cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Graha Kecantikan Dan Kebugaran Wanita Di Surabaya Beatric Gunawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1818.098 KB)

Abstract

Fasilitas kecantikan dan kebugaran wanita ini menampung segala kegiatan yang dilakukan para wanita untuk menjaga kecantikannya baik secara jasmani dan rohani yang dapat diwadahi beserta dengan shopping area sebagai pelengkap kebutuhan hiburan para wanita. Fasilitas ini direncanakan karena belum ada fungsi serupa di Surabaya yang menggunakan konsep “one stop beauty” dimana fasilitas seperti itu umumnya terpisah-pisah yaitu setiap fasilitas hanya satu fungsi. Fasilitas ini ditujukan pada wanita sebagai pengguna utama sehingga masalah utama rancangan fasilitas ini harus mencerminkan kecantikan wanita sebagai penggunanya. Dengan rumusan masalah tersebut maka mengambil pendekatan simbolik sehingga masalah utama rancangan fasilitas ini harus mencerminkan kecantikan wanita sebagai penggunanya. Sedangkan pendalaman yang diambil adalah pendalaman karakter ruang dengan konsep elegan sebagai ciri wanita.
Apartemen dengan Sistem Prefabrikasi di Surabaya Daniel Daniel
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1408.943 KB)

Abstract

Apartemen dengan sistem prefabrikasi di Surabaya merupakan apartemen yang didesain dengan sistem modul dan material yang disiapkan diluar tapak sehingga memudahkan pengerjaan di tapak. Peningkatan jumlah penduduk di kota Surabaya menyebabkan keterbatasan akan lahan dan perubahan tuntutan masyarakat menjadi serba cepat dan efisien serta lebih fleksibel dalam menghadapi perubahan dimasa yang akan datang. Desain apartemen ini dapat meminimalkan sisa penggunaan material, waktu pengerjaan yang efektif serta fleksibel terhadap perubahan dimasa yang akan datang.penerapan sistem modul sangat penting baik dalam struktur, proses pemasangan maupun material yang digunakan. Sistem modul yang diterapkan pada unit-unit prefab tampil dalam tatanan/komposisi unit-unit apartemen dalam setiap bangunan.
Galeri Perjuangan Suku Bugis di Surabaya Reyhan Frumentius Layrenz
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.736 KB)

Abstract

Galeri Perjuangan Suku Bugis di Surabaya merupakan fasilitas yang memperkenalkan proses perjalanan Suku Bugis di Surabaya kepada masyarakat umum. Surabaya terdiri dari beberapa macam golongan etnis dan budaya, Suku bugis merupakan salah satu dari sekian suku yang berada di Surabaya. Kurangnya fasilitas yang diberikan pemerintah untuk memperkenalkan Suku Bugis di Surabaya membuat masyarakat kurang mengetahui terhadap pengaruh perkembangan Suku Bugis di Surabaya. Galeri Perjuangan Suku Bugis di Surabaya akan menjadi salah satu fasilitas untuk memperkenalkan bagaimana masuknya Suku Bugis di Surabaya. Agar masyarakat tetap dapat tertarik dan mengapresiasi seni budaya, galeri ini mengambil unsur modern dan tradisional dari segi eksterior bangunan hingga program ruang yang ada. Galeri ini memiliki fasilitas publik, yaitu restoran, kafe, perpustakaan, ruang seminar, serta retail, sehingga dapat menjadi tempat kunjungan yang nyaman dan akrab bagi masyarakat umum. Pendekatan simbolik digunakan untuk menampilkan kondisi timeline ketika Suku bugis diserang, dilema, serta berkembang. Ketiga unsur ini diterapkan pada tiap massa agar masyarakat lebih mendalami suasana dalam bangunan. Tidak hanya bentuk bangunan, suasana ini juga diterapkan didalam ruang, sehingga dilakukan pendalaman karakter ruang.
Fasilitas Industri Kreatif Media Cetak di Surabaya Aditya Denny Pratama
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.253 KB)

Abstract

Fasilitas industri kretif media cetak di Surabaya” merupakan fasilitas yang mewadahi minat masyarakat Surabaya dalam hal media cetak khususnya bagi anak muda yang ingin menuangkan kreasinya dan juga membuka usaha dalam bidang media cetak dengan tujuan agar kreasi anak muda ini dapat dihargai dan mempunyai tempat di  masyarakat Surabaya. Selain itu juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat Surabaya, dimana myarakat dapat mengetahui bagaimana proses produksi media cetak itu berlangsung. Fasilitas Industri Kreatif Media Cetak di Surabaya ini terletak pada jalan raya mulyosari yang dekat dengan beberapa universitas besar di Surabaya. Oleh karena itu desain bangunan ini harus sesuai dengan perilaku enterpreanur muda agar dapat menarik minat dari anak muda
Galeri Seni Jalanan di Surabaya Calvin Jonathan Ruslie
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1255.125 KB)

Abstract

Desain Galeri Seni Jalanan atau Street Art di Surabaya ini didasari oleh adanya keinginan untuk mengatasi minimnya fasilitas serta dukungan oleh rakyat setempat yang ada pada komunitas-komunitas street art di Surabaya, khususnya yang bergerak di bidang mural, dsb (visual). Beberapa masalah yang dihadapi dalam merancang galeri seni jalanan ini adalah untuk mengoptimalkan sirkulasi udara bersih untuk menghilangkan zat-zat kimiawi dari cat yang dapat membahayakan pengguna bangunan (masalah desain utama), selain itu galeri ini juga ingin memaksimalkan pancaran sinar matahari untuk ‘merusak’ karya sehingga cat cepat pudar dan dinding dapat didaur ulang untuk karya-karya yang lainnya (masalah desain khusus), oleh karena itu pendekatan yang dipilih adalah pendekatan sains untuk mengetahui pergerakan matahari di daerah tersebut. Kemudian, pendalaman karakter ruang pada galeri utama dipilih untuk menjelaskan bagaimana kesan dinamis dan natural dicapai untuk menarik perhatian pengunjung.
Fasilitas Pagelaran Kesenian Jaranan di Blitar Fithia Nila Sari
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.793 KB)

Abstract

Kesenian Jaranan merupakan kesenian khas JawaTimur, termasuk Kota Blitar yang harus dilestarikan. Salahsatu upaya pelestarian adalah melalui ketersediaan fasilitasyang dapat mewadahi kegiatan pelestarian danpengembangan kesenian Jaranan. Untuk itu, proyek TugasAkhir Karya Desain ini mengangkat desain fasilitaspagelaran kesenian Jaranan. Aktivitas yang akan diwadahidalam fasilitas ini meliputi pelatihan, paguyuban, pameranatau galeri kesenian Jaranan dan pagelaran kesenianJaranan yang terbagi dalam bentuk pagelaran arak-arakanJaranan dan pagelaran tarian Jaranan dan pagelaran tarianjaranan dalam arak-arakan Jaranan dan pagelaran tariandalam gedung. Permasalahan desain yang harusdiselesaikan adalah penataan ruang, baik ruang luarmaupun ruang dalam yang mampu mewadahi karakter danciri khas Jaranan sehingga dapat dinikmati pengunjungdengan suasana yang berbeda namun tetapmempertahankan karakter lokalnya. Untuk itu, pendekatandesain menggunakan pendekatan vernacular denganmencari dan menganalisis karakter kesenian jaranan danbentk arsitektur yang mencerminkan nilai lokalitas. Hasilnyaadalah karya desain kompleks fasilitas pagelaran Jarananyang memiliki sirkulasi dan ruang luar yang mampumewadahi prosesi arak-arakan dan pagelaran. Desainbangunan menggunakan material bambu yang mudahdidapat, bata dan beton untuk memperkuat kesan lokalitasdalam desain.
Studi Pemanfaatan Ruang Publik Berfasilitas Wi-Fi di Universitas Kristen Petra terhadap Perwujudan Derajat Aktivitas Sosial Jessica Lukito Lukito
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.817 KB)

Abstract

Ruang publik merupakan wadah bagi beragamnya derajat aktivitas sosial pengguna, mulai dari derajat aktivitas sosial yang rendah hingga derajat aktivitas sosial yang lebih tinggi. Di abad 21 ini, fasilitas internet khususnya Wi-Fi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ruang publik. Adanya Wi-Fi turut mempengaruhi proses perubahan derajat aktivitas sosial mahasiswa. Dengan menggunakan studi kasus ruang publik di kampus Universitas Kristen Petra, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana peran ruang publik berfasilitas Wi-Fi mempengaruhi derajat aktivitas sosial mahasiswa. Metode penelitian kualitatif dengan teknik analisa data berupa pemetaan perilaku dan wawancara dilakukan untuk mengetahui pola pemanfaatan ruang publik serta proses derajat aktivitas sosial mahasiswa. Melalui penelitian ini, didapati bahwa peran ruang publik berfasilitas Wi-Fi berfungsi sebagai wadah aktivitas fungsional dan opsional baik secara nyata maupun virtual, wadah ruang interaksi sosial yang tak kasat mata dan bersifat temporer, sehingga dapat memberikan fleksibilitas pengguna ruang untuk meningkatkan derajat aktivitas sosialnya, serta dapat mengontrol derajat aktivitas sosial.
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Keaksaraan Fungsional di Lombok Wira Adi Putra
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1461.649 KB)

Abstract

"Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Keaksaraan Fungsional Di Lombok Barat" merupakan proyek sekolah informal yang ditujukan kepada para kaum buta aksara/buta huruf, khususnya bagi masyarakat marjinal/kurang mampu. Gagasan proyek ini tercetus ketika melihat masih terdapat kaum buta aksara yang sulit untuk bertahan dalam arus globalisasi, sehingga proyek ini diharapkan bukan hanya berperan untuk pemerataan pendidikan tetapi juga turut serta mengenalkan dan menumbuhkan kepekaan terhadap potensi lokal yang dapat berkontribusi untuk mengangkat kekayaan Lombok.  Adapun sekolah informal ini mengakomodasi dari tahap pemberantasan hingga tahap pelestarian, yang terfokus pada membaca, menulis dan menghitung, selain itu agar kaum buta aksara dapat bertahan dalam produktivitas yang dimiliki masing – masing, disediakan fasilitas taman bacaan masyarakat dan pembelajaran tentang pengembangan kekayaan lokal setempat dari kesenian hingga kebudayaan Lombok. Konsep desain yang digunakan pada sekolah informal ini adalah "perjuangan" dengan pendekatan arsitektur vernakular dan pendalaman tektonika (the art of joint) yang sesuai dengan prinsip – prinsip pendidikan keaksaraan yaitu konteks lokal, desain lokal, partisipatif, dan fungsionalisasi hasil belajar.  
Hotel Resor di Pantai Oesapa Kupang Jessica W Louis
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1801.227 KB)

Abstract

Hotel resor di Pantai Oesapa Kupang merupakan proyek yang memiliki fungsi utama sebagai fasilitas penginapan, dan didukung oleh beberapa fasilitas rekreasi bernuansa alam dengan best view ke arah Pantai Oesapa. Fasilitas yang tersedia adalah kamar hotel dengan tiga tipe berbeda, fasilitas cottage dengan dua tipe - family dan couple, restoran indoor dan outdoor, bar indoor dan outdoor, kolam renang, jacuzzi, tempat bermain anak, panggung pertunjukan tarian tradisional dan ruang communal.Hotel resor didesain dengan konsep “social integration” agar pengunjung dapat saling bersosialisasi dan juga memperhatikan kebutuhan hotel pada umumnya yaitu adanya privasi serta view. Pendekatan yang diambil adalah pendekatan vernakular dengan mengadobsi aspek kesetempatan ke dalam desain bangunan, khususnya faktor sosial budaya, faktor arsitektur setempat dan faktor material lokal. Pendalaman karakter ruang diambil untuk menciptakan nuansa sosial dan alami pada ruang-ruang di dalam hotel resor tersebut
Open Mall di Kalimas Surabaya Geby Elisabeth Laudy
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Open Mall di Kalimas Surabaya" ini merupakan sebuah pusat perbelanjaan terbuka, dengan menggunakan penghawaan pasif, namun tetap ternaungi dari panas dan hujan. Proyek ini ditujukan bagi masyarakat, khususnya Surabaya, yang yang ingin merasakan suasana dan konsep open mall yang berbeda dari mal lainnya yang ada di Surabaya. Lokasi Open Mall ini berada di Jalan Sumatera, Kecamatan Gubeng, Surabaya, dan memiliki pemandangan yang indah, yaitu Sungai Kalimas yang akan direvitalisasi dengan latar bangunan-bangunan Kota Surabaya. Oleh karena itu, bentuk, zonning, dan sistem penghawaan pada bangunan open mall ini memanfaatkan potensi pemandangan Sungai Kalimas dan pengawaan alami sehingga menunjang konsep terbuka. Dengan demikian, rumusan masalahnya adalah menciptakan kenyamanan bagi pengunjung dengan penghawaan pasif pada open mall (terlindungi dari panas dan hujan). Hal tersebut dijawab dengan menggunakan pendekatan termal outdoor dan pendalaman elemen-elemen kenyamanan termal, seperti elemen peneduh dan pengatur sirkulasi udara.Kata Kunci: Open mall, Kalimas, termal.  

Page 74 of 155 | Total Record : 1542