Articles
1,542 Documents
Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini di Surabaya
Johana Jessica
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pertumbuhan anak-anak, terutama pada masa golden age sangat perlu untuk diperhatikan. Masa golden age sangat penting karena akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan seseorang di masa yang akan datang, Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan saiah satu tempat yang dapat menarnpung anak-anak untuk membantu mereka dalam proses tumbuh kembangnya, dirnana mudab dijangkau oleh anak-anak dan memiliki fasilitas pendukung yang lengkap dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh pernerintah. Fasilitas juga harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak-anak dan juga para pengajar agar proses pembelajaran bisa berlangsung dengan rnaksimal. Reberapa daerah di Surabaya, khususnya area Surabaya Selatan bagian Keearnatan Dukuh Pakis yang terdapat banyak area-area perumahan masih belum memiliki fasilitas PAUD yang rnudah dijangkau. Konsep digunakan dalam perancangan ini untuk menyesuaikan karakter anak. Konsep bentukan juga digunakan dalam perancangan ini, yaitu dengan menggunakan bentukan dasar lingkaran. Perancangan desain menggunakan pendalaman karakter ruang untuk mendapatkan ruang-ruang yang dapat dapat mendukung dan sesuai dengan karakteristik dan skala anak. Perancangan ini menghasilkan sebuah bangunan dua lantai dengan fasilitas Pendidikan formal dan informal dengan ruang-ruang yang sesuai dengan skala, karakteristik, dan kebutuhan anak-anak
Konservatorium Klasik di Kota Ambon
Jesslyn Tjiptawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Konservatorium Klasik di Kota Ambon merupakan bangunan lembaga pendidikan tinggi pada bidang musik klasik. Dilatarbelakangi dari penobatan `Ambon City of Music' oleh UNESCO tahun 2019, sehingga kota Ambon berada dalam tahap perkembangan untuk mendukung aktivitas musik kedepannya. Di samping itu, musik klasik mulai ditinggalkan seiring perubahan zaman, padahal musik klasik memiliki pengaruh besar dalam dunia musik, baik secara internasional maupun nasional. Masalah utama dalam perancangan adalah akustik bangunan, sehingga pendekatan yang digunakan adalah teori arsitektur aural, bagaimana suara mendefinisikan sebuah ruang. Pendekatan melalui pemecahan masalah yang menggabungkan sudut pandang dari konsep arsitektur, akustik, persepsi dan antropologi menghasilkan sebuah ruangan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, baik kebutuhan ruang maupun kenyamanan visual dan akustik. Oleh karena itu, konsep interconnect diterapkan dalam perancangan untuk menghubungkan environment, activity, dan pengguna dalam bangunan. Sehingga perancangan diharapkan dapat menjadi wadah penyaluran minat dan bakat masyarakat kota Ambon di bidang musik klasik.
Fasilitas Wisata Edukasi Kain Tenun di Surabaya
Tiffany Anastasya Virgini
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Wisata tenun merupakan tempat rekreasi dimana pengunjung dapat melihat proses dan hasil pembuatan kain tenun. Sampai saat ini, industri tenun di Indonesia masih menjadi daya tarik wisata lokal maupun internasional. Namun kegiatan wisata ini belum tersorot di ibu kota Jawa Timur, yaitu Surabaya. Maka dari itu, proyek ini merencanakan Fasilitas Eduwisata Kain Tenun di Surabaya. Lokasi yang terpilih adalah di Jl. Panglima Sudirman no. 45. Fasilitas ini dapat menjadi kegiatan rekreasi baru di Surabaya. Dalam rangka menambahkan kecintaan penduduk Surabaya akan kain tenun Jawa Timur, fasilitas dibangun dengan pendalaman sequence dan teori behavior setting dimana proses desain akan memperhatikan bagaimana ruang akan membentuk perilaku dan perasaan pengunjung akan kain tenun. Program aktivitas dalam fasilitas ini seperti studi tur, pameran, dan kelas menenun dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung. Harapannya Fasilitas Eduwisata Kain Tenun dengan pendekatan spasial dapat menonjolkan keistimewaan budaya kain tenun kepada masyarakat.
Fasilitas Rehabilitasi Depresi di Batu, Jawa Timur
Audrey Audrey
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jumlah penderita depresi di Jawa Timurterus meningkat seiring berjalannya waktu.Namun, banyak penderita depresi yang tidakmencari bantuan untuk diri mereka sendiri untukmenghindari pandangan negatif dari masyarakat.Perancangan pada bangunan ini menggunakankonsep healing architecture dimana adanyapengaplikasian desain bioklimatik yangmenerapkan pendekatan antara lingkungan alamidan bangunan untuk kenyamanan termal danvisual yang optimal dan mengurangi kebutuhanenergi.Fasilitas ini terdiri atas klinik yangdilengkapi oleh psikolog, psikiater, dan dokterumum, penginapan, dan empat macam terapi,yaitu terapi seni, terapi olahraga, terapi relaksasi,dan terapi berbicara sesuai dengan kebutuhansetiap individu. Melalui pendekatan perilaku,fasilitas ini diharapkan untuk menciptakanruangan-ruangan yang dapat memenuhikebutuhan pengguna untuk dapat mendapatkanperawatan, diagnosa, dan terapi yang dibutuhkan.
Hotel Resort di Kupang
Maria Manjela Puspita Cundawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hotel resort pada dasarnya sama yakni memiliki tempat dimana para wisatawan dapat berlibur dan menikmati berbagai fasilitas rekreasi, namun dengan kondisi kota yang dipilih yaitu Kupang, menjadikannya sebuah tempat yang unik dengan pendekatan yang dipilih. Pendekatan bioklimatik dipilih dalam perancangan ini. Pendekatan ini digunakan sebagai penghematan energi di daerah Kupang, dimana daerah Kupang merupakan tempat yang panas karena berada di daerah pesisir pantai. Juga dalam perancangan dipikirkan upaya dalam membangun sebuah hotel resor bintang 4 yang nyaman dengan menggunakan alam sebagai energinya baik itu dari udara, air maupun cahaya di daerah Kupang yang panas. Pembangunan area resort yang berada Kupang diharapkan dapat menjadi sebuah tempat penginapan yang berbeda dari semua resort, dengan mengaplikasikan peng,gunakan pendekatan pada resort tersebut.
Kampung Wisata di Pantai Holtekamp, Papua
Zefany Nuelita Sianipar
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kota Jayapura merupakan kota yang terletak di pantai utara Papua yang kaya dengan keindahan pantainya, salah satunya ialah pantai Holtekamp. Berkembangannya kawasan pantai Holtekamp ditandai dengan selesainya pembangunan jalan Ring Road dan juga jembatan Merah/Holtekamp yang membuat kawasan Hamadi-Holtekamp berkembang pesat. Hal ini terlihat dari pembangunan kafe, rumah makan, serta ruko (rumah-toko) yang signifikan. Namun sayangnya pembangunan ini dilakukan tidak sesuai dengan konteks tapak yang menyebabkan rusaknya ekosistem alami tapak. Melihat permasalahan tersebut, perancangan Kampung Wisata di Pantai Holtekamp, Papua ini hadir untuk mewujudkan kampung wisata yang ramah lingkungan dan berbasis identitas lokal sehingga wajah kawasan tetap unik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Pendekatan desain kampung wisata ini berangkat dari filosofi masyarakat Papua yang memiliki kedekatan dengan alam sekitar sehingga alam memainkan peran penting dalam menciptakan ruangan-ruangan di dalam bangunan. Selain itu, karena banyaknya ruangan dengan fungsi yang berbeda, perancangan bangunan menggunakan pendalaman karakter ruang untuk menghasilkan desain ruangan yang unik sesuai dengan fungsi ruangannya yang masih terintergrasi dengan keseluruhan konsep bangunan di kampung.
Museum Sains untuk Anak di Surabaya
Natashane Natashane
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Museum menjadi salah satu destinasi wisata yang mulai diminati keluarga, khususnya di Surabaya. Sayangnya, banyak museum di Indonesia yang masih belum ramah untuk anak. Mayoritas museum yang sudah ada hanya menyediakan sebuah pojok area khusus anak yang masih belum bisa menyesuaikan karakter anak dengan rasa ingin tahu dan aktivitas yang tinggi. Hal ini menjadi potensi untuk membuat museum interaktif. Museum untuk anak dibutuhkan untuk memaksimalkan edukasi bagi anak-anak. Isi di dalam museum yang akan disajikan dan cocok untuk anak adalah sains. Digabungkan dengan teknologi untuk mengajak anak-anak mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu, anak-anak juga diberikan fasilitas untuk mempraktikkan dan menuangkan bakatnya melalui kursus yang disediakan. Pendekatan desain yang digunakan adalah pendekatan perilaku anak dikaitkan dengan multisensori serta pendekatan infill sebagai jawaban dari masalah tapak yang berada di Kawasan cagar budaya. Di umur yang masih dini, anak-anak distimulasi perkembangan kognitifnya dengan sensori yang ada saat bermain sambil belajar. Pengelompokkan anak-anak terbagi menjadi 2, yaitu pra-operasional (4-7 tahun) dan operasional konkrit (7-11 tahun), dengan tujuan akan memaksimalkan pengalaman belajar dan kreativitas anak-anak di dalam museum sains.
PERPUSTAKAAN UMUM DI GIANYAR
Enrico Enrico
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasilitas Perpustakaan umum bagi masyarakat Pulau Bali khususnya kota Gianyar bertujuan untuk meningkatkan literasi warga Gianyar maupun Pulau Bali. Dengan adanya fasilitas ini, minat baca atau liteatur warga akan meningkat, sosialisasi antar masyarakat pun meningkat. Tidak hanya berdampak untuk masyarakat sekitar, wisatawan lokal maupun mancanegarapun ikut terdampak. Dibuktikan dengan desain rancangan yang nantinya kental akan budaya setempat. Hal ini dapat meningkatkan kualitas kota Gianyar maupun Bali dari beberapa aspek mulai dari tingkat pendidikan, pariwisata, kualitas penduduk, dan citra dari kota Gianyar yang terkenal sebagai kota seni. Site berlokasi di Kota Gianyar. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu para warga sekitar serta mengembangkan potensi pariwisata kota. Bangunannya sendiri juga diharapkan dapat memfasilitasi warga sekitar, karena bangunan ini dirancang tidak hanya sebagai fasilitas pendidikan yang edukatif namun juga untuk rekreasi. Metode pengumpulan data dari studi literatur, studi preseden tentang bangunan yang sejenis, dan data tapak terpilih penting untuk medapatkan hasil perancangan yang sesuai. Menggunakan pendekatan arsitektur sistem sirkulasi dikarenakan desain merupakan bangunan perpustakaan umum yang merepresentatif sirkulasi segmentasi dari pembagian buku yang ada. Dan desain bangunan mengiplementasikan konsep gabungan penataan ruang perpustakaan yang edukatif dan rekreatif.
Balai Konservasi Mangrove Pantai Sendang Asih di Kabupaten Kendal
Winona Handayani Srihono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abrasi pada area pesisir pantai menimbulkandampak bagi ekosistem serta penduduk di sekitararea pantai. Berkurangnya garis pantai sepanjangtahun semakin mengikis area tempat tinggalpenduduk dan perlu segera ditanggulangi. Untuk itudibutuhkan suatu upaya untuk mengurangiterjadinya abrasi, salah satunya adalah denganmenyediakan fasilitas konservasi untuk tanamanmangrove. Fasilitas taman konservasi mangrovedirancang untuk dapat menjadi salah satu solusi daripermasalahan abrasi yang terjadi di Pantai SendangAsih menggunakan pendekatan arsitekturbioklimatik yang mengacu pada kenyamanan termalpengguna. Diharapkan dengan terwujudnya fasilitasini selain sebagai
Fasilitas Klinik Penderita Skizofrenia, Depresi, dan Bipolar Disorder di Sentul Selatan
Felicia Ariella
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingkat prevelensi masalah kesehatan jiwa di Indonesia terus bertambah dengan cukup signifikan. Data Kementrian Keschatan Indonesia 2021 menunjukan 20V0 dad masyakat Indonesia berpotensi memiliki gangguan jiwa dan survei dari komunitas Into The Light pada Mei 2021 menunjukan 98% panisipan merasa kesepian dan 40% memiliki pemikiran mengakhiri hidupnya. Peningkatan ini terus bertambah karena kurangnya fasilitas yang memiliki lingkungan yang mendukung kesembuhan serta ditambaluiya pandangan negatif dari masyarakat mengenai fasilitas kesehatan mental yang membuat perasaan tidak aman bagi penderita ketika mengunjungi fasilitas kesehatan tersebut. Untuk itu dibutuhkan warn fasilitas kesehatan yang mampu menciptakan healing environment serta memberikan perasaan nyaman kepada seseorang. Pecan lingkungan yagn dirancang sangat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang. Pendekatan arsitektur biofilik merupakan pendekatan yang mampu membantu kesembuhan dari pasien dengan melibatkan aspek alam dan indera manusia sebagai pembentuk lingkungan. Dengan kehadiran alam sendiri dapat membentuk lingkungan alami yang mudah dirangsang oleh indra seseorang schingga memberikan dampak positif terhadap psikologis seseorang. Pendekatan arsitektur perilaku membantu dalam mengetahui apa raja stimulus yang dibutuhkan oleh pengunjung dan menciptakan karakter ruang yang dibutuhkan.