cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Komunitas Tari Modern di Surabaya Christian Ivan Winata
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain dari Fasilitas Komunitas Tari Modern di Surabaya ini didasari oleh semakin berkembangnya budaya tari modern di Surabaya namun studio tari yang memadai masih kurang. Melalui latar belakang ini didapatkan bahwa maslaah desain pada bangunan ini adalah bagaimana standar studio tari yang memadai, dan bagaimana mengenalkan tari modern lebih lagi kepada masyarakat. Untuk menjawab masalah desain yang ada pendekatan yang digunakan adalah pendekatan simbolik dengan pendalaman karakter ruang. Keunikan pada proyek ini adalah bagaimana membuat orang tertarik untuk bergerak terlebih dahulu ketika memasuki bangunan yang disebut interactive area dan bagaimana cara mengenalkan tari modern itu sendiri kepada masyarakat. Fasilitas utama yang terdapat pada bangunan ini adalah sekolah tari, area pertunjukan, galeri, studio sewa, dan fasilitas pendukung kegiatan menari seperti area gimnastik.
Galeri Lego di Surabaya Jian Honardy Rayawang
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lego merupakan mainan bersistem kreatif yang palingterkenal di dunia. Lego dapat dengan mudah dikombinasikandengan cara yang tak terhingga dan juga dapatdengan mudah dibongkar. Oleh karena itu, bermain Legodapat merangsang imajinasi, ide, serta ekspresi kreatif.Sehingga tidak diragukan lagi, Lego digemari tidak hanyaoleh anak-anak, tetapi juga oleh orang dewasa di Surabaya.Akan tetapi, dewasa ini anak-anak lebih tertarik untukbermain games pada gadgets daripada mengeksplorasikreativitas mereka dengan permainan kreatif seperti Lego.Di sisi lain, ada banyak komunitas penggemar Lego (AFOL)yang tidak mempunyai fasilitas yang layak untukmengekspresikan dan memamerkan hasil karya Legomereka di Surabaya. Maka itu, proyek Galeri Lego diSurabaya didesain dengan mengangkat sebuah permasalahanutama, yaitu: untuk merefleksikan citra dan visiLego sebagai sebuah sarana rekreasi keluarga yangmenyenangkan. Adapun tujuan utama perancangan proyekini adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akanpusat ekshibisi, edukasi, rekreasi, serta informasi mengenaiLego sebagai media pembelajaran yang kreatif.Maka, pendekatan simbolik dipilih untuk menjawabpermasalahan utama, sehingga mengakibatkan bentukanbangunan yang modular, bertumpukan, dan interlocking.Sebagai akibat dari desain yang demikian, pendalamanstruktur diperlukan agar tercipta integrasi antara konsepdesain dengan sistem struktur, secara khusus denganmemakai sistem struktur rangka kaku vierendeel.
Galeri Edukasi Batik Mangrove Surabaya Kennia Gloria Mundi Napitupulu
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri Edukasi Batik Mangrove Surabaya ini adalah galeri yang bertujuan untuk mengenalkan dan memberikan edukasi tentang cara membuat dan asal muasal Batik Mangrove Surabaya pada masyarakat luas. Batik Mangrove ini dibuat karena adanya peristiwa penebangan liar Hutan Mangrove Wonorejo. Untuk menarik minat edukasi, maka pengunjung akan dibawa kedalam suatu timeline waktu tentang peristiwa mangrove. Pendekatan yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa tersebut adalah pendekatan simbolik. Pendekatan ini menggambarkan konsep worthless to valueable yang akan disampaikan melalui Bahasa arsitektural. Untuk mendukung pendekatan ini, diperdalam menggunakan pendalaman sequences. Dengan pendalaman ini maka keseluruhan galeri bisa menceritakan rangkaian peristiwa secara runtut.
Fasilitas Wisata Alam di Pantai Grajagan, Banyuwangi Wilson Nugroho Winoto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Wisata Alam di Pantai Grajagan, Banyuwangi merupakan fasilitas yang mewadahi aktivitas wisata untuk wisatawan pantai Grajagan. Fasilitas ini akan menyediakan restoran, kafe, bar, fasilitas persewaan olahraga air dan kemah. Fasilitas ini dirancang dengan pendekatan simbolik untuk menjawab masalah desain, yaitu mendesain sebuah fasilitas yang selaras dengan lingkungan sekitar.Pendekatan simbolik yang diterapkan yaitu tangible nature yang diambil dari konsep arsitektur kontekstual yang mengadaptasi bentuk lingkungan sekitar dan menerapkannya secara visual. Pendalaman desain yang dipilih adalah karakter ruang sehingga dapat memberi kesan berbeda di beberapa ruang kepada wisatawan.
Galeri Batik Mangrove di Surabaya Theodorus Akwila Previan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas galeri batikyang ditujukan untuk masyarakat Surabaya danwisatawan baik dalam maupun luar negeri yang inginmengetahui lebih dalam tentang Batik Mangrove khasSurabaya. Untuk dapat menarik pengunjung agardapat membeli Batik Mangrove, maka yang harusdiperkenalkan kepada pengunjung adalah keunikandari Batik Mangrove. Rumusan masalah dari galeri iniadalah bagaimana memberikan informasi kepadapengunjung tentang keunikan Batik Mangrove melaluibentuk dan elemen arsitektur. Untuk menjawabpermasalahan desain tersebut maka penulismenggunakan pendekatan arsitektur simbolik danpendalaman karakter ruang. Diharapkan pengunjungdapat memahami keunikan dan makna dari BatikMangrove sehingga mereka dapat mengapresiasi danmembeli Batik Mangrove. Tujuan jangka panjang yangingin dicapai adalah supaya kesenian Batik Mangrovedapat lebih dikenal oleh masyarakat Surabaya danjuga wisatawan baik dalam maupun luar negeri yangberkunjung ke Surabaya.
Hotel Resort Kepulauan Bangka Ruben Mulia S. Mulia S.
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas hotel resort di pantai rambak kepulauan Bangka dengan adanya fasilitas pendukung olahraga air. Didukung dengan lokasi tapak yang berada ± 5m diatas pasir pantai yang menyebabkan sejuknya hawa yang dapat dimanfaatkan bagi penghawaan alami massa bangunan dan didukung dengan view yang dapat dinikmati, proyek ini terdiri dari fasilitas restoran, spa dan salon, swimming pool, bar, fasilitas olahraga air, fitness center, dan lain lain. Pada pantai ini pengunjung dapat digolongkan menjadi 2, yaitu : pengunjung yang hanya datang untuk menikmati atau bermain di pantai, serta pengunjung yang ingin bermalam di pantai rambak. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana menyediakan fasilitas untuk menampung pengunjung yang ingin menginap serta memfasilitasi pengunjung yang ingin bermain di pantai, tanpa menganggu satu sama lain . Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan sistem. Dan pendalaman yang digunakan yaitu karakter ruang, sehingga ketika ditinjau kembali dapat menjawab rumusan masalah dalam proyek ini.
Hotel Resort di Pantai Pal Marinsow, Sulawesi Utara Claudia Regina Tjandra
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel resor di Pantai Pal Marinsow merupakan fasilitas penginapan dan rekreasi yang bertujuan untuk mengakomodasi turis yang mengunjungi Pantai Pal Marinsow dan wisata alam sekitarnya, yang dimana pertambahan turis tiap tahunnya semakin meningkat. Selain itu juga, keberadaan resor ini diharapkan bisa membantu perekonomian warga sekitar dan membantu mendukung fasilitas yang sudah disediakan warga, seperti adanya water sport, tour pulau, kuliner seafood, dan lain-lain.Proyek ini terdapat hotel bintang 4 dengan desain tropis-modern dan disertai cottage yang terinspirasi dari rumah adat Sulawesi Utara “Walewangko” dan juga fasilitas rekreasi lainnya. Pendekatan yang digunakan pada proyek ini yaitu neo-vernakular, karena ingin menampilkan faktor sosial budaya pada resor, tapi juga harus dipertimbangkan dari segi desain, material, iklim dan keadaan sekitar pada masa kini. Pendalaman karakter ruang untuk menciptakan ruang sosial dengan suasana yang tradisional dan alami. Dengan adanya proyek ini juga diharapkan bisa mendukung peraturan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk mengembangkan pariwisata pesisir pantai.
Hotel Resort di Pantai Sendang Biru, Malang Selatan Keishya Wynne Santoso
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan pesisir Malang Selatan memiliki banyak tempat wisata yang terkenal, salah satunya Pantai Sendang Biru. Setiap tahun, pengunjung Kawasan pesisir Malang Selatan terus mengalami peningkatkan. Namun, peningkatan ini tidak diimbangi dengan pengingkatan jumlah akomodasi yang memadai. Hal ini menyebabkan para pengunjung tidak dapat menikmati seluruh tempat wisata yang ditawarkan karena harus tergesa-gesa kembali ke Kota Malang.Hotel Resort di Pantai Sendang Biru, Malang Selatan ini merupakan fasilitas penginapan berbintang empat untuk mengakomodasi pengunjung yang datang sehingga tidak perlu tergesa-gesa kembali ke Kota Malang. Selain itu, Hotel Resort ini juga membantu memperkenalkan budidaya terumbu karang yang sedang digaungkan oleh pemerintah setempat. Hotel Resort yang identik dengan sifat rekreatif akan didukung dengan fasilitas restaurant, amphitheater, kolam renang, budidaya terumbu karang, dan pantai. Hotel Resort ini terletak di tanah berkontur yang curam sehingga perlu memperhatikan sirkulasi pengunjung agar pengunjung tidak merasa jauh. Sehingga, dipilihlah pendekatan sistem sirkulasi agar pengunjung merasa nyaman saat berjalan. Pemandangan yang ada sangatlah indah sehingga hal ini harus dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung. Oleh karena itu, pendalaman yang dipilih adalah karakter ruang agar seluruh ruangan dapat melihat ke pemandangan dan dapat merasakan suasana pantai.
Apartemen di Surabaya Andri Septianto Adi Prasetyo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan Apartemen di Surabaya merupakan fasilitas hunian vertikall dalam bidang jasa dan perdagangan untuk menunjang perekonomian kota Surabaya. Berkembangnya kondisi Kota Surabaya akan berdampak pada infrastruktur kota. Melambungnya jumlah penduduk Surabaya yang semakin tinggi berdampak pada jumlah lahan untuk hunian tempat tinggal.Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal akan mempengaruhi lahan hijau yang banyak digantikan oleh keperluan sektor ekonomi yang akan menjadi masalah yang harus ditanggulangi pada masa yang akan datang. Solusi untuk permasalahn mengenai lahan hijau, pendekatan ekologis dan pendalaman pencahayaan digunakan untuk membantu dalam mengatasi termal didalam bangunan. Keunikan dari proyek ini ada pada konsep bangunan hijau yang tidak dimiliki oleh bangunan hunian-hunian vertikal yang lainnya di Surabaya. Konsep bangunan hijau di bangunan ini di fokuskan kepada kenyamanan pengguna apartemen yaitu meliputi aspek penghawaan dan pencahayaan yang maksimal tanpa mengurangi rasa kenyamanan dan keamanan.
Fasilitas Tempat Retret "Bukit Doa" di Malang Sean Reinaldo S Reinaldo S
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas tempat retret dengan outdoor area yang di desain dengan baik. Didukung dengan lokasi tapak yang berada >400m diatas permukaan laut yang menyebabkan sejuknya hawa yang dapat dimanfaatkan bagi fasilitas tempat retret ini, dan didukung dengan view yang dapat dinikmati. Proyek ini terdiri dari fasilitas ibadah, serbaguna, kantin, penginapan, lansekap dan lainnya. Masyarakat kota biasanya pergi ke tempat retret yang ditempuh dengan jarak yang jauh, oleh karena itu, tempat retret ini masih di dalam kota Malang. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana pengunjung dapat beribadah dengan khusuk/fokus. Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan Intangible Metaphor dari Tuhan Yesus sendiri. Dan pendalaman yang digunakan yaitu daylight, sehingga ketika ditinjau kembali dapat menjawab rumusan masalah dalam proyek ini.

Page 98 of 155 | Total Record : 1542