cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Galeri Seni dan Ruang Kreatif Komunitas Seni di Surabaya Junior Sugiharto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri seni dan ruang kreatif komunitas seni dikota Surabaya adalah sebuah fasilitas yangdapat mewadahi kegiatan seni rupa yangdilakukan oleh mahasiswa maupun komunitasseni dari alumni UNESA di area kotaSurabaya. Bangunan galeri dan ruang kreatif inididesain dengan latar belakang belumtersedianya sarana dan prasarana yangmewadahi kegiatan seni rupa yang dilakukanoleh mahasiswa maupun komunitas dari alumniUNESA di Surabaya. Bangunan ini tidak hanyamenyediakan sarana ruang kerja untuk kegiatanseni rupa, namun bangunan ini jugamenyediakan sarana galeri untuk memamerkanhasil karya dari mahasiswa maupun komunitasalumni UNESA kepada masyarakat umum.Desain galeri ini menyesuaikan dengankebutuhan ruang yang ada, seperti ruang untukresidensi, ruang untuk kegiatan diskusi, ruanguntuk pameran. Tidak hanya membuat ruanguntuk kegiatan seni rupa, namun juga desainbangunan ini dapat membuat mahasiswa dankomunitas alumni UNESA memiliki ruangpribadi dan ruang yang dapat menyalurkanbakat mereka terhadap bidang seni rupa kepadamasyarakat umum. Selain fasilitas galeri danruang kreatif terdapat fasilitas lain yang dapatmenunjang kegiatan kesenian tersebut seperti:ruang workshop, ruang makan, ruangperpustakaan, ruang meeting dan sebagainya.Fasilitas penunjang selain digunakan olehmahasiswa dan komunitas alumni dari UNESA,juga dapat digunakan oleh masyarakat sekitaryang berkunjung ke galeri ini.
Fasilitas Perawatan dan Penangkaran Anjing dan Kucing Terlantar di Kota Blitar Aileen Janice Livia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan dengan fungsi sebagai fasilitas perawatan dan penangkaran anjing dan kucing merupakan fasilitas yang menampung anjing dan kucing terlantar yang sekiranya tidak dapat bertahan hidup sendiri di lingkungan liar karena sudah terbiasa di rawat oleh pemiliknya. Angka penelantaran anjing dan kucing yang cukup tinggi di Kota Blitar cukup memprihatinkan. Ditambah adanya kemerosotan ekonomi akibat pandemi yang mengakibatkan banyak masyarakat yang memiliki peliharaan mengalokasikan biaya kebutuhan hewan untuk kebutuhan primer keluarganya, menyebabkan angka penelantaran anjing dan kucing semakin tinggi. Hal ini juga didukung karena tidak adanya penampungan di sekitar Kota Blitar bahkan di Jawa Timur, sehingga pemilik tidak memiliki pilihan lain selain menelantarkan peliharaannya di jalanan. Tujuan utama bangunan ini adalah mengurangi tingginya angka penelantaran tersebut dengan menampung hewan-hewan terlantar kedalam sebuah penampungan. Hewan-hewan tersebut akan dirawat di dalam penampungan dan akan dipersiapkan untuk adopsi. Anjing dan kucing terlantar biasanya akan memiliki memori buruk tentang manusia karena pernah ditelantarkan sekali, sehingga mereka cenderung tidak mudah percaya kepada manusia. Maka dari itu di bangunan ini akan dibentuk pola ruang yang akan menyesuaikan kebutuhan hewan-hewan tersebut untuk menjamin kenyamanan dan keamanannya selama proses rehabilitasi dan perawatan. Selain itu, terdapat fasilitas penunjang seperti klinik dan toko yang akan diklasifikasikan menjadi zona-zona tertentu sesuai kebutuhan dan akan dipisahkan dengan memanfaatkan sirkulasi ataupun ruang-ruang komunal.
Galeri Seni Instalasi Modern di Surabaya Silvy Silvy Silvy
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri Seni Instalasi Modern di Surabayamerupakan sebuah fasilitas yang bertujuan untukmenjadi sebuah wadah bagi para seniman instalasidan peminat seni instalasi di Surabaya..Galeri seni cenderung dikaitkan denganlorong-lorong yang berisi karya seni yang sepi,serius dan membosankan sehingga diharapkangaleri seni instalasi ini mampu menjadi sebuahdaya tarik wisata yang ingin menghilangkan kesanmembosankan tersebut. Selain itu, galeri ini jugaingin tampil sebagai salah satu karya seni instalasidengan tetap memikirkan ruangan-ruangan yangterintegrasi dengan komposisi massa yangterbentuk sehingga memberikan kebebasan padapengunjung untuk bereksplorasi di dalambangunan secara bebas. Untuk mendukungmasalah utama dalam memenuhi kebutuhandesain, maka digunakan pendekatan arsitektursimbolik dan pendalaman struktur padakeseluruhan proses perancangan.
FASILITAS TERPADU STARTUP KULINER DI SURABAYA Billy Kianda Sanjaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Startup sebagai salah satu bagian daribidang ekonomi kreatif cukup berperanpenting pada masa kini. Perkembanganekonomi kreatif yang pesat di bidangkuliner didasarkan pada hakikatIndonesia sebagai negara agraris .Perkembangan teknologi merambahdunia kuliner sehingga banyakbermunculan bisnis startup berbasiskuliner. Tujuan dari penulisan laporan iniadalah mengaitkan fenomena-fenomenayang ada pada dunia startup kulinerdengan sebuah karya arsitektur.Kompleksitas yang tercipta inilahyang perlu disederhanakan untukmenghasilkan suatu sistem terpadusehingga menciptakan sebuahkesinambungan fungsi edukatif danfungsi pendukungnya. Memperhatikansistem edukasi yang terjadi di dalamsebuah inkubator bisnis dan jugapermasalahan bisnis pada dunia nyatamerupakan fenomena yang perludihubungkann oleh suatu wadaharsitektur. Dilakukan analisis terlebihdahulu mengenai subjek-subjek yangterlibat, pemenuhan kebutuhan tiapsubjeknya, pengelompokan fasilitasberdasarkan kebutuhan tiap subjek danakhirnya memunculkan sebuah konsepyang mewakili.Alur penyelesaian dalam karyadesain ini adalah penggabungan antarfungsi yang berdampak pada pembauranantar subjek. Tolak ukur dalamkeberhasilan desain ini dapat mengacupada kata “interaktif” dan “terintegrasi”.Bagaimana fungsi fungsi utama darisebuah inkubator bisnis dapatmemberikan gambaran maupun efekpositif dari dua kata kunci diatas.Dengan menggabungkan 2 subjektersebut maka suatu wadah arsitektur initidak hanya terfokus pada satu aktivitas saja, melainkan dapat secara baikbergabung dengan fungsi-fungsi laindimana sesuai dengan tujuan awal yaituuntuk memperkuat suatu ekosistemstartup bidang kuliner. Hal ini juga dapatberdampak pada perkembangan startupsecara keseluruhan di kota Surabaya.
Galeri Fotografi untuk Pengembangan Visual di Surabaya Tristan Val Rizaldin Salim
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Galeri Fotografi untuk Pengembangan Visual di Surabaya ini dilatar belakangi oleh semakin berkembangnya dunia fotografi dengan pesat tetapi kurangnya visualisasi dari penikmat dan pelaku fotografi agar bisa dinikmati oleh masyarakat luas arti visualisasi tersebut. Permasalahan inti dari desain ini adalah bagaimana merancang sebuah galeri yang bisa memberikan representasi perspektival baru. Pendekatan yang dilakukan yaitu simbolik intangible untuk mendapatkan sifat bangunan melalui area sekitarnya yang merupakan alam dan tipe pengunjung yang datang, agar bisa memberikan rasa yang nyaman secara visual bagi pengunjungnya. Pendalaman sekuensial di galeri ini sangat penting karena melalui sekuensial, galeri ini bertujuan untuk memberikan perjalanan pengembangan representasi perspektival untuk tiap pengunjung.
Sentra Wisata Kuliner Jawa Timur di Joyoboyo, Surabaya Jessica Vera Bilinda
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sentra Wisata Kuliner Jawa Timur diJoyoboyo, Surabaya merupakan fasilitaspengembangan bisnis ekonomi kreatif sektorkuliner Jawa Timur yang memiliki angka tertinggidalam platform BeKraf Kreatifood . Sentra WisataKuliner ini secara garis besar memiliki 3 fungsiyaitu, tempat makan dan minum, area pameraninteraktif untuk menampilkan produk start-up darisektor kuliner dan sektor ekonomi kreatif lainnyadan area pembelajaran dan workshop untukstart-up kuliner di Jawa Timur. Melalui sentrawisata kuliner ini, diharapkan mampumengembangkan ekonomi kreatif sektor kulinerdi area Jawa Timur dan dapat menarik wisatawanlokal dan asing terhadap produksi kuliner JawaTimur, serta sebagai fasilitas yang mendukungpengembangan kawasan Transit OrientedDevelopment (TOD) Joyoboyo kedepannya.Masalah utama pada bangunan ini adalahbagaimana perancangan arsitektur ruang luar danruang dalam yang mendukung keberlanjutan darusentra wisata kuliner agar bisa memenuhikebutuhan pengguna dan melengkapi fungsibangunan di sekitarnya, khususnya area TODJoyoboyo. Untuk mencermati kebutuhan desainbangunan, maka digunakan pendekatanSustainable Architecture digunakan untukmemfokuskan pada efisiensi energi sepertipenghawaan dan pencahayaan alami, dankeberlanjutan fasilitas dan pendalaman karakterruang dengan mengaplikasikan konsep desainpada keseluruhan proses perancangan
Resor Hijau di Kota Malang Andy Andy
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang adalah sebuah kota yang terletak diprovinsi Jawa Timur, Indonesia dan merupakan kotakedua terbesar di Jawa Timur setelah Kota Surabayadan kota terbesar ke-12 di Indonesia. Maka akan adabaiknya bila di kota tersebut dapat memberi contohyang bagus untuk para pengunjung-pengunjung, tidakhanya dari segi wisata. Saat ini Kota Malang memilikikekurangan di segi lingkungan, dimana RuangTerbuka Hijau di kota tersebut tidak mencapai denganbatas minimal. Dengan masalah tersebut dimanapersentase RTH dibawah kebutuhan, maka akandibutuhkan sedikit perubahan. Oleh karena itubangunan yang dirancang adalah kombinasi daripersentase RTH yang tinggi dengan “kewisatawanKota Malang”. Dari kombinasi tersebut, yang ingindirancang adalah bangunan berfungsi resor sekaligustaman yang dapat menyediakan RTH besar. Sehinggabangunan dapat dikunjung oleh para penginap,pengunjung, begitu pula menginspirasikanperancang-perancang lainnya untuk tidak melupakanlingkungan di dalam dan di sekitar Ketika merekamerancang sebuah bangunan, di Kota Malangmaupun di luar.
Galeri Kesenian Barongan di Blora Ricky Marcelio
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian barongan Blora ini merupakan kesenian yang hanya diketahui oleh masyarakat sekitar kota Blora dan masih terdengar asing ditelinga masyarakat Indonesia. Masalah ini dapat ditanggapi dengan cara menyediakan sebuah fasilitas yang bersifat mengedukasi dan memiliki nilai wisata yaitu galeri kesenian barongan di Blora. Galeri kesenian ini terdiri dari beberapa fasilitas seperti: galeri temporer, pendopo (area latihan), galeri display, galeri audio visual, dan performance hall. Selain fasilitas utama tersebut galeri ini juga ditopang dengan beberapa fasilitas penunjang seperti: cafe/resto, area souvenir, perpustakaan, musholla, area retail, ATM center, dan area playground. Untuk memperkuat kesenian barongan dan kelokalitasan dari arsitektur Jawa Tengah ini maka digunakan pendekatan vernakular dengan menerapkan konsep reinventing tradition dimana transformasi bentuk melalui barongan gembong amijoyo yang merupakan barongan khas Blora dan melalui bentuk rumah adat jawa kampung. Pendalaman desain yang digunakan yakni pendalaman fasad yang menggunakan material lokal berupa kayu dan bata roster. Fasilitas galeri seni ini diharapkan dapat menjadi sebuah sarana wisata baru yang bersifat mengedukasi bagi para wisatawan dan masyarakat luas tentang kesenian barongan.
Fasilitas Kedukaan dan Memorial Park di Surabaya Dea Agnes
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian di Surabaya semakinmeningkat setiap tahunnya sehingga kebutuhanakan fasilitas pengurusan jenazah juga semakinmeningkat. Akan tetapi, kondisi fasilitaspengurusan jenazah di Surabaya tidak lengkap dantidak berada pada satu tempat yang sama sehinggamerepotkan pihak yang berduka. Selain itu,suasana dari pengurusan jenazah yang ada jugatidak membantu pemulihan diri dari pihak yangsedang berduka. Maka dari itu, fasilitas kedukaanyang didesain mewadahi berbagai macam kegiatanpengurusan jenazah yaitu menyemayamkanjenazah, mengremasi jenazah, menitipkan abujenazah, memulihkan diri, dan mengenangseseorang yang telah berpulang. Desain darifasilitas kedukaan juga dapat memberikan sebuahpengalaman bagi pengguna mengenai masihadanya sebuah harapan dalam kehidupan dimanabangunan didesain dengan menggunakansimbolisasi dari presence-absence yang diterapkanmelalui perubahan ruang dari solid-void, dimanasolid menimbulkan perasaan tertutup dan voidmenimbulkan perasaan lega. Dengan demikian,fasilitas kedukaan dan memorial park diharapkandapat memudahkan warga Surabaya dalammengurus jenazah serta memulihkan diri dari emositidak stabil pihak yang sedang berduka.
FASILITAS GLAMPING DI BADUNG BALI Prema Kresna Dianthi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkemah merupakan salah satu kegiatanyang berinteraksi langsung dengan alam, selain ituberkemah dapat membangun keakraban denganorang di sekitar kita. Berkemah dengan fasilitas yangnyaman atau biasa disebut Glamour Camping yaituberkemah mewah yang menjadi kesukaanmasyarakat dunia termasuk Indonesia. KabupatenBadung khususnya Dusun Kiadan memiliki banyakpotensi alam salah satunya adalah kopi, untukmembantu memperkenalkan produksi kopi sekaligusmembangun hubungan yang harmonis antarawisatawan dan penduduk Dusun Kiadan, sertamenumbuhkan rasa syukur kehadapanNya ataskeberadaan sumber daya alam yang terawat denganbaik. Tujuan tersebut merupakan konsep yangdiambil dengan menerapkan Tri Hita Karana didalam Glamping, artinya fasilitas didesain untukmembangun hubungan yang harmonis antara alam,manusia, dan Tuhan. Pendekatan yang digunakandalam penelitian adalah pendekatan vernakular.Pendekatan vernakular diterapkan pada desainmelalui hirarki ruang, orientasi bangunan, tata letakmassa, sirkulasi, bentuk dan tampilan serta pemilihanmaterial. Kemudian Pendalaman yang dipilih adalahpendalaman karakter ruang untuk menghadirkansuasana seperti di tengah alam, perasaan bebas,natural bagi siapa saja yang datang ke fasilitas ini.Keunikan Glamping ini adalah dari konsep berkemahmewah itu sendiri, dimana agar kesan berkemah itutetap ada namun dengan penyesuaian terhadapmaterial dan kondisi sekitar. Penggunaan materialalami seperti bambu dipilih untuk memaksimalkanmaterial lokal dan setiap massa yang menggunakanpenghawaan alami secara aktif. Selain itu, untukmeminimalisir penggunaan cut and fill pada lahankontur pada site menggunakan struktur panggungpada bangunan Glamping. Perkebunan kopi terletakdekat pada sisi selatan dan utara glamping untukmembangun interaksi wisatawan langsung dengansumber alam tersebut.