cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
MINAT BELAJAR GENERASI MUDA KEMUNING TERHADAP ALAT MUSIK TRADISIONAL TIONGKOK ERHU Budianto, Meliana; Nondolesmono, Jessica
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.78 KB)

Abstract

 Kebudayaan di Indonesia sangat beraneka ragam, banyak sekali kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia, salah satunya adalah kebudayaan Tionghoa. Kebudayaan Tionghoa di Indonesia sudah selayaknya kita pertahankan, dan banyak cara untuk melestarikan kebudayaan-kebudayaan tersebut. Hal yang paling inti dalam pelestarian adalah seberapa besar sumbangsih generasi muda di dalamnya. Sedangkan seberapa besar sumbangsih generasi muda, ditentukan oleh seberapa besar minat mereka di bidang itu. Dengan kata lain, kebudayaan Tionghoa dapat dilestarikan dan akan berkembang jika ada minat belajar setiap generasi muda terhadap budaya Tionghoa, salah satunya dengan mempelajari alat-alat musik Tradisional Tiongkok, khususnya erhu. Erhu merupakan alat musik yang terbilang sedikit peminatnya, karena untuk memainkan erhu membutuhkan kesabaran, dan ketekunan pada saat berlatih. Penulis berharap skripsi ini dapat membantu memperkenalkan erhu terhadap generasi muda, sehingga membangkitkan minat generasi muda terhadap erhu.
Pandangan Tiga Orang Tionghoa Generasi Tua Samarinda Terhadap Makna Bunga Mei dan Tanaman Jeruk Pada Perayaan Imlek Haryanto, Fransisca; Christiana, Elisa
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.539 KB)

Abstract

Di kota Samarinda, hampir seluruh keluarga keturunan Tionghoa melaksanakan tradisi memasang bunga mei dan tanaman jeruk pada perayaan Imlek. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan bunga mei dan tanaman jeruk bagi generasi tua masyarakat Tionghoa Samarinda dan alasan mereka masih melakukan tradisi ini setiap tahunnya. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan mewawancarai tiga orang narasumber yang berusia 65 tahun atau lebih yang paham akan makna bunga mei dan tanaman jeruk pada saat perayaan Imlek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga narasumber memiliki pemahaman yang umum terhadap makna bunga mei dan tanaman jeruk. Generasi tua masih melaksanakan tradisi ini dan sangat berharap pada generasi muda untuk terus melestarikan tradisi yang ada, karena tradisi merupakan salah satu tolok ukur identitas bagi etnis Tionghoa sendiri.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAK-TERTARIKAN MAHASISWA ETNIS TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA SURABAYA DALAM MEMPELAJARI BAHASA TIONGHOA Charisty, Tjai Eric; Wijaya, Liejanto
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.43 KB)

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, pemuda Indonesia dihadapkan pada tantangan yang cukup berat. Salah satu daya saing generasi muda adalah kemampuan berbahasa Tionghoa. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ketidak-tertarikan mahasiswa etnis Tionghoa di Universitas Kristen Petra Surabaya dalam mempelajari bahasa Tionghoa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi ketidak-tertarikan mahasiswa etnis Tionghoa Universitas Kristen Petra Surabaya terhadap bahasa Tionghoa disebabkan oleh karena bahasa Tionghoa tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan/komunitas yang tidak mendukung penggunaan bahasa Tionghoa, bahasa Tionghoa sulit untuk dipelajari, penetrasi budaya lain seperti Barat dan Korea yang lebih dominan serta identitas sebagai orang Tionghoa-Indonesia namun kurang mengenal budaya Tionghoa sehingga tidak ada ketertarikan untuk mempelajari bahasa Tionghoa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peran keluarga, lingkungan sosial, budaya, identitas dan pendidikan dapat mempengaruhi minat mahasiswa dalam mempelajari bahasa Tionghoa.
PERSEPSI WARNA BAGI MAHASISWA ETNIS TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Kurnia, Frisia Metta; Kurniawan, Budi
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.53 KB)

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui persepsi warna bagi mahasiswa etnis Tionghoa Universitas Kristen Kristen Petra beserta faktor yang mempengaruhi persepsi. Penulis menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data melalui wawancara. Subjek penelitian adalah 20 mahasiswa aktif Universitas Kristen Petra Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan persepsi warna dari segi budaya dan psikologi. Dari segi budaya warna hitam adalah lambang berduka, niat jahat, dan keadilan, warna merah adalah keberuntungan, kebahagiaan, dan warna putih adalah pertanda buruk dan kesedihan. Sedangkan dari segi psikologi warna hitam adalah mewah, formal, dapat membuat tubuh terlihat lebih kurus, warna merah adalah semangat, berani juga dapat menambah nafsu makan dan warna putih adalah murni, bersih, dan terang. Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi seperti keluarga, lingkungan sosial, media massa, agama, dan pendidikan. Faktor tradisi keluarga dan lingkungan sosial adalah penyebab utama yang banyak mempengaruhi persepsi warna. Faktor media massa, agama, dan pendidikan yang menjadi faktor kedua yang mempengaruhi responden dalam memaknai suatu warna. 
PERBEDAAN SIKAP ANTARA LI PING DAN BAO XIRUO Naftalie, Arrabella Debora; Olivia, Olivia
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.708 KB)

Abstract

Skripsi ini menganalisi sebuah novel berjudul Pendekar Pemanah Rajawali karangan Jin Yong. Di dalam novel ini terdapat dua orang tokoh pembantu yang sangat mempengaruhi kedua tokoh utama dalam novel, yaitu Li Ping dan Bao Xiruo. Li Ping adalah ibu dari Guo Jing, sedangkan Bao Xiruo adalah ibu dari Yang Kang. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengajaran antara Li Ping, ibu dari Guo Jing dan Bao Xiruo, ibu dari Yang Kang. Studi ini menggunakan teori penokohan yang diterapkan dalam tokoh Li Ping dan Bao Xiruo untuk mempelajari lebih lanjut sikap-sikap yang mereka miliki, teori konflik juga ditujukan dalam tokoh Li Ping dan Bao Xiruo untuk lebih memahami sikap yang mereka miliki.
PENGARUH RELASI, FENG SHUI, DAN KEBETUNTUNGAN TERHADAP BISNIS KULINER KELUARGA ORANG TIONGHOA DI PASAR ATOM SURABAYA Liem, Natasha; Sugianto, Leo Irwan
Century Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.453 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh relasi, feng shui, dan keberuntungan terhadap bisnis kuliner keluarga orang Tionghoa di Pasar Atom Surabaya. Bagi orang Tionghoa relasi, feng shui, dan keberuntungan 3 hal ini telah dijadikan pedoman penting dalam menjalankan bisnis mereka. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah orang Tionghoa yang mengelola bisnis kuliner di Pasar Atom Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat menerapkan relasi, feng shui, dan keberuntungan dalam bisnisnya dan memperoleh pengaruh yang baik.
PENERAPAN PERMAINAN DOBBLE DALAM PEMBELAJARAN KARAKTER BAHASA TIONGHOA (STUDI KASUS DI KALANGAN MAHASISWA INTERNATIONAL BUSINESS ACCOUNTING UNIVERSITAS KRISTEN PETRA) WINONA, WINONA; WIJAYA, LIEJANTO; KUO, CHUN I
Century Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.008 KB)

Abstract

Dalam mempelajari bahasa asing, khususnya bahasa Tionghoa ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, salah satunya adalah penguasaan kosakata. Pada kenyataannya, di dalam kelas seorang pengajar hanya meminta para siswanya untuk mempelajari sendiri kosakata yang diberikan dengan metode menulis karakter karakter bahasa Tionghoa berulang kali, hal ini seringkali membuat siswa merasa jenuh dan tidak efisien. Pada penulisan skripsi ini, penulis menggunakan media permainan dobble untuk membantu mahasiswa International Business Accounting untuk belajar karakter bahasa Tionghoa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif (pemberian pre test dan post test) dan kualitatif (wawancara). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kartu permainan dobble efektif bagi para pelajar untuk mengenal karakter bahasa Tionghoa karena metode ini berhasil menciptakan suasana yang kondusif, yaitu: komunikasi dilakukan tidak hanya melalui pengajar namun siswa berperan aktif di dalam kelas dan menumbuhkan daya saing terhadap masing-masing siswa untuk berlomba menjadi pemenang dengan menyebutkan pinyin dari karakter bahasa Tionghoa. Permainan ini tidak hanya mampu menciptakan hubungan yang baik antara siswa namun juga antara pengajar dan siswa sehingga pengajar dapat lebih mengetahui letak kesulitan yang dihadapi siswa. 
ANALISIS PANDANGAN FUGUI TENTANG KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN TOKOH-TOKOH LAIN DALAM NOVEL “HUOZHE” Elizabeth, Maria; Karsono, Ong Mia farao
Century Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.719 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang penokohan, serta mendeskripsikan secara saksama konflik yang dialami oleh Fugui dengan tokoh-tokoh lain, serta pandangan tentang kehidupan setelah kematian keluarganya bagi tokoh Fugui. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, novel yang dianalisis adalah novel Huozhe. Hasil analisis menemukan bahwa dalam novel ini tokoh Fugui terlibat konflik dengan orang-orang di sekitarnya, termasuk dengan anak laki-lakinya sendiri ditambah dengan kematian-kematian yang datang berkali-kali membuat perubahan pandangan tokoh Fugui dalam memandang kehidupan setelah kematian yang terjadi.
TRADISI SATU BULAN BAYI PADA PASANGAN CAMPURAN ETNIS TIONGHOA DAN ETNIS JAWA DI SURABAYA Sanjaya, Elizabet; Olivia, Olivia; Kwartanti, Hannie
Century Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1608.55 KB)

Abstract

Indonesia memiliki berbagai macam kebudayaan dan etnis di dalamnya. Setiap etnis yang ada juga memiliki beberapa tradisi yang dilakukan untuk memperingati atau merayakan hari-hari tertentu, salah satunya yaitu tradisi dalam merayakan satu bulan bayi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tradisi apa yang dilakukan oleh pasangan campuran etnis Tionghoa dan etnis Jawa dalam merayakan satu bulan bayi. Diharapakan dari penelitian ini dapat mengetahui, memahami dan memberikan inspirasi kepada pasangan orang tua yang lain. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan cara melakukan wawancara kepada sepuluh pasangan orang tua campuran etnis Tionghoa dan etnis Jawa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pasangan campuran tersebut tidak semuanya melakukan tradisi yang ada. Tradisi yang masih dilakukan yaitu memotong rambut bayi. Selain itu hantaran yang diberikan untuk keluarga dan kerabat juga berbagai macam.
RITUAL PERAYAAN IMLEK ETNIS TIONGHOA DI KOTA TOLI-TOLI Lievander, David; Olivia, Olivia; Kuo, Chun-I
Century Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.864 KB)

Abstract

Penduduk Tiongkok telah lama menyebar ke berbagai belahan dunia, dengan membawa berbagai macam kebudayaan serta tradisi, tidak terkecuali di Indonesia. Etnis tionghoa menyebar dengan merata di seluruh Indonesia dengan membawa kebudayaan asal mereka. Hari raya Imlek adalah salah satu contohnya,  setiap daerah di Indonesia mempunyai perayaan Imlek mereka sendiri oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti perayaan etnis Tionghoa di kota Toli-toli. Penelitian ini meliputi apa perbedaan Imlek etnis Tionghoa Toli-toli pada masa orde baru dan mengapa terjadi perbedaan itu. Setelah dilakukan penelitian ditemukan bahwa etnis Tionghoa hanya merayakan chuxi, Imlek, hari kedua, hari kesembilan, dan Cap Go Meh.  Perayaan Cap Go Meh di kota Toli-toli cenderung sepi dan tidak ada yang spesial. Serta ditemukan faktor yang membuat Imlek di kota Toli-toli saat orde baru dan sekarang berbeda yaitu karena faktor politik dan ekonomi.

Page 5 of 22 | Total Record : 216