cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Galeri Sosial Keputih Surabaya Puteri, Nadya Winaga
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Galeri Sosial KeputihSurabaya didasari oleh terjadinya fenomenapenolakkan masyarakat publik terhadap orangdengan gangguan jiwa karena adanya stigmamasyarakat terhadap penyakit mental. Sehinggamasalah desain utama berkaitan dengan bagaimanaarsitektur dapat menjembatani dua subjek dengankebutuhan yang juga berbeda sebagai upayaperbaikan stigma. Pendekatan perilaku yangterintegrasi dengan pendekatan sistem dipilihsebagai respon dalam merancang sebuah fasilitasrehabilitasi psikososial yang memanfaatkankonteks tapak dengan identitas publik yang kuatuntuk menciptakan Heterotopia. Kemudianmelalui pendalaman sequence, pengalamanpengguna, baik dari sisi orang dengan gangguanjiwa maupun sisi subjek publik dapat terintegrasisehingga mendorong terjadinya interaksi sosialtanpa melupakan pemenuhan kebutuhan fungsirehabilitasi maupun fungsi publik itu sendiri. Olehkarena itu frasa “Galeri Sosial” dipilih melaluimetode dekonstruksi tipologi, menjadi representasimakna dari sebuah tipologi fasilitas rehabilitasipsikososial yang baru, dimana terjadi integrasiantara fungsi rehabilitasi orang dengan gangguanjiwa dengan fungsi publik.
Fasilitas Ruang Kerja Bersama yang Adaptif di Surabaya Christine Natalie Suyansen
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Ruang Kerja Bersama yangAdaptif di Surabaya merupakan fasilitas yangdapat memenuhi kebutuhan para pekerja, remajamaupun masyarakat umum yang inginmengembangkan diri, berkolaborasi danmencari peluang bersosialisasi. Ruang kerjabersama yang memiliki nilai dasar yaitupartisipasi, berbagi, dan pikiran terbuka(Leforestier, 2009), menyebabkan parapengguna fasilitas dapat berbagi pengalamandan berkolaborasi untuk meningkatkanperekonomian di Surabaya. Oleh karena itu,untuk mendapatkan hasil yang sesuaiperancangan ini menggunakan metodepengumpulan data dari studi literatur, studipreseden, survey bangunan yang memiliki fungsisama, dan data tapak terpilih. Fasilitas inimenerapkan konsep adaptable – flexible -healthy, yang berada di Jalan PanglimaSudirman no 29-31 (Yamaha Land) dapatberdampak positif bagi sekitarnya, terkhususpara pengguna fasilitas dan penjual food truck(telah menjadi ciri khas lokasi tersebut).
Fasilitas Studio Film Independen Berbasis Komunitas di Surabaya Michael Yohanes
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Fasilitas Studio Film IndependenBerbasis Komunitas di Surabaya ini dilatarbelakangi oleh ketidaktersediaan fasilitas yangberbanding terbalik dengan tingkat penggiatbidang perfilman independen yang kianmeningkat setiap tahunnya secara drastic.Permasalahan utama dari desain ini adalahbagaimana penonton dan komunitas dapatmengalami pengalaman baru dan tercapaikenyamanan audio visual dalam mengkonsumsifilm. Pendekatan yang digunakan yaitu sistemkarena kebutuhan aktivitas komunitas yangmembutuhkan organisasi serta fleksiblitas ruangyang tertata agar memudahkan pengguna.Berkaitan dengan audio visual makapendalaman yang digunakan yaitu akustika agartercapainya kenyamanan dalam menikmati filmsecara utuh.
Galeri Seni Kontemporer Kota Pahlawan di Surabaya Felicia Felicia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri Seni Kontemporer Kota Pahlawandi Surabaya ini merupakan fasilitas galeri senikontemporer yang mewadahi cabang seni instalasidan seni Video Arts. Proyek ini dilatarbelakangioleh tidak adanya fasilitas / gedung permanen yangmampu menampung seni bagi para senimankontemporer khususnya di Kota Surabaya. Senikontemporer yang disajikan dalam galeri senikontemporer ini diharapkan mampu menceritakanesensi bagi para pengunjungnya, yaitu esensi akancerita Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawanseiring pudarnya identitas kota dari waktu ke waktu.Konsep utama yang diterapkan mengangkateksperiens ‘ruang dan waktu’ sebagai bagian dalamperjalanan pada galeri. Pengalaman ‘ruang danwaktu’ mampu menceritakan sebuah alur /sequence Kota Pahlawan melalui instalasi senikontemporer dari bangunan lama menuju kebangunan baru. Keseluruhan eksperiens perjalanandalam ‘ruang dan waktu’ ini diekspresikan melaluidetail-detail arsitektural pada setiap bagianbangunan.
Fasilitas Pengelolaan dan Pengolahan Sampah di Tarakan Effendi Prasetyo Tanujaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Pengelolaan dan PengolahanSampah di Tarakan merupakan fasilitas untukmengurangi jumlah sampah yang semakinmenumpuk di TPA Tarakan dan memajukkanperekonomian masyarakat dengan cara edukasikomposting, Pengajaran akan komposting akandilakukan dengan residu dari pembakaran sampah– sampah yang masuk ke TPA Tarakan, Fasilitasini juga dilengkapi dengan area tempat menginapkaryawanMasalah utama pada bangunan ini adalahsirkulasi pengunjung untuk edukasi, karenasirkulasi harus tanggap dengan analisa – analisaruang edukasi yang mungkin berbahaya ketikapengunjung berkeliaran, Selain sirkulasipengunjung, masalah desain lainnya adalah,adanya potensi kebakaran dari mesin, potensipanas dari mesin, dan sirkulasi perjalanan sampahdari awal hingga menjadi residu, Untukmenanggapi masalah – masalah ini, makadigunakan pendekatan sistem dan pendalamankonstruksi dengan mengaplikasikan konsepcirculation between space
Balai Konservasi dan Rehabilitasi Orang Utan di Taman Nasional Kutai Adetya Purwadita Kusuma
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain Balai Konservasi dan Rehabilitasi Orang Utan di Taman Nasional Kutai ini dirancang setelah melihat kondisi orang utan yang sudah mendekati kepunahan sehingga perlu dilestarikan. Masalah desain utama pada proyek ini adalah mengkorelasikan antropometri manusia dan orang utan pada desain bangunan sesuai dengan fungsi dan aturan yang berlaku. Pendekatan desain yang digunakan adalah pendekatan ekologis dengan pertimbangan bagaimana meminimalisir pengerusakan alam dan menghasilkan desain yang menyatu dengan lingkungan sekitar. Bangunan yang dirancang pada fasilitas ini meliputi; kelompok administrasi dan pendukung (lobi, kantor, penginapan, area makan, perpustakaan, musholla, area komunal untuk manusia) dan kelompok medis dan rehabilitasi (unit pemeriksaan, unit laboratorium, unit forensik, unit operasi, unit perawatan, unit pelatihan, lapangan latihan rehabilitasi untuk orang utan). Pendalaman desain yang diambil adalah spasial untuk memaksimalkan korelasi antara antropometri manusia dan orang utan dalam mewujudkan arsitektur bangunan.
Resor Wisata Kuda Ekuestrian Fulan Fehan di Kabupaten Belu, NTT Kurniadi Lay
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten belu merupakan wilayah paling timurdari provinsi Nusa Tenggara Timur yang berbatasan daratlangsung sepanjang 149,1 Km dan berada di jalurperlintasan internasional dengan negara RDTL (RepublikDemokratik Timor Leste). Terlepas dari wilayah lain diNusa Tenggara Timur yang sudah dikenal seperti LabuanBajo dan Pulau Komodo, Kabupaten Belu sendirimemiliki daya Tarik wisata yang unik dan indah yangtidak biasa ditemukan di wilayah Indonesia lainnya. Halini menjadi potensi pengembangan destinasi wisatamengingat kedudukan Kabupaten Belu sebagai wilayahperbatasan negara yang dapat mendatangkan banay turisnasional maupun mancanegara yang berasal dari TimorLeste.Salah satu destinasi wisata yang terkenal adalahBukit Fulan Fehan. Area ini merupakan padangsabanahijau yang sejuk dengan ciri khas kudatunggang/ekuestrian yang baik liar maupun jinak selaluberaktivitas secara bebas di area ini. Namun terlepas dariyang disuguhkan masih belum cukup terolah dengan baikmengingat tidak adanya akomodasi persinggahan yangbisa memanfaatkan pemandangan tersebut secaramaksimal.
Museum Mobil BMW di Batu Deyan Denta Framasta
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museum Mobil BMW ini adalah fasilitas yangberfungsi untuk mengedukasi dan mengenalkansejarah mobil BMW kepada masyarakat indonesiaterutama di kota Batu yang memberikan fasilitasuntuk mengembangkan pengetahuan dan informasi.Museum ini memiliki cara penyajian sejarahnyamelalui kecanggihan teknologi serta gaya ruang yangdi desain agar bebas berorientasi oleh daya tarik,cahaya dan ruang. Oleh karena itu, untukmendapatkan hasil yang sesuai dengan perancanganini adalah menggunakan metode pengumpulan datadari grafik yang sudah ada pada skor indeks globalIndonesia, survei lokasi dengan data tapak yangterpilih. Fasilitas ini menggunakan konsep arsitekturfuturistik yang menerapkan sistem teknologi di masadepan dengan prinsip bangunan yang interaktif yangdiharapkan dapat menambahkan pengetahuanmasyarakat dalam penggunaan teknologi di masamendatang.
Fasilitas Budaya Lumajang di Lumajang Laurentia Olivia Chandra
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Budaya Lumajang di Lumajang adalah fasilitas budaya yang memfokuskan pada pengenalan budaya asli Lumajang dan pemenuhan kebutuhan komunitas lokal melalui beberapa fungsi pendukung, yaitu teater, amphiteater, museum, galeri, foodcourt, workshop, dan area retail. Fasilitas ini juga diharapkan mampu menjadi ikon kebudayaan di Lumajang yang mencakup semua kegiatan seni dan budaya khas Lumajang. Maka dari itu, pendekatan simbolik dipilih untuk mampu mengekspresikan kebudayaan Lumajang ke dalam unsur desain supaya pengunjung dapat merasakan suasana khas Lumajang. Kebudayaan yang diambil adalah kebudayaan Pendalungan, yaitu budaya yang terbentuk dari perpaduan suku Madura dan Jawa yang bercampur di Lumajang. Makna budaya Pendalungan diterapkan ke tatanan massa melalui interpretasi periuk besar yaitu perasaan terkelilingi sehingga pengunjung dapat merasakan langsung ketika berada di tengah fasilitas. Unsur-unsur budaya Pendalungan juga diterapkan ke dalam desain eksterior dan interior tiap massa untuk memperkuat karakter budaya Lumajang. Tujuannya supaya pengunjung menikmati kebudayaan Lumajang melalui fasilitas pendukungnya dan suasana yang dirancang mengekspresikan budaya tersebut.
Galeri Kesenian Khas Semarangan di Kota Semarang Jessica Amelia Budiman
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian tradisional Semarangan merupakan kesenian yang unik dan berbeda dengan kesenian tradisional Jawa lainnya, karena kesenian Semarangan merupakan hasil akulturasi antara berbagai budaya yaitu budaya Jawa, Cina, dan Arab. Dengan semakin majunya teknologi informasi dan komunikasi, masyarakat Semarang lebih tertarik dengan budaya luar dan mulai apatis dengan budaya tradisional, selain itu wisata budaya di Kota Semarang sangat kurang diminati, karena masyarakat dan wisatawan lebih tertarik dengan tempat wisata baru yang lebih populer. Oleh sebab itu, penyediaan galeri ini ingin mengkomunikasikan dan menunjukkan kesenian tradisional Semarangan yang dikemas secara modern dan interaktif sehingga menarik bagi kalangan masyarakat luas dimana elemen desainnya merupakan representasi dari kesenian Jawa yang bertransformasi dengan adanya pengaruh budaya Cina dan Arab menjadi Kesenian Semarangan. Galeri ini juga dapat menjadi wadah bagi masyarakat Kota Semarang untuk berekreasi, berinteraksi, berkarya serta dapat menjadi “teras” untuk menyambut wisatawan masuk ke Kota Semarang.