cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
FASILITAS KOLUMBARIUM DAN RESTORASI DIRI DI KOTA SURABAYA Bagas Cahya Prabaswara
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.196 KB)

Abstract

Desain Fasilitas Kolumbarium Dan Restorasi Diri di Kota Surabaya bertujuan sebagai tempat penitipan abu jenazah dan pemulihan diri bagi keluarga yang ditinggalkan. Fasilitas ini merupakan alternatif solusi atas permasalahan minimnya lahan untuk pemakaman di kota besar seperti Surabaya. Desain berfokus pada emosi individu yang telah ditinggalkan orang yang dicintai. Konsep uplifted dipilih sebagai simbol kepergian dan dapat mensimbolkan bentuk keikhlasan dan kerelaan keluarga atas rasa kehilangan. Konsep ini diterjemahkan ke dalam bentuk arsitektur dengan aksis bangunan yang diorientasikan ke tengah dan ke atas, mensimbolkan proses uplift dan transisi dari daerah profan ke daerah yang sakral. Lanskap yang menghubungkan antara bangunan dengan laut diatur secara modular dengan ketinggian yang acak sehingga mensimbolkan proses uplift yang menyambung dari laut menuju ke puncak bangunan. Elemen arsitektur dan material interior yang berunsur alamiah digunakan untuk menghadirkan kesan khusyuk dan intim pada ruang utamanya, seperti ruang koridor kontemplatif, hall restorasi, dan ruang- ruang kolumbarium.
Fasilitas Pernikahan di Balikpapan Chrisstiani - Gotama
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1425.645 KB)

Abstract

 Fasilitas Pernikahan di Balikpapan merupakan salah satu pusat jasa pelayanan pernikahan dengan fasilitas Ballroom Indoor, Ballroom Outdoor, Bangunan Peneguhan dan berbagai fasilitas pendukung di dalamnya. Perencanaan fisik proyek ini secara umum bertujuan untuk menciptakan tempat khusus untuk pernikahan yang menyediakan berbagai pilihan suasana pernikahan, berbeda dengan tempat yang ada di Balikpapan yang hanya merupakan fasilitas pendukung dari hotel, menjunjung prestise, dan memudahkan masyarakat dalam persiapan maupun pelaksanaan acara pernikahan. Inti permasalahan dari proyek ini adalah bagaimana membuat Fasilitas Pernikahan dengan sirkulasi yang tidak saling mengganggu melihat banyaknya aktifitas yang ada di fasilitas ini serta rancangan arsitektur dapat mewakili simbolisasi dari pernikahan itu sendiri.
Ekologikal Hotel Resor di Pantai Pasir Putih Situbondo Ivan Vilano Vilano
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1980.679 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas peristirahatan yangterletak di jalur Surabaya – Banyuwangi dengan fasilitaspendukung berupa rekreasi outdoor yang sustainable.Proyek hotel resor ini didukung dengan letaknya yangberada di tepi pantai dengan memiliki berbagai potensi alamseperti area hutan Mangrove, wisata terumbu karang, areahutan lindung kera hitam, dan muara sungai yangmembentang sepanjang site.Pantai Pasir Putih ini sendiri merupakan salah satu tempatwisata yang menjadi ikon kota Situbondo dan dikenaldengan ikon kapal layarnya sehingga karakter ini dapatmenjadi keunikan tersendiri bagi proyek ini. Potensialamnya tidak hanya mampu dimanfaatkan sebagai arearekreasi namun juga dapat dimanfaatkan sebagaipengolahan renewable energy dengan menggunakanbantuan aliran angin dan air yang terdapat pada site.Rumusan masalah pada proyek ini adalah bagaimanamendesain hotel yang ramah lingkungan dan energi efisienserta menjadi landmark lingkungan yang baru bagimasyarakat Situbondo. Untuk dapat menjawab rumusanmasalah ini maka penulis menggunakan pendekatansustainable. Dan pendalaman yang digunakan yaitupendalaman renewable energy, sehingga jawaban darirumusan masalah proyek ini dapat ditinjau kembali.
Grha Gereja Pantekosta Di Indonesia, Di Surabaya Rafel Gino Djelau
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.705 KB)

Abstract

Grha Gereja Pantekosta di Indonesia, di Surabaya” merupakan sebuah bangunan gereja yang bukan hanya sebagai sebuah tempat ibadah, tetapi juga merupakan tempat untuk berkumpul dan melayani siapa saja, dengan pelayanan sosial seperti balai pengobatan dan taman bacaan. Dengan menyediakan fasilitas umum ini, diharapkan dapat menjangkau semua kalangan masyarakat. Bangunan ini juga diharapkan dapat memecahkan masalah yang terdapat pada gereja lama yang mana dapat terpenuhi kapasitas jemaat didalam gedung dan diluar seperti parkiran. Arsitektur dan pendalaman desain, bertujuan agar dapat menyelesaikan semua masalah pada bangunan ini.
RESORT di Ruteng, NTT Timothy Davin Davin
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2020.092 KB)

Abstract

Resort di Ruteng, NTT ini merupakan mountainresort yang memiliki pemandangan dan iklim yangsejuk. Pada Resort ini diberi fasilitas tambahan yaitueduwisata kopi, karena daerah Ruteng merupakandaerah penghasil kopi. Latar belakang resort iniadalah pariwisata dikota Ruteng ini sudahberkembang tetapi jumlah hotelnya kurang dan belumada hotel berstandar bintang. Untuk memenuhikebutuhan tersebut resort ini didesain dengan jumlahkamar standar 104 unit, kamar suites 12 unit dancottage 8 unit. Pada resort ini juga disedikan fasilitasyang berstandar bintang 4, mulai dari restoran, cafe,spa, eduwisata kopi, kolam renang, gym dan lain-lain.Wisata edukasi kopi yang berada pada resortdiharapkan dapat memberi pengetahuan tentang kopiruteng ini agar dapat dikenal lebih luas darisebelumnya. Pendekatan karakter ruang diambilguna merepresentasikan suasana kopi dan naturalyang dibawa masuk ke dalam kamar suites hotelsehingga pengunjung dapat merasakan suasana kopidan natural
Grha Kesenian Wayang di Surabaya Yessica Resita Susanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3019.456 KB)

Abstract

Grha Kesenian Wayang di Surabayaini merupakan fasilitas yang dimaksudkan untukmelestarikan kesenian wayang di kota Surabaya.Fasilitas ini ditujukan tidak hanya bagi penggemarkesenian wayang saja, tetapi juga bagi masyarakat yangbelum mengenal wayang. Melalui fasilitas inipengunjung diajak untuk mengenal dan mengapresiasikesenian wayang dan diharapkan dapat menambahwawasan dan kecintaan pengunjung mengenai kesenianwayang. Wayang diperkenalkan kepada pengunjungdalam bentuk sesungguhnya dan ada juga yangditampilkan secara virtual dengan menggunakanteknologi supaya lebih menarik dan tercipta interaksiantara objek yang ditampilkan dengan pengunjung.Oleh karena itu, cara menampilkan wayang menjadifokus dalam perancangan fasilitas ini di mana dalammenampilkan wayang tersebut, diperlukan pengolahanelemen-elemen ruang yang berperan sebagai mediapenyajian.
Sekolah Tinggi Musik Gerejawi di Surabaya Diana Fransisca Soetadji
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1572.378 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas sekolah tinggi musik gerejawi dengan aliran musik Kristen Pantekosta. Proyek ini terdiri dari fasilitas auditorium,recitall hall, ruang seminar, laboratorium musik, asrama, dan lain-lain. Musik dalam ibadah berfungsi untuk membawa jemaat lebih dekat dengan Tuhan. Musik dalam aliran Kristen Pantekosta memiliki karakter yang unik dan berbeda dari aliran musik lain. Perpaduan musik praise dan worship menimbulkan ritme musik yang dinamis. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana mendesain sekolah tinggi musik gerejawi yang mencerminkan karakter musik aliran Kristen Pantekosta. Serta bagaimana mengatur akustik dan visual dalam auditorium dan kelas-kelas latihan sehingga nyaman untuk digunakan. Untuk menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan simbolik semiotik. Pendalaman yang digunakan adalah pendalaman akustik dan visual. Diharapkan ketika ditinjau kembali, pendekatan dan pendalaman ini dapat menjawab rumusan masalah yang ada dalam proyek ini.
Grha Seni Tari Tradisional Jawa Timur di Surabaya Maria Ursula Leony Kwarrie
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Dewasa ini, nilai-nilai tradisional Indonesia mulai menurun dan berubah akibat adanya globalisasi. Padahal Indonesia secara luas dikenal sebagai negara yang memiliki beragam jenis budaya, tradisi, bahasa, dan arsitektur. Salah satu budaya Indonesia yang telah diabaikan saat ini adalah tari tradisional. Generasi muda lebih memilih untuk berlatih tari modern seperti hip hop atau tari lainnya yang berasal dari budaya luar. Di samping itu, Surabaya sebagai ibu kota Jawa Timur tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk mengakomodasi, mempromosikan, dan melestarikan kebudayaan tradisional Indonesia, khususnya tarian tradisional Jawa Timur. Oleh karena itu, diusulkan untuk merancang sebuah fasilitas yang dapat menampung dan mempromosikan tarian tradisional Jawa Timur. Fasilitas ini disebut Grha Seni Tari Tradisional Jawa Timur di Surabaya. Grha Seni Tari Tradisional Jawa Timur di Surabaya ini dilengkapi dengan fasilitas pelatihan dan pendidikan seni tari, teater terbuka, auditorium untuk pagelaran seni tari, perpustakaan, cafetaria, dan wisma bagi para seniman yang harus bermalam. Nilai arsitektur vernakular digunakan sebagai pendekatan desain dalam fasilitas ini untuk mengekspresikan identitas dari tradisi dan arsitektur Jawa. Bentuk atap Joglo digunakan sebagai bentuk atap utama dalam fasilitas ini karena Joglo merupakan salah satu bentuk atap yang penting dalam arsitektur Jawa. Fasilitas ini juga menggunakan material lokal seperti bata ekspos dan kayu untuk mengekspresikan nilai vernakular dan tradisional dalam bangunan. Oleh karena itu, struktur dan konstruksi perlu didalami untuk mendapatkan ekspresi tradisional dalam bangunan. Kata kunci: Seni Tari Tradisional Jawa Timur, Arsitektur Vernakular, Arsitektur Jawa.  
FASILITAS EDUWISATA BATIK TULIS KHAS SURABAYA DI SURABAYA Maria Marsha Haryogo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1730.547 KB)

Abstract

Fasilitas Eduwisata Batik Tulis Khas Surabaya yang berlokasi di kota Surabaya adalah suatu proyek yang ditujukan untuk mengenalkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang ragam batik tulis khas surabaya. Fasilitas ini menyediakan sebuah workshop untuk mewadahi kegiatan para pengrajin batik tulis yang meliputi proses pembuatan hingga menjadi sebuah produk batik tulis. Workshop ini bersifat terbuka sehingga pengunjung dapat belajar dengan melihat dan berinteraksi secara langsung dengan para pengraijn batiknya. Selain itu, terdapat pula kelas-kelas latihan membatik dimana pengunjung akan dapat merasakan pengalaman membuat batik tulis sendiri. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana menerapkan karakter batik tulis khas surabaya lewat elemen arsitektur sehingga menghasilkan bangunan yang memiliki identitas batik lokal surabaya itu sendiri. Oleh karena itu penulis menggunakan pendekatan simbolik dengan mengambil ciri dari tatanan motif batik tulis khas surabaya. Salah satunya adalah batik Sawunggaling. Pendalaman yang digunakan yaitu karakter ruang, sehingga dibuatlah ruang dengan karakter batik tulis khas surabaya.
SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MAGELANG DI KABUPATEN MAGELANG Florence Arla Viory
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1519.183 KB)

Abstract

Sekolah Tinggi Teologi Magelang merupakan sebuah fasilitas pendidikan formal yang termasuk dalam perguruan tinggi yang fokus pada pendidikan agama untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan/atau menjadi ahli ilmu agama. Pendekatan metaphor intangible digunakan untuk mengaplikasikan nilai esensi - esensi teologi, yaitu Kesatuan wahyu antara Tuhan dan manusia, Keragaman menerima wahyu, Hubungan antara Tuhan dan umat-Nya, serta Hubungan antara manusia dengan dunia yang membentuk focus perhatian. Fasilitas yang disediakan dibagi dalam 3 zona, yaitu: zona publik (area parkir, area penerima sekolah), zona semi publik (ruang kuliah, kapel, ruang kantor, ruang utilitas), dan zona non publik (asrama, area makan). Pendalaman daylighting dipilih dalam desain untuk mendukung aktivitas di dalam ruang, terutama ruang kuliah, serta mewujudkan pencapaian hemat energi.

Page 64 of 155 | Total Record : 1542