Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 4 (2021)"
:
12 Documents
clear
Kualitas Visual Koridor Jalan Berdasarkan Persepsi Masyarakat
Nehemia Yosefin;
Subhan Ramdlani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kota Madiun menjalankan berbagai program penataan kota guna memperbaiki citra kotanya. Program penataan yang plaing siginifikan terasa saat ini ada pada koridor Jalan Pahlawan, Kota Madiun. Tentuk penataan seperti itu akan berpengaruh terhadap kualitas visual kawasan dalam berbagai aspek. Dalam penelitian yang telah dilakukan, terdapat empat faktor pembentuk kualitas visual di koridor Jalan Pahlawan tersebut, yaitu Faktor Atraktif, Faktor Proporsionalitas, Faktor Akomodasi Visual dan Faktor Keselarasan
Persepsi Pengguna Terhadap Kenyamanan Jalur Pedestrian Pada jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta
Ahmad Faishal Ekzananda;
Muhammad Satya Adhitama
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gencarnya pengembangan fasilitas jalur pedestrian di ibukota membuat penataan fasilitas pejalan kaki menjadi lebih baik, namun terdapat beberapa jalan yang masih belum adanya perbaikan salah satu jalan perlu ditinjau kembali adalah Jalan Raya Lenteng Agung. Terletak di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jalan Raya Lenteng Agung merupakan area dengan permukiman padat, perkantoran, serta perdagangan dan jasa. Adanya transportasi tetap membuat mobilitas pada jalan ini terhitung tinggi. Dengan kondisinya yang terlihat masih adanya kerusakan pada jalur pedestrian, terputusnya jalur pedestrian, serta hal lainnya mengenai kenyamanan jalur pedestrian yang masih kurang maka perlu adanya peninjauan terhadap kenyamanan jalur pedestrian pada Jalan Raya Lenteng Aguang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dari analisis tersebut maka akan dilakukan sintesis mengenai keterkaitan penilaian kenyamanan oleh pengguna dan kenyamanan berdasarkan teori dan peraturan. Dari hasil penelitian maka didaptkan kenyamanan jalur pedestrian pada Jalan Raya Lenteng Agung masih dinilai kurang berdasarkan persepsi pengguna maupun berdasarkan teori dan peraturan yang ada. Hal yang menjadi sorotan adalah posisi jembatan penyebrangan orang yang berada tepat di tengah jalur pedestrian. Maka dari itu diperlukan adanya peninjauan dan perbaikan pada jalur pedestrian Jalan Raya Lenteng Agung untuk dapat meningkatkan kualitas kenyamanan fasilitas pejalan kaki.
Perubahan Tata Ruang Dalam Terkait Kebutuhan Privasi Penghuni Rumah Tipe Sederhana Kota Malang
Ega Tamara Maulida Subiyanto;
Rinawati P. Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembangunan perumahan subsidi dari program pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki tempat tinggal semakin berkembang, terutama di daerah Kota Malang dengan kepadatan penduduk yang semakin tinggi dari tahun ke tahun. Perumahan Bulan Terang Utama merupakan salah satu perumahan di pinggir kota yang mengikuti program pemerintah dan membangun unit rumah sederhana lebih banyak. Desain rumah yang ditentukan oleh pengembang berdasarkan luasan tanah yang telah ditentukan dan terbatas tidak memungkiri para penghuni rumah untuk melakukan perubahan tata ruang akibat kebutuhan yang belum terpenuhi. Privasi untuk rumah sederhana masih terganggu karena desain yang menggabungkan beberapa ruang, terutama ruang–ruang yang bersifat publik dan semi publik/privat. Perubahan tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi penghuni. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menjabarkan kondisi eksisting dan hasil analisis dari perubahan ruang yang dilakukan penghuni. Hasil penelitian menunjukkan perubahan ruang yang dilakukan penghuni di ruang–ruang yang sering digunakan bersama dapat mempengaruhi kenyamanan serta memenuhi kriteria privasi ruang penghuni yang baik.
Penilaian Estetika Fasad Bangunan Pertokoan dengan Pendekatan Computational Aesthetic dan Visual Connection (Objek Studi: Penggal Jalan MERR Surabaya)
Kristya Dewani;
Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Akibat pembangunan jalan MERR IIC Gunung Anyar menembus wilayah permukiman, fasad bangunan sekitar jalan menunjukkan adanya kompleksitas dari fasad permukiman sebelumnya yang sporadik. Dibutuhkan upaya pengembangan kawasan ke arah yang lebih baik sekaligus menjaga kontinuitas kawasan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menunjang tujuan tersebut adalah dengan melakukan penelitian mengenai estetika fasad bangunan. Penelitian ini menggunakan metode visual connection untuk mengetahui kecenderungan fasad kawasan, dan IAM untuk mengetahui kualitas fasad dari segi bentuk formal fasad dalam kawasan. Penggunaan kedua metode tersebut bertujuan untuk melihat image fasad dalam kawasan, juga menilai bagaimana kualitas visualnya. Hasil penelitian menunjukkan masih belum adanya keterpaduan antar fasad bangunan secara keseluruhan maupun dalam fungsi bangunan tertetntu. Dari visual connection, fasad antar bangunan tidak memiliki ciri khas yang kuat, sedangkan dalam penilaian IAM menunjukkan fasad kawasan cukup estetis dari segi bentuk formalnya karena memiliki bentuk sederhana meski nilai OM antar bangunan cukup beragam. Hasil dari visual connection maupun IAM tidak terkait secara langsung karena masih terbatasnya aplikasi IAM yang digunakan saat ini.
Efektivitas Elemen Secondary Skin pada Fasad SMAN 2 Tangerang Selatan Terhadap Pencahayaan di Ruang Kelas
Aqmarina Trixie Izzati;
Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sarana prasarana Pendidikan merupakan salah satu faktor utama dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Dalam penyelenggaraan kegiatannya terdapat beberapa persyaratan kesehatan dan kenyamanan bangunan salah satunya adalah pencahayaan pada ruang kelas. Pencahayaan yang tidak optimal akan menyebabkan kesulitan dalam belajar dan jika dalam kurun waktu yang lama akan menyebabkan siswa mengalami gangguan kesehatan mata yang dapat mengakibatkan penggunaan alat bantu berupa kacamata. Penelitian berlokasi di SMAN 2 Tangerang Selatan memiliki orientasi bangunan memanjang pada sisi timur-barat. Pada fasad sisi timur ditambahkan elemen secondary skin yang bertujuan untuk menambah nilai estetika dan mengurangi masuknya panas matahari ke dalam bangunan, namun hal ini juga dapat mempengaruhi intensitas cahaya alami yang masuk ke dalam ruang kelas. Penelitian ini akan mengevaluasi intensitas dan kemerataan cahaya pada ruang kelas yang mendapatkan pengaruh langsung dari secondary skin. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif melalui beberapa tahapan analisis yakni analisa visual, hasil pengukuran, dan simulasi. Dilakukan pula analisa terhadap shading device dan pengaruh secondary skin. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata nilai intensitas cahaya pada ruang kelas adalah sebesar 163,71 lux dan rasio kemerataan sebesar 0,32. Sehingga dibutuhkan rekomendasi desain agar mencapai nilai standar intensitas sebesar 250 lux dan rasio kemerataan sebesar 0,6. Kata kunci: secondary skin, ruang kelas, intensitas cahaya alami, rasio kemerataan cahaya
Tingkat Kenyamanan Pengguna Jalur Pedestrian pada Jalan Penghibur, Makassar
Leonard Enrico Candra;
Sri Utami
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jalur pedestrian yang menjadi jalur sirkulasi pejalan kaki sering mengalami berbagaipermasalahan. Kenyamanan dari pejalan kaki juga menjadi berkurang dengan adanyapermasalahan-permasalahan yang terjadi. Jalan Penghibur sebagai salah satu jalan yangdekat dengan ikon kota Makassar menjadikan jalan Penghibur sering dilalui pejalan kaki. Jalan Penghibur telah memiliki jalur pedestrian. Tingkat kenyamanan jalur pedestrianjalan Penghibur dinilai dari empat variabel yakni, sirkulasi, peneduh, bentuk keindahan,dan keamanan. Mencari tingkat kenyamanan jalur pedestrian dilakukan secara kuantitatif melalui responden dengan metode analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian dapat dilihat bahwa variabel sirkulasi pada kedua zona masih memberikan banyak kekurangan. Masalah utama zona satu adalah kelengkapan dan perletakan perabot jalan. Masalah utama zona dua adalah kebersihan dari jalur pedestrian. Kelebihan dari kedua zona jalur pedestrian adalah variabel bentuk keindahan. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa tingkat kenyamanan zona dua lebih baik dibandingkan zona satu. Kedua zona secara keseluruhan telah memberikan kenyamanan yang cukup, sehingga dapat dikatakan jalur pedestrian pada Jalan Penghibur telah memberikan kenyamanan yang cukup.
Relasi Elemen Ruang dan Vegetasi Sebagai Penerapan Konsep Biophilic Design Pada Fungsi Rumah Tinggal (Objek Studi : Graha Taman, Tangerang Selatan)
Achmad Fathi Khalidi;
Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ketidaknyamanan rumah tinggal karena kepesatan pembangunan banyak diantisipasi dengan penggunaan desain biofilik untuk menghadirkan nuansa alam. Pemanfaatkan vegetasi dan ruang yang tepat dan harmonis dapat menarik secara visual sehingga dapat mengurangi gangguan psikologis pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keterkaitan antara vegetasi dan ruang pada penerapan prinsip biophilic desain rumah tinggal Graha Taman Blok HC 11 no.1, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. Penelitian ini menggunakan paradigma Post-Positivistik dengan rancangan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini yaitu rumah tinggal Graha Taman Blok HC 11 no.1 Tangerang Selatan. Instrumen penelitian ini yaitu observasi mendalam, dan dokumentasi dengan teknik analisis data model interaktif dengan tahapan analisis seleksi data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan simpulan. Untuk mendapatkan data yang valid dilakukan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini yaitu rumah tinggal Graha Taman blok HC No. 1 memiliki memiliki empat zona besar yaitu zona publik, zona privat, zona servis, zona rekreasi. Penerapan vegetasi horizontal lebih dominan dibanding penerapan vegetasi secara vertikal. Pola biophilic design yang teridentifikasi secara dominan pada objek studi melalui relasi elemen ruang dan vegetasi adala Pola 1- Hubungan Dengan Alam Secara Visual; Pola 2- Hubungan Non Visual Dengan Alam; Pola 4- Variasi Perubahan Penghawaan dan Udara
Presepsi Pengguna Rumah Tinggal di Perumahan Sutorejo Timur Surabaya terhadap Kenyamanan Termal
gradiyanto effendi;
iwan wibisono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tulisan ini membahas tentang presepsi Pengguna Rumah Tinggal di Perumahan Sutorejo Timur Surabaya terhadap Kenyamanan Termal. Hal ini dilatar belakangi atas suhu di kota surabaya yang semakin tinggi. Metode yang dilakukan untuk mengurangi kontak fisik karena masa pembuatan yang masih di masa pandemi, maka digunaka metode analisis visual dengan ditambahkan kuesioner. Dari hasil analisis visual dan kuesioner dapat disimpulkan bahwa rumah di perumahan sutorejo timur memiliki kenyamanan termal yang cukup baik sehingga membuat para penggunanya merasa cukup puas.
Penilaian Estetika Fasad Bangunan Pertokoan dengan Pendekatan Computational Aesthetic dan Visual Connection (Objek Studi: Penggal Jalan MERR Surabaya)
Kristya Dewani;
Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Akibat pembangunan jalan MERR IIC Gunung Anyar menembus wilayah permukiman, fasad bangunan sekitar jalan menunjukkan adanya kompleksitas dari fasad permukiman sebelumnya yang sporadik. Dibutuhkan upaya pengembangan kawasan ke arah yang lebih baik sekaligus menjaga kontinuitas kawasan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menunjang tujuan tersebut adalah dengan melakukan penelitian mengenai estetika fasad bangunan. Penelitian ini menggunakan metode visual connection untuk mengetahui kecenderungan fasad kawasan, dan IAM untuk mengetahui kualitas fasad dari segi bentuk formal fasad dalam kawasan. Penggunaan kedua metode tersebut bertujuan untuk melihat image fasad dalam kawasan, juga menilai bagaimana kualitas visualnya. Hasil penelitian menunjukkan masih belum adanya keterpaduan antar fasad bangunan secara keseluruhan maupun dalam fungsi bangunan tertetntu. Dari visual connection, fasad antar bangunan tidak memiliki ciri khas yang kuat, sedangkan dalam penilaian IAM menunjukkan fasad kawasan cukup estetis dari segi bentuk formalnya karena memiliki bentuk sederhana meski nilai OM antar bangunan cukup beragam. Hasil dari visual connection maupun IAM tidak terkait secara langsung karena masih terbatasnya aplikasi IAM yang digunakan saat ini.
Presepsi Pengguna Rumah Tinggal di Perumahan Sutorejo Timur Surabaya terhadap Kenyamanan Termal
gradiyanto effendi;
iwan wibisono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tulisan ini membahas tentang presepsi Pengguna Rumah Tinggal di Perumahan Sutorejo Timur Surabaya terhadap Kenyamanan Termal. Hal ini dilatar belakangi atas suhu di kota surabaya yang semakin tinggi. Metode yang dilakukan untuk mengurangi kontak fisik karena masa pembuatan yang masih di masa pandemi, maka digunaka metode analisis visual dengan ditambahkan kuesioner. Dari hasil analisis visual dan kuesioner dapat disimpulkan bahwa rumah di perumahan sutorejo timur memiliki kenyamanan termal yang cukup baik sehingga membuat para penggunanya merasa cukup puas.