Articles
1,542 Documents
Rumah Susun Sederhana Sewa di Surabaya
Ryan Anggara Putra
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rumah Susun Sederhana Sewa di Surabaya merupakan rumah susun yang memberlakukan sistem sewa untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah. Rumah susun ini akan memperkenalkan teknologi konstruksi modern yaitu konstruksi modular, sehingga pembangunannya lebih cepat dan lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan konstruksi biasa. Rumah susun ini dirancang di kota Surabaya, karena kota ini merupakan kota kedua terbesar di Indonesia setelah kota Jakarta, dan merupakan kota metropolitan terbesar di provinsi Jawa Timur. Oleh karena itu, kota Surabaya ini merupakan kota yang padat akan penduduknya, sehingga kota ini memiliki kekurangan dalam segi kepemilikan rumah maupun tanah kosong untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Mereka akan cenderung membeli rumah atau tanah dipinggiran kota, sehingga akan membuat mereka terpaksa untuk mengendarai kendaraan bermotor. Jika terlalu banyak yang melakukan hal tersebut, maka jalan pada kota akan sering padat pada pagi hari (pergi kerja) dan pada sore-malam hari (pulang kerja), bahkan terjadi pada siang hari (istirahat). Oleh karena itu, rumah susun modular ini akan menjadi salah satu pemecah masalah yaitu, memperpendek jarak tempuh para pekerja dengan cara memberikan rumah tinggal pada area kerja, sehingga dapat mengurangi jumlah pengemudi di jalan raya.
Fasilitas Pelatihan Sepak Bola di Malang
Reinaldo Shannathan Sugianto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasilitas Pelatihan Sepak bola di Malang ini. merupakan area fasilitas Latihan sepak bola yang ditujukan untuk pemain tim nasional Indonesia di daerah Malang. Fasilitas ini ditujukan pada Pemain timnas Indonesia yang terdiri dari tim laki-laki dan tim wanita dengan berbagai kelompok umur, untuk isi tim laki-laki dan wanita sendiri terdapat tim nasional senior, tim nasional u-23, tim nasional u-21, tim nasional u-19, tim nasional u-16, tim nasional u-12. Namun dari pihak timnas juga untuk penggunaan fasilitas ini tidak menjamin penggunaan yang rutin setiap hari dikarenakan turnamen internasional yang ada juga berjangka sehingga Ketika tidak digunakan tim nasional Indonesia dapat disewakan ke klub sekitar. Untuk dari segi desain Kawasan ini sangat diutamakan ke arah pendekatan spasial terhadap Perilaku, diharapkan ruang yang tercipta dapat membuat aktivitas lebih efektif dikarenakan peletakan ruang dan sirkulasi yang ditata sesuai aktivitas para pengguna. Dikarenakan fasilitas Sepak bola serupa belum ada di Indonesia. maka, untuk fasilitas di dalam kawasan ini menerapkan beberapa fasilitas serupa seperti Kawasan pelatihan sepak bola di luar negeri untuk menjadi studi preseden serta diharapkan dapat menerapkan Kawasan yang berstandar internasional dimana layak untuk para pemain tim nasional Indonesia .
HOTEL BISNIS BINTANG 5 DI SURABAYA
Erwin Christian Gani
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proyek hotel bisnis bintang 5 diSurabaya ini merupakan respon dari segmenpariwisata yang terus bertumbuh di Surabaya.Surabaya memiliki potensi yang sangat besardari segi pariwisata, terutama sebagai destinasiMICE yang menghadirkan quality tourist,dimana memiliki pengeluaran yang jauh lebihbesar dibandingkan dengan turis biasa yangberlibur. Terletak di jalan Dr. Ir. H Soekarno,masalah yang dihadapi pada proyek ini adalahbagaimana rancangan hotel dapat tampil ikoniksebagai hotel berbintang 5. Selain itu jugaterdapat masalah zoning dan sirkulasi,kemudian bagaimana dapat mewadahikebutuhan pebisnis dengan baik. Masalah –masalah tersebut direspon dengan pendekatansistem. Sistem struktur yang sekaligusmerupakan pendalaman merespon kebutuhanuntuk tampil ikonik, dengan menerapkan sistemstruktur diagrid sebagai pembentuk massa.Sistem zoning dan sirkulasi, untuk meresponmasalah zoning dan sirkulasi dari hotel yangakan digunakan oleh penginap, pengunjung,dan pengelola. Kemudian system utilitas yangmenjamin keberlangsungan kebutuhanmendasar seperti air, udara, listrik, dan proteksikebakaran pada bangunan tinggi.
Panti Jompo bagi penderita Alzheimer di Surabaya
Willy Santoso
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Panti Jompo bagi penderita Alzheimer di Surabaya merupakan fasilitas untuk dapat mengembalikan semangat untuk beraktivitas, dan menghilangkan rasa ditelantarkan bersamaan dengan menghadirkan fasilitas yang sesuai dengan perilaku lansia penderita Alzheimer, Fasilitas ini dilengkapi dengan sirkulasi yang dapat membantu memberikan arah dan orientasi serta terdapat area stimulasi kognitif yang dapat membantu merangsang otak dari lansia sehingga terhindar oleh kemunduran fungsi sel-sel otak yang merupakan akar dari penyakit Alzheimer.Sadar akan adanya perbedaan antara lansia biasa dan lansia yang menderita Alzheimer adalah mengapa pendekatan perilaku menjadi pedoman dalam proses perancangan, dengan pendalman arsitektur karakter ruang, dengan memfokuskan ruang-ruang yang tercipta dapat memberi stimulasi kognitif.
Fasilitas Galeri Multikultural di Surabaya
Maria Theresia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasilitas Galeri Multikultur Surabaya berlokasi di Jalan Jimerto kecamatan Genteng, Surabaya. Kawasan ini terletak dekat dengan pusat kota. Fasilitas Galeri Multikultur ini memiliki tujuan untuk dapat memberikan kontribusi dalam mempertahankan identitas budaya Surabaya sebagai kota Multikultur.Fasilitas utama dari perancangan ini adalah bangunan galeri indoor dan area galeri semi outdoor. Tujuan dibuatnya galeri luar ruangan ini adalah untuk mengubah pandangan masyarakat mengenai galeri yang biasanya dideskripsikan sebagai ruangan tertutup dan eksklusif. Dengan adanya area semi outdoor, diharapkan galeri ini dapat mencakup berbagai lapisan masyarakat terutama masyarakat di Kota Surabaya.
Fasilitas Kebugaran dan Gaya Hidup Sehat di Surabaya
Kevin Johan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasilitas Kebugaran dan Gaya Hidup Sehat di Surabaya merupakan fasilitas latihan kebugaran dan relaksasi yang diintergrasikan dengan komunitas dan alam. Fasilitas didalamnya mencakup berbagai jenis pelatihan kebugaran fisik melalui latihan kekuatan dan ohlaraga lain. Terdapat juga fasilitas kesehatan relaksasi misalnya yoga, kolam pusaran, sauna dan spa. Terdapat juga fasilitas komersial berupa area kuliner kesehatan. Diharapkan proyek ini dapat menjadi sebuah komplek kebugaran yang menarik dan semakin meningkatkan kesadaran pentingnya gaya hidup sehat dalam masyarakat.Keunikan proyek ini ada pada karakter ruang yang terdesain. Karakter ruang tersebut disesuaikan dengan kesan dari fungsi kegiatan didalamnya, baik dari latihan fisik maupun relaksasi. Hal ini dicerminkan pada material dan bentuk. Selain itu, karakter ruang yang tercipta juga disesuaikan dengan tahapan hierarki dari pendekatan sistemnya. Hal ini dikarenakan adanya konsep yang memberikan dorongan untuk gaya hidup sehat. Oleh karena itu, pendekatan sistem disesuaikan dengan hubungan antar fasilitas dan latihan dari segi zoning, sirkulasi, arah hadap, bukaan, dan suasana ruang.
Fasilitas Wisata Edukasi Akuaponik di Surabaya
Michael Fernando Wagono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasilitas Wisata Edukasi Akuaponik di Surabaya merupakan perancangan fasilitas wisata edukasi yang bersifat publik dan dikelola pemerintah. Fasilitas ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang urban farming sistem akuaponik, membantu perekonomian masyarakat yang terlibat, dan menambah pendapatan kota Surabaya. Fasilitas ini menyediakan area budidaya akuaponik (perkebunan hidroponik dan kolam ikan), area edukasi tentang akuaponik, market dan retail, area produksi dan penyimpanan, area kuliner, dan area penginapan. Sasaran dari fasilitas ini adalah seluruh kalangan masyarakat. Masalah desain yang diangkat adalah bagaimana menggabungkan fungsi edukatif dan rekreatif dengan tetap menjaga kelangsungan hidup tanaman dan kenyamanan pengunjung. Dari masalah desain yang diangkat, dipilih pendekatan desain sains arsitektur melalui teori bioklimatik yang berfokus pada penggunaan energi alami dan hubungan antara bentuk arsitektur dengan lingkungan iklim sekitar. Sedangkan pendalaman perancangan yang diapakai adalah pendalaman daylighting karena masalah khusus pada proyek ini adalah kebutuhan cahaya matahari pada tanaman.
Galeri Seni Kontemporer Non-Visual di Surabaya
Marietta Stefani
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desain Galeri Seni Kontemporer Non-Visual di Surabaya ini merupakan sebuah desaingaleri umum yang dikhususkan untuk penyandangtunanetra agar dapat ikut menikmati karya senisehingga dapat menumbuhkan empati masyarakatumum. Tujuan desain galeri ini adalah untukmenghilangan eksklusivitas galeri pada umunyayang menjadikan elemen visual menjadi aspekutama dan memberikan pengalaman baru dalammenikmati galeri seni. Digunakan pendekatanperilaku yang disesuaikan bagi tunanetra untukdapat berorientasi dan bermobilitas secara mandirimelalui sensori non-visual. Konsep elemen ruangdalam adalah penggunaan elemen garis dan bidanggeometris yang mengarahkan dengan bentukbangunan yang solid dan masif untuk meredupkanelemen visual bangunan dan kontras dengan tapaksekitar. Melalui pengalaman yang terjadi dapatmemungkinkan pengunjung untuk menggunakanseluruh inderanya dalam menikmati seluruh karyaseni. Galeri juga dilengkapi dengan ruang workshopsebagai fasilitas pelatihan bagi tunanetra untukmengembangkan kemampuannya di bidang seniyang selanjutnya dapat dipamerkan di galeri
MUSEUM GERBONG MAUT DI SURABAYA
Samuel Leonard
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Museum Gerbong Maut adalah sebuah fasilitas Pendidikan berupa Museum yang bersifat Museum Khusus yaitu Museum yang hanya menceritakan suatu peristiwa atau suatu pekerjaan tertentu. Museum Gerbong Maut berisi berbagai hal dan cerita – cerita mengenai Peristiwa Gerbong Maut yang jarang diketahui luas oleh masyarakat. Museum Gerbong Maut diusulkan di tempatkan di sebelah Stasiun Semut Lama yang direncanakan oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk direvitalisasi. Museum dapat dijadikan tambahan atau ekstension dari Stasiun Semut Lama. Museum Gerbong Maut berisi beberapa bangunan yaitu lobby, galeri temporer, ruang pameran, audio visual, dan fasilitas penunjang (ruang komunal, café dan toko souvenir). Pendekatan spasial digunakan dalam desain dari museum dengan tujuan pengunjung dapat merasakan pengalaman secara kognitif dan juga secara fenomenologis dengan bentuk ruang – ruang yang memiliki ciri khas khusus untuk mengekspresikan pengalaman yang dialami oleh korban dari Peristiwa Gerbong Maut. Museum akan memiliki alur yang akan menceritakan kisah Peristiwa Gerbong Maut dari awal hingga akhir dari cerita.
Fasilitas Penjualan dan Perawatan Anjing di Surabaya
Cindy Febiola
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proyek ini merupakan sebuah fasilitaspenjualan dan perawatan untuk anjing di Surabaya.Dengan adanya fasilitas ini dapat mempermudahmasyarakat Surabaya yang memelihara anjing.Fasilitas ini dilengkapi dengantaman bermain, petshop, klinik anjing, dan tempat penitipan anjingdan café. Tujuan dari proyek ini untuk memenuhimewadahi seluruh kebutuhan anjing dan pemilikdalam satu lingkup. Dalam membuat proyektimbul beberapa masalah antara lain bagaimanacara mendesain sebuah fasilitas untuk manusia dananjing secara bersamaan yang aman dan nyamandengan memperhatikan masalah polusi (udara dansuara). Untuk menjawab permasalahan tersebutsehingga menggunakan pendekatan sains, denganmenggunakan barrier untuk mengurangi polusisuara.