinggal yang aman terhadap gempa. Salah satu cara menciptakan rumah tinggal yang aman dengan meningkatkan kinerja dinding agar tidak runtuh saat terjadi gempa. Untuk itu dibuat batako interlock yang memiliki lips pengunci pada sisi-sisinya untuk digunakan sebagai bahan penyusun dinding rumah tinggal. Pada penelitian ini dibuat dinding dengan tulangan dan tanpa tulangan menggunakan batako interlock yang memiliki tinggi 80 cm, panjang 75 cm dan tebal 12,5 cm.Pada dua lubang tepi dinding yang terisi tulangan ditutup dengan mortar.Sedangkan pada lubang yang tidak diisi tulangan ditutup menggunakan gabus.Selain itu juga dibuat benda uji batako interlock satuan dan batako interlock susun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui mutu batako interlock, kuat tekan batako interlock susun, kuat tekan, kuat geser horizontal dan kuat geser diagonal pasangan dinding batako interlock. Hasil yang diperoleh nantinya akan dibandingkan dengan bahan penyusun dinding lain yang biasa digunakan.Pengujian dinding dilakukan dengan memberi beban dari arah vertikal, horizontal dan diagonal. Hasil pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan rata-rata pasangan dinding batako interlock sebesar 0,796 Mpa,kuat geser horizontal rata-rata pasangan dinding batako interlock sebesar 0,118 MPa dan kuat geser diagonal rata-rata pasangan dinding batako interlock sebesar 0,226 Mpa. Kata Kunci :batako interlock, pasangan dinding, kuat tekan, kuat geser horizontal, kuat geser diagonal
PENGUJIAN PASANGAN DINDING BATAKO INTERLOCK AKIBAT GAYA LATERAL OUT-PLANE Novriadi, Ilham; Dewi, Sri Murni; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang permasalahan infrastrukturnya semakin kompleksSelain permasalahan kurangnya bangunan yang tahan gempa. Permasalahan ini disertadengan kebutuhan semen yang melonjak tinggi. Untuk itu dibuat material batako interlockyang dapat meminimalisir penggunaan semen dan memiliki lips pengunci pada sisi-sisinyauntuk digunakan sebagai bahan penyusun dinding rumah tinggal. Pada penelitian ini dibuadinding dengan tulangan menggunakan batako interlock yang memiliki tinggi 150 cmpanjang 75 cm dan tebal 12,5 cm. Pada dua lubang tepi dinding yang terisi tulangan ditutup dengan mortar. Sedangkan pada lubang yang tidak diisi tulangan ditutup menggunakan gabus. Selain itu juga dibuat benda uji batako interlock satuan dan batakointerlock susun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui mutu batako interlock,  dankuat lentur pasangan dinding batako interlock. Hasil yang diperoleh nantinya akandibandingkan dengan bahan penyusun dinding lain yang biasa digunakan. Pengujiandinding dilakukan dengan memberi beban dari arah lateral diluar bidang dinding. Hasilpengujian yang dilakukan pada batako interlock individu didapatkan mutu batako singleinterlock adalah 4,983 Mpa dan batako double interlock adalah 9,872 Mpa. Hasipengujian kuat lentur rata- rata untuk ketiga benda uji pasangan dinding batako interlockadalah 0,845 Mpa, dan hasil perthitungan kuat lentur teoritis sebesar 2,128 Mpa. Kata Kunci : Batako Interlock, Dinding, Kuat Lentur.
PENGARUH VARIASI FRAKSI SERAT PLASTIK TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH, DAN MODULUS ELASTISITAS BETON RINGAN Sitompul, Even Peacestar; Wibowo, Ari; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampahmerupakanlimbahpadat yang memilikipotensiuntukdapatdiolahkembalisehinggamemilikinilaiekonomis.Sampahdengankonsentrasidankuantitas yang tinggitentunyaakanmembawadampaknegatifbagilingkunganterutamapadakesehatanmanusiasehinggaperludilakukanpenanganterhadaplimbahpadatini. Daurulangseringmenjadialternatifsolusibagipenangananlimbahpadat.Dibandingkandenganbahanlain, plastikmempunyakelebihanyaitubisadidaurulangkapansajaatautidakterbataswaktukarena proses initidakmengubahstrukturplastikinisendiri. Salah satualternatifdaurulangpadaplastikbekasminumaniniadalahmenjadikannyaserat, dengancaramembuatlimbahplastiktersebutmenjadilempengandatar yang nantinyaakandipotongkecil-kecildenganukurantertentudanmenjadikannyasepertiserat-serat. Hal inimembuatpenelitiinginmencaridanmemberikansolusidaripermasalahanlimbahplastikbekasminumanyaitudengancaramembuatbetondengancampuranseratplastikminumanbekasdenganvariasifraksisebesar 10%, 15% dan 20% dari volume betonsilinder. Selain untuk mengetahui pengaruh serat plastik pada campuran beton terhadap kuat tarik, peneliti juga menganalisa pengaruh serat plastik terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas beton. Pengujian dilakukan pada beton yang telah berumur 28 hari. Pengujian kuat tarik belah dan kuat tekan menggunakan compression machine, sedangkan uji modulus elastisitas menggunakan extensometer. Hasil pengujian kuat tarik belah tidakmenunjukkanadanyahasil yang optimum padasetiapfraksiseratplastik.Demikian pula denganpengujiankuattekandan uji modulus elastisitas yang menunjukkan bahwa nilai modulus elastisitas tidakmemberikanpertambahanhasil yang signifikan Kata kunci :  serat plastik, botol minuman bekas, kuat tarik, kuat tekan, modulus              elastisitas
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN GANTUNG TIPE SIDE Rahardjo, Masaji Renhad; Soehardjono, Agoes; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan adalah struktur yangmenghubungkan dua titik daerah terpisah melalui suatu hambatan seperti sungai, lembah, jurang, dan laut. Dengan adanya jembatan dapat memudahkan aktifitas manusia, dan melancarkan arus pengiriman barang. Salah satu tipe jembatan yang digunakan untuk bentang panjang adalah jembatan gantung karena dapat menjangkau bentang yang panjang tanpa pilar ditengahnya. Penelitian ini membahas tentang perencanaan ulang jembatan gantung Oro – Oro Dowo Gg.13 yang semula menggunakan pelat lantai kayu, diubah menjadi pelat lantai beton bertulang. Agar kendaraan bermotor bisa menggunakannya tanpa menuntun kendaraannya. Lebar lantai kendaraan diperlebar agar jalur dari arah berlawanan dapat menggunakan bersamaan.Hasil perancangan diperoleh pelat beton setebal 20 cm dengan tulangan utama D13 – 200 mm dan untuk tulangan bagi ∅10-200 mm. Gelagar memanjang menggunakan profil WF 150 x 75 x 5 x 7. Gelagar melintang menggunakan profil tipe C 300 x 90 x 10 x 15,5. Rangka ikatan angin menggunakan profil suku 90 x 90 x 10. Kabel utama menggunakan kabel ϕ25 dengan kuat putus 37000 kg. Kabel penggantung menggunakan P.22 dengan diameter 22 mm dan berat nominal 2,98 kg/m. Untuk menara menggunakan Baja dengan mutu BJ 37, dimensi menara dengan baja WF 200 x 100 x 6 x 9 dengan tinggi 4 meter. Kata kunci : Jembatan gantung, side span free, kabel.
ANALISIS TIME COST TRADE OFF UNTUK MENGEJAR KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PROYEK Laksana, Fandy Setia; Hasyim, M. Hamzah Hasyim; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya memegang peranan penting dalam penyelenggaraan suatu proyek disamping aspek waktu dan aspek sumber daya, dimana biaya yang mungkin timbul harus dikendalikan seminimum mungkin. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah Durasi dan biaya optimum proyek didapatkan dengan cara percepatan menggunakan penambahan jam kerja (lembur) didapat pada umur proyek 145 hari kerja dari waktu keterlambatan 150 hari maka didapat efisiensi waktu proyek sebanyak 5 hari (3,33%). Dan biaya optimum diperoleh dari penambahan jam kerja (lembur) dengan biaya Rp. 4.612.689.172. Durasi pekerjaan proyek dengan cara percepatan menggunakan penambahan tenaga kerja didapat pada umur proyek 150 hari kerja dari waktu keterlambatan 144 hari maka didapat efisiensi waktu proyek sebanyak 6 hari (4,00%). Dan biaya optimum diperoleh dari penambahan tenaga kerja dengan biaya Rp. 4.615.626.566. Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan cara percepatan penambahan jam kerja (lembur) diperoleh hasil biaya optimal sebesar Rp 4.612.689.172, dibandingkan dengan menggunakan percepatan penambahan tenaga kerja diperoleh hasil biaya optimal sebesar Rp 4.615.626.566, maka diperoleh kesimpulan penggunaan metode penambahan tenaga kerja lebih efisien dengan selisih biaya sebesar Rp. 2.937.394 dengan selisih efisiensi waktu proyek 1 hari (0,33%). Kata kunci: Time Cost Trade Off, konstruksi, proyek, biaya proyek, analisis biaya proyek
PERENCANAANa ULANGa STRUKTURa ATASa JEMBATANa GANTUNGa TIPEa SIDE SPANa SUSPENDED Faradi, Dodi; Zacoeb, Achfas; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan adalah struktur yang menghubungkan dua titik daerah terpisah melalui suatu hambatan seperti sungai, lembah, jurang, dan laut. Dengan adanya jembatan dapat memudahkan aktifitas manusia, dan melancarkan arus pengiriman barang. Salah satu tipe jembatan yang digunakan untuk bentang panjang adalah jembatan gantung karena dapat menjangkau bentang yang panjang tanpa pilar ditengahnya. Penelitian ini membahas tentang perencanaan ulang jembatan gantung Bumiayu yang semula menggunakan pelat bordes, diubah menjadi pelat lantai beton bertulang.  Jembatan direncanakan dengan tipe side span suspended. Bentang total jembatan 56 m dengan bentang tepi 14 m dan bentang utama 28 m. Lebar dek 4,5 m dengan lantai kendaraan 4 m. Jembatan diklasifikasian sebagai kelas jalan I dengan muatan sumbu terberat 500 kg/m. Dek jembatan tersusun atas pelat lantai beton bertulang, gelagar memanjang, gelagar melintang, ikatan angin, kabel penggantung, dan kabel utama.Hasil perancangan diperoleh pelat beton setebal 20 cm dengan tulangan utama D13 – 200 mm dan untuk tulangan bagi ∅10-200 mm. Gelagar memanjang menggunakan profil WF 150 x 75 x 5 x 7. Gelagar melintang menggunakan profil tipe C 300 x 90 x 10 x 15,5. Rangka ikatan angin menggunakan profil suku 90 x 90 x 10. Kabel utama menggunakan kabel ϕ25 dengan kuat putus 37000 kg. Kabel penggantung menggunakan P.22 dengan diameter 22 mm dan berat nominal 2,98 kg/m. Untuk menara menggunakan Baja dengan mutu BJ 37, dimensi menara dengan baja WF 200 x 100 x 6 x 9 dengan tinggi 4 meter. Kata kunci : Jembatan gantung, side span suspended, kabel.
PENGARUH PEMASANGAN KERAMIK DUA SISI PADA BATA RINGAN TERHADAP UJI LENTUR Permana Komardi, Riyan Ilmi; ., Wisnumurti; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan kreatifitas manusia, maka berkembang pula teknologi dalam berbagai bidang, salah satunya adalah bidang konstruksi. Bidang konstruksi dewasa ini banyak memperkenalkan teknologi baru yang efisien dari segi waktu dan pelaksanaan yang tentunya dapat menekan biaya pelaksanaan. Teknologi- teknologi tersebut diantaranya mulai dari metode perhitungan dan metode pelaksanaan sampai material yang digunakan.Seorang engineer tidak hanya fokus kepada kekuatan struktur suatu bangunan, melainkan juga mempertimbangkan nilai keindahan suatu bangunan, dengan memasang keramik pada pasangan bata ringan tersebut. Penelitian dengan judul “Pengaruh Pemasangan Keramik Dua Sisi Pada Bata Ringan Terhadap Perilaku Uji Lentur”, memiliki rumusan bagaimana hasil uji lentur terhadap bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi dan apa penyebab dari lepasnya keramik dua sisi pada dingding pasangan bata ringan. Tujuan penelitian ini ada mengidentifikasi penyebab dari lepasnya keramik dua sisi pada dinding pasangan bata ringan dan mengetahui hasil uji lentur bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan dan pengolahan data. Adapun sumber data data primer dan sekunder dari hasil uji lab. Data akan diolah dengan metode analisis. Landasan teori yang digunakan adalah teori tentang bata ringan, mortar, dan keramik. Berdasarkan analisa yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa kuat lentur rata-rata bata ringan yang dipasang keramik dengan ketebalan 1,5mm, 3mm, dan 6mm sebesar 0,6327 MPa, 0,7609 MPa, dan 0,8314 MPa, sedangkankuat lentur bata ringan sebesar 0,5982 MPa. Kekuatan lentur pada bata ringan yang dipasang keramik lebih besar 0,5%, 2,1%, dan 2,8%   dari kekuatan bata ringan saja. Kata Kunci : Bata ringan, mortar, keramik, dan Hasil uji lentur  
PENGARUH KOMPOSISI SEMEN SLAG TERHADAP KEKAKUAN BALOK DENGAN VARIASI RASIO TULANGAN Maulana, Farhana Irvan; Dewi, Sri Murni; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pengembangan dalam penggunaan dan pemanfaatan limbah industri. Contohnya adalah pemanfaatan limbah kerak hasil pembuatan Baja yaitu Granulated Blast Furnace Slag (GBFS) sebagai pengganti semen dengan cara digiling halus.  Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh komposisi semen slag dan rasio tulangan terhadap kekakuan balok beton bertulang. Benda uji yang digunakan berupa balok dengan dimensi 15 x 15 x 100 cm. Komposisi semen slag yang dibandingkan dalam penelitian kali ini adalah 0%, 10%, 40%, dan 70%. Sedangkan variasi rasio tulangan yang dibandingkan adalah rasio tulangan minimum, setengah maksimum, dan maksimum. Terdapat dua mutu beton yang diteliti  yaitu K-350 dan K-275. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, secara umum pada rasio tulangan setengah maksimum () untuk kedua mutu dan rasio tulangan maksimum () untuk mutu beton K-275 (22,83 MPa), semakin besar komposisi semen Slag, maka semakin besar kekakuannya. Sedangkan pada rasio tulangan minimum () untuk kedua mutu dan rasio tulangan maksimum () untuk mutu beton K-350 (29,05 MPa), semakin besar komposisi semen Slag, maka semakin kecil kekakuannya. Berdasarkan analisis varian dua arah (Anova), pada mutu beton K-275 (22,83 MPa) hanya terdapat pengaruh dari variasi rasio tulangan terhadap kekakuan balok. Sedangkan pada mutu K-350 (29,05 MPa), belum terdapat pengaruh dari komposisi semen Slag, variasi rasio tulangan, maupun interaksi antara keduanya terhadap kekakuan balok. Kata Kunci: Semen Slag, Rasio Tulangan, Balok Bertulang, Kekakuan.