cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Kondotel di Kabupaten Tangerang Natasha Marcella Hotama
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.503 KB)

Abstract

Kabupaten Tangerang telah mengalamiperkembangan pesat di bidang kawasan permukiman moderndan kawasan bisnisnya. Hal ini dapat dilihat dari maraknyapembangunan apartemen dan hotel tingkat tinggi, hinggaadanya pembangunan kondominium hotel atau kondotel.Kondotel merupakan sebuah bangunan yang dapatdigunakan untuk mengakomodasi para tamu, sama halnyaseperti hotel, namun terdapat perbedaan pada kepemilikanunit yaitu dapat dibeli dan disewakan. Proyek ini merupakanfasilitas hunian vertikal dimana bangunan ini tetapmemperhatikan ruang terbuka hijau dan ruang komunal yangkurang akibat konstruksi pembangunan yang berada diKabupaten Tangerang. Desain ini berintensi mampumemecahkan permasalahan di kota-kota besar sepertikabupaten Tangerang yang kurang akan ruang terbuka hijausebagai sumber oksigen dan ruang komunal untuk interaksisosial antar penghuni dan juga ikut berperan dalammewadahi kebutuhan hunian masyarakat. Denganpendekatan sustainable architecture, fasilitas yang terdapatpada bangunan adalah green roof, green façade, void terbuka,green co-working space, ruang komunal dan area terbukahijau. Pendalaman yang digunakan adalah pendalamanutilitas yaitu rainwater harvesting, dimana membantumerestorasi pengunaan air yang semakin terbatas. Olehkarena itu, proyek Kondotel di Kabupaten Tangerang iniadalah bangunan yang ramah lingkungan dan mampumenjawab permasalahan akan hunian dan lahan ruangterbuka hijau yang semakin terbatas.
Fasilitas Urban Farming Bioteknologi di Surabaya Realino Bram Risdianto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "FasilitasUrban Farming Bioteknologi di Surabaya" ini merupakan fasilitas yang memberikan contoh penerapan urban farming di kondisi lingkungan masyarakat ekonomi menengah kebawah. Selain itu, fasilitas ini juga memfasilitasi masyarakat sekitarnya dengan memberikan informasi dan teknik bercocok tanam dengan metode bioteknologi. Lahan yang ada diantara bangunan dalam fasilitas ini digunakan sebagai area bercocok tanam yang memiliki tanaman jenis tertentu yang dapat tumbuh di kondisi tertentu. Proyek yang terletak di tengah-tengah daerah pelaksanaan urban farming di kota metropolis ini diharapkan mampu membangkitkan produktifitas petani yang memiliki lahan terbatas, dan mensejahterakan masyarakat ekonomi menengah kebawah yang membutuhkan. Bangunan ini memiliki konstruksi sederhana dan sedemikian mungkin mirip dengan kondisi lingkungan masyarakat kecil. Pendalaman pencahayaan yang dikhususkan untuk tanaman dipilih untuk memberikan informasi tanaman apa yang dapat tumbuh dan bagaimana cara untuk bertanam di kondisi tersebut.Kata Kunci: Urban Farming, Bioteknologi, Surabaya  
PUSAT KEBUDAYAAN KOREA DI SURABAYA Felicia Chrestella
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1263.166 KB)

Abstract

Pusat Kebudayaan Korea di Surabaya ini merupakan sebuah fasilitas yang diharapkan dapat mewadahi dan menjawab keingintahuan masyarakat Surabaya dan sekitarnya akan kebudayaan Korea. Dengan tujuan untuk memperkenalkan Korea, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan simbolik yang mengambil bendera Korea sebagai simbolisasi dimana bendera negara adalah identitas dari suatu negara yang tidak dimiliki negara lainnya. Bangunan ini dirancang dengan harapan pengunjung yang datang bisa merasakan suasana Korea baik dari luar maupun dalam bangunan yang ditunjukkan dari karakter ruang dalam bangunan ini. Adapun fasilitas yang tersedia di proyek ini adalah museum, perpustakaan, ruang audiovisual, kelas bahasa, studio tari dan musik, auditorium, ruang komunitas, dan lain-lain. Pemilihan material dan warna bangunan disesuaikan dengan karakter Korea yang ingin ditonjolkan. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Pusat Kebudayaan Korea di Surabaya ini merupakan bangunan yang bisa menjadi menunjukkan karakter dari Korea itu sendiri dan bisa memuaskan keingintahuan masyarakat Surabaya dan sekitarnya akan kebudayaan Korea. 
Kajian Persepsi Visual Pada Elemen Sekuens di Museum Kereta Api Ambarawa Phebe Petrina Anandaju
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.279 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang persepsi visual pengunjungterhadap elemen sekuens yang ada di Museum Kereta ApiAmbarawa. Persepsi visual tersebut dapat diartikan sebagainyaman atau tidaknya pengunjung saat berada di salah satusekuens di museum. Tingkat kenyaman bersifat subjektifbergantung pada bagaimana pengunjung tersebut menilaisekuen tersebut berdasarkan mata mereka (secara visual).Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disekuens manakah yang pengunjung tertarik dan tidaktertarik untuk mengunjungi berdasarkan dengan persepsivisual mereka terhadap elemen pada sekuens. Setiap elemensekuens dianalisis dengan kerangka teori dari 3 teori yaitu:Teori serial vision, teori the perceptual dimension, dan teoriqualities of architectural space. Jenis penelitian ini yaitupenelitian kualitatif dengan 4 tahapan yang menggunakanmetode penelitian, yaitu: survey dan observasi, pemetaanperilaku, kategorisasi elemen sekuens dan penyebarankuesioner.
Fasilitas Teknologi Robotika di Kota Surabaya Teguh Febrianto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.406 KB)

Abstract

Fasilitas Teknologi Robotika di Surabaya” merupakan sebuah fasilitas yang mendukung perkembangan di dunia teknologi robotika. Indonesia termasuk negara yang lambat dalam mengembangkan teknologi robotika padahal Indonesia sendiri memiliki potensi yang besar dalam bidang robotika dengan mengukir prestasi pada berbagai kejuaraan internasional. Hal ini didukung dengan adanya berbagai kursus robotika dan sekolah yang menawarkan ekstrakurikuler di bidang ini. Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan juga sering mengadakan kejuaraan bertaraf nasional, namun minat masyarakat terhadap dunia robotika masih kurang.Sebuah fasilitas teknologi robotika ini dirancang dengan tujuan utama untuk menarik minat masyarakat pada teknologi robotika terutama robot dengan jenis manipulator. Pendekatan yang digunakan untuk dapat mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan menggunakan konsep arsitektur simbolik. Chanel yang digunakan untuk konsep ini adalah pictorial transferring, di mana guratan-guratan printed circuit board (PCB) menjadi referensi utama yang dipinjam pada fasad bangunan. Pemilihan chanel dan referensi ini didasarkan pada pertimbangan bahwa pendekatan ini dapat memberikan pesan mengenai teknologi robotika kepada masyarakat. Fasad bangunan dengan guratan-guratan PCB sendiri merupakan secondary skin yang dirancang agar terjadi aliran udara untuk mengurangi beban panas pada dinding terluar bangunan. 
FASILITAS SKATEBOARD DI SURABAYA Andy Darmawan Harry Hartono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.179 KB)

Abstract

Fasilitas Skateboard di Surabaya inimerupakan fasilitas umum yang akanmenjadi wadah untuk menampung parapemain skateboard di Surabaya sertasebagai sarana jual-beli alat bermainskateboard. Arena skateboard ini jugadiharapakan dapat memfasilitasi acaraperlombaan skateboard baik skala nasionalmaupun internasional. Selain dapatmemicu pemain skateboard muda diSurabaya untuk rajin berlatih juga agarkota Surabaya semakin dapat di minatipengunjung baik dari luar kota maupundari warga asing. Lokasi tapak berada diJalan Sukomanungal yang merupakandaerah komersial di Surabaya bagian barat.Selain dapat menjadi icon kota Surabayajuga dapat menambah objek wisata di kotaSurabaya, sehingga diperlukan tampilanbangunan yang menarik. Maka digunakanpendekatan perilaku dan lingkungandengan konsep hierarki yang di manasemakin ke atas semakin tinggi jugakemampuan dan mental pemain tersebut.Konsep ini mempengaruhi tampilanbangunan menjadi lebih atraktif karenadisusun menjadi tiga lantai dengan diberifaçade yang semi terbuka agar pemainskateboard di dalam arena tidak bosan danserasa seperti bermain di lapanganoutdoor.
Kampung Vertikal Plemahan Surabaya Hendy Gunawan Gunawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1703.191 KB)

Abstract

Pada desain tugas akhir ini bertujuan untuk memberikan desain hunian vertikal dengan pola pikir baru . Hunian yang dimaksud pada proyek ini adalah kampung yang khususnya berada di Plemahan Surabaya. Desain yang ditawarkan adalah memberikan solusi untuk menjawab permasalahan kehidupan para masyarakat yang kondisinya hidup dalam himpitan CBD (Commercial Building Distric) Tunjungan. Selain itu desain ini juga ingin memberikan sebuah memori khusus dari kampung bagi kota Surabaya yang beberapa tahun kedepan bisa saja menjadi kenangan. Memori ini didesain dalam bentuk fisik dan non fisik, secara fisik dapat dilihat secara langsung dalam gubahan massa sedangkan non fisik dapat dilihat dari pola kehidupan dan kebudayaan di kampung kota yang berusaha untuk dipertahankan dan diakomodasi melalui ruang – ruang untuk berkomunal. Desain ini menggunakan pendekatan perilaku manusia karena kampung sangat behubungan erat dengan pengguna dan budaya yang membentuknya. Sedangkan untuk pendalamnya adalah konstruksi dalam pembentuk ruang dalam hunian yang dapat diubah – ubah untuk memudahkan masyarakat kampung yang beragam untuk beradaptasi.
Hotel Resor di Siuri, Poso Selly Metta Utomo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1452.305 KB)

Abstract

Hotel Resor di Siuri, Poso merupakan hotel resor pertama yang dirancang untuk mewadahi kegiatan wisatawan dikawasan Siuri. Hotel resor ini ditujukan bagi wisatawan mancanegara, wisatawan domestik maupun masyarakat lokal yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Fasilitas publik yang disediakan yaitu restoran, café & bar, ruang multifungsi, gym & spa, retail  dan fasilitas privat berupa hotel, kolam renang dan vila.                Mengingat kota Poso masih kental akan unsur lokalitas, namun ingin memberikan warna modern, digunakanlah pendekatan “vernakular kontemporer” dengan konsep Banua Tambi dalam mendesain hotel resor ini. Penerapannya di dalam desain dapat dilihat pada bentuk bangunan, penataan masa, ruang luar hingga interior bangunan. Pendalaman karakter ruang dilakukan untuk memberikan detail desain suasana ruang yang sesuai dengan konsep.
Akademi Golf di Surabaya Indra Purnama Santoso
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5414.446 KB)

Abstract

Golf adalah salah satu olahraga yang mulaipopular pada tahun-tahun ini. Popularitasnya makinmeningkat yang berdampak pada meningkatnya jumlahpemain golf padahal fasilitas yang mewadahinya sangatminim. Dalam Perancangan Akademi Golf di Surabaya,diharapkan dapat menambah fasilitas khususnya dalambidang pendidikan mengingat penggunanya mulaibanyak pada kaum muda. Fasilitas-fasilitas yangdirencanakan secara keseluruhan berhubungan denganpendidikan golf dimana juga mempertahankan kondisieksisting alam pada lahan dan memanfaatkannya kedalam arsitektur bangunan 
FASILITAS EDUWISATA PERTANIAN VERTIKAL DI SURABAYA Rieka Aprilia Tanuy
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1475.226 KB)

Abstract

Sebuah wadah yang diharapkan dapat menjadi tempat belajar dan berwisata pertanian vertikal bagi masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya ini, adalah sebuah tempat yang cocok bagi masyarakat kota yang ingin mengetahui dan belajar menyelesaikan masalah pangan dengan kondisi lahan yang semakin sempit sehingga rancangan bangunan ini menggunakan pendekatan sustainable architecture dan pendalaman pencahayaan alami. Berdasarkan pengguna dan aktivitasnya, pembagian zoning terbagi menjadi empat yaitu, area wisata, area edukasi, area pengelola dan area servis. Sirkulasi ruang yang terbentuk memiliki runtutan agar pengunjung dapat mengerti latar belakang, tujuan dan kesimpulan yang nyata dari bangunan ini.  Pencahayaan alami untuk kehidupan tumbuhan, light pipe untuk penerangan ruangan, serta area petik dengan penghawaan alami adalah usaha untuk mengurangi penggunaan energi dalam bangunan ini. Desain yang berinteraksi dengan konteks lingkungan sekitar juga adalah usaha untuk mendukung isu sustainable.  Oleh karena itu, Fasilitas Eduwisata Pertanian Vertikal di Surabaya ini adalah bangunan yang bermisi bagi Kota Surabaya serta mendukung isu sustainable.

Page 57 of 155 | Total Record : 1542