Articles
1,542 Documents
Panti Sosial Karya Wanita Kalijodo di Jakarta Utara, DKI Jakarta
Mutiara Nindita Nindita
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1920.053 KB)
Panti Sosial Karya Wanita Kalijodo di JakartaUtara, DKI Jakarta merupakan fasilitas yangmewadahi kegiatan rehabilitasi dan edukasi untukwanita tuna susila. Prostitusi di Indonesia, terutama diJakarta, semakin merajalela akibat perkembanganzaman. Selain itu, banyak wanita tuna susila diJakarta memiliki latar belakang dimana edukasi danekonomi rendah sehingga terpaksa untuk masuk kedunia prostitusi. Kalijodo adalah salah satu lokalisasiterbesar dan tertua di Indonesia. Pada tahun 2016,Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atauAhok menutup lokalisasi bersejarah Kalijodo danmembangun Ruang Terbuka Hijau dan Ruang PublikTerpadu Ramah Anak. Penutupan tersebutmenimbulkan banyak wanita tuna susila kehilangantempat tinggal dan mata pencaharian. Hal tersebutmenjadi dasar dari desain fasilitas sosial ini. Fasilitasini menyediakan kegiatan keterampilan yang akanmempersiapkan kemampuan mantan wanita tunasusila untuk mencari nafkah secara legal dan positif.Selain itu terdapat kegiatan rehabilitasi untukmembantu mantan wanita tuna susila siap secaramental untuk kembali ke dunia luar dan diterima olehmasyarakat. Fasilitas ini juga terbuka untuk publikdan bersifat “transparan” agar persepsi publikterhadap citra Kalijodo yang negatif dapat berubahmenjadi positif.Pendekatan perilaku digunakan untuk mewadahilatar belakang pengguna yang beragam agarpengguna dapat merasa aman dalam beraktivitas danberinteraksi satu sama lain.
Fasilitas Wisata Budaya Osing di Desa Kemiren Banyuwangi
Lani Senjaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (722.955 KB)
Fasilitas Wisata Budaya Osing di Desa Kemiren Banyuwangi ini merupakan fasilitas rekreasi dan edukasi yang mendukung visi dan misi pemerintah kota Banyuwangi dalam menjalankan program pengembangan kota berbasis Ecotourism. Fasilitas ini didesain untuk mewadahi aktivitas budaya masyarakat Osing sekaligus menjadi wadah edukasi dan pengenalan budaya untuk masyarakat yang tidak hanya secara lisan melainkan dari segi arsitektural dan lingkungannya. Fasilitas Wisata Budaya Osing ini terletak di Desa Kemiren yang merupakan kawasan desa adat Osing yang telah ditetapkan pemerintah kota karena keberadaan pemukiman masyarakat Osing asli dimana tradisi dan adat istiadat masih kental dirasakan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan wisata budaya yang memperhatikan tradisi, adat-istiadat dan kepercayaan masyarakat Osing serta memperhatikan kondisi dan potensi lingkungan sekitarnya agar dapat mewujudkan desain bangunan dan lansekap yang mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara langsung dan bukan merupakan sebuah desain yang berdiri sendiri melainkan menjadi satu kesatuan dengan lingkungan aslinya. Rumah tradisional Osing memiliki keunikan dari segi bentuk arsitektural dan struktur kontruksinya yang berbeda dengan rumah adat tradisional di daerah lain sehingga pendalaman struktur konstruksi diambil untuk mengenalkan pada masyarakat mengenai identitas asli rumah Osing.
Fasilitas Wisata Edukasi Nelayan di Kenjeran Surabaya
Diana Angelica Gunawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1107.304 KB)
Fasilitas Wisata Edukasi Nelayan di Kenjeran, Surabaya merupakan fasilitas wisata dan edukasi yang bertujuan untuk menarik minat dan mengenalkan tentang kehidupan nelayan kepada wisatawan domestic dan mancanegara. Fasilitas yang disediakan adalah galeri, museum, workshop tentang nelayan dan pengolahan ikan asin. Proyek ini dirancang dengan kesadaran bahwa kehidupan nelayan memiliki peran yang penting di Indonesia karena merupakan negara maritim. Lokasi perancangan terletak di Kenjeran, Surabaya yang merupakan area wisata dan dekat dengan kampung nelayan. Pendekatan desain menggunakan sistem terutama sistem sirkulasi yang digunakan untuk membedakan antara area kering dan basah pada kehidupan nelayan
Grha Kerajinan Batu Marmer di Tulungagung
Glad Maida Pikatan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (693.992 KB)
Batu mamer bukanlah sebuah material yang asing di dalam dunia arsitektur. Batu marmer banyak digunakan sebagai bahan finishing baik itu ubtuk interior ruangan maupun juga eksterior bangunan. Indonesia sendiri merupakan Negara penghasil batu marmer terbesar di Asia Tenggara. Kota Tulungagung merupakan salah satu penghasil marmer terlama. Di Kabupaten Tulungagung sendiri kerajinan dari bahan baku batu marmer telah menjadi komoditas utama. Sayangnya, para pengrajin di Kota Tulungagung cenderung bekerja secara individual, mereka juga belum memiliki tempat yang layak untuk memamerkan hasil karya mereka. Kebanyakan hanya meletakan hasil karya kerajinan marmer di depan rumah agar terlihat oleh calon pembeli. Dengan alasan inilah dirancangnya Grha Kerajinan Batu Marmer di Tulungagung, di mana fasilitas ini dapat mewadahi kegiatan para pengrajin. Fasilitas juga disediakan bagi para pembeli agar dapat melakukan aktivitas transaksi dengan lebih nyaman, juga supaya masyarakat dapat lebih mengenal batu marmer khas dari Tulungagung. Pendekatan simbolis dipilih supaya dapat mencerminkan karakteristik khas batu marmer Tulungagung. Pendalaman yang diambil adalah karakter ruangan, khususnya ruang galeri, sehingga pengunjung dapat menikmati kerajinan batu marmer secara lebih leluasa.
Fasilitas Pendidikan Musik Inklusif Tunanetra untuk Anak di Surabaya
Cindy Ellisse Wibisono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (525.049 KB)
Proyek ini merupakan sebuah fasilitaspendidikan musik nonformal dengan tiga fungsiutama, yaitu sarana institusi pendidikan (fasilitaspendidikan professional musik untuk anak non diffabeldan diffabel), sarana concerto (fasilitas pertunjukkandalam bentuk ensamble dan orchestra), danshowroom penjualan alat-alat musik (fasilitas tokomusik yang menyediakan berbagai kebutuhan danaccessories alat musik). Failitas ini terletak di jalanArief Rachman Hakim, lokasi ini berdekatan denganYayasan Pendidikan Anak-Anak Buta (YPAB).Lembaga ini akan menggunakan 2 gabungankurikulum, dari Yamaha Music School dan standarkompetensi pelajaran seni musik di YayasanPendidikan Anak-Anak Buta (YPAB). Proyek inidilatarbelakangi oleh kesadaran musik sebagaipendidikan dan potensi karir professional terutamabagi anak-anak tunanetra. Adanya suatu pemahamanbahwa anak tunanetra memiliki peranan yang kuatdalam bermain musik, karena daya ingat, intuisi, dankepekaannya. Bermain musik mampu membantuanak-anak dalam pengolahan rasa serta keindahan,meningkatkan rasa percaya diri dan berorientasidengan lingkungan sekitar.
Fasilitas Eduwisata Mitigasi Kebakaran di Surabaya
Patrick Horatian
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Fasilitas Eduwisata Mitigasi Kebakaran (Gambar 1.) ini merupakan fasilitas edukasi tentang pencegahan dan penanganan kebakaran di Surabaya, dimana kegiatan yang bersifat edukatif disajikan dalam bentuk wisata untuk menarik minat pengunjung. Fasilitas ini dibuat dengan tujuan untuk mengurangi tingkat kebakaran yang semakin meningkat di Surabaya, serta untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat tentang adanya kebakaran. Karena kebakaran dapat terjadi kapan saja, dibutuhkan kemampuan masyarakat untuk dapat tanggap mencegah dan mengatasi kebakaran yang terjadi, khususnya mengingat pada masa kini jarang orang yang memperhatikan hal tersebut dikarenakan kurangnya fasilitas yang memadai.Proyek yang terletak di jalan Kedung Cowek ini menggunakan pendekatan simbolik dan mengambil konsep desain dari proses terbakar. Diharapkan masyarakat yang melihat bangunan ini menjadi tersadar bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja, sehingga meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Pendalaman Building Envelope dipilih untuk mendukung desain, khususnya memperkuat ekspresi terbakar pada fasad bangunan. Dengan bangunan sebgai icon mitigasi kebakaran ini, diharapkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana mencegah dan menangani kebakaran akan meningkat, sehingga tingkat kebakaran di Kota Surabaya akan berkurang.Kata Kunci: Eduwisata, Mitigasi, Kebakaran, Surabaya
FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN MENTAL ANAK DI SURABAYA
Inneke Kezia Poedjianto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1182.464 KB)
Fasilitas ini merupakan wadah yang tepat untuk merawat anak yang memiliki gangguan kesehatan mental. Anak-anak dengan gangguan kesehatan mental memiliki kebutuhan dan perilaku yang berbeda dengan anak pada umumnya, sehingga rancangan bangunan ini menggunakan pendekatan perilaku anak dengan konsep calm by the design. Konsep ini nantinya akan diaplikasikan dalam desain bangunan meliputi bentuk, warna, zona spasial, dan ruang di dalamnya. Berdasarkan pengguna dan perilakunya, pembagian zoning dibagi menjadi 2, yaitu sisi Barat untuk anak dengan gangguan kognitif, sementara sisi Timur untuk anak dengan gangguan disasosiatif. Untuk peralihan, di bagian tengah bangunan digunakan sebagai zona publik, area servis, dan pengelola, sehingga dapat menyatukan kedua zona.
Fasilitas Informasi Pariwisata di Martapura
Jessica Agustin Angelina
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (820.334 KB)
Fasilitas Informasi Pariwisata yangdirancang dengan pendekatan arsitektur simbolikini merupakan sebuah fasilitas publik yangbertujuan untuk memperkenalkan danmengembangkan pariwisata di Martapura. Masalahdesain yang diangkat dalam perancangan fasilitasini adalah cara menyajikan informasi tentangberbagai bidang pariwisata di Martapura. Fasilitasini memiliki fungsi utama sebagai galeri, dilengkapidengan berbagai fasilitas seperti perpustakaan,retail, ruang serbaguna, dan sebagainya. Konsepdesain tentang proses panjang yang diangkat daripersamaan ketiga bidang Pariwisata di Martapuraditerapkan melalui pendalaman sequence denganperbedaan karakter ruang di dalam bangunan
FASILITAS EDUKASI DAN GALERI KOMUNITAS FOTOGRAFI DI JEMBER
Selvi Martharina Handjoyo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (589.712 KB)
Fasilitas Edukasi dan Galeri Komunitas Fotografi di Jember ini merupakan sebuah fasilitas yang mewadahi kegiatan belajar mengajar, saling berdiskusi dan berkumpul serta tempat memamerkan hasil karya yang berhubungan dengan fotografi di Jember. Fasilitas ini ada karena kurang perhatiannya Pemerintah Kabupaten Jember terhadap keberadaan para pecinta fotografi, serta sudah semakin banyaknya masyarakat pecinta fotografi maupun masyarakat yang ingin belajar lebih dalam tentang fotografi. Pemilihan tapak berada di pusat kota Jember yang berada di dekat kampus dan sekolah. Untuk bentuk dan pendalaman diambil dari bagian kamera, yaitu diafragma lensa yang bersegmen. Dalam proses fotografi, untuk mendapatkan foto yang baik membutuhkan cahaya yang masuk melalui diafragma kamera. Oleh karena itu pendekatan yang diambil adalah pendekatan simbolik yang ditransformasikan kedalam bentuk bangunan. Bentuk bangunan ini merupakan transformasi dari bentuk diafragma kamera dimana diafragma kamera berkaitan juga dengan banyak atau sedikit cahaya yang masuk.
Fasilitas Retret Rohani Keluarga Katolik di Sasana Krida Jatijejer, Trawas, Mojokerto
Gloria Natalia Natalia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1475.485 KB)
Fasilitas Retret Rohani Keluarga Katolik di Sasana Krida Jatijejer, Trawas, Mojokerto merupakan fasilitas yang ditujukan bagi keluarga Katolik untuk mempererat hubungan yang baik dengan Tuhan, antar anggota keluarga, dan dengan teman seiman. Kompleks Sasana Krida Jatijejer merupakan kompleks penginapan dan pembinaan milik Keuskupan Surabaya. Saat ini di Indonesia, belum ada fasilitas retret rohani khusus keluarga katolik. Fasilitas serupa yang ada pada umumnya di Indonesia mempunyai masalah yaitu, kurangnya privasi untuk keluarga, akomodasi bagi kaum lansia dan berkebutuhan khusus, dan ruang interaksi keluarga.Pendekatan arsitektur perilaku dipilih untuk menciptakan fasilitas yang menjawab kebutuhan privasi retret rohani keluarga sehingga keluarga mendapatkan ketenangan batin, Pendalaman karakter ruang dirancang agar dapat tercipta ruang retret rohani keluarga yang nyaman, aman, dan privat, bagi keluarga.