cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2014)" : 150 Documents clear
Perbandingan Attenuasi antara Noise Ground Roll Menggunakan Filter Adaptive Ground Roll Attenuation pada Domain Cross-Spread dan Filter 3D FK: Studi Kasus di Lapanagan “X” Daerah Kalimantan Astuti, Rya Yudi
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai attenuasi ground roll di Lapangan “X”, daerah Kalimantan. Penelitian ini dilakukan untuk menghilangkan ground roll pada proses pengolahan data seismik, dalam tahapan denoising. Ground roll merupakan noise gelombang permukaan yang terekam sebagai gelombang “pseudo-Reyleigh”. Karakteristik dari ground roll yaitu, mempunyai amplitudo yang tinggi serta frekuensi dan kecepatan yang rendah. Apabila noise ini tidak dihilangkan, maka akan mengganggu proses pengolahan selanjutnya, akan menyebabkan kualitas citra seismik yang buruk. Data yang digunakan merupakan data sekunder milik PT Elnusa, Tbk, berupa data yang telah mengalami proses denoising. Proses attenuasi dilakukan pada domain cross-spread dengan mengaplikasikan filter adaptive ground roll attenuation. Selanjutnya, perbandingan dilakukan dengan menggunakan filter konvensional 3D FK. Selanjutnya, perbandingan dari kedua metode mengindikasikan tipe filter yang lebih efisien untuk mengatenuasi ground roll pada data seismik.Hasil dari penelitian ini, menunjukan filter adaptive ground roll attenuation mampu mengatenuasi ground roll lebih efisiens dibandingkan dengan filter 3D FK. Ground roll pada data yang penulis kerjakan, mempunyai frekuensi kurang dari 15 Hz dan kecepatan gelombangnya adalah 1000 m/s. Parameter yang digunakan untuk mengatenuasi ground roll pada filter adaptive ground roll, yaitu frekuensi terendah 2 Hz dan tertinggi 15 Hz; kecepatan group terendah 20 m/s dan tertinggi 800 m/s; kecepatan phase terendah 200 m/s dan tertinggi 1000 m/s
STUDI PENGARUH SAWI HIJAU (Brassica juncea) TERHADAP JUMLAH RADIKAL BEBAS PADA MIE INSTAN Pahlevi, Pramadana; Juswono, Unggul P.; Widodo, Chomsin S.
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan konsumsi pangan, khususnya mie instan, menunjukkan adanya laju pertumbuhan yang signifikan. Namun, banyak permasalahan yang timbul akibat konsumsi mie instan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis dan jumlah radikal bebas yang terdapat pada mie instan dan mengetahui pengaruh sawi hijau (Brassica juncea) terhadap jumlah radikal bebas pada mie instan. Metode yang dilakukan meliputi persiapan sampel, pengukuran sampel, dan analisis data. Sampel mie instan yang digunakan adalah mie instan tanpa bumbu dan dengan penambahan bumbu. Variasi persentase larutan antioksidan alami yang digunakan adalah 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Hasil yang didapatkan pada pengujian mie instan tanpa bumbu ditemukan tiga jenis radikal bebas, yaitu , , dan . Radikal bebas yang ditemukan pada mie instan dengan penambahan bumbu adalah  dan . Jumlah radikal bebas pada mie instan dapat diturunkan dengan pemberian sawi hijau (Brassica juncea). Sawi hijau (Brassica juncea) dapat menurunkan jumlah radikal bebas karena mengandung senyawa aktif vitamin C, dan beta-karotenoid. Jumlah radikal bebas jenis  dapat diturunkan oleh sawi hijau (Brassica juncea) sebesar 85,42%. Penambahan larutan sawi hijau (Brassica juncea) dapat menurunkan jumlah radikal bebas jenis  dengan persentase 88,74%.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKUR GAS KARBON MONOKSIDA (CO) MENGGUNAKAN SENSOR MQ-7 BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 16A
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perancangan dan  pembuatan alat pengukur konsentrasi  gas CO telah dibuat. Alat ini dapat bekerja dengan baik secara otomatis mencatat konsentrasi gas CO dan hasilnya  dapat ditampilkan pada komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan rancang bangun alat pengukur konsentrasi  gas Karbon Monoksida (CO) menggunakan sensor gas MQ-7 berbasis mikrokontroler ATMega 16A  dengan komuniksasi serial USART dan mengetahui output pengukuran berdasarkan regresi jika  dibandingkan dengan alat ukur standar StarGas 898. Hasil pengukuran dan kalibrasi rancang bangun alat pengukur konsentrasi gas CO terhadap sensor gas  MQ-7 sudah terkalibrasi dengan baik, dimana hubungan antara resistensi sensor gas MQ-7 dengan  konsentrasi gas CO adalah linier. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil uji regresi diperoleh koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9406 dan menghasilkan persamaan y = -0,0003x + 1,2911 dimana y adalah resistensi sensor dan x adalah  konsentrasi gas CO. Alat ini dapat mengukur konsentrasi gas CO pada  range 30-10.000 ppm.   Kata kunci : Sensor gas MQ-7, Mikrokontroler, Komunikasi serial USART.
DAMPAK EMISI PARTIKEL ULTRAFINE PRINTER TERHADAP SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) MENCIT (Mus musculus) kayantari, ariyanti
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Printer merupakan sumber yang berpotensi memproduksi polusi, menghasilkan komponen organik seperti jenis emisi partikel ultrafine. Partikel dengan ukuran 20 nm - 100 nm yang disebut partikel ultrafine atau ultrafine particles (UFPs) telah menjadi perhatian para peneliti karena dampak dari partikel ini sangat signifikan terhadap kesehatan manusia. Oleh karena itu pada studi ini dilakukan penelitian pengaruh partikel ultrafine yang dihasilkan printer ink jet dan printer laser jet terhadap gambaran mikroskopis sel darah merah (eritrosit) pada mencit. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan proses printing dengan menggunakan printer inkjet dan printer laserjet di dalam sebuah chamber yang berisi 30 mencit. Setiap harinya mencit dipapar 100 lembar kertas A4 full text selama 6 minggu dan setiap minggunya diambil 5 sempel mencit untuk dibuat preparat apusan darah. Pengukuran konsentrsi partikel ultrafine dilakukan dengan cara menghubungkan chamber yang berisi emisi partikel printer ke selang P-trak UPC model 8525. Dari penelitian yang telah dilakukan diketahui pengaruh emisi partikel ultrafine yang dihasilkan atau dikeluarkan printer pada saat proses printing terhadap kerusakan sel darah merah mencit (Mus musculus). Total partikel  yang dihirup mencit dalam kurun waktu 1 minggu – 6 minggu adalah 0,99×1011 Pt sampai 5,92×1011 Pt dapat menimbulkkan kerusakan  sel darah merah sebesar 11% sampai dengan 80%. Demikian pula dengan total partikel yang dihasilkan oleh printer laserjet dan dihirup oleh mencit selama 1 minggu – 6 minggu adalah 0,611×107 Pt - 3,663×107 Pt yang dapat memberikan efek kerusakan sebesar 11% sampai 63%. Sehingga semakin tinggi total partikel ultrafine yang dihirup mencit, maka semakin tinggi pula kerusakan sel darah merah pada mencit. Hubungan antara total partikel yang dihirup mencit berbanding lurus dengan kerusakan sel darah merah pada mencit.   Kata kunci: Printer, partikel Ultrafine, Sel Darah Merah, Mencit
PENGARUH EMISI PARTIKEL ULTRAFINE PRINTER TERHADAP KERUSAKAN ORGAN GINJAL MENCIT Ekasari, Febriyanti
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partikel ultrafine merupakan partikel yang memiliki ukuran kurang dari 0,1 µm(≤ 0,1 µm). Proses utama pembentukan partikel ini biasanya melalui kondensasi uap panas selama proses combustion dengan temperatur tinggi dan proses nukleasi material atmosferik yang membentuk partikel baru. Partikel ultrafine didapat dari hasil printing menggunakan printer. Partikel ultrafine dapat menyebabkan kerusakan pada organ ginjal, untuk mengetahui kerusakan organ ginjal akibat partikel ultrafine maka dilakukan penelitian tentang pengaruh emisi partikel ultrafine printer terhadap organ ginjal mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan proses printing yang dipaparkan langsung terhadap mencit yang dimasukkan kedalam Exposure Chamber sebanyak 0 lembar (kontrol), 700 lembar, 1400 lembar, 2100 lembar, 2800 lembar, 3500 lembar dan 4200 lembar. Kemudian dibuat preparat histologi organ ginjal dan kerusakannya diamati dengan perbesaran 400x. Pengukuran konsentrasi partikel ultrafine menggunakan P-Trak UPC model 8525 dengan cara melakukan proses printing didalam Exposure Chamber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa banyaknya lembar yang dihasilkan dari proses printing memberi pengaruh terhadap perubahan struktur histologi ginjal mencit (Mus musculus). Semakin besar partikel ultrafine yang diperoleh dari proses printing maka akan semakin besar pula persentase kerusakan organ ginjal pada mencit.   Kata kunci : Printer, Partikel Ultrafine, Ginjal, Mencit.
PENDUGAAN JENIS BATUAN BAWAH PERMUKAAN DAERAH BENDUNGAN KARANGKATES MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNETIK abdullah, faisol mohammad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan studi geofisika dengan metode geomagnetik di daerah bendungan Karangkates (Lahor-Sutami). Pengukuran dilakukan menggunakan Proton Procession Magnetometer (PPM) dimana spasi antar titik pengukuran 500 meter dan didapatkan sebanyak 88 titik ukur. Pengolahan data menggunakan software Surfer versi 10 dan Mag2DC untuk mendapatkan penampang model anomali magnetik. Diperoleh nilai anomali magnetik total berkisar antara -600 nT sampai dengan 1600 nT. Dari pemodelan yang telah dilakukan didapatkan beberapa jenis batuan yaitu berupa tuf pasiran, batu apung dan lava.   Kata kunci: Metode geomagnetik, bendungan Karangkates (Lahor-Sutami), jenis batuan
STUDI KARAKTERISTIK BIOLISTRIK MINYAK GORENG SAWIT KEMASAN DENGAN METODE DIELEKTRIK PADA FREKUENSI RENDAH Wardani, Dwi Resa; Widodo, Chomsin Sulistya; Saroja, Gancang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati karakteristik biolistrik pada minyak goreng sawit kemasan dengan menggunakan metode dielektrik. Karakteristik biolistrik yang diamati yaitu konstanta dielektrik. Konstanta dielektrik didapat dari perhitungan nilai kapasitansi yang terukur dari LCR meter GW-instek seri 816 dengan probe ganda L dan H. Metode dielektrik dapat digunakan dalam pengukuran konstanta dielektrik, yaitu dengan cara pengukuran dilakukan secara langsung pada objek (biasanya berupa membran, lapisan, dll) diletakkan pada dua plat kapasitor yang berjarak d yang terbuat dari tembaga. Sampel diletakkan diantara plat tembaga yang berukuran 20×10 mm dengan jarak antar plat sebesar 5 mm. Pengukuran nilai konstanta dielektrik dilakukan pada rentang frekuensi 800 Hz sampai 2000 Hz dengan interval 50 Hz.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dielektrik dapat digunakan untuk mengukur konstanta dielektrik pada bahan biologis. Nilai konstanta dielektrik minyak goreng sawit kemasan menurun seiring dengan bertambahnya frekuensi. Rentang frekuensi 100 Hz sampai 750 Hz nilai konstanta dielektrik acak, sedangkan pada frekuensi 800 Hz sampai 2000 Hz nilai cenderung menurun secara eksponensial dikarenakan pengaruh dari bahan dielektrik.
STUDI PENGUKURAN KONSTANTA DIELEKTRIK MINYAK GORENG CURAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE DIELEKTRIK Kusumaningrum, Novia; Widodo, Chomsin Sulistya; Saroja, Gancang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang studi pengukuran konstanta dielektrik minyak goreng curah dengan menggunakan metode dielektrik. Pengukuran konstanta dielektrik dilakukan pada minyak goreng curah dengan persentase 100%. Pengukuran konstanta dielektrik dilakukan pada frekuensi 100 Hz hingga 2000 Hz dengan rentang 50 Hz. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan plat kapasitor dari lempengan tembaga dengan ukuran 20×10 mm2 dengan jarak 5 mm. Bahan dielektrik berupa lemak diletakkan pada bagian tengah plat kapasitor dan dihubungkan dengan LCR meter GW-instek seri 816. Hasil penelitian menunjukkan nilai konstanta dielektrik minyak goreng curah mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya frekuensi yang diberikan.
PENENTUAN DOSIS FOTONEUTRON PADA PASIEN TERAPI LINAC 15 MV MENGGUNAKAN TLD-600H DAN TLD-100H Ibadurrohman, Muhammad; Noor, Johan A.E.; Sofyan, Hasnel
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan dan mengetahui dosis fotoneutron yang dihasilkan linac 15 MV pada pasien terapi kanker menggunakan TLD-600H dan TLD-100H. TLD memiliki tingkat keseragaman sebesar 3% dan setiap kali pemakaian dilakukan annealing untuk semua TLD dengan suhu lebih rendah dari yang direkomendasikan (240oC) yaitu pada suhu 210oC selama 10 menit. Hal ini dilakukan agar sensitivitas TLD selama penelitian dapat dipertahankan sama. Pasangan TLD diletakkan pada posisi organ kritis menggunakan fantom antropomorfik berbahan polietilen sebagai pengganti pasien terapi kanker. Penyinaran menggunakan foton linac dengan dosis 2 Gy dan 3 Gy pada isocenter tubuh. Kemudian tanggapan TLD dibaca dengan alat baca TLD Harshaw Model 3500. Dosis fotoneutron didapatkan nilai bervariasi dengan dosis tertinggi sebesar 53±1,6 mSv untuk dosis foton 2 Gy dan 83±2,5 mSv untuk dosis foton 3 Gy. Nilai dosis neutron yang didapatkan menurun seiring dengan semakin jauhnya jarak dari isocenter tubuh. Ketidakpastian pengukuran sebesar ±3% berdasarkan keseragaman dan pengelompokan TLD. Semakin tinggi dosis foton yang diberikan saat terapi, kemungkinan dosis fotoneutron yang dihasilkan oleh linac juga tinggi dan semakin banyak yang akan berinteraksi dengan tubuh pasien.   Kata Kunci : TLD LiF:Mg,Cu,P, fantom antropomorfik, fotoneutron, linac 15MV, isocenter
Perkiraan Dosis dan Distribusi Fluks Neutron Cepat dengan Simulasi Monte Carlo MCNPX pada Fantom Saat Terapi Linac 15 MV Azizah, Azizah; Abdurrouf, Abdurrouf; Bunawas, Bunawas
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Linac (Linear Accelerator) dengan energi di atas 10 MV akan menghasilkan neutron cepat karena terjadi interaksi antara foton dengan inti atom suatu material dengan nomor atom (Z) tinggi. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghitung dosis neutron cepat yang dihasilkan oleh Linac adalah dengan menggunakan metode simulasi Monte Carlo. Salah satu aplikasi dari kode transport radiasi Monte Carlo yang dapat menghitung dosis dan fluks neutron adalah MCNPX (Monte Carlo N-Particle eXtended). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis ekivalen dan distribusi fluks partikel neutron pada saat terapi Linac dengan metode simulasi Monte Carlo pada program MCNPX. Fantom disimulasikan menggunakan program MCNPX untuk menentukan dosis pada tiap organ dan ditribusi fluks pada fantom. Simulasi penyinaran dilakukan pada 4 sudut yaitu 0°, 90°, 180°, dan 270°. Hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh dosis ekivalen neutron cepat paling tinggi terdapat pada permukaan tubuh yaitu dengan total sebesar 6,32 x10-11 mSv. Sedangkan dosis paling rendah terdapat pada kaki kiri bawah yaitu dengan total sebesar 4,77 x10-13 mSv. Fluks paling tinggi pada penyinaran sudut 0° terdapat pada daerah payudara yaitu sebesar 1,40x10-6 MeV/cm3. Fluks paling tinggi pada penyinaran sudut 90° terdapat pada bagian tubuh sebelah kiri fantom yaitu sebesar 1,60x10-5 MeV/cm3. Fluks paling tinggi pada penyinaran sudut 180° terdapat pada punggung fantom yaitu sebesar 9,00x10-6 MeV/cm3. Fluks paling tinggi pada penyinaran 270° terdapat pada bagian tubuh sebelah kanan fantom yaitu sebesar 1,40x10-5 MeV/cm3.   Kata kunci              : Linac, neutron cepat, simulasi Monte Carlo, MCNPX.

Filter by Year

2014 2014