cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
SARANA PELATIHAN FOTOGRAFI Ezra Bezaliel Bezaliel
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1496.544 KB)

Abstract

Fasilitas Pelatihan Fotografi merupakan fasilitas yang bertujuan untuk mewadahi kebutuhan-kebutuhan fotografer di Kota Surabaya dan sekitar. Fasilitas ini dirancang untuk dapat digunakan secara maksimal oleh fotografer pemula maupun fotografer yang sudah bertingkat profesional. Beberapa jenis fotografi yang diakomodasi oleh fasilitas merupakan 5 jenis fotografi yang sering digunakan dan dibutuhkan dalam dunia pekerjaan antara lain, Auto Photography, Food photography, Human photography, Addvertisment photography, dan Pet photography. Fasilitas memberikan kebtuhan untuk fotografer berlatih dengan standart profesional untuk mempersiapkan fotografer yang berlatih ke dunia kerja profesional. Fasilitas ini menggunakan ruang dalam ( studio ) dan ruang luar ( outdoor ) untuk melakukan sesi pelatihan.Kegiatan yang diwadahi dalam fasilitas ini antara lain, kegiatan berlatih fotografer, kegiatan photoshoot indoor ( studio ) maupun outdoor, kegiatan komunitas fotografer Kota Surabaya dan sekitar, dan kegiatan retail. Fasilitas yang menunjang kegiatan-kegiatan dalam fasilitas anatara lain, studio indoor, spot foto outdoor, ruang serbaguna, taman, ruang komunal, cafe, retail ( persewaan pakaian, salon, dan toko kamera dan aksesoris ), pengelolah, pemelihara, dan galeri.Pendalaman daylighting sebagai pencahayaan ambient fasilitas sehingga fotografer dapat berlatih fotografi tidak hanya mengunakan cahaya buatan tetapi juga dapat berlatih dengan cahaya alami matahari. Karena cahaya matahari akan memberikan warna yang berbeda dan nada yang berbeda dengan pencahayaan buatan. Sehingga penggunaan cahaya matahari untuk pencahayaan pada fasilitas merupakan salah satu hal yang penting. Dengan dukungan pendekatan sains terhadap cahaya matahari.
Galeri Kebaya Indonesia Monica Marcellina T.
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.052 KB)

Abstract

Galeri Kebaya Indonesia ini didesain dengan suasana modern yang memiliki museum yangberisi tentang perkembangan kebaya Indonesia dari masa ke masa serta memiliki galeri yangmemfasilitasi kebaya modern serta catwalk sebagai ajang museum aktif dalam galeri ini. Serta didukungdengan fasilitas seperti toko sovenir, minimarket, cafe, dan book store, sehingga menjadi Galeri yangnyaman bagi masyarakat kota. Pendekatan simbolik digunakan untuk menggambarkan Kebaya Indonesiasecara global dari masa ke masa sehingga masyarakat dapat lebih mengenal Kebaya Indonesia melaluiarsitektur. Konsep Perancangan yang dipakai “From History to Outlook”. Pendalaman desain difokuskanpada karakter ruang galeri dengan menunjukan fasilitas galeri catwalk modern yang dapat dialihfungsikan menurut kebutuhan ruang pada saat itu.
Fasilitas Pagelaran Musik di Surabaya Yonathan H.S. Yonathan H.S. Yonathan H.S.
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.141 KB)

Abstract

Fasilitas Pagelaran Musik di Surabaya ini merupakan sebuah gedung pagelaran yang diutamakan untuk memfasilitasi sebuah pagelaran musik yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya, seperti area makan, toko alat musik, dan fasilitas edukasi bagi masyarakat yang ingin mengenal musik lebih dalam lagi. Lokasi tapak berada di jalan Ngagel, dekat dengan berbagai fasilitas edukasi baik itu Universitas Widya Mandala maupun kursus musik seperti Melodia dan Irama Mas. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif berupa sarana kerja sama terhadap fasilitas disekitarnya tersebut. Desain bangunan menggunakan pendekatan sistem dalam hal zoning, sirkulasi, utilitas dan keamanan dikarenakan jumlah dan jenis pengunjung yang beragam yang terbagi sesuai kelompok usia dan profesi. Pendalaman yang digunakan yaitu pendalaman akustik sebagai penyelesaian atas kebutuhan penonton terhadap kenyamanan saat menikmati sebuah pertunjukan.
Pusat Vegetarian di Surabaya Willy Arista Wibowo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Pusat Vegetarian di Surabaya" ini merupakan sebuah fasilitas yang menyediakan berbagai fasilitas untuk mewadahi kegiatan dari komunitas vegetarian yang berada di Surabaya, karena dilihat belum adanya wadah bagi kegiatan dari komunitas vegetarian di Surabaya, fasilitas ini juga bertujuan untuk mengenalkan vegetarian terhadap seluruh masyarakat dan memudahkan masyarakat untuk mencari berbagai macam makanan dan informasi mengenai vegetarian. Oleh karena itu proyek yang terletak di jalan Mayjend HR Mohammad yang cukup padat dengan menggunakan pendekatan arsitektur simbolik dapat menarik masyarakat untuk mencoba pola hidup sehat vegetarian dengan mencoba berbagai hidangan vegetarian dan juga memperoleh informasi mengenai dampak positif dengan mengikuti pola hidup sehat vegetarian. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk memaksimalkan suasana tiap ruang dalam bangunan maupun luar bangunan dengan pemilihan material dan warna.Kata Kunci: pusat, vegetarian, komunitas vegetarian, Surabaya
Stasiun Mass Rapid Transit di Blok M Jakarta Gregorius Gerry
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2624.265 KB)

Abstract

Proyek Stasiun MRT di Blok M, Jakarta merupakan sebuah fasilitas untuk mewadahi kebutuhan warga kota Jakarta dalam hal mobilitas. Stasiun ini di desain sedemikian rupa supaya nyaman pada saat digunakan oleh warga Jakarta. Hal ini diharapkan dapat merubah pola pikir masyarakat Jakarta yang sekarang ini selalu menggunakan kendaraan pribadi untuk melakukan mobilitasnya menjadi menggunakan kendaraan umum.Pendekatan sistem sirkulasi digunakan untuk menentukan entrance dan exit dari bangunan yang paling efisien karena sirkulasi merupakan bagian penting dari bangunan ini agar nantinya ketika dibangun dapat memenuhi kebutuhan warga yang ada di sekitar stasiun dalam radius yang maksimal. Selain itu karena Jakarta merupakan kota dengan cuaca yang panas maka digunakan pendalaman sains untuk memenuhi standar kenyamanan pengguna yang berada didalam stasiun MRT ini. 
Pusat Perbelanjaan Pecinan di Surabaya Velisa Yulian Yulian
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1822.48 KB)

Abstract

Kawasan Kembang Jepun, Surabaya merupakan kawasan bersejarah yang identik dengan pecinan Surabaya. Pada 31 Mei 2003, sempat didirikan pasar malam Kya-Kya Kembang Jepun untuk meramaikan suasana malam disana. Namun setelah 5 tahun beroperasi, akhirnya Kya-Kya tutup dan hingga saat ini suasana malam di kawasan tersebut lumpuh bagaikan kota mati. Melihat semakin maju dan berkembangnya pecinan-pecinan di kota lain, pecinan Surabaya perlu diperkuat identitas kawasannya dengan membangun Pusat Perbelanjaan Pecinan di Surabaya. Masalah desain utamanya adalah bagaimana menciptakan kenyamanan pengguna dari segi sirkulasi, akses, pencahayaan, penghawaan, serta estetika. Selain itu, berkaitan dengan aspek kesetempatan di sekitarnya, masalah desain khususnya adalah bagaimana memasukkan unsur Tionghoa pada bentuk bangunan, fasad, dan interior supaya selaras dengan arsitektur Tionghoa di sekitarnya.Pendekatan desain yang digunakan adalah pendekatan tipologi lingkungan dan pendalamannya adalah pendalaman tipologi arsitektur Tionghoa.Penataan retail pada pusat perbelanjaan ini mengadaptasi dari penataan street market khas pecinan dengan sirkulasi yang diapit retail di kanan-kiri dan adanya five foot way. Perancangan ini menggabungkan tipologi street market dengan pusat perbelanjaan modern. Selain itu pada bangunan ini diterapkan unsur-unsur arsitektur Tionghoa mulai dari bentuk atap Ngang Shan, atap yang bertingkat, adanya moon gate pada pintu masuk bangunan, dan adanya patung singa penjaga (shi zi).
MUSEUM KERETA API DAN HOTEL DI SURABAYA Nita Setiawati Wibisono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1234.651 KB)

Abstract

Museum Kereta Api dan Hotel di Surabaya ini merupakan fasilitas edukasi dan rekreasi dimana bertujuan untuk menginformasikan masyarakat tentang sejarah dan perkembangan kereta api di Surabaya dan sekitarnya. TIdak banyak yang mengetahui bahwa zaman dulu kereta memegang peranan penting dalam pembuka jalur ekonomi bangsa Indonesia terutama di Surabaya. Hal ini ditunjukkan dengan adanya Stasiun Semut yang ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya dan sedang dalam tahap renovasi. Fasilitas hotel dipilih sebagai penunjang sehingga bisa menambah nilai komersil bagi museum karena letaknya yang berada di kawasan pusat ekonomi dan kota lama Surabaya. Bangunan ini dirancang dengan menggunakan pendekatan simbolik dimana dapat memberikan informasi kepada masyarakat dan mengikuti arsitektur colonial agar selaras dengan lingkungan dan memperkuat kesan kota lama, serta mengingatkan masyarakat pada Stasiun Semut yang letaknya tidak jauh dari bangunan ini. 
PANTI JOMPO DI CANGGU, BALI Rhesa Putratama Putratama
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2693.013 KB)

Abstract

“Panti Jompo di Canggu, Bali” merupakanfasilitas tempat tinggal yang ditujukan bagilansia baik yang berasal dari Bali maupundari luar kota. Proyek ini dilatar belakangioleh kurangnya perhatian dan kasih sayangyang diterima oleh lansia dari anggotakeluarga yang sibuk dan tidak banyakjumlah panti jompo yang ada di Bali. Pantijompo yang ada pada di Indonesia padaumumnya tidak mempunyai fasilitasrekreasi dan akomodasi bagi kaum lansiaberkebutuhan khusus serta ruang interaksikeluarga yang memadaiMelalui pendekatan arsitektur perilaku dirancang fasilitas yang dapat menjawabkebutuhan lansia sehingga betah untuktinggal. Sirkulasi dalam panti dirancangagar tercipta ruang sirkulasi yang amandan nyaman bagi seluruh pengguna panti.
Fasilitas Pendidikan Anak Tuna Netra di Malang Yanni Permatasari Permatasari
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.136 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas pendidikan bagi anak tuna netra dengan fasilitas pendukung berupa asrama. Didukung dengan pemilihan lokasi tapak di daerah pinggir kota Malang yang masih tenang dan sejuk sehingga kegiatan belajar mengajar tidak terganggu oleh keramaian jalan raya di perkotaan. Selain itu juga di dalamnya terdapat fasilitas-fasilitas yang mendukung kegiatan pendidikan seperti gedung auditorium, gedung olahraga, gedung musik dan perpustakaan dan gedung SD SMP yang merupakan pusat dari aktifitas pembelajaran. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana mendesain fasilitas pendidikan yang dapat menjadikan lingkungan pendidikan tersebut nyaman bagi pengguna yaitu anak tuna netra itu sendiri sehingga diharapkan dapat memperlancar proses belajar mengajar. Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan arsitektur perilaku. Dan pendalaman yang digunakan yaitu karakter ruang, sehingga ketika ditinjau kembali dapat menjawab rumusan masalah dalam proyek ini.
Pusat K-Pop Di Surabaya Njoo Lestari
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1146.832 KB)

Abstract

 Pusat K-Pop di Surabaya merupakan satu fasilitas untuk mewadahi penggemar K-Pop atau Korean Pop di Surabaya dan sekitarnya. Fasilitas ini dilengkapi dengan galeri K-Pop, kursus tari, stage pertunjukan, cafe dan juga restoran. Pendekatan simbolik diambil untuk dapat menggambarkan ciri khas Korean Pop baik secara ekspresif bangunan maupun pembagian ruang (zoning) di dalamnya. Pendalaman struktur dipilih mengingat fasilitas di dalamnya yang memerlukan bentang lebar.

Page 69 of 155 | Total Record : 1542