cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Pernikahan Di Surabaya Inggrid Inggrid Inggrid
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1368.693 KB)

Abstract

Fasilitas pernikahan merupakan fasilitas yang dirancangdengan tujuan untuk mewadahi segala keperluan untukmelangsungkan acara penikahan. Fasilitas ini terdiri daribeberapa fasilitas pendukung, yaitu retail dan showroomdari vendor acara, ruang resepsi pernikahan, ruangpemberkatan, ruang serbaguna, restauran dan lounge.Landscape sekitar bangunan juga dirancang sedemikianrupa sehingga dapat memaksimalkan fungsi lahan dan tetapmemiliki unsur keindahan. Fasilitas ini dirancang untukmemudahkan calon pengantin dalam mempersiapkanpernikahan tanpa perlu berkeliling kota.Fasilitas ini dirancang dengan menggunakan pendekatansimbolik untuk mencari makna dan simbolisasi yang pas darikata ‘ pernikahan’ yang merupakan ikatan antara laki-lakidan perempuan secara sah dimata hukum dan agama.Untuk mendukung perancangan dipilih pendalaman karakterruang sehingga dapat memberikan kesan yang berbedasesuai fungsi ruang.
Hotel Resor di Pantai Teleng Ria Pacitan Neria Novinda Saputro
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.497 KB)

Abstract

Hotel Resort di Pantai Teleng Ria Pacitan” merupakan Hotel bintang 4 yang mendukung kegiatan wisatawan local maupun mancanegara yang hendak bermalam di Pacitan lebih dari 2 malam. Hal ini didukung dengan kekayaan alam yang dimiliki Pacitan tidak kalah dengan kekayaan alam yang dimiliki oleh daerah lain di Indonesia. Hotel Resort ini bertujuan untuk memperkenalkan Pacitan di mata dunia. Selain itu, juga bertujuan untuk menunjukkan bahwa Pacitan memiliki bangunan yang menarik. Hotel ini dirancang dengan mengoptimalkan potensi lingkungan, yaitu view dan  laut yang sudah dimanfaatkan untuk  olah raga selancar . Oleh karena itu dalam desain  ini setiap kamar dan fasilitas-fasilitas  umum dapat melihat view tersebut.. Untuk menampung  para peselancar antara kompleks hotel dan pantai dihubungkan dengan  jembatan .Karena Pacitan merupakan daerah rawan gempa, maka pendalaman yang dipakai adalah pendalaman struktur.
Fasilitas Pelatihan Seni Lukis dan Galeri Lukisan di Surabaya Jeremiah Jeremiah Jeremiah
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1140.465 KB)

Abstract

Seni Lukis merupakan salah satucabang dari seni rupa. Pada seni lukismempunyai pasar peminat tersendiri.Sedangkan, galeri seni merupakan sebuahbangunan atau ruang kosong yangditujukan untuk pameran karya seni, yangpada umumnya merupakan karya seni rupa.Galeri seni dapat berupa publik atau privat,yang menjadi pembedanya adalahkepemilikan benda dari koleksi tersebut.Di Indonesia peminat dari seni lukissangat banyak, terdapat setidaknya 3800kelompok atau organisasi seni di Indonesiapada tahun 2000, tetapi kurangnyaapresiasi atau respon menjadikan seni lukistidak setenar cabang seni lainnya. Selainitu, faktor kurangnya tempat dan fasilitassebagai galeri menjadikan para senimanlukis mulai meninggalkan pekerjaansebagai seniman dan hanya tersisa sekitar1000 kelompok atau organisasi seni padatahun 2004. Oleh karena itu pada kasusteresebut membutuhkan fasilitas pelatihanseni lukis dan galeri seni lukis. Rancanganproyek “Fasilitas Pelatihan Seni Lukis danGaleri Lukisan di Surabaya” inidiharapkan dapat mewadahi senimansenimandi Surabaya untuk memamerkandan mengekspresikan karya-karyanya,serta mewadahi para seniman dalammemproduksi hasil karyanya, sertamencari penghasilan atau keuntungan dari keahliannya dalam membuat karya seni lukis.
Fasilitas Perbelanjaan Modern di Surabaya Timur Roby Ismanto Ismanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1799.792 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas perbelanjaan modern dengan menyediakan area ruang terbuka hijau sebagai penarik dan memberikan suasana baru bagi pengunjung. Minat masyarakat kota Surabaya untuk mengunjungi fasilitas perbelanjaan modern sangatlah tinggi, karena masyarakat kota Surabaya terutama anak muda cenderung memiliki hobi berbelanja dan membutuhkan hiburan pada waktu luangnya. Proyek ini terdiri dari fasilitas tenant, department store, foodcourt, cafe, karaoke, ballroom, outdoor space, dan lan-lain. Kota Surabaya memiliki banyak fasilitas perbelanjaan modern, sayangnya fasilitas perbelanjaan modern masih banyak memberikan kesan tertutup pada ruang dalamnya. Hal ini membuat pengunjung jenuh ketika melakukan aktivitas berbelanja di ruang tertutup dengan jangka waktu yang lama. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana mendesain fasilitas perbelanjaan modern yang dapat mengatasi kejenuhan pengunjung dalam berbelanja dengan menyediakan area ruang terbuka dan menarik pengunjung secara visual. Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan sistem terutama dari segi sistem spasial dan sirkulasi . Dan pendalaman yang digunakan yaitu sains.
PERENCANAAN GEREJA KRISTEN INDONESIA SOLO BARU Dimas Christianto Wibowo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1132.661 KB)

Abstract

Perencanaan ini dilakukan untuk memberikan tempat ibadah yang nyaman bagi jemaat GKI diwilayah Solo Baru. Bagi jemaat yang datang, diharapkan dapat beribadah dengan khusyuk dan dapatmemahami arti sebenarnya dari GKI itu sendiri. Pendekatan yang digunakan dalam perencanaan GKI iniadalah arsitektur simbolik. Dimana logo GKI digunakan sebagai referensi untuk mendesain sebuah gereja.Pendalaman yang dipakai adalah pendalaman karakter ruang, dikarenakan agar jemaat dapat merasakansuasana ruang yang berbeda di tiap ruangnya sesuai fungsi ruang itu sendiri.
Galeri Batik Jawa Timur di Surabaya Cindy Francisca Francisca
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1527.781 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan Galeri Batik Jawa Timur yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi mengenai keunikan batik Jawa Timur kepada masyarakat lokal maupun wisatawan asing. Lokasi galeri berada di Jalan Ahmad Yani, Surabaya yang merupakan pintu masuk utama ke kota Surabaya sehingga memungkinkan mengundang wisatawan datang ke galeri ini. Galeri ini terdiri dari fasilitas galeri (galeri penerima, galeri alat dan bahan, galeri batik pesisir dan pedalaman) serta beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti cafe, ruang kursus membatik, dan design corner dimana pengunjung dapat memesan kain batik sesuai dengan keinginan. Terdapat juga ruang luar yang didesain dan difungsikan sebagai galeri outdoor yang berisi tanaman yang menghasilkan pewarna alami kain batik. Rumusan masalah untuk galeri ini yaitu bagaimana menampilkan keunikan batik Jawa Timur ke dalam bentuk bangunan maupun interiornya. Maka untuk menjawab rumusan masalah tersebut digunakan pendekatan simbolik untuk mendesain massa dan pendalaman karakter ruang sehingga pengunjung juga merasakan karakter batik Jawa Timur ketika masuk ke dalam galerinya.
Pusat Perbelanjaan di Pamekasan Maria Veronica
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Pusat Perbelanjaan di Pamekasan" ini merupakan fasilitas perdagangan yang memenuhi kebutuhan masyarakat Madura akan kebutuhan berbelanja yang sangat tinggi akibat perkembangan kota Madura. Hal ini juga didukung oleh letak lokasi yang sangat strategis. Dimana kota Pamekasan terletak di tengah-tengah Pulau Madura. Sehingga pusat perbelanjaan ini dapat menjangkau seluruh masyarakat Madura. Oleh karena itu proyek yang berlokasi di pusat kota Pamekasan ini menggunakan metode analisis sintesis yang memperhatikan lingkungan sekitar serta permasalahan dari masyarakat setempat. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk memberikan suasana khas Pamekasan itu sendiri. Agar Proyek ini bisa menjadi icon tersendiri bagi masyarakat Pamekasan .  Kata Kunci:Perbelanjaan, Pamekasan
Fasilitas Komunitas Multikultural di Kuta Selatan, Bali Ursula Canadarma
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1647.206 KB)

Abstract

Fasilitas Komunitas Multikultural di Kuta Selatan, Bali merupakan fasilitas yang memperkenalkan kebudayaan dari berbagai negara dan merupakan wadah bagi wisatawan pulau Bali untuk berinteraksi dan saling bertukar pikiran satu sama lain. Pulau Bali sangat terkenal akan keindahan alam dan keunikan budayanya, hal ini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan menjadikan pulau Bali sebagai salah satu tempat akulturasi terbesar di Indonesia. Fasilitas Komunitas Multikultural di Kuta Selatan, Bali akan menjadi salah satu ikon kebudayaan di pulau Bali yang bersifat rekreatif dan edukatif. Fasilitas ini akan dilengkapi fasilitas publik, yaitu performance hall, entertainment center (perpustakaan, game room, lounge, dan business center), café dan galeri, restaurant, food stalls, dan amphitheatre. Pendekatan simbolik digunakan untuk mengekspresikan ciri khas dari tiap negara yang merepresentasikan budayanya. Suasana interior bangunan juga mengekspresikan karakter tiap budaya melalui pendalaman karakter ruang sehingga pengunjung dapat mengenal dan memahami tiap budaya.
WISATA PASAR IKAN PUGER DI JEMBER Dwi Rano Hartejo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.471 KB)

Abstract

Proyek tugas akhri ini ditujukan untuk membantu memberikan solusi bagi warga sekitar pantai Puger yang sebagian besar mata pencahariannya bergantung pada hasil-hasil laut (nelayan dan penjual ikan). Pantai Puger sebagai pengahasil ikan terbesar di kota Jember yang dulunya banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dewasa ini menjadi sangat sepi pengunjung, sehingga sebagian besar perolehan ikan nelayan dipasarkan oleh tengkulak-tengkulak. Melalui perancangan ini diharapkan warga pantai Puger memiliki fasilitas sendiri yang dapat menarik wisatawan lokal untuk datang.Fasilitas ini didesain dengan mengutamakan fungsi sebagi pasar, dermaga, maupun wisata edukasi yang berfungsi sebagai penunjang kebutuhan nelayan yang ada di pantai Puger. 
GALERI DONGENG DI MALANG Inez Trifena
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1626.435 KB)

Abstract

Dongeng merupakan sebuah bentuk cerita yang disampaikan secara lisan dan bersifat edukatif serta menghibur. Dalam melestarikan budaya dongeng, dibutuhkan sebuah wadah dimana pengunjung dapat menikmati serta mempelajari dongeng. Penjiwaan pada galeri dongeng merupakan aspek penting dalam menciptakan unsur dongeng sehingga digunakan pendekatan simbolik serta pendalaman karakter ruang sebagai pendukung. Konsep yang digunakan pada desain perancangan diambil dari elemen dongeng sendiri yaitu kesederhanaan dari story-telling. Story-telling merupakan cara penyampaian cerita yang diikuti dengan mimik dan gerak. Terdapat pembagian zoning yang telah disesuaikan dengan fungsi dan kegiatan, yaitu zoning galeri dongeng, zoning pembelajaran dongeng, dan zoning pertunjukkan dongeng. Perancangan galeri dongeng melibatkan unsur eksterior maupun interior untuk menekankan kesan dari dongeng. Penataan landscape eksterior dengan pemberian konsep water plaza dan forest plaza, kanopi pohon, serta penambahan element air membantu terwujudnya kesan dongeng. Bentuk bangunan yang sederhana terinpirasi dari kesederhanaan cerita dari dongeng. Penggunaan material yang berbeda-beda digunakan untuk memunculkan kesan berbeda tiap ruang. Galeri dongeng di Malang ini adalah banguna public yang memunculkan unsur dongeng dalam setiap element arsitekturnya   

Page 49 of 155 | Total Record : 1542