cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
Studi Pengaruh Penambahan Hidrogen Peroksida (H2O2) Terhadap Degradasi Methylene Blue Menggunakan Fotokatalis TiO2 – Bentonit Suhernadi, Arif; Wardhani, Sri; Purwonugroho, Danar
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.583 KB)

Abstract

Photocatalyst is a material that is able to accelerate the reaction rate of oxidation or reduction through a photochemical reaction. The aims of this study was examine the influence of addition of H2O2 and duration of irradition against photodegradation of methylene blue using TiO2-bentonite. Photodegradation was carried out with 10 mg/L at 25 mL of methylene blue and 50 mg of photocatalyst with variation of H2O2 addition of 0,1; 0,2; 0,3; 0.4; 0,5 dan 0,75 mL and variations of irradition duration of 20, 30, 40, 50 and 60 minute. The result showed that the highest fotodegradation of methylene blue occured in the addition of 0,2 mL of H2O2 and irradition duration of 60 minute with 93,93 % of degradation percentage. Keywords             : bentonite, TiO2, methylene blue, hydrogen peroxyde (H2O2), photodegradation.
PENGARUH PENAMBAHAN HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) TERHADAP DEGRADASI METHYLENE BLUE DENGAN MENGGUNAKAN FOTOKATALIS ZnO-ZEOLIT Perdana, Nadhir Dicky; Wardhani, Sri; Khunur, Muhammad Misbah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.433 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang degradasi methylene blue menggunakan fotokatalis ZnO-Zeolit dengan penambahan hidrogen peroksida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan hidrogen peroksida (H2O2), dan lama penyinaran terhadap persentase degradasi methylene blue. Fotokatalis ZnO-Zeolit sebanyak 25 mg ditambahkan larutan methylene blue 20 mg/L dan hidrogen peroksida yang ditambahkan sebanyak 0,1; 0,2; 0,3; 0,4 dan 0,5 mL kemudian disinari dengan lampu UV selama 10, 20, 30, 40 dan 50 menit. Filtrat setelah penyinaran ditentukan absorbansinya dengan metode spektrofotometer. Berdasarkan nilai konstanta laju reaksi, penambahan hidrogen peroksida (H2O2) mempengaruhi nilai konstanta laju reaksi. Penambahan hidrogen peroksida (H2O2) 0,1 – 0,5 mL diperoleh konstanta laju terbesar pada penambahan hidrogen peroksida (H2O2) 0,4 mL dengan nilai konstanta laju sebesar 0,013 menit -1 . Semakin lama waktu penyinaran, maka degradasi methylene blue semakin besar. Pada waktu penyinaran 50 menit diperoleh persentase degradasi  terbesar yaitu 88,49 % dengan penambahan hidrogen peroksida 0,4 mL.   Kata kunci: fotodegradasi, hidrogen peroksida, methylene blue, ZnO-Zeolit
SIMULASI DINAMIKA MOLEKULER PERMEABILITAS CH4 DAN CO2 PADA MEMBRAN ANORGANIK Martiana, Reni
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.955 KB)

Abstract

Permeability of CH4 and CO2 through inorganic membrane was investigated using Molecular Dynamics simulations at canonical ensemble. The results show that the potential of CH4 and CO2 separation caused by the effect of molecular orientation on the basis of molecular sieving was observed on membranes with a pore diameter of 0.5 nm and 0.842 nm thickness. Keywords: gas permeability, inorganic membrane, molecular sieving, molecular dynamics
PENGARUH KONSENTRASI ASAM PIKRAT PADA PENENTUAN KREATININ MENGGUNAKAN SEQUENTIAL INJECTION ANALYSIS Rinda, Arfidyaninggar Septia
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.634 KB)

Abstract

Analisis kreatinin dalam urin merupakan hal yang penting untuk memantau keadaaan ginjal. Pendeteksian kreatinin didasarkan pada reaksi Jaffe yaitu reaksi antara kreatinin dengan asam pikrat dalam suasana alkali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam pikrat terhadap absorbansi senyawa kreatinin-pikrat yang terbentuk. Penentuan kreatinin diukur dengan metode sequential injection analysis-valve mixing dengan variasi konsentrasi 0,010; 0,015; 0,020; 0,025; 0,030 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi asam pikrat 0,020 M dipilih sebagai compromise concentration untuk kondisi optimum. Kata kunci : asam pikrat, kreatinin, reaksi Jaffe, sequential injection analysis-valve mixing.
DEGRADASI METHYLENE BLUE MENGGUNAKAN FOTOKATALIS TiO2-N/ZEOLIT DENGAN SINAR MATAHARI Lestari, Yeni Dwi; Wardhani, Sri Wardhani; Khunur, Mohammad Misbah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.029 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah degradasi zat warna methylene blue menggunakan fotokatalis TiO2-N/zeolit serta mengkaji pengaruh sinar, lama penyinaran serta efektivitas penggunaan kembali (reuse) fotokatalis. TiO2-N/zeolit dibuat melalui metode sonikasi dan impregnasi. Jenis sinar yang digunakan adalah sinar UV, sinar matahari dan pembanding kondisi gelap. Proses fotokatalitik dilakukan melalui fotodegradasi 25 mL methylene blue 20 mg/L dengan 50 mg fotokatalis dan disinari selama 50 menit. Variasi lama penyinaran dilakukan selama 5, 10, 20, 30, 40, 50, 60, 90 dan 120 menit. Konsentrasi methylene blue sebelum dan setelah penyinaran diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada λ 664 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyinaran sinar matahari memberikan hasil degradasi paling baik dibandingkan sinar UV, lama penyinaran optimum sinar matahari adalah 50 menit dengan degradasi sebesar 96,81% serta efektivitas penggunaan kembali (reuse) TiO2-N/zeolit hingga pemakaian keempat memberikan hasil degradasi diatas 50%.
SINTESIS TiO2-N/ZEOLIT UNTUK DEGRADASI METILEN BIRU Alfina, Bulan Tahta; Wardhani, Sri; Tjahjanto, Rahmat Triandi
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.077 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk sintesis fotokatalis yang dapat mendegradasi metilen biru. TiO2 dimodifikasi dengan penambahan dopan N dan didukung oleh zeolit sebagai pengemban. Sintesis TiO2-N/Zeolit dibuat dengan komposisi N dalam TiO2-N dengan perbandingan mol 20:2 dan 20:3 yang diimpregnasi kedalam zeolit. Fotokatalis hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer IR, spektrometer UV-Vis DR dan instrumen analisis ukuran partikel. Fotokatalis TiO2-N/zeolit sebanyak 50 mg diuji aktivitasnya menggunakan 25 mL larutan metilen biru 20 mg/L. Radiasi yang digunakan adalah sinar matahari dan sinar UV. Percobaan dalam kondisi gelap dilakukan sebagai kontrol. Filtrat larutan metilen biru setelah penyinaran diukur dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada λ= 664 nm untuk menentukan konsentrasi metilen biru. Hasil karakterisasi fotokatalis dengan FTIR menunjukkan terbentuknya ikatan Ti-N dalam permukaan zeolit dengan serapan 505,31-680,83 cm-1. Pengukuran energi celah pita menggunakan spektrometer UV-Vis DR menghasilkan energi celah pita TiO2, TiO2-N dan TiO2-N/zeolit secara berturut-turut yaitu 3,35 eV, 3,34 eV dan 3,33 eV. Ukuran diameter fotokatalis meningkat ketika diembankan kedalam zeolit. Kata kunci : fotodegradasi,  fotokatalis TiO2-N/Zeolit, metilen biru.
DEGRADASI METHYL ORANGE MENGGUNAKAN FOTOKATALIS TiO2-N : KAJIAN PENGARUH SINAR DAN KONSENTRASI TiO2-N Fraditasari, Risca; Wardhani, Sri; Khunur, Mohammad Misbah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.852 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui degradasi methyl orange menggunakan fotokatalis TiO2-N  dengan mempelajari pengaruh sinar UV dan sinar matahari serta variasi konsentrasi TiO2-N yang digunakan. Sintesis fotokatalis TiO2-N  dilakukan dengan perbandingan mol TiO2:urea 10:0,1 menggunakan metode sonikasi. Karakterisasi fotokatalis dilakukan dengan menggunakan UV-DRS. Untuk mengetahui pengaruh sinar, aktivitas fotokatalis TiO2-N  diuji menggunakan 25 mL larutan methyl orange 10 mg/L dengan TiO2-N sebesar 3,2 g/L pada kondisi gelap, di bawah sinar UV, dan di bawah sinar matahari. Variasi konsentrasi TiO2-N  yang digunakan sebesar 1,6; 3,2; 4,8; 6,4; dan 8,0 g/L pada penyinaran sinar UV  maupun sinar matahari selama 3 jam. Konsentrasi larutan methyl orange setelah penyinaran ditentukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 464,3 nm. Karakterisasi UV-DRS menghasilkan bahwa energi band gap dari TiO2-N  sebesar 3,34 eV. Dari hasil penelitian, diperoleh bahwa penyinaran dengan sinar matahari menghasilkan degradasi lebih besar daripada sinar UV. Berdasarkan hasil uji statistika, konsentrasi TiO2-N  yang paling optimum  untuk degradasi methyl orange adalah sebesar 3,2 g/L dengan persen degradasi sebesar 93,93%.
PENGARUH KONSENTRASI NaOH DAN LAJU ALIR PADA PENENTUAN KREATININ DALAM URIN SECARA SEQUENTIAL INJECTION ANALYSIS Khikmah, Nurul
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.499 KB)

Abstract

Pengukuran kreatinin sebagai indeks medis gagal ginjal sangat penting untuk mengidentifikasi seseorang pada kondisi beresiko tinggi mengalami penyakit ginjal. Penelitian ini bertujuan  menentukan kondisi optimum untuk penentuan kreatinin secara sequential injection-valve mixing (SI-VM). Dalam penelitian ini, deteksi kreatinin secara SI-VM didasarkan pada reaksi jaffe yang diukur absorbansinya pada 500 nm. Parameter-parameter yang berpenagruh antara lain konsentrasi NaOH dan laju alir hasil reaksi menuju detektor. Berdasarkan hasil penelitian, kondisi optimum tercapai pada konsentrasi NaOH 0,5% (b/v) dan laju alir hasil reaksi menuju detektor 50 µL/s.
DESORPSI KADMIUM(II) YANG TERIKAT PADA BIOMASSA Azolla microphylla-SITRAT MENGGUNAKAN LARUTAN HCl Amelinda, Falisca; Purwonugroho, Danar; Khunur, Mohammad Misbah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.261 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian desorpsi kadmium(II) yang terikat pada biomassa Azzola microphylla diesterifikasi dengan asam sitrat telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi larutan HCl dan waktu kontak optimum desorpsi kadmium(II). Biomassa A. microphylla sebanyak 5 g dicampur dengan 50 mL larutan asam sitrat 0,8 M dilanjutkan dengan pemanasan selama 3,5 jam pada suhu 120o C. Adsorpsi dilakukan dengan cara mengocok suspensi 0,10 g biosorben dalam 25 mL larutan kadmium(II) 100 mg/L pH 6 selama 60 menit. Desorpsi dilakukan dengan cara mensuspensikan biosorben yang telah mengikat kadmium(II) ke dalam 25 ml larutan HCl dengan variasi konsentrasi 0,01 M; 0,05 M; 0,1 M, 0,5 M; 1,0 M dan dilanjutkan dengan variasi waktu kontak 30, 5, 60, 75, 90 menit menggunakan konsentrasi optimum larutan HCl. Penentuan Konsentrasi kadmium(II) menggunakan spektrofotometer serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi HCl dan waktu kontak berpengaruh terhadap desorpsi kadmium(II) yang terikat oleh biomassa A. microphylla diesterifikasi dengan asam sitrat. Kondisi optimum desorpsi kadmium(II) terjadi pada penggunaan larutan HCl 0,5 M dan waktu kontak 60 menit dengan persentase desorpsi sebesar 97,10 %. Kata kunci : asam sitrat, Azzola microphylla, desorpsi, esterifikasi, kadmium(II)
ADSORPSI SENG(II) OLEH BIOMASSA Azolla microphylla-SITRAT: KAJIAN DESORPSI MENGGUNAKAN LARUTAN ASAM NITRAT Felayati, Mifta Fauziah; Purwonugroho, Danar; Khunur, Mohammad Misbah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.279 KB)

Abstract

Penelitian tentang desorpsi seng(II) dari biomassa Azolla microphylla diesterifikasi asam sitrat telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kondisi optimum desorpsi seng(II) oleh biomassa Azolla microphylla diesterifikasi asam sitrat. Biomassa diesterifikasi dengan cara mencampurkan 5 g biomassa ke dalam 50 mL larutan asam sitrat 0,8 M dengan pemanasan 120°C selama 3,5 jam. Percobaan adsorpsi - desorpsi dilakukan menggunakan metode batch. Adsorpsi seng(II) 100 mg/L dilakukan pada pH 6 dengan waktu kontak 45 menit. Percobaan desorpsi dilakukan dengan cara mensuspensikan adsorben yang mengikat seng(II) ke dalam 25 mL larutan HNO3 dengan variasi konsentrasi 0,1; 0,5; 1,0; 1,5 dan 2,0 M dan variasi waktu kontak 30; 45; 60; 75 dan 90 menit. Konsentrasi seng(II) yang terdesorpsi ke dalam larutan pendesorpsi ditentukan menggunakan spektrofotometer serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum desorpsi seng(II) terjadi pada penggunaan larutan HNO3 1,0 M dan waktu kontak 60 menit memberikan persen desorpsi sebesar 93,62 %.