cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Galeri Karya Arsitek di Surabaya Christopher Jonathan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini merupakan bagian proyek Tugas AkhirKarya Desain di Program Studi ArsitekturUniversitas Kristen Petra. Fasilitas Galeri KaryaArsitek di Surabaya yang dirancang denganpendekatan arsitektur perilaku spasial ini merupakansebuah fasilitas publik yang bertujuan untuk menjadisebuah wadah yang menaungi dan memfasilitasi paraarsitek maupun calon arsitek untuk berkarya. Desainfasilitas ini dilakukan dengan mengangkatpermasalahan desain tentang kurangnya wadah untukpara arsitek baru maupun lama untuk menampilkankaryanya dan juga kurangnya fasilitas untuk paraanak-anak sampai remaja untuk belajar arsitektur.Fasilitas ini memiliki fungsi utama sebagai galeri,dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti kursusarsitektur, kantor sewa, ruang serbaguna, kantorpelayanan masyarakat, kafe, dan sebagainya. Denganbanyaknya fungsi ruang pada fasilitas ini,perwujudan perancangan ini menggunakanpendalaman karakter ruang, dimana pendalaman inihendaknya menghasilkan suasana karakter ruangyang berbeda dan sesuai dengan fungsi ruang yangdapat dirasakan secara langsung oleh penggunanya.
FASILITAS BELAJAR DAN BERMAIN UNTUK ANAK BALITA DAN SD DI SURABAYA Amelia Chandra
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain Fasilitas Belajar dan Bermainuntuk Anak Balita dan SD di Surabaya inididasari oleh pengamatan kondisi anak masa kiniyang cenderung bermain gadget dikarenakankurangnya fasilitas belajar dan bermain yangmemadai di Surabaya. Program STEAM yangdipilih sangat cocok untuk anak generasi kini.Masalah desain yang diangkat adalah pemisahanarea balita dan SD sehingga anak dapat bermaindan belajar dengan kondusif, selain itu anak jugaharus tetap merasa aman dan nyaman walaupuntanpa dampingan orang tuanya. Pendekatandesain yang dilakukan adalah memahami tingkahlaku dan kebiasaan anak usia balita dan SDmenurut teori Parten & Erikson. Karakter ruangdirancang sesuai untuk aktivitas belajar danbermain anak. Keunikan proyek ini ada padasirkulasinya dimana anak balita dan anak SDdapat berinteraksi secara visual namun tidaksecara fisik agar kegiatan berlangsung secarakondusif. Selain itu, adanya keberagaman bentukruang yang sesuai untuk tiap program kegiatansehingga anak tidak mudah bosan.
SMPLB dan SMALB Tipe A di Surabaya Teresa Kristianti.
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas pendidikan khusus tunanetra di Indonesia khususnya Surabaya dapat dibilang cukup banyak, tetapi bangunan sekolah untuk anak tunanetra ini tidak didesain secara khusus untuk anak tunanetra. Diharapkan SMPLB A dan SMALB Tipe A ini dapat membantu perkembangan kualitas SLB di Surabaya. Tujuan yang ingin dicapai dari sekolah ini adalah wadah penyandang tunanetra untuk meningkatkan kemampuan indra lainnya lewat bangunan sekolah ini, meningkatkan kemandirian penyandang tunanetra, dan untuk memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat luas bahwa tunanetra dapat berkarya dan berkontribusi saat bersama masyarakat luas.Fokus utama dari segi arsitekturnya adalah menciptakan bangunan sekolah ini agar bisa meningkatkan kepekaan indra lain dari tunanetra agar mereka nantinya di lingkungan masyarakat bisa lebih mandiri dan meminimalkan ketergantungan pada orang lain, agar bangunan dapat dipakai dan diakses oleh penyandang tunanetra secara mandiri dengan lingkungan yang aman.
Fasilitas Hunian Terapung Nelayan Ikan Keramba di Kamal Muara Devita Gunawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung nelayan terletak di Kamal Muara, JakartaUtara. Pertumbuhan penduduk di kota Jakartamemicu pembangunan pulau reklamasi yangberdampak terhadap kampung nelayan danlingkungan pekerjaan nelayan, dimana air laut diarea sekitar kampung nelayan tidak lagi sehat.Fasilitas hunian susun terapung ini terletak di lautkamal muara yang berjarak 10 meter dari pantaipasir putih dimana fasilitas hunian ini harus stabilmengapung di atas laut. Karena itu, Fasilitas iniberfokus pada sistem struktur bangunan, bangunanini menggunakan sistem struktur ponton untukdapat mengapung dan juga tiang pancang sebagaipenahan agar bangunan tidak terbawa arus air laut.Juga, fasilitas hunian ini dapat memfasilitasi nelayandalam bekerja.
Biara dan Rumah Retret Katolik Kongregasi Fransiskan Berbasis Eko Pastoral di Kabupaten Ngada, NTT Richard Cahya Nugraha
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Biara dan Rumah Retret Katolik Kongregasi Fransiskan Berbasis Eko Pastoral di Kabupaten Ngada, NTT merupakan fasilitas yang ditujukan bagi umat katolik untuk membangun kedekatannya dengan Allah dalam persaudaraan semesta dengan segenap ciptaan. Lokasi tapak ini milik Gereja Paroki Maria Ratu Para Malaikat Kurubhoko yang berada di Kabupaten Ngada dengan suasana pedesaan dan suhu yang relatif sejuk. Saat ini di Provinsial OFM Indonesia, belum ada kompleks fasilitas biara dan rumah retret yang dapat mewadahi kegiatan eko pastoral. Adapun fasilitas serupa pada umumnya di Indonesia belum cukup merepresentatifkan kebutuhan biara dan rumah retret sesuai dengan spiritualitas dari kongregasi yang menaungi serta kontekstualitas lokasi fasilitas tersebut. Fasilitas ini dirancang dengan hunian biara berkapasitas untuk 30 orang dan hunian retret untuk 300 orang. Biara dan rumah retret ini ditunjang dengan fasilitas pendukung sesuai dengan spiritualitas Fransiskan yaitu, kapel, ruang konsultasi dan pengakuan dosa, taman doa, kapel adorasi, ruang kerja tangan, ruang kelas atau aula, kebun, kandang ternak, serta rumah pengolahan pupuk dan biogas.Pendekatan sustainable architecture dipilih untuk merepresentatifkan spiritualitas Kongregasi Fransiskan lewat kegiatan eko pastoral, yang menjalin kedekatan dengan Allah lewat usaha menjaga kelestarian alam. Oleh karena itu, dalam desain mengutamakan prinsip-prinsip keberlajutan, serta memiliki keunikan dengan mensinergikan ruang dalam dan luar, sehingga pengguna ruang dapat merasakan kedekatan dengan alam dalam berbagai aktivitasnya. Pendalaman energi dirancang untuk membentuk sistem keberlanjutan dalam fasilitas ini, sehingga dapat digunakan oleh pengguna secara aman dan nyaman
Kampung Adaptif Bagi Pemulung di Keputih Diva Danica
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain Kampung Adaptif BagiPemulung di Keputih merupakan perencanaanbangunan multifungsi selain sebagai hunian, jugasebagai pabrik pengolahan sampah plastikmenjadi bahan bangunan sehingga dapatmeningkatkan taraf hidup pemulung baik secaraekonomi maupun sosial. Desain ini juga bertujuanuntuk menyadarkan masyarakat luas akanpentingnya pemulung dalam proses pengolahansampahKeunikan proyek ini adalah pada modulhunian tumbuh yang dapat disesuaikan dengankebutuhan dan karakteristik penghuni. Blok danunit yang dapat dimodifikasi serta struktur padabangunan dapat tumbuh seiring denganbertambahnya jumlah penghuni. Pendekatanperilaku diaplikasikan untuk memahamikebutuhan pemulung di Keputih yang berkaitandengan ruang, zoning, sirkulasi, bentuk bangunan,skala, material, dan suasana ruang. Pendalamandesain berfokus ke pendalaman ruang.yangbertujuan untuk menonjolkan konsep dasarproyek akan ruang- ruang hunian yang dapatdiodifikasi dan terbentuk berdasarkankarakteristik dan kebutuhan penghuni denganposibilitas desain dan eksplorasi material yangtidak terbatas.
STASIUN KERETA BANDARA NEW YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT di KULON PROGO Christopher Eriverto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun Kereta Bandara New YogyakartaInternational Airport di Kulon Progo inimerupakan sebuah stasiun yang mendukungpergerakkan transportasi kereta bandara. Stasiunini dirancang untuk memfasilitasi penumpangyang bertujuan untuk menuju atau bertolak dariBandara New Yogyakarta International Airport.Perancangan stasiun ini diharapkan dapatmengajak masyarakat untuk lebih memilihtransportasi umum dan mempermudah masyarakatdalam penggunaan kereta bandara ini. Proyek initerdiri dari satu massa bangunan dengandilengkapi fasilitas pendukung. Fasilitaspendukung ini berperan untuk melengkapi fungsiutama, yaitu Stasiun. Dalam 1 massa bangunan initerbagi menjadi 3 zona, yaitu Zona Umum, ZonaTransisi, dan Zona Keberangkatan danKedatangan Kereta. Dengan adanya 3 zona ini,maka sistem keseluruhan dari stasiun ini harusjelas dan baik agar nyaman bagi pengguna didalamnya. Oleh karena itu, pendekatan sistemdigunakan untuk merancang stasiun ini.
Arena Bola Basket di Jakarta Novi Ayu Wijaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arena Bola Basket di Jakarta merupakan arenayang berstandar FIBA yang dapat digunakansebagai tempat penyelenggaraan Piala DuniaBasket 2023 yang aman dan memadai. Arenadirancang dengan memiliki keunikan desaindengan mengekspos strukturnya sebagai dayatarik masyarakat. Selain itu, untuk menjagakeberlanjutan pemakaian, maka arena jugadilengkapi dengan fasilitas-fasilitas publik,seperti galeri basket, area gym, foodcourt,lounge, dan toko souvenir. Agar arena dapatberfungsi dengan baik dan tetap memilikikeunikan desain, maka pendekatan yang diambiladalah pendekatan sistem yang meliputi sistemsirkulasi, struktur, pencahyaan, penghawaan,keamanan, dan utilitas. Ekspresi bangunanterbentuk dengan mengekspos struktur sertapemecahan struktur bentang lebar, sehinggapendalaman yang diambil adalah pendalamanstruktur. Ekspresi bangunan terinspirasi darijaring pada bola basket.
Rumah Sakit Jiwa Swasta Kelas C di Badung, Bali Timothy Immanuel
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran awal dari Rumah Sakit Jiwa SwastaKelas C di Badung, Bali ini didasari oleh fenomenausia rumah sakit yang tidak lagi sepanjang dahulu.Karena pada masa sekarang, rumah sakit dijadikanladang bisnis yang tidak lagi memperhatikan apayang dibutuhkan oleh pasien. Hal lain yangmenjadi dasar untuk membuat perancangan iniadalah kurangnya kesadaran masyarakat Indonesiaakan kesehatan mental mereka terutama pengidapskizofrenia yang sering dipasung dan tidak dirawatsecara medis. Sehingga muncul masalah desainbagaimana bentuk rumah sakit jiwa yang berpusatpada penggunanya serta masyarakat tidak takutuntuk pergi ke rumah sajit jiwa dan fasilitas yangsesuai dengan penyembuhan pengidap skizofrenia.Untuk mencermati penyelesaian masalahmasalahtersebut digunakan pendekatan arsitekturperilaku dengan pendalaman karakter ruang.Konsep arsitektur perilaku yang digunakan untukmembantu rehabilitasi mereka yaitu behaviorsetting, healing environment dan aggressionreducedesign. Perancangan ini menggunakankonsep ruang dalam penataan elemen ruang danmaterial yang sesuai dengan fase skizofrenia yangsedang dialami oleh pasien sehingga terapi dapatberjalan berdampingan dengan ruang inapnya.Dalam perancangan ruang luar, kegiatan sehariharipasien inap akan diakomodasi dan disesuaikandengan perilakunya. Beberapa material padarumah sakit ini merupakan hasil produksi dariwarga sekitar dan menggunakan juga limbahnyasehingga memiliki nilai lokalitas yang lebih.
Fasilitas Terapi Gangguan Jiwa di Surabaya Veliza Veliza Veliza
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Terapi Gangguan Jiwa di Surabaya merupakan sebuah sarana rekreasi dan hunian yang menyediakan berbagai kegiatan terapi dan pelayanan bagi orang pengidap gangguan jiwa dimana para pengidap gangguan jiwa dapat berekreasi secara aktif dengan fasilitas-fasilitas yang tersedia serta memperoleh ketenangan dan kenyamanan.Perancangan Fasilitas Terapi Gangguan Jiwa di Surabaya dilatarbelakangi oleh belum adanya fasilitas tersebut di Surabaya.