cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
KANTOR E-COMMERCE DI SURABAYA Jonathan Tandiono Tandiono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1109.043 KB)

Abstract

Kantor E-Commerce di Surabaya bertujuanuntuk mewadahi berbagai jenis kegiatan yang diadakanoleh komunitas, baik untuk komunitas itu sendirimaupun untuk masyarakat, yang selama ini tidakterfasilitasi dan terdesain secara khusus. Pendekatandesain yang dipilih adalah pendekatan utilitas karenakebutuhan kantor ini sangat berhubungan denganutilitasnya. Keunikan dari proyek ini terletak padabagaimana desain mampu menggabungkan kebutuhaninteraksi antara para pekerja di dalam bangunan ini,namun tetap efisiensi yang tinggi, serta bagaimanapara pekerja dapat memiliki tingkat kenyamanan tinggiserta proses edukasi dan interaksi menjadi lebihmenyenangkan dan efektif bagi kedua belah pihak.Pendalaman karakter ruang dipilih untuk menunjukkankompleksitas dan berbagai macam pertimbangandesain. Ruang – ruang yang terdapat dibangunan iniadalah ruang yang sudah didesain sesuai dengankebutuhannya, dan memilliki efisinsi yang tinggi sesuaidengan kebutuhan para pekerja dalam melaksanakanpekerjaan dalam proses nya .
Galeri Seni Tari Makassar di Tanjung Bunga MARIA MONICA RAMPISELA
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.855 KB)

Abstract

Galeri Seni Tari Makassar di Tanjung Bunga merupakanfasilitas yang memperkenalkan seni tari daerah Makassarkepada masyarakat. Pembangunan infrastruktur kota yangberkembang pesat sejak tahun 2008 diharapkan menjadikankota Makassar sebagai kota metropolitan dan pusat bisnisterpadu di Indonesia. Galeri Seni Tari Makassar di TanjungBunga akan menjadi salah satu ikon budaya di tengahpadatnya kawasan bisnis di kota Makassar. Agarmasyarakat dapat tetap tertarik dan mengapresiasi senidaerah, galeri ini menggabungkan unsur tradisional danmodern dari segi desain eksterior hingga program ruang.Galeri akan dilengkapi fasilitas publik, yaitu foodcourt, tamanpatung, taman bermain, retail, dan teater terbuka, agarmenjadi tempat hiburan yang nyaman dan akrab bagimasyarakat. Pendekatan simbolik digunakan untukmenampilkan ciri khas seni tari Makassar pada bentukbangunan sehingga masyarakat dapat lebih mengenal nilailokal seni tari melalui arsitektur. Tidak hanya melalui bentukbangunan, ciri khas seni tari Makassar juga diperkenalkanmelalui suasana interior bangunan, sehingga dilakukanpendalaman karakter ruang.
Hotel Resor dan Fasilitas Wisata Kuliner di Labuan Bajo Marry -- --
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1233.427 KB)

Abstract

Hotel Resor dan Fasilitas Wisata Kuliner di Labuan Bajo merupakan fasilitas yang terletak di daerah dekat dengan pulau komodo yang termasuk dalam 7 keajaiban dunia. Fasilitas ini merpakan fasilitas yang mewadahi kegiatan para wisatawan yang datang dari dalam dan luar Labuan Bajo. Fasilitas ini mengutamakan kenyamanan untuk para pengunjung yang datang dengan mengetahui kekhasan daerah setempat, sehingga pendekatan yang diambil adalah pendekatan vernakular yang merupakan pendekatan yang mengangakat kebudayaan setempat yang perwujudannya sangat erat dengan seluruh kondisi setempat dimana ia tumbuh. Pendalaman konstruksi Mbaru Pu’u dipilih dengan tujuan agar dapat teraplikasikan bangunan tradisional setempat dengan hotel dan wisata kuliner sehingga pengunjung yang datang dapat mengetahui bangunan khas daerah setempat.
Gelanggang Renang Nasional di Kawasan SSC, Surabaya Lidya Fatmawati Fatmawati
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1247.862 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas olahraga yang difokuskan untuk menyelenggarakan kejuaraan renang tingkat regional dan nasional yang ditunjang oleh beberapa fasilitas pendukung serta area outdoor. Didukung dengan lokasi tapak yang diperuntukan khusus sebagai sebuah kawasan olahraga menyebabkan terjadinya integrasi antar bangunan yang memiliki fungsi sama sebagai fasilitas olahraga. Selain itu lokasi yang cukup jauh dari pusat keramaian kota serta aktivitas pabrik menjadikan kawasan tersebut cukup sehat untuk melaksanakan aktivitas olahraga. Minat dan kecintaan masyarakat Surabaya terhadap olahraga cukup besar sehingga proyek ini dapat mendukung serta memajukan semangat olahraga khususnya untuk para atlet renang. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana mendesain fasilitas olahraga yang mampu menciptakan integrasi antara stadion renang indoor dengan kenyamanan para atlet dan pengunjung dengan memasukkan pencahayaan dan penghawaan alami. Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan sains kenyamanan termal. Dan pendalaman yang digunakan yaitu struktur sehingga ketika ditinjau kembali dapat menjawab rumusan masalah dalam proyek ini.
Fasilitas Kerajinan Batik Tulis Jetis di Sidoarjo Karina Ikasari
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Kerajinan Batik Tulis Jetis di Sidoarjo merupakan suatu fasilitas untuk mempromosikan lebih lanjut batik tulis Jetis yang merupakan salah satu produk andalan  Sidoarjo. Fasilitas ini dilengkapi dengan galeri, workshop, exhibition hall, retail shop dan restoran. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberdayakan potensi kerajinan batik tulis Jetis, baik secara edukasi dan wisata rekreasi.Rumusan masalah yang ada adalah bagaimana mendesain bangunan yang mampu mengenalkan dan mengekspresikan nilai kesenian dari batik tulis Jetis Sidoarjo. Hal ini sudah diselesaikan dengan menggunakan pendekatan arsitektur simbolik semiotika dengan channel metaphor intangible sehingga bentuk bangunan yang timbul adalah ekspresi dari salah satu motif batik tulis Jetis. Pendalaman karakter ruang dipilih agar dapat semakin menunjang lokalitas dan identitas bangunan.
Sanggar Pelatihan Spiritual dan Mental untuk Anak dan Remaja di Surabaya Aaron Sutanto Putra
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1473.203 KB)

Abstract

Sanggar Pelatihan Spiritual dan Mental untuk Anak danRemaja di Citraland, Surabaya ini merupakan fasilitaskerohanian yang bertujuan untuk membentuk karakterpositif anak dan pemulihan gambar diri bagi anak-anak danremaja yang mempunyai masalah disiplin diri, narkoba, sexbebas, kekerasan termasuk luka bathin. Anak-anak danremaja akan dilatih melalui berbagai fasilitas yang adaseperti laboratorium keberagaman, galeri uji kedewasaan,area outbound, ruang cuci dan setrika, beauty and spa,kelas kepribadian, ruang meditasi, ruang bela diri, ruangyoga, area dreams and hopes, laboratorium makanan,amphitheater, dan juga penginapan.Pendekatan perancangan yang dipakai adalahpendekatan metafor intangible dari pertumbuhan spiritualdan mental anak dan remaja. Konsep perancangan dipilihhomey and fun, dengan harapan anak-anak dan remajamerasa nyaman dan dapat mengikuti proses pelatihanspiritual dan mental mulai dari fase keluguan, orientasi, ujikedewasaan, penguatan, dan diakhiri dengan fasekedewasaan spiritual dan mental. Pendalaman karkterruang dipakai untuk mewujdkan suasana ruang yangberbeda-beda, sehingga anak-anak dan remaja dapatmerenung dan bercermin akan jati diri mereka yangsebenarnya sesuai dengan gambar dan rupa Allah.
Gelanggang Bulutangkis di Kawasan SSC, Surabaya Lily Ekashandy Ekashandy
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1838.627 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah gelanggang pertandingan olahraga bulutangkis tingkat nasional di Surabaya dengan beberapa fasilitas penunjang seperti café, ruang fitness, ruang massage dan retail shop. Lokasi tapak terletak pada kompleks olahraga SSC (Surabaya Sport Center) yang dari awal memang telah diperuntukkan bagi olahraga sehingga menyebabkan adanya keterkaitan fungsi antar bangunan dalam kompleks tersebut. Keterkaitan itu dapat dilihat dari adanya beberapa fasilitas pendukung, seperti masjid, area komersial, gedung serba guna, asrama atlet dan sub-terminal. Olahraga bulutangkis merupakan salah satu olahraga yang paling diminati di Indonesia. Namun, saat ini prestasi bulutangkis Indonesia mengalami penurunan. Oleh karena itu, dibutuhkan sarana dan prasarana olahraga bulutangkis yang memadai. Dengan demikian, perlu adanya pemikiran ke depan mengenai bagaimana cara menciptakan sebuah gelanggang olahraga bulutangkis yang nyaman bagi para pemain untuk bertanding. Proyek ini menggunakan pendekatan sains, yaitu thermal comfort dari segi kenyamanan suhu, penghawaan dan pencahayaan. Sementara itu, pendalaman yang digunakan adalah pendalaman struktur, bagaimana mengaplikasikan kenyamanan termal bangunan yang terintegrasikan dengan sistem struktur yang stabil.
Hotel Resor di Senggigi, Lombok Christian Adhi Subagio
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2105.259 KB)

Abstract

Hotel Resor di Senggigi ini merupakan resor yang menawarkan fasilitas dan rekreasi baru yang belum pernah ada di jajaran pantai senggigi, yaitu tebing. Resor ini berdiri diatas lahan dengan tebing curam, sehingga orang dapat menikmati keindahan alam dan merasakan alam dari sisi yang berbeda, yang sebelumnya tidak dapat dijangkau. Resor ini dibangun dengan konsep modern minimalis yang mengangkat desain urban, membawa suasana baru ke tepi pantai. Selain itu, resor ini memungkinkan untuk pengunjung menikmati potensi tebing dan pantai di bawah tebing yang ada di dalam site secara menyeluruh. Resor ini diselesaikan dengan struktur yang sederhana, yaitu dengan kolom balok dengan material beton bertulang yang disusun dan di desain juga sebagai unsur estetika bangunan. Dengan bantuan kantilever, bangunan-bangunan yang ada dapat berfungsi dan diletakkan dengan baik sesuai fungsinya dan dengan menggunakan cut and fill yang seminimal mungkin. Resor ini memungkinkan untuk semua orang untuk dapat mengakses ke setiap titik dari resor ini, termasuk penyandang cacat atau difable karena di memiliki akses untuk kursi roda di semua akses nya.
Perancangan Tempat Persemayaman di Surabaya G. - Gabriele
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.034 KB)

Abstract

 Proyek merupakan fasilitas persemayaman dan colombarium di Surabaya. Dualisme hidup dan mati yang diangkat dari petikan kalimat dari filosofis Lao Tzu menjadi dasar dari konsep perancangan, dan diimplementasikan pada penataan ruang sehingga pengguna fasilitas ini diharapkan dapat merenungi makna kematian lebih dalam. Fasilitas ini terbagi jadi dua fungsi utama yaitu tempat persemayaman dan kolombarium atau rumah abu.
HUNIAN TEPI SUNGAI KARANGMUMUS DI SAMARINDA Fiona Elochita
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4047.047 KB)

Abstract

Menjadi sebuah objek tempat tinggal pengganti bagi masyarakat tepi sungai, hunian ini diharapkan mampu megadaptasi lingkungan binaan yang sudah ada di tepi sungai Karangmumus sejak bertahun-tahun lalu. Mengambil nilai-nilai perilaku masyarakat yang sudah turun-temurun dan menjadi budaya masyarakat setempat; menjadi kunci dari dasar pemikiran perancangan hunian ini. Keberadaan ruang-ruang publik yang secara tidak sengaja terbentuk karna kebiasaan masyarakat, dikombinasikan dengan latar belakang sejarah dan kehidupan perekonomian masyarakat setempat serta pola kebiasaan tempat tinggal masyarakat yang ada di tepi sungai Karangmumus, menjadi pondasi utama perancangan. Hunian Tepi Sungai Karangmumus di Samarinda ini diharapkan dapat menjadi contoh tempat tinggal yang lebih baik bagi masyarakat di tepi sungai Karangmumus, yang kemudian juga diharapkan menjadi cikal bakal kampung budaya kota Samarinda. Perancangan ini juga ditujukan agar dapat mengangkat kembali identitas budaya kota Samarinda yang mulai menghilang, sekaligus juga sebagai masukan bagi pemerintah kota Samarinda dalam melaksanakan Rencana Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan (RKP-KP) di kota Samarinda.

Page 71 of 155 | Total Record : 1542