cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2014)" : 150 Documents clear
STUDI IDENTIFIKASI KOMPOSISI OBAT DAN LIMBAH BALUR BENZOQUINON (BQ) HASIL TERAPI PEMBALURAN DENGAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPY (SEM) RIANITA, YUNNIA; S. Widodo, Chomsin; Masruroh, Masruroh
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi identifikasi komposisi obat dan limbah balur BQ dengan tujuan untuk mengamati morfologi permukaan dan komposisi unsur dengan menggunakan SEM-EDX. Hasil penelitian dengan SEM menunjukkan morfologi permukaan obat balur BQ terdiri dari aglomerasi partikel dengan ukuran yang tidak seragam sedangkan pada limbah balur menunjukkan seperti jaringan (tissue) kulit yang mengindikasikan gabungan antara obat dan kulit. Selanjutnya pada hasil EDX, komposisi unsur obat balur terdiri dari 48% karbon (C), 52% oksigen (O), 0,23% natrium (Na), 0,35% magnesium (Mg) dan 0,28% kalsium (Ca). Selain itu, komposisi unsur karbon pada limbah balur BQ bertambah menjadi 71%. Persentase unsur karbon dalam limbah balur BQ bertambah karena obat balur BQ dapat menyerap unsur karbon di dalam tubuh saat proses pembaluran. Unsur karbon yang meningkat di dalam tubuh akan menggantikan oksigen dalam berikatan dengan hemoglobin (Hb). Fungsi hemoglobin untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh menjadi terganggu sehingga akan menghambat metabolisme dalam tubuh. Kata kunci : obat dan limbah balur, komposisi unsur, SEM-EDX
Pengukuran Neutron Cepat di Ruang LInac Medis Menggunakan Detektor Jejak Nuklir CR-39 Firmansyah, Muhammad Agus; Juswono, Unggul Punjung; -, Bunawas
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akselerator linear medis (linac) merupakan pesawat pemercepat partikel yang digunakan dalam radioterapi. Linac dapat menghasilkan foton sinar-X energi tinggi yang sangat efektif untuk menyembuhkan tumor atau kanker. Akan tetapi linac yang dioperasikan lebih dari 8 MV dapat menghasilkan radiasi tambahan berupa neutron. Neutron tersebut dapat meningkatkan dosis pada pasien selama proses terapi maupun pada pekerja. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran neutron untuk mengetahui distribusi dosis dan fluks neutron, khususnya neutron cepat, di ruang linac medis tersebut. Pengukuran neutron dilakukan dengan menggunakan detektor jejak nuklir CR-39, yang dilapisi radiator polietilen dan filter tembaga (Cu). Detektor dikalibrasi terlebih dahulu menggunakan sumber neutron standar 241Am-Be di laboratorium neutron PTKMR-BATAN dan diperoleh kurva kalibrasi berupa garis lurus linear. Sejumlah detektor kemudian diletakkan pada beberapa titik di ruangan 10 MV linac medis di rumah sakit Siloam Simatupang. Setelah penyinaran, detektor dietsa dengan larutan NaOH 6,25 N pada suhu 70ºC selama 7 jam, kemudian jejak pada detektor dihitung dengan menggunakan mikroskop optik. Hasil pengukuran menunjukkan distribusi dosis dan fluks neutron cepat di ruang linac medis tersebut nilainya bervariasi mulai dari yang terbesar di titik isocenter pada meja pasien, kemudian menurun seiring semakin jauh jaraknya dari isocenter, dan minimum pada ruang kontrol.
Studi Pengaruh Laju Pemanasan Terhadap Morfologi pada Penumbuhan Lapisan ZnPc di Atas Quartz Crystal Microbalance (QCM) dengan Metode Evaporasi Sutantri, Ratih Endah; Wulansari, Iin Hidayanti; Santjojo, D. J. Djoko Herry; Masruroh, Masruroh
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quartz Crystal Microbalance merupakan sensor massa berukuran mikro sampai dengan nanogram yang tengah dikembangkan sebagai biosensor. QCM memiliki kelemahan mudah teroksidasi dan permukaannya kurang rata yang dapat mengganggu sistem kerjanya. QCM perlu dilapisi permukaannya untuk melindungi dan mengikat biomolekul yang akan dideteksi. Pada penelitian ini dilakukan pelapisan ZnPc pada permukaan QCM yang sebelumnya telah dilapisi polistiren terlebih dahulu. Penumbuhan lapisan ZnPc dilakukan dengan metode evaporasi.  Sumber deposisi berupa ZnPc yang dilarutkan dalam dimetilformamida (DMF) untuk mempermudah proses evaporasi.  Salah satu parameter yang mempengaruhi proses evaporasi adalah laju pemanasan pada sumber deposisi yang variasi besarnya mempengaruhi morfologi dan komposisi lapisan yang terbentuk. Morfologi lapisan yang ditunjukkan oleh mikroskop optik dan SEM memperlihatkan pada laju pemanasan kondisi 1 terkonsentrasi di tengah, sementara pada laju pemanasan kondisi 2 dan kondisi 3 menghasilkan lapisan yang lebih merata. Kata kunci : laju pemanasan, ZnPc, QCM, evaporasi, morfologi
Pemodelan Konfigurasi Batuan Dasar Dan Struktur Geologi Bawah Permukaan Menggunakan Data Anomali Gravitasi Di Daerah Pacitan – Arjosari – Tegalombo, Jawa Timur Indrianti, Yesika Wahyu; Susilo, Adi; Gultaf, Hikhmadhan
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian geofisika telah dilakukan dengan metode gravitasi yang meliputi wilayah Kabupaten Pacitan, kecamatan Arjosari dan Tegalombo. Data anomali gravitasi yang digunakan adalah data sekunder hasil digitasi peta Anomali Bouguer lembar Pacitan, Jawa yang disusun oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Bandung. Dalam penelitian ini ditunjukkan secara lebih jelas mengenai kondisi geologi bawah permukaan dan konfigurasi batuan dasarnya (basement). Data anomali hasil digitasi digabungkan dengan data topografi. Data topografi diperoleh dari http://topex.ucsd.edu yang telah tergrid setiap 1 menit. Ukuran dan spasi grid data anomali Bouguer dan topografi dibuat sama dengan ukuran grid 64 x 100  serta spasi grid 555 meter untuk dibawa ke dalam proses reduksi bidang datar dengan menggunakan metode sumber ekuivalen titik massa. Pemisahan anomali regional dan residual dilakukan dengan menggunakan metode moving average dengan lebar window yang digunakan 21x21. Pemodelan bawah permukaan diperoleh dari membuat lintasan sebanyak 13 lintasan. Hasil pemodelan menunjukkan terdapat 2 orientasi sesar yang mengarah dari timur laut-barat daya dan barat laut-tenggara. Gambaran mengenai sesar Grendulu yaitu sesar yang tampak di permukaan dan melewati daerah penelitian (Pacitan, Arjosari dan Tegalombo) sampai di lapisan batuan dasar dengan arah orientasi barat daya-timur laut. Densitas lapisan batuan dasar sebesar 2,81 gr/cm3 yang diperoleh dari nilai kontras batuan pada pemodelan. Pada penelitian ini lapisan batuan dasar mencapai kedalaman 2 km  hingga 3,7 km.
PENGARUH KONSENTRASI DAN VISKOSITAS LARUTAN POLISTIREN TERHADAP MORFOLOGI PERMUKAAN DAN KETEBALAN LAPISAN ZnPc PADA PERMUKAAN QCM J. P., Antonius Prisma; H. S., D. J. Djoko; Masruroh, Masruroh
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

QCM adalah sensor yang sensitive terhadap perubahan massa pada permukaannya. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan modifikasi permukaan  QCM menggunakan polistiren dengan pelarut chloroform (Sakti, et al., 2012). Hasil penelitian tersebut menggunakan metode air brush dan spin coating. Hasil dari penelitian menunjukkan dengan teknik air brush menghasilkan lapisan yang lebih tebal, permukaan yang lebih kasar, dan massa yang terdeposisi juga lebih besar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengamati pengaruh konsentrasi larutan polistiren terhadap morfologi lapisan ZnPc serta pengaruh konsentrasi larutan polistiren terhadap ketebalan lapisan ZnPc. Hasil penelitian menunjukkan penambahan nilai konsentrasi dari larutan mempengaruhi ketebalan dari lapisan yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan nilai dari viskositas larutan meningkat sebanding dengan kenaikan nilai dari konsentrasi larutan. Di samping itu, morfologi permukaan yang menggunakan konsentrasi 5% memiliki morfologi lebih kasar daripada konsentrasi yang lebih rendah. Hal ini disebabkan karena pada konsentrasi rendah, nilai viskositas larutan juga berkurang. Morfologi ini mempengaruhi ketebalan dari lapisan ZnPc yang terdeposisi pada permukaan QCM. Semakin tinggi konsentrasi larutan mengakibatkan semakin kasar permukaan polistiren yang terbentuk sehingga semakin tebal lapisan ZnPc yang terdeposisi.
Studi Penumbuhan Lapisan Zinc Phthalocyanine (ZnPc) di Atas Substrat Kaca dan Substrat Polistiren dengan Metode Evaporasi Wulansari, Iin Hidayanti; Sutantri, Ratih Endah; H. Santjojo, Djoko; Masruroh, Masruroh
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biosensor merupakan perangkat uji yang memanfaatkan biomolekul untuk mendeteksi suatu zat. Perangkat ini dibuat dengan mengimobilisasi biomolekul di atas pemukaan transduser. Permukaan transduser perlu dilapisi lapisan tertentu agar dapat diimobil dengan biomolekul. Pada penelitian ini dibuat lapisan ZnPc di atas substrat kaca dan substrat polistiren dengan metode evaporasi. Parameter deposisi yang dipelajari adalah pada kondisi tegangan kumparan sebesar 3 V, jarak substrat sebesar 1 cm, dan laju pemanasan 67%. Kemudian, lapisan hasil deposisi diamati morfologi permukaannya menggunakan mikroskop optik dan scanning electron microscopy (SEM). Komposisi penyusun lapisan ZnPc juga diamati menggunakan SEM EDX. Hasil pengamatan menggunakan mikroskop optik dan SEM menunjukkan bahwa ZnPc terdeposisi menyebar di permukaan kaca, sedangkan di permukaan polistiren cenderung terkonsentrasi pada rongga dipermukaannya. Pengamatan menggunakan SEM EDX menunjukkan bahwa lapisan ZnPc di atas substrat polistiren mengandung lebih banyak atom N daripada lapisan di atas substrat kaca. Hal ini mengindikasikan bahwa ZnPc terdeposisi lebih banyak di atas substrat polistiren daripada substrat kaca. Dari hasil pengamatan morfologi dan komposisi disimpulkan bahwa lapisan ZnPc di atas substrat polistiren dapat digunakan untuk penelitian lanjutan dalam bidang biosensor khususnya pada sensor quartz crystal microbalance (QCM).Kata Kunci: QCM, Lapisan Tipis, Zinc Phthalocyanine (ZnPc), DMF, Evaporasi
Pengaruh Komposisi Kitosan Terhadap Sifat Mekanik dan Biodegradable Bioplastik Hartatik, Yunita Dwi; Nuriyah, Lailatin; Iswarin, Siti Jazimah
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioplastik merupakan bahan alternatif untuk menggantikan plastik kemasan konvensional agar tidak mencemari lingkungan. Bioplastik dibuat dengan polimer alam sebagai bahan utama sehingga mudah dicerna oleh mikroorganisme. Penambahan kitosan pada bioplastik diharapkan mampu menghasilkan bioplastik yang tahan lama. Kitosan merupakan biopolimer yang memiliki zat antimikrobial sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengawet. Pada penelitian ini dipelajari mengenai pengaruh penambahan kitosan terhadap sifat mekanik dan  degradasi bioplastik. Pembuatan bioplastik menggunakan metode blending dan dikeringkan pada suhu ruang (22,0±0,5)°C dengan kelembapan (45±1)% selama 4 hari. Bahan utama bioplastik yang digunakan berupa pati ubi kayu, agar-agar, dan gelatin dengan sorbitol dan gliserol sebagai pemlastis. Variasi komposisi kitosan yang ditambahkan adalah 0%, 1%, 2%, 3% dan 5%. Karakterisasi bioplastik dilakukan dengan uji tarik dan uji biodegradable. Pada sebagian sampel uji tarik dilakukan uji pengaruh pemanasan bioplastik pada suhu 45°C terhadap nilai kuat tarik. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tarik optimum sebesar (9,85 ±1,51) MPa pada penambahan kitosan 1%. Sedangkan pengaruh pemanasan bioplastik pada suhu 45°C telah menambah nilai kuat tarik optimum pada penambahan kitosan 3% sebesar (10,88 ± 0,79) MPa. Bioplastik terdegradasi hampir 75% dalam 15 hari.
Studi Bidang Gelincir Sebagai Langkah Awal Mitigasi Bencana Longsor di Kampung Ledok Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Dipol-Dipol Udin, Muslih; Susilo, Adi; Juwono, Alamsyah Muhammad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap keberadaan bidang gelincir di Kampung Ledok  Sumberpucung-Malang. Letak bidang gelincir diidentifikasi dengan menggunakan metode resistivitas. Dalam penelitian ini, pengukuran resistivitas bawah permukaan dilakukan menggunakan konfigurasi dipol-dipol. Pengukuran dilakukan pada 5 lintasan berbeda dengan panjang bentangan lintasan 1 sepanjang 200 m, lintasan 2, lintasan 3, lintasan 4, dan lintasan 5 sepanjang 150 m, dengan jarak antar elektroda adalah sejauh 10 m untuk masing-masing lintasan. Hasil pengolahan data  menunjukkan bahwa resistivitas bidang gelincir berada pada kisaran 25 Ωm – 50 Ωm yang diduga berupa lapisan lempung dengan kemiringan bidang gelincir 80 , lapisan penutup bidang gelincir berupa lapisan tanah dan tanah berkerikil dengan ketebalan 4 m - 10 m. Nilai resistivitas batuan bawah permukaan di daerah penelitian berada pada nilai antara 6 Ωm hingga 731 Ωm dengan pendugaan litologi bawah permukaan yang terdiri dari tanah, tanah berkerikil, lempung, lempung berbatu, tuf lapili, dan endapan lava. Kata kunci : Kampung Ledok, Sumberpucung, bidang gelincir,geolistrik ,dipol-dipol
DESAIN HIGH FREQUENCY PWM MENGGUNAKAN CPLD DAN PEMANFAATAN SISTEM SEBAGAI KONTROL PADA DC-DC FLYBACK UP CONVERTER Kurniawan, Sigit; Sakti, Setyawan Purnomo
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulse Width Modulation (PWM) menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kebanyakan sistem kontrol. Salah satu kegunaan dari PWM adalah sebagai pengontrol daya pada rangkaian konverter DC-DC/DC-AC. Penggunaan PWM dengan frekuensi tinggi selalu menjadi  alternatif untuk mengurangi besarnya ukuran trafo pada  konverter Flyback.  Frekuensi tinggi PWM  dapat dihasilkan jika mengunakan model pencacah dengan kemampuan menghitung cepat. Teknik pencacahan rising dan falling untuk model pencacah dirancang mampu menghasilkan  PWM dengan frekuensi lebih tinggi daripada teknik PWM yang dibangun pada mikrokontroller PIC16F87X. Besarnya frekuensi PWM yang dibangun pada komponen CPLD bergantung pada resolusi dan osilator kristal yang digunakan, nilai frekuensi yang mampu  dihasilkan untuk resolusi PWM 10 bit dan frekuensi osilator kristal 48 MHz pada arsitektur PWM yang telah dirancang adalah 93.5 kHz. Serta desain high frequency PWM pada komponen CPLD dapat digunakan sebagai  kontrol pada konverter Flyback untuk menaikkan tegangan DC dari 12V ke 400V.
Hydrocarbon Identification through Acoustic Impedance and Elastic Impedance Cross-Correlation using Constrained Sparse Spike Inversion Method Saraswati, Putu Ayu; Susilo, Adi; Hosni, Farid
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Among other interpretation methods used in oil and gas industries, seismic inversion has become a method widely practiced to get better understanding on the subsurface condition. By combining seismic and well log data and applying certain workflow, information regarding hydrocarbon distribution presented in the form of impedance section. Using constrained sparse spike inversion, a generated low frequency model was use as input for inversion process to obtain acoustic impedance and elastic impedance variation based on seismic and low frequency data from well log data. To enhance the difference between sand and shale presence, the gamma ray distribution between acoustic impedance (AI) and elastic impedance (EI) generated from the inversion process are cross-correlated. Based on the cross plot, gas sand bodies detected in the area was mapped. Keywords: inversion, acoustic impedance, elastic impedance

Page 2 of 15 | Total Record : 150


Filter by Year

2014 2014