cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
FASILITAS MODIFIKASI MOBIL DI SURABAYA Calvin Sanidjaja Sanidjaja
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Modifikasi Mobil di Surabayaini merupakan wadah bagi para penggemarmodifikasi mobil di Surabaya untukmenyalurkan hobi memodifikasi mobil,berkumpul, dan sebuah tempat untukberkonsultasi seputar modifikasi mobilsekaligus. Penyediaan fasilitas ini,diharapkan dapat memudahkan penggemaruntuk mendapatkan hasil modifikasi mobilyang diinginkan pada satu tempat saja.Selain itu juga tersedia beberapa fasilitaspendukung, salah satunya adalah tempatcuci mobil yang dapat digunakan olehmasyarakat umum.
Fasilitas Wiasata Edukasi Batik Peranakan di Surabaya Cynthia Kristanti Kristanti
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Fasilitas Wisata Edukasi Batik Peranakan” ini merupakan fasilitas rekreasi yang bertujuan untuk mempopulerkan dan memperkenalkan batik peranakan. Latar belakang lahirnya gagasan ini karena kepopuleran batik peranakan yang berangsur-angsur hilang akibat tidak ada generasi penerus. Didukung dengan lokasi tapak yang berada di daerah Surabaya Barat yang sedang berkembang yang dekat dengan pengguna sehingga pencapaian lokasi mudah. Proyek ini terdiri dari fasilitas rekreasi demo tahapan membatik, workshop membatik, galeri koleksi batik peranakan, galeri diorama sejarah. Didukung dengan fasilitas retail, foodcourt, area pagelaran busana peranakan, dan area peristirahatan. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana mendesain fasilitas rekreasi dimana pengunjung dapat terarah pada tahapan demo pembuatan batik melalui sirkulasi dan tatanan massa utama, memungkinkan terjadinya pertukaran udara/cross ventilation, dan menciptakan suasana/atmosfer yang identik dengan batik peranakan. Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan pola ruang/spasial dan sains (passive cooling). Dan pendalaman yang digunakan yaitu sains thermal dan stuktur, sehingga ketika ditinjau kembali dapat menjawab rumusan masalah dalam proyek ini.
Fasilitas Rehabilitasi bagi Penderita Depresi Berbasis Terapi Suara di Surabaya Celia Felicia Tanoni
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Rehabilitasi bagi Penderita Depresi Berbasis Terapi Suara di Surabaya merupakan fasilitas yang mewadahi proses rehabilitasi bagi penderita depresi ringan, sedang, maupun berat tanpa gejala psikotik dengan dilengkapi suasana sonik sebagai terapi komplemen melalui terapi suara alam. WHO memprediksi bahwa pada tahun 2020 depresi akan berada pada urutan ke-4 penyakit dunia. Namun masih belum ada penanganan yang cukup memadai khususnya di negara berkembang, hanya 10% dari total penderita yang berobat. Fasilitas Rehabilitasi bagi Penderita Depresi Berbasis Terapi Suara di Surabaya akan menjadi fasilitas rehabilitasi pertama di Indonesia yang menggabungkan terapi biasa dengan terapi suara sebagai terapi komplemen melalui suasana sonik tiap ruangan yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik suara yang ingin diperdengarkan. Fasilitas ini mencakup berbagai fasilitas rehabilitasi yaitu ruang latihan kerja, ruang terapi kerja, ruang konsultasi, ruang terapi musik, hunian, ruang periksa, lapangan olah raga, exhibition hall, multifunction hall, area edukasi, dan sebagainya. Pendekatan sains akustik digunakan karena ingin meningkatkan suasana perawatan yang ada melalui aspek auditorial dan penerapan terapi suara. Terapi suara diimplementasikan melalui suasana sonik yang berbeda yang diekspresikan pada ruang-ruang sesuai dengan karakter suara yang ingin diperdengarkan melalui pendalaman karakter ruang. Bentuk unik yang dihasilkan sebagai bentuk utama massa bertujuan untuk menciptakan suasana yang playful dan tidak seperti fasilitas rehabilitasi pada umumnya.
Hunian Vertikal dengan Lahan Produktif di Surabaya Louis Satria Purwanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas hunian vertikaldengan fasilitas pendukung berupa lahan urban farmingyang dapat produktif. Kondisi kota Surabaya yang sudahsemakin maju membuat semua lahan hijau yang ada diubahmenjadi sarana berfungsi ekonomi seperti kantor dan pusatperdagangan. Hal ini membutuhkan terobosan baru dalammemecahkan masalah-masalah seperti itu. Desain iniberintensi untuk memecahkan permasalahan di kota-kotabesar akan kurangnya lahan hijau sebagai generatoroksigen dan lahan terbuka untuk interaksi sosial namun jugaikut berperan serta sebagai mewadahi kebutuhan pokokmanusia yaitu papan (tempat tinggal). Proyek ini terdiri darihunian itu sendiri (apartemen), fasilitas pendukungapartemen, dan urban farming. Rumusan masalah dalamproyek ini adalah bagaimana mendesain fasilitas hunianyang terintegrasi dengan fasilitas urban farming dan dapatmemecahkan permasalahan-permasalahan yang dialamikota sehingga dapat memberikan dampak positif bagisekitar. Untuk dapat memecahkan rumusan masalah di atasmaka dari itu penulis menngunakan pendekatan lingkungan,dan pendalaman sains untuk ditinjau kembali agar dapatmenjawab rumusan masalah dalam proyek ini.
Gedung Pertunjukan Ludruk di Surabaya Evanti Andriani Suwandi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arti kata Ludruk menurut KBBI yaitu kesenian tradisional Jawa Timur berbentuk sandiwara yang dipertontonkan dengan menyanyi dan menari. Proyek ini didesain untuk pertunjukan Ludruk. Fasilitas ini dilengkapi dengan area komunitas, area makan, galeri, toko souvenir, area latihan, dan wisma sementara bagi seniman Ludruk yang akan tampil. Lahan di Jalan Ngemplak dipilih karena lokasinya dekat dengan THR dan juga berada di pusat kota Surabaya.Ludruk sebagai seni pertunjukan mempunyai banyak dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya berfungsi sebagai hiburan namun juga sebagai pemupuk solidaritas kolektif masyarakat (Danandjaja, 1983 dan Supriyanto, 1982). Fasilitas ini didesain menggunakan pendekatan simbolik dan menggunakan konsep kebersamaan sebagai makna Ludruk bagi masyarakat. Sebagai hasilnya, gedung pertunjukan ini mempunyai bentuk atap hypar yang menyerupai tenda sebagai pengikat kebersamaan. Sebagai penyelesaian dari permasalahan desain atap digunakan pendalaman struktur.
Fasilitas Sentar Perdagangan IT di Surabaya Richsan Adikoesoemo Adikoesoemo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek ini merupakan fasilitas perdagangan khusus produk I.T ( Lingkup yang termasuk adalah perangkat seluler, AudioVisual dan perangkat keras computer ) yang didukung dengan posisi site yang terletak pada area padat kota yang merupakan area strategis untuk area perdagangan dan fasilitas pameran., menjawab kurangnya fasilitas perdagangan peralatan dan perlengkapan khusus I.T di Surabaya dalam kasus ini dikarenakan kurangnya fasilitas perdagangan perangkat I.T di Surabaya serta menjadi fasilitas untuk mempromosikan dan memperkenalkan produk I.T terbaru di Surabaya. Rumusan masalah pada proyek ini adalah bagaimana mendesain fasilitas perbelanjaan yang dapat memenuhi kebutuhan pembeli serta dapat mencerminkan karakter dari perkembangan produk I.T itu sendiri. Untuk menjawab masalah terebut maka digunakan pendekatan transformasi bentuk dan pendalaman yang digunakan adalah pendekatan struktur sehingga ketika ditinjau kembali dapat menjawab rumusan masalah dalam proyek ini
GEREJA KATOLIK ST. YOHANES MARIA VIANNEY DI MANCASAN, SUKOHARJO Felix Andika Wicaksono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini merupakan bagian proyek TugasAkhir Karya Desain di Program Studi ArsitekturUniversitas Kristen Petra. Bangunan Gereja sebagaiwadah kegiatan spritual agama Katolik, tentu harus dapatmewadahi segala kegiatan peribadahan yang ada didalamnya, sehingga proses pemenuhan kebutuhanspritual seseorang tidak hanya didapatkan dari aktivitasritual agama semata melainkan melalui fisik lingkungansekitarnya. Gereja harus memiliki tingkat fungsional baiksecara fisik maupun psikis. Secara fisik, ruangmemberikan kontribusi sebagai wadah yang sesuaidengan kegiatan di dalamnya,terutama terkait dengankondisi lokal/setempat.Religiolitas tentunya tidak asing jugadengan istilah Kejawen di pusat Jawa. Daerah JawaTengah menjadi salah satunya wilayah yang masihmenjadi pusat kehidupan religius yang masihmenjunjung tinggi hubungan manusia dengan Tuhan.Oleh karena itu, sangatlah penting untukmempertibangkan keberadaan sebuah bangunanibadah/gereja yang sangat memperhatikan lingkungansekitar, dimana budaya yang masuk (inkulturasi)Gereja Katolik dapat menjadi acuan yang baik untukmasa depan Gereja, tentunya di Indonesia.
Fasilitas Edukasi E-Sports Indonesia di Surabaya Vidito Allessandro Allessandro
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Edukasi E-Sports merupakanfasilitas yang mewadahi aktivitas gamers, danmemiliki tujuan untuk mengubah sertamengembangkan pemain tersebut menjadiseorang atlet e-sports.Oleh karena itu, pendekatan perilakudiharapkan dapat menjawab masalah tersebut.Konsep “Healthy E-Sports” akan lebihmengarahkan pemain untuk melakukan aktivitasdi luar ruangan karena kebanyakan dari gamersingin bermain dan berdiam diri di dalam ruangan.Selain itu, pendalaman karakter ruang dapatmemperkuat konsep, dengan pemilihan material,warna, serta detail arsitektural yang dapatmembuat suasana ruang gamers menjadi sehatdan nyaman.
FASILITAS TRIBUNE VIP DAN PITSTOP UNTUK SIRKUIT BALAP MOBIL DI SENTUL BOGOR Calvin Arandy Arandy
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini merupakan bagian proyek Tugas Akhir Karya Desain di Program Studi Arsitektur Universitas Kristen Petra. Proyek ini merupakan wadah untuk para pembalap maupun penonton sehingga berstandart internasional. Pemunculan fasilitas ini dilator belakangi oleh tidak adanya fasilitas dan sirkuit yang berstandart internasional di Indonesia.Fasilitas ini juga dilatar belakangi karena Sentul sudah tidak memenuhi standart internasional karena tidak memenuhi standart di bagian penonton VIP, pitstop, paddock, dan lain sebagainya. Sehingga dengan desain yang saya buat, bisa untukj memenuhi standart dari sirkuit F2 kembali.
Pangkalan Pendaratan Ikan dan Wisata Kuliner Hasil Laut di Pelabuhan Paotere Makassar Tiffany Tommy Tommy
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan dan Wisata Kuliner Hasil Laut di Pelabuhan Paotere Makassar merupakan fasilitas yang mengakomodasi aktivitas jual beli masyarakat dan diharapkan dapat mampu meningkatkan kualitas kebutuhan sandang dan pangan terutama hasil laut bagi masyarakat serta menjadi sarana rekreasi ekonomis. Fasilitas ini ditujukan kepada masyarakat lokal dari berbagai jenis kalangan usia dan para wisatawan yang ingin menikmati fasilitas pasar serta rekreasi. Melalui fasilitas ini identitas kawasan bisa diperbaharui dan pengunjung diajak untuk lebih mengenal identitas kawasan sebagai warisan bersejarah pada abad ke-14 dimana kawasan pernah menjadi salah satu sentra perdagangan terbesar di Asia Tenggara. Lokasi proyek berada di Jalan Sabutung, Makassar, yang merupakan pangkalan pendaratan ikan terbesar di Makassar. Permasalahan dari proyek ini adalah bagaimana membuat fasilitas yang modern, bersih, nyaman, serta dapat menjadi social landscape bagi penduduk di Kota Makassar. Dalam hal perwujudannya pada desain arsitektur, secara tidak langsung dapat memperbaiki dan memperbaharui kawasan dari segi ekonomi, teknologi, dan kualitas lingkungan.

Page 97 of 155 | Total Record : 1542