cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Taktik self-presentation Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar dalam Pilkada 2018 di Instagram Niken Ayu Sriwigati; Gatut Priyowidodo; Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): VOL 6, NO 2 AUGUST 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.971 KB)

Abstract

Self-presentation merupakan bagaimana individu membentuk apa yang orang lain pikirkan tentang dirinya dan apa yang dirinya pikirkan sendiri. Taktik dalam Self presentation itu sendiri terbagi menjadi 13 kategori yaitu Exemplification, Entitlement, Ingratiation, Enhancement, Disclaimer, Intimidation, Apology, Self-Handicapping, Excuse, Supplication, Justification, Basking, dan Blasting. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui taktik self-presentation apa saja yang dilakukan oleh Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar melalui foto dan caption yang diunggah di akun Instagram @ridwankamil dan @deddy_mizwar selama masa pra-kampanye yaitu 7 Januari 2018 hingga 14 Februari 2018. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif. Analisis data menggunakan foto dan caption di Instagram dengan menganalisis 90 unggahan Ridwan Kamil dan 40 unggahan Deddy Mizwar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa taktik self- presentation yang paling sering dilakukan oleh Ridwan Kamil adalah taktik ingratiation, sedangkan Deddy Mizwar menunjukan taktik basking. Ridwan Kamil ingin menunjukan identitas diri sebagai pemimpin yang menyenangkan, sedangkan Deddy Mizwar menunjukan identitas diri sebagai bagian dari pihak tertentu.
Pengukuran Kualitas Hubungan Partai Politik Gerakan Indonesia Raya dengan Followers-nya dalam Twitter @Gerindra pada Kampanye Pemilu Legislatif 2014 Agnes Marcellia
Jurnal e-Komunikasi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal E-Komunikasi
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.98 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas hubungan antara Partai Gerakan Indonesia Raya dengan followers-nya @Gerindra pada peride 16 Maret 2014 – 5 April 2014. Elemen-elemen yang digunakan pada pengukuran kualitas hubungan yakni kontrol mutualitas (control mutuality), kepercayaan (trust), komitmen (commitment), kepuasan (satisfaction) (Grunig dan Huang, 2000) sangat berperan penting dalam suatu organisasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis isi untuk mendeskripsikan kualitas hubungan melalui twitter. Unit analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah tweet dan feedback dari Gerindra sebanyak 499 dan followers sebanyak 767. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tweet dan feedback yang diberikan Gerindra banyak mengandung konten pencitraan partai dan tokoh yang diusung, sedangkan tweet dan feedback followers banyak mengandung pesan informatif. Hubungan antara Gerindra dan followers-nya melalui media sosial adalah Asimetris, yakni interaktivitas kedua pihak tidak menunjukkan hasil yang sama pada indikator yang sama.
Evaluasi Kemudahan Audiens Dalam Menggunakan Aplikasi NET.Connect Sebagai Sarana Mengevaluasi Program di NET. Yosevin Herawati
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 1 (2018): VOL 6, NO 1 FEBRUARY 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.616 KB)

Abstract

NET.Connect adalah aplikasi smartphone yang dapat digunakan audiens untuk memberikan pesan / feedback mengenai program televisi yang sedang ditayangkan di NET. Aplikasi ini adalah aplikasi pertama di Indonesia yang menghubungkan penonton televisi dengan tim programmer tayangan televisi. Aplikasi ini belum pernah dievaluasi, oleh karena itu penelitian ini ditujukan untuk menguji kemudahan audiens dalam menggunakan aplikasi NET.Connect. Pengujian ini juga penting dilakukan untuk dapat meningkatkan kualitas pesan yang dikirimkan menggunakan channel ini agar pengguna dapat menggunakan aplikasi NET.Connect dengan baik. Data diambil dari 100 responden yang mengisi kuesioner yang telah disebarkan. Kuesioner tersebut berisi 27 pertanyaan yang digolongkan dalam indikator-indikator usability dari teori yang dikemukakan Jakob Nielsen. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan NET.Connect mendapatkan skor rata-rata sebesar 77,06%, di mana nilai tersebut tergolong dalam kategori usability tingkat tinggi. Meskipun demikian, berdasarkan data yang didapatkan, peneliti menemukan bahwa ada beberapa masalah yang terjadi berkaitan dengan kesalahan sistem / noise yang dapat berdampak pada proses komunikasi dan penyampaian pesan tersebut. Hal ini disebabkan karena NET.Connect tidak menyediakan solusi ketika ada error terjadi, dan pengguna merasa kesulitan untuk mengatasi masalah error tersebut.
OPINI MASYARAKAT SURABAYA TERHADAP TAYANGAN SINETRON ANAK JALANAN DI RCTI Evan Tirtakausuma Purnomo
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 1 (2017): Vol 5, no 1 February 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.44 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui opini masyarakat surabaya terhadap tayangan sinetron Anak Jalanan di RCTI. Sinetron ini memiliki rating tertinggi, namun mendapatkan banyak kontroversi karena isi cerita yang mengandung banyak adegan kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode survei yang bertujuan untuk mengetahui opini masyarakat Surabaya terhadap tayangan sinetron Anak Jalanan melalui penilaian kepercayaan, nilai, dan pengharapan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan hasil penelitian pada indikator kepercayaan netral, nilai negatif, dan pengharapan positif, sehingga menghasilkan opini yang netral.
KONSTRUKSI IMAGE PSY: ARTIS GANGNAM STYLE Rany Rosaria Iriany
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.941 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui citra diri Psy setelah secara internasional terkenal dengan lagu Gangnam Style, yang dikonstruksi dan ditampilkan melalui berbagai teks media. Peneliti menggunakan metode star studies terhadap citra Psy melalui video musik, wawancara dan penampilan di televisi, iklan, berita dalam media cetak dan online, serta pendapat penggemarnya. Psy sebagai seorang penyanyi solo K-Pop, memiliki standarisasi dari segi visual, verbal, dan nonverbal yang berbeda dengan artis K-Pop lain, tetapi mampu masuk ke dalam industri musik Amerika, yang diidam-idamkan oleh artis K-Pop lain. Dengan lagu Gangnam Style, Psy mengonstruksikan image sebagai orang Korea yang mematahkan stereotype seorang artis K-Pop yang perlu tampil menarik dari segi visual seperti fashion dan penampilan fisik, verbal, dan nonverbal, yang sangat terpengaruh budaya pop Barat.
Sikap Masyarakat Surabaya Dalam Penggunaan Rio Dewanto SebagaiCelebrity Endorser Iklan Pond’s Men Versi Pollution out Claudia Chandra
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 1 (2016): FEBRUARY 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.527 KB)

Abstract

Penelitian ini mengunakan Rio Dewanto dalam iklan pond’s men versi pollution out sebagai objek.Hal ini disebabkan perkembangan teknologi yang mendorong sarana komunikasi bertambah luas dengan kemunculannya iklan sebagai salah satu alat komunikasi.Dengan menggunakan kepopuleran dan prestasi Rio Dewanto yang tidak diragukan lagi agar produk tersebut dapat bersaing dengan produk-produk berlabel khusus laki-laki lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap masyarakat Surabaya dalam penggunaan Rio Dewanto sebagai  celebrity endorser iklan Pond’s Men versi Pollution out. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel masyarakat Surabaya yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan dan berusia 17-40 tahun.Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, peneliti mendapatkan data bahwa sikap kognitif dan afektif dari masyarakat positif.Tetapi, pada sikap konatif masyarakat Surabaya netral.
MOTIF MASYARAKAT SURABAYA DALAM MENGGUNAKAN IPHONE Tjoa Cynthia Anggraini Wijaya
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.483 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana motif para pengguna ponsel pintar iPhone yang berada di Surabaya, karena iPhone memiliki pangsa pasar yang jelas sehingga menjadikan iPhone tetap stabil dalam penggunaannya. Motif yang diteliti adalah motif masyarakat Surabaya dalam menggunakan iPhone dengan menggunakan teori Uses and Gratification 2.0 untuk smartphone. Indikator pengukur yang dipakai meliputi: akses permanen, hiburan, interaksi sosial, daya tarik, koneksi, instrumentalitas, dan mode/status. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif pada 76 pengguna iPhone yang berdomisili di Surabaya, dengan menggunakan teknik non probability purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif pengguna iPhone di Surabaya cukup tinggi, terutama pada indikator hiburan dan akses permanen, di mana motif tertinggi tersebut ada pada wiraswasta dan pegawai swasta, dengan pengeluaran per bulannya berkisar antara 1.000.001 – 4.000.000 rupiah, di mana mereka memiliki iPhone karena membelinya sendiri. Selain itu, ditemukan pula sebuah kesimpulan bahwa dari iPhone seri pertama sampai iPhone yang terbaru, motif tertinggi dalam penggunaannya tetap konsisten ada pada indikator hiburan.
Internalisasi Budaya Organisasi Melalui Komunikasi dalam Organisasi Musik Cognatio Orkest Bella Claudia Tanujaya; Judy Djoko W. Tjahjo; Inri Inggrit Indrayani
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): VOL 6, NO 2 AUGUST 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.205 KB)

Abstract

Cognatio Orkest merupakan sebuah organisasi musik orkestra yang berusaha untuk menyatukan dunia profesional dengan sosial. Keunikan utama dari Cognatio Orkest adalah memiliki budaya organisasi kekeluargaan dan profesional yang hampir sama kuatnya. Budaya organisasi lain yang juga menonjol di Cognatio Orkest yaitu toleransi, kebebasan berpendapat, dan vulgar dalam bercanda (terkait SARA). Budaya organisasi tersebut dapat bertahan lama jika telah terinternalisasi dengan baik dalam diri setiap anggotanya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana internalisasi budaya organisasi melalui komunikasi yang terjadi dalam organisasi musik Cognatio Orkest. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus tunggal dan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi budaya organisasi melalui komunikasi telah berjalan sesuai prosesnya, mulai dari awareness, understanding, assessment, acceptance, hingga implementation. Hampir semua anggota Cognatio Orkest telah mencapai tahap implementasi, ditandai dengan terjadinya perubahan yang sebagian besar positif pada karakter, sikap, kebiasaan dan lain sebagainya. Banyak dari mereka yang menjadi semakin peduli dan tidak egois, tidak mudah tersinggung, meningkat kemampuannya dalam bermusiknya, membaik hubungan dengan orang tuanya, dan masih banyak perubahan lain yang dirasakan para anggotanya.
Penerimaan Penonton Terhadap Disfungsi Keluarga dalam Film Siti Junita Wijaya
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.929 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerimaan penonton terhadap disfungsi keluarga dalam film Siti. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Reception Analysis, dan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan empat informan yang berbeda – beda kriterianya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penonton dominant terhadap pesan disfungsi keluarga yang di berikan lewat film dengan judul Siti.
Komunikasi Interpersonal Antara Pelanggan Dengan Calon Pelanggan Dalam Merekomendasikan Event Organizer Frida Aurellia
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal E-Komunikasi
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.18 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemaknaan pada komunikasi interpersonal antara pelanggan dengan calon pelanggan dalam merekomendasikan event organizer. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti pada Fairytale Organizer, diperoleh data bahwa mayoritas calon pelanggan perusahaan ini berasal dari rekomendasi para pelanggan sebelumnya, sehingga peneliti ingin melakukan penelitian terhadap komunikasi interpersonal yang terjadi antara pelanggan dengan calon pelanggan. Komunikasi interpersonal yang memiliki delapan elemen komunikasi dari DeVito, dijadikan acuan dalam penelitian ini. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan metode fenomenologi untuk menjabarkan komunikasi interpersonal yang terjadi. Komunikasi interpersonal yang terjadi dimaknai pelanggan sebagai bentuk persuasi serta pesan yang memberikan kenyamanan dan nasihat saat merekomendasikan event organizer kepada calon pelanggan. Ada pula hubungan keluarga dan persahabatan yang mempengaruhi proses komunikasi di antara mereka sehingga pesan yang disampaikan seorang aktor lebih dapat dipercaya oleh aktor lainnya dalam studi fenomenologi ini. Dalam proses komunikasi ini pula, mereka mengalami hambatan komunikasi antara lain yaitu hambatan fisik, psikologis, dan semantik. 

Page 85 of 134 | Total Record : 1336