cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Olahraga Bulutangkis di Surabaya Vincent Christianto Hutama
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulutangkis merupakan olahraga yangdiminatin anak muda. Akan tetapi, kondisibulutangkis di Indonesia mengalamipenurunan. Karena itu dibutuhkan FasilitasOlahraga Bulutangkis di Surabaya yangberfasilitas 5 lapangan bulutangkis sebagaifasilitas utama, serta fasilitas pendukungseperti retail dan wisma atlet. Pendekatansistem digunakan untuk mengatasikenyamanan yang ada di dalam bangunanyang diwujudkan dengan pendalamanstruktur.
FASILITAS MEDITASI DI SURABAYA Devi Oktavia Purnomo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Meditasi di Surabaya ini merupakan fasilitas yang bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan meditasi yang bukan hanya bagian dari suatu agama tertentu namun sebagai alternative penyegaran psikologis / stress healing dan membantu meringankan penyakit fisik. Rencana pengembangan Unit Pelayanan (UP) Kertajaya sejak tahun 2007 sebagai kawasan strategis ekonomi medukung keberadaan fasilitas ini untuk mengurangi efek stress akibat bekerja. Fasilitas meditasi ini diharapkan akan menjadi ikon penyegaran psikologis di tengah padatnya kawasan bisnis dan pendidikan di kota Surabaya. Fasilitas yang direncanakan meliputi fasilitas umum (area penerima dan resto), fasilitas penginapan (asrama dan cottage), fasilitas meditasi (kelas dan training) indoor dan outdoor bagi umum dan program eksklusif. Metode pendekatan yang dipakai adalah pendekatan simbolik. Hal ini dilakukan agar tujuan memperkenalkan meditasi pada masyarakat dapat tercapai melalui bangunan yang mencerminkan proses meditasi. Tidak hanya melalui bentuk bangunan, proses juga ditunjukan melalui tatanan massa dan fasad bangunan. Selain itu, dipilih pendalaman karakter ruang untuk mendukung kegiatan meditasi, diharapkan peserta meditasi dapat lebih mudah mencapai ketenangan dan suasaa ‘hening’ sejak awal memasuki ruang latihan.
Fasilitas Kesenian dan Musik Indie di Surabaya Pandu D Tedja B
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Kesenian dan Musik Indie di Surabaya merupakan fasilitas yang mewadahi kesenian dan musik indie di kota Surabaya.Diharapkan dengan adanya fasilitas ini para seniman dan musisi indie dapat berkarya sehingga mendukung berkembangnya ekonomi kreatif di Surabaya. Fasilitas ini dirancang dengan tujuan utama sebagai fasilitas bagi para musisi untuk memproduksi, menampilkan, dan mengapresiasi karya musik mereka, sehingga bentuknya diambil kontras dengan sekitar. Selain itu bagi warga kota Surabaya fasilitas ini merupakan pusat pertunjukan musik yang menarik dan relevan di  pusat kota. Fasilitas Kesenian dan Musik Indie di Surabaya akan menjadi ikon bagi kota karena dirancang terintegrasi dengan fasilitas-fasilitas penting di sekitar tapak, seperti Taman Apsari, Balai Pemuda, dan jembatan penyeberangan eksisting. Sehingga sekalipun bentuk eksterior kontras dengan sekitar, fungsi-fungsi di dalam dan di luar bangunan akan terhubung satu sama lain. Fasilitas utama adalah ruang konser tertutup dan terbuka dan studio rekaman, yang dilengkapi dengan ruang publik, seperti food hall, galeri, coffee shop, retail, dan folded city park agar menjadi tempat hiburan yang nyaman dan akrab bagi masyarakat terutama para penggemar dan pelaku musik indie. Pendekatan simbolik digunakan untuk menampilkan jiwa dari eksistensi musik dan kesenian Indie sehingga masyarakat dapat lebih mengenal dan mengapresiasi proses musisi indie dalam berkarya. 
SENTRA KOMUNITAS WARGA KAMPUNG BRATANG TANGKIS SURABAYA Vera Veronica
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain tugas akhir ini bertujuan untuk mengusulkan desain fasilitas komunitas bagi warga kampong Bratang Tangkis Surabaya. Desain yang ditawarka memberi solusi bagi permasalahan warga kampong yang tidak memiliki fasilitas publik. Fasilitas ini merupakan tanggapan terhadap realitas yang ada dalam kehidupan bermasyarakat dan sebagai solusi untuk menjawab permasalahan kehidupan sosial warga kampong. Proyek ini terdiri dari ruang-ruang interaksi komunal bagi warga dan ruang kegiatan produktif mereka. Rumusan desain adalah menciptakan ruang-ruang yang fleksibel, yaitu ruang yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas dalam suatu waktu tertentu. Untuk dapat memecahkan masalah tersebut, digunakan pendekatan perilaku dengan pendalaman pengalaman spasial. Pendekatan perilaku sebagai analisis aktivitas warga dan waktu aktivitas, serta pengalaman spasial sebagai pembentuk ruang.
Museum dan Fasilitas Pelatihan Pengurangan Resiko Bencana Geologi untuk Anak-Anak di Malang Bertha Karyahastana
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek ini merupakan fasilitas edukasi dengan memamerkan benda-benda sejarah dan ilmu pengetahuan terkait bencana geologi (gempa bumi, tsunami, tanah longsor, dan gunung meletus) yang terintegrasi dengan pelatihan. Materi yang diajarkan dalam fasilitas ini adalah berdasarkan kurikulum kebencanaan yang telah disusun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional untuk anak-anak usia wajib belajar (SD & SMP). Selain itu, proyek ini juga dilengkapi dengan fasilitas lounge untuk para orang tua dan guru yang mengantar anak-anaknya, ruang serba guna, replika rumah pantau gunung api dan replika rumah tinggal untuk simulasi kebencanaan. Berdiri di lahan kosong dekat GOR Ken Arok, Kelurahan Buring yang merupakan daerah evakuasi masyarakat jika bencana terjadi di kota Malang, proyek ini akan melengkapi serangkaian fasilitas edukasi di Malang Timur yang sudah direncanakan pemerintah kota Malang.
FASILITAS THERMES MARINS SPA DI SURABAYA Leonita Theodore
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek ini merupakan perancangan fasilitas ‘Thermes Marins Spa’ yang terletak di Surabaya Barat. ‘Thermes Marins Spa’ merupakan sebuah fasilitas spa yang menggunakan air laut dalam sebagian besar terapinya. Air laut dipercaya dapat mengembalikan mineral-mineral penting dalam tubuh yang hilang akibat aktivitas sehari-hari. Hal ini disebabkan komposisi kimia air laut yang mirip dengan darah manusia. Suasana alam dalam kesatuan bangunan menjadi kelebihan tersendiri bagi fasilitas ini. Didukung dengan lokasi tapak yang belum terlalu ramai, fasilitas ini dapat menjadi wadah dimana masyarakat Surabaya dapat merasakan pengalaman, ketenangan, bahkan suasana yang berbeda dari tempat spa lain di Surabaya. Fasilitas utama dari proyek ini antara lain terapi spa, massage, reflexology, kolam renang Aquatonic, meditasi, serta yoga. Proyek ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti area penerimaan, salon, gym, restaurant, dan kolam renang publik. Rumusan masalah utama dalam proyek ini adalah merancang sebuah tempat spa air laut yang merupakan ciri khas dari Thermes Marins Spa di Surabaya Barat. Masalah lain dalam proses perancangan fasilitas ini adalah mendesain fasilitas spa yang dapat memenuhi kenyamanan fisik pengunjung secara thermal, audio, dan visual dengan interaksi kembali dengan alam. Pendekatan yang penulis gunakan untuk penyeselesaian masalah adalah pendekatan sains. Sementara, pendalaman yang digunakan adalah utilitas air laut.
FASILITAS PERNIKAHAN DI SURABAYA Carolus Bagas ermono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah fasilitas yang mewadahi segala keperluan akan pernikahan bagi kalangan menengah keatas di Kota Surabaya dan sekitarnya ini, adalah sebuah tempat untuk melangsungkan acara maupun kegiatan pernikahan bagi pasangan yang hendak menikah (peneguhan), mengadakan resepsi pernikahan. Fasilitas pernikahan membutuhkan sebuah tempat yang berbeda dari fasilitas lainnya sebab dibutuhkan area yang mencakup pemandangan yang indah dan mampu mengekspresikan momen – momen indah yang tak terlupakan, sehingga perancangan bangunan ini menggunakan pendekatan simbolik. Berdasarkan teorinya pernikahan merupakan persatuan dua insan melalui hukum, agama, dan adat istiadat, sehingga terlahirlah konsep perancangan itu sendiri yaitu “Two Become One”. Penggabungan konsep antara bangunan dan lingkungan sekitar atau landscape sangat ditekankan. Pada bangunan kolom serta struktur yang menopang bangunan di beri warna hitam yang melambangkan kehadiran sosok lelaki yang kuat dan tegar dalam menopang dan membina rumah tangga, sedangkan sosok wanita hadir dalam lapisan berwarna putih yang merupakan material pelapis berupa bata ringan maupun pijakan kaki dalam bangunan dengan madsud bahwa sosok wanita merupakan sosok yang mengayomi serta melapisi dengan kasih saying dalam suatu hubungan. Landscape sekitar pun sangatlah penting, sebab landscape dalam Fasilitas Pernikahan harus mampu mencakup pemandangan yang indah serta mengandung unsur celebration landscape. Hal ini terlihat dari penempatan ruang peneguhan serta ruang pesta outdoor di bagian belakang dimana terdapat pemandangan yang indah (taman golf). Oleh karena itu Fasilitas Pernikahan di Surabaya ini merupakan sarana yang tepat dalam melangsungkan sebuah pernikahan maupun pesta pernikahan bagi pasangan yang hendak menikah. 
Fasilitas Pecinta Anjing di Surabaya Mellisa Tiffany Agoes
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Pecinta Anjing di Surabaya merupakan sebuah sarana untuk memenuhi kebutuhan bagi anjing peliharaan, yang memberikan fasilitas lengkap pelatihan dan perawatan. Merupakan sebuah komunitas atau tempat di Surabaya yang memiliki sarana banyak bagi individu atau sekelompok orang yang memiliki anjing kesayangan.Fasilitas Pecinta Anjing akan dilengkapi fasilitas publik, yaitu perpustakaan, hall berkumpul,jogging track, lapangan anjing besar, lapangan anjing kecil, lapangan anjing sakit, pejalan kaki di area sekitar lapangan, pet shop, klinik anjing, rumah pegawai, pengelola, taman anjing dan tempat penitipan agar menjadi tempat hiburan yang nyaman dan akrab bagi anjing dan pemiliknya. Pendekatan sistem digunakan untuk menunjukan aktifitas yang jelasantara manusia dengan anjingdalam bangunan.Sehingga manusia dapat lebih leluasa memanjakananjing kesayangan mereka. 
FASILITAS PENDIDIKAN FOTOGRAFI DI MALANG Yohanes Aditya Suhendar
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah fasilitas yang direncanakan agar menjadi wadah bagi para fotografer maupun pecinta seni fotografi baik dari kalangan masyarakat anak muda maupun kalangan umum yang ingin, mau, dan akan mengikuti pendidikan baik formal maupun informal dalam bidang fotografi. Fotografi memiliki banyak sekali jenis dan kebutuhannya sehingga diperlukan sebuah perlakuan khusus guna memenuhi kebutuhan dalam bidang arsitekturnya. Kebutuhan akan cahaya oleh beragam aktivitas fotografi membuat rancangan bangunan ini menggunakan pendekatan sains terutama daylight dengan konsep artificial lighting dan pendalaman lighting. Berdasarkan program ruang dan aktivitas penggunanya, pembagian zoning dibagi menjadi 5 zona yaitu zona penerima, zona service, zona galeri fotografi, zona sekolah formal, dan zona studio fotografi. Pemanfaatan daylight dengan mengambil prinsip-prinsip pencahayaan alami semaksimal mungkin digunakan pada sebagian besar bangunan pada kompleks fasilitas ini. Selain berfungsi sebagai pencahayaan alami yang berguna untuk kegiatan belajar mengajar, pencahayaan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman tersendiri bagi pengguna terutama pada bagian studio fotografi yang pencahayaannya mampu dikendalikan secara mekanis.
HOTEL RESOR KAWASAN AGROWISATA DI BATU Radityo Chrisna Adi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah hotel resor yang terletak di lereng gunung Panderman, kota Batu yang juga terletak di kawasan pengembangan agrowisata kota Batu, sebuah fasilitas menginap untuk pengunjung yang datang ke kota Batu untuk berekreasi dan mencari hiburan. Fasilitas alami yaitu kebun agrowisata yang di dalam hotel menjadi fasilitas utama untuk dinikmati tamu hotel dan menjadi sarana rekreasi di dalam hotel resor ini. Potensi tempat ini menjadi fasilitas penginapan dengan kebun agrowisata yang terintegrasi cukup menjanjikan dikarenakan tidak banyak hotel resor yang menggabungkan hotel dengan kebun secara langsung. Desain bangunan yang menggunakan pendekatan arsitektur berkelanjutan agar tapak dari bangunan ini tidak banyak berubah dan dapat terjaga keasriannya serta kondisinya agar hotel resor ini memiliki citra bangunan yang alami di pegunungan. Pendalaman yang diterapkan dalam bangunan ini adalah untuk menyelesaikan masalah yang ada di dalam tapak dan memaksimalkan potensi tapak dan penggunaannya ke dalam tapak. Sehingga hotel resor kawasan agrowisata ini menjadi hotel resor yang bernuansa alam dalam fasilitas dan desainnya.