cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
FASILITAS EDUKASI DAN PENYEMBUHAN HIPERMORALITAS DI SURABAYA Jesslyn Bahtiar
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.271 KB)

Abstract

Fasiltas ini adalah sebuah museum yang diharapkan dapat menjadi edukasi ringan yang dapat membawa perubahan dan memberikan informasi moralitas bagi pengunjung. Dalam ilmu psikologi, sebuah kisah yang diceritakan akan membekas dan membawa perubahan jika kisah tersebut memiliki makna mendalam. Ada dua pendekatan dalam desain fasilitas ini, yaitu simbolik dan psikologi ruang. Secara simbolik agar pengunjung menangkap makna yang ingin disampaikan oleh bangunan, sedangkan dari psikologi ruang agar pengunjung merasakan keadaan hipermoralitas. Konsep bentuk dan sekuen ruang dibagi dalam 4 zona berbeda; yaitu early life, trouble events, reborn, dan interactive healing area. Bentuk arsitektural dimainkan dengan mengolah ketinggian, material, cahaya, serta kemiringan dinding. Tiap bentuk geometris menyampaikan makna tertentu secara psikologis. Sebagai fasilitas publik, bangunan ini juga dilengkapi, foodstalls, mini shop, toko souvenir, dan mini library.
Kajian Tempat Penjemuran Ikan di Kampung Nelayan Kenjeran Fifinella Fifinella Fifinella
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.593 KB)

Abstract

Surabaya merupakan kota pesisir dimana sebagian besar pendapatannya juga berasal dari hasil laut. Surabaya memilki kampung nelayan yang terkenal yaitu kampung nelayan kenjeran. Sayangnya kondisi kampung yang jauh dari kata layak membuat kampung ini menjadi kurang nyaman baik untuk pengunjung karena kondisi gang yang sempit, bau dan kumuh, dengan adanya jemuran ikan yang tidak memiliki tempat layak untuk melakukan penjemuran. Dalam studi ini kemudian dipilih gang yang digunakan sebagai studi kasus adalah Gang Cumpat.Dalam kajian ini diangkat dua buah rumusan masalah yaitu bagaimana cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah sirkulasi gang yang sempit karena jemuran ikan di Kampung Nelayan Cumpat? Serta bagaimana solusi desain jemuran ikan yang layak agar dapat menunjang UBR dan fungsi gang yang multiguna di Kampung Nelayan Cumpat? Karena adanya aktivitas dalam gang yang multifungsi kemudian ditambah dengan peran gang sebagai UBR, maka teori yang digunakan adalah teori UBR dan teori fenomenologi yaitu taste of the stone dan space of memory and imagination. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengan observasi, dokumentasi, wawancara, dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian adalah desain penjemuran ikan yang menggantung dan multiguna.
Sekolah Tuna Rungu di Sidoarjo Fandy K. Onggano
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.052 KB)

Abstract

Sekolah Tuna Rungu di Sidoarjo merupakan fasilitas yang ditujukan sebagai sarana pengetahuan dan edukasi bagi anak-anak tuna rungu di Sidoarjo. Latar belakang yang melandasi proyek ini yaitu banyaknya anak penyandang tuna rungu yang ada di Sidoarjo, sedangkan fasilitas pendidikan bagi mereka sangatlah terbatas. Selain itu mayoritas fasilitas pendidikan / sekolah bagi penyandang tuna rungu tersebut tidaklah di desain sesuai dengan kebutuhan anak tuna rungu, dimana kebutuhan anak tuna rungu berbeda dengan kebutuhan anak pada umumnya.Oleh karena itu fasilitas ini di desain dengan mempertimbangkan karakter perilaku dari anak tuna rungu itu sendiri, sehingga anak tuna rungu dapat merasa nyaman dan aman saat melakukan kegiatan belajar & mengajar di sekolah ini. 
Hotel Resor di Pantai Manggar Balikpapan Dicky Lienardo Lie
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2014.87 KB)

Abstract

Hotel resor ini merupakan sebuah fasilitas penginapanyang dilengkapi dengan wisata publik sebagai fasilitaspendukung. Resor sebagai tempat berlibur denganpemandangan laut dilengkapi dengan berbagai wahanawisata pantai sebagai sarana rekreasi. MasyarakatBalikpapan dinilai sangat membutuhkan sebuah saranapelepas penat dari kesibukan dan kepadatan kota, olehkarena itu proyek ini didesain dengan memanfaatkanpotensi dari tapak berupa laut, sungai, dan hutan secaramaksimal melalui penataan massa bangunan danlandscape. Proyek ini diharapkan dapat menjawabkebutuhan dan menjadi solusi bagi permasalahan bidangpariwisata kota Balikpapan. Fasilitas yang tersedia dalamhotel resor ini meliputi fasilitas retail, galeri, amphitheater,foodcourt, cafe, restoran, arena outbound, hotel, cottage,serta fasilitas penunjang lainnya.Rumusan masalah dalam proyek ini adalah menciptakansinergi antara ruang privat dan publik, serta mencerminkannilai-nilai lokal masyarakat Dayak Kenyah yang dapatdijadikan objek wisata dan pembelajaran. Untuk dapatmenjawab rumusan masalah tersebut, pendekatanvernakular diaplikasikan pada desain arsitektur yangdipadukan dengan gaya desain kontemporer. Pendalamanyang digunakan yaitu karakter ruang untuk menciptakanruang-ruang dalam dan luar yang memperkuat nuansa alamdan mencerminkan lokalitas kawasan.
Fasilitas Sirkuit dan Pelatihan Balap Mobil di Nusa Dua, bali Vincentius Pranata Hariyono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2355.021 KB)

Abstract

Proyek yang terletak di Jalan Nusa Dua Selatan, Bali ini merupakan sebuah fasilitas yang dapat mewadahi minat masyarakat dalam kegiatan olahraga balap mobil. Proyek ini dapat digunakan untuk kegiatan perlombaan maupun untuk pelatihan balap mobil. Dengan skala nasional, proyek sirkuit ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti pit building, race control tower, pers conference, tribun, dan fasilitas pendukung seperti tempat perbelanjaan, dan tempat makan. Keteraturan dan kejelasan sirkulasi bagi para pengunjung merupakan hal yang penting, oleh karena itu proyek ini menggunakan pendekatan fungsi. Fungsi yang jelas juga harus ditopang dengan struktur yang kuat agar dapat memperbanyak titik pandang penonton menuju sirkuit saat berada di bangunan ini. Desain bangunan ini juga memperhatikan kepentingan sekitar seperti kemacetan yang harus diatasi serta suara bising dari mobil balap yang dapat mengganggu kenyamanan sekitar site, seperti hotel yang bersebelahan dengan bangunan ini. Pendalaman yang digunakan pada proyek ini adalah pendalaman struktur mengingat pentingnya kenyamanan view penonton dari berbagai tempat meskipun kapasitas pengunjung juga banyak.
Hotel Resor di Pantai Bangsring, Banyuwangi Yosephine Hindrawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.791 KB)

Abstract

Hotel Resor di Pantai Bangsring, Banyuwangi” ini merupakan fasilitas akomodasi sekaligus rekreasi yang memungkinkan penggunanya untuk berlibur sekaligus menikmati wisata alam di Pantai Bangsring. Keberadaan proyek ini juga mendukung kemajuan pariwisata Propinsi Jawa Timur, khususnya Banyuwangi. Pendekatan desain yang digunakan pada proyek ini adalah pendekatan sistem terutama sistem zoning dan sirkulasi untuk menyesuaikan dengan fasilitas – fasilitas pada hotel resor. Suasana lokal dihadirkan pada bangunan dan area menginap melalui ekspresi arsitektur tradisional Suku Osing. Pendalaman karakter ruang dipilih sehingga tamu hotel juga dapat merasakan suasana tradisional.
Fasilitas Penitipan dan Pelatihan Anjing Trah di Surabaya Ivan Iskandar Tedja
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1214.757 KB)

Abstract

 Proyek ini bertujuan untuk merancang sebuah wadah bagi pecinta anjing trah serta masyarakat yang masih mentah akan kinologi dengan fasilitas-fasilitas yang diperlukan di kota Surabaya, Jawa Timur. Fasilitas pada bangunan ini berupa tempat penitipan, area pelatihan, spa, grooming, klinik, serta fasilitas yang diperuntukan bagi pemilik seperti restoran, cafe, perpustakan dan galeri. Konsep suport dipakai dengan dasar pemikiran kedekatan hubungan manusia dan anjing trah. Penerapan konsep pada desain bangunan, ditunjukan dengan hubungan emosional yang kuat, saling ketergantungan, dan saling suport antara anjing trah dan pemilik. Keberadaan fasilitas penitipan dan pelatihan anjing trah di surabaya diharapkan dapat memperkuat eksistensi pecinta anjing dan juga menjadi sebuah fasilitas baru yang dapat memperkuat dunia pecinta anjing di masyarakat, terutama Surabaya.
GALERI DAN EDUKASI BATU MULIA DI SURABAYA Chandra WIjaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1803.211 KB)

Abstract

Sebuah tempat yang diharapkan dapat menjadi sebuah wadah untuk kegiatan jual beli dan edukasi mengenai batu mulia bagi masyarakat umum di Surabaya dan sekitarnya. Batu mulia merupakan batuan alam yang miliki nilai jual yang cukup tinggi dan memilki banyak jenis berdasarkan skala mohs salah satunya adalah berlian. Bagi masyarakat umum kata batu mulia tentunya masih asing terdengar di telinga mereka, namun akan berbeda jika mendengar  bahwa berlian termasuk dari jenis batu mulia. Oleh sebab itu pendekatan yang diambil adalah pendekatan simbolik, dengan konsep bentuk massa utama diambil dari bentuk berlian. Bangunan ini memiliki beberapa zoning, zoning yang dibagi berdasarkan jenis aktivitasnya pada lantai satu untuk kegiatan jual beli, pada lantai dua yaitu berupa galeri pamer untuk kegiatan edukasi, sedangkan pada lantai ketiga juga terdapat galeri pamer namun perbedaanya dari lantai dua yaitu disini benda yang dipamerkan dapat dibeli langsung oleh pengunjung. Kegiatan edukasi yang dimaksudkan berupa pemberian informasi mengenai proses pemotongan batu mulia asal usul batu mulia dsb. Bangunan ini memiliki system keamanan khusus hal itu dibutuhkan untuk menjaga agar batuan yang dipamerkan tidak hilang atau rusak. Untuk keseluruhan bangunan mengunakan Penghawaan buatan (air conditioning).
Fasilitas Wisata Edukasi Tanaman Tropis di Surabaya Patrick Leonard Leonard
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.415 KB)

Abstract

Fasilitas Wisata Edukasi Tanaman Tropis di Surabaya merupakan sebuah fasilitas yang mewadahi kegiatan wisata dan pembelajaran mulai dari jenis, cara perawatan, pengembangbiakkan, pengaplikasian, dan lain-lain mengenai tanaman tropis. Desain fasilitas ini dilakukan dengan mengangkat permasalahan desain tentang terancamnya tanaman tropis pada habitatnya dikarenakan kurangnya kepedulian masyarakat dan edukasi mengenai tanaman tropis. Fasilitas ini memiliki fungsi utama sebagai galeri, dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti bioskop mini, pameran perkembangan tanaman, pameran tanaman tropis per dataran, foodcourt, nursery, workshop, dan sebagainya. Pendekatan sustainable (green technology) digunakan untuk penghematan energi dari pengeluaran bangunan nantinya. Suasana penerapan konsep hubungan alur pertumbuhan tanaman yang mempengaruhi karakter ruang di dalam bangunan didapatkan melalui pendalaman sequence sehingga menghasilkan suasana karakter ruang berbeda yang dapat dirasakan secara langsung oleh pengunjung.
Museum Reptil di Surabaya Meilissa Moelyanto,
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - “Museum Reptil di Surabaya” inimerupakan fasilitas edukasi dunia reptil dan jugamerupakan fasilitas ini didukung oleh faktorkepopuleran hewan jenis ini banyak dipeliharaoleh masyarakat. Selain itu, fasilitas ini bertujuanjuga untuk menambahkan pengetahuan – pengetahuan lebih mendalam akan pemeliharaanhewan reptil dan memberikan interaksi secaralangsung antara hewan dan para pengunjungMuseum sehingga terjadi keakraban denganhewan tersebut. Pendekatan yang diambil dalampendesainan bangunan Museum ini yaitupendekatan sistem sirkulasi dimana sirkulasiberperan dalam memberntuk tatanan massabangunan dan bertujuan untuk memusatkankegiatan bersama antara pengunjung dankomunitasKata kunci:Museum, Reptil, Edukasi, Surabaya

Page 68 of 155 | Total Record : 1542