cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNATIF
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 780 Documents
IMPLEMENTASI LEAN MANUFACURING PADA PROSES PRODUKSI UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN PERSEDIAAN Nurprihatin, Filscha; Darvin, Charles; Karo-Karo, Gidion; Caesaron, Dino
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur sepatu bertaraf internasional. Saat ini, terdapat penumpukan persediaan yang terjadi di setiap stasiun kerja. Penelitian ini mengidentifikasi alat yang tepat untuk memetakan secara detail aliran nilai (value stream), mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya pemborosan, memberikan dan mengimplementasikan usulan tindakan perbaikan untuk meminimalkan pemborosan persediaan pada proses produksi. Mengacu pada pendekatan lean manufacturing, penelitian ini dimulai dengan memetakan aliran proses saat ini dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM). Tahap berikutnya, dilakukan identifikasi pemborosan dengan menggunakan Waste Assessment Model (WAM) dan menetapkan alat yang cocok untuk memetakan secara detail aliran nilai dengan menggunakan VALSAT. Selanjutnya, menganalisis penyebab dominan dari pemborosan persediaan dengan menggunakan fishbone diagram. Alat yang tepat untuk memetakan aliran nilai secara detail dengan menggunakan VALSAT adalah Process Activity Mapping (PAM) dengan total skor 500,12. Kemudian, faktor dominan yang menjadi penyebab terjadinya pemborosan persediaan disebabkan oleh 3 faktor yaitu manusia, metode, dan material. Tahap penyelesaian masalah dilakukan dengan merancang sistem kanban dan diimplementasikan ke value stream tersebut. Setelah mengimplementasikan usulan tindakan, diperoleh jumlah persediaan berkurang. Pada kondisi aktual sebelum diterapkan sistem kanban, jumlah persediaan tercatat 12.945 pasang. Setelah diterapkan sistem kanban, jumlah persediaan menjadi 11.602 pasang. Kata kunci: Lean Manufacturing, Process Activity Mapping, Waste Assesment Model, Pemborosan Persediaan, Kanban
PEMANFAATAN KEYLOGGER BERBASIS SPYWARE UNTUK MEMONITORING AKTIVITAS PENGGUNAAN KEYBOARD USER Saefullah, Asep; Billy, Billy; Talumepa, Fabrielo Hanielus Caezario
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMenambahnya pemilik komputer membuat pengguna kurang atau lebih memiliki pengaruh kepada sejumlah pengguna yang berinteraksi dengan komputer. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh National Center Education Statistics (NCES, 2003). Penggunaan internet oleh pengguna dibedakan dengan bagaimana pengguna menggunakannya, apakah dari pengguna menggunakannya untuk fasilitas chatting, email, tugas, browsing untuk mendapatkan informasi, termasuk bermain game online. Tetapi tidak semua konten yang ada berisikan informasi yang edukatif, dan juga terdapat banyak sekali informasi negative yang tidak sesuai yang dapat diakses oleh anak-anak. Pengawasan terhadap penggunaan teknologi informasi sangatlah dibutuhkan karena perkembangan ilmu pengetahuan mengenai pembuatan virus, worm, atau spyware. Menginstalasi antivirus adalah solusi untuk mencegahnya virus mengkontaminasi jaringan ataupun sistem komputer. Namun dengan demikian antivirus-pun tidak dapat memantau aktifitas pengguna, dengan kata lain, kegiatan penggunaan keyboard. Keylogger dapat mampu merekan semua aktivitas keyboard. Keylogger harus diinstal pada komputer yang ditargetkan untuk merekam aktivitas penggunaan keyboard. Kemudian untuk dapat mengambil file log, Keylogger harus memiliki akses secara fisik ke dalam komputer. Dengan ini sebagai dasar untuk membuat sebuah ide untuk memantau aktivitas keyboard pengguna. Tetapi jika hanya ini, pasti akan menimbulkan masalah jika pengguna mengetahui tentang adanya keylogger. Untuk mengatasi masalah ini, menciptakan sebuah program yang dapat memantau aktivitas pengguna saat mengakses komputer atau dalam hal ini apa yang pengguna ketikkan untuk memberikan hak-hak istimewa untuk mengetahui apa yang pengguna telah lakukan selama penggunaan. Mengingat cara ini, memberikan admin memantau pengguna saat mengakses komputer. Kata kunci : keylogger, komputer, monitor, keyboard, pengguna 
TDS SEBAGAI INDIKATOR SOLENOID VALVE UNTUK SIMULATOR INSTRUMEN PENGOLAH AIR KETEL BERBASIS ARDUINO Dermawan, Totok; Suhendro, Budi
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu faktor yang mempengaruhi umur pakai ketel uap adalah kualitas air umpannya. Air ketel harus diolah sedemikian rupa sehingga memiliki syarat untuk umpan ketel. Jumlah zat padat terlarut, total dissolve solids (TDS) merupakan bagian dari parameter fisika air. Besarnya jumlah padatan terlarut dalam air ini dapat diukur dengan TDS meter. Persyaratan ini diperlukan untuk mencegah terjadinya endapan yang membentuk kerak, korosi, pembentukan deposit, dan kontaminasi uap. Air baku dilewatkan ke kolom-kolom pengolah air. Output kolom terdiri dua katup (valvesolenoid) yang bekerja membuang air apabila nilai TDS tertentu belum tercapai, dan mengumpankan ke kolom pengolah berikutnya apabila nilai TDS tertentu sudah dipenuhi. Nilai TDS ini sebagai indikator bekerjanya katup. Membuka dan menutupnya katup yang berada di setiap kolom pengolah air ini dikendalikan oleh arduino. Pada ketel bertekanan 2351-2600 psig standart nilai padatan yang terlarut dalam air sebesar 25 ppm. Hasil penelitian menunjukkan Katup A akan terbuka jika nilai TDS ? 25 ppm dan katup B terbuka jika nilai TDS >25 ppm.. Kata kunci: kesadahan, solenoid valve, TDS, Arduino
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN DAERAH PENGHASIL KELAPA KOPYOR UNGGULAN DI KABUPATEN PATI Supriyo, Hadi; Nugraha, Fajar; Solekhan, Solekhan; Gunawan, Budi
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLetak geografis kabupaten Pati yang berada dilereng gunung muria yang langsung berhubungan dengan pantai pesisir utara Jawa menjadikan mayoritas daerah di kabupaten Pati beriklim laut. Dengan memiliki iklim laut, salah satu tanaman khas di kabupaten Pati yang dapat tumbuh dengan baik adalah pohon kelapa kopyor. Berdasarkan potensi tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendesain sistem pendukung keputusan yang digunakan dalam menentukan daerah penghasil kelapa kopyor di kabupaten Pati. Sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode Simple Additive Weighting. Metode iini menerapkan kriteria keuntungan (benefit) dan kriteria biaya (cost). Kriteria keuntungan (benefit) diterapkan ketika sebuah kriteria lebih mempertimbangkan aspek keuntungan yang maksimal. Kriteria tersebut digunakan dalam data jumlah kelapa kopyor yang dihasilkan oleh setiap kecamatan. Kriteria biaya (cost) diterapkan ketika sebuah kriteria lebih mempertimbangan aspek biaya, dalam konsep ini digunakan untuk data luas daerah setiap kecamatan di kabupaten Pati. Hasil penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan untuk menentukan daerah penghasil kelapa kopyor unggulan di kabupaten Pati. Kata kunci: kelapa kopyor, sistem pendukung keputusan, simple additive weighting.
3D HOLOGRAM PENGENALAN ALAT TRANSPORTASI TRADISIONAL DAERAH JAWA Wahono, Robet; Listyorini, Tri; Evanita, Evanita
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 AbstrakIndonesia adalah negara yang kaya. Salah satu contohnya adalah keragaman alat transportasi darat, laut dan udara. Keragaman transportasi tradisional di Indonesia dibuktikan dengan berbagai jenis transportasi tradisional seperti gerobak, sepeda roda tiga, sepeda, kereta, gerobak dan lain-lain yang datang dari setiap wilayah di Indonesia. Namun, transportasi tradisional kini semakin langka dan ditinggalkan oleh kebanyakan orang, karena semakin pesatnya perkembangan teknologi sehingga di era globalisasi transportasi tradisional ini telah digantikan oleh sarana transportasi modern. Selain kurangnya pengetahuan masyarakat tentang sejarah dan bentuk transportasi tradisional, hal ini membuat kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengenal transportasi tradisional. Oleh karena itu dibutuhkan pendidikan yang menyenangkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang transportasi tradisional di Indonesia. Kata kunci: hologram, 3 dimensi, transportasi daerah
MODEL KLASIFIKASI KELAYAKAN KREDIT KOPERASI KARYAWAN DENGAN ALGORITMA DECISION TREE Handayani, Putri Kurnia
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Prosedur pemberian kredit kepada anggota akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya usaha yang dijalankan oleh sebuah koperasi. Klasifikasi adalah jenis analisis data yang dapat membantu orang memprediksi label kelas dari sampel yang akan diklasifikasikan. Salah satu teknik klasifikasi adalah pohon keputusan (decision tree). Pohon (tree) adalah sebuah struktur data yang terdiri dari simpul (node) dan rusuk (edge). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah Cross Standard Industry Process for Data Mining (CRISP-DM). Hasil penelitian menunjukkan akurasi dari algoritma Decision Tree sebesar 92,28% untuk memodelkan kelayakan kredit sebuah koperasi karyawan. Kata kunci: Klasifikasi, Decision Tree, Kelayakan Kredit
DESAIN DAN UJI COBA SINK SEPARATOR SEBAGAI PENGKONDISI SINYAL UNTUK SISTEM PENDETEKSI KEJERNIHAN VIDEO PADA TELEVISI ANALOG Miawarni, Herti; Setyawan, Dwi Edi; Setijadi, Eko
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam upaya membangun sistem tracking antena otomatis pada televisi analog, proses deteksi kejernihan video memegang peran penting. Dari proses inilah sistem antena dapat memahami tingkat kejernihan video pada layar televisi. Menghitung jumlah pulsa sinkronisasi sinyal CVBS pada AV-Out perangkat televisi merupakan salah satu cara dalam mendeteksi tingkat kejernihan video. Pulsa sinkronisasi tidak dapat dihitung langsung secara presisi, dibutuhkan blok pengkondisi sinyal agar dapat diolah oleh prosesor penghitung. Pada penelitian ini dilakukan desain dan uji coba sink separator sebagai upaya untuk membangun blok pengkondisi sinyal yang handal. Sink separator didesain memiliki 1 input yang terhubung pada AV-Out televisi dan 2 output yaitu CSO (Composite Sink Output) dan VSO (Vertical Sink Output). Hasil uji coba menunjukan bahwa dalam mendeteksi tingkat kejernihan video, output CSO memiliki karakteristik yang deskriptif sementara output VSO memiliki karakteristik yang selektif. Perbedaan karakteristik sangat menguntungkan karena semakin memberi banyak opsi bagi pengembangan dan penerapan sistem tracking antena. Kata kunci: AV-Out, Blok Pengkondisi Sinyal, CVBS, Sink separator, Televisi Analog.
ANALISIS TOTAL BIAYA PERSEDIAAN KEMASAN BENANG MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI PT. XYZ Kartohadiprodjo, Firza Ibrahim
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian  kali ini adalah ingin memberikan solusi mengenai persediaan kemasan benang dengan jumlah pemesanan yang ekonomis. Mengingat kemasan merupakan bahan pelengkap dari suatu produk, alangkah lebih baiknya pemesanan kemasan benang kepada pihak pemasok dengan kuanititas yang optimum. Sehingga, akan memberikan total biaya persediaan yang lebih hemat. Metode penelitian yang digunakan adalah Economic Order Quantity (EOQ). Karena metode ini memberikan hasil perhitungan berupa informasi biaya persediaan yang terdiri dari biaya pemesanan dan biaya penyimpanan, kepada pihak Divisi PPC benang di PT. XYZ selaku konsumen kemasan benang. Hasil penelitian yang dilakukan ialah dalam satu tahun total biaya persediaan dari seluruh jenis kemasan benang yang digunakan sebesar Rp 51.284.724,95. Biaya tersebut sudah termasuk biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Dari seluruh jenis kemasan benang, yang menghasilkan total biaya persediaan terbesar adalah PAPER CONES B 5°57 MRT PLS sebesar Rp 24.506.502,56. Karena jumlah kebutuhan kemasan tersebut, paling besar daripada kebutuhan kemasan benang lainnya. Sedangkan jenis kemasan benang yang menghasilkan total biaya persediaan terkecil adalah BOX PRINT B 1000 X 600 X 170 mm sebesar Rp 155.928,56. Karena jumlah kebutuhan kemasan benang tersebut paling sedikit daripada jumlah kebutuhan kemasan benang lainnya.  Kata kunci: Economic Order Quantity (EOQ), Persediaan, PPC
PENYUSUNAN TATA KELOLA KEAMANAN INFORMASI PADA PRODUKSI FILM ANIMASI (Kasus di PT. XX) hartanto, Rudy; Dewi, Ayu Candra; Nugroho, Eko
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBerjalannya perkembangan teknolgi informasi yang semakin maju dan pesat di era global ini, hal ini berpengaruh terhadap penggunaan teknologi informasi di kalangan perusahaan swasta. PT. XX yang juga beketergantungan erat terhadap teknologi informasi dalam kegiatan produksi film animasi. Namun, permasalahan teknologi informasi yang berperan penting terhadap perusahaan seringkali kurang mendapat perhatian. Akibatnya tidak dipungkiri akan muncul ancaman maupun kelemahan dalam teknologi informasi yang menganggu jalannya kegiatan produksi film animasi. Oleh karena itu diperlukannya pengelolaan teknologi informasi yang dituangkan dalam tata kelola untuk mengelola ancaman maupun kelemahan yang muncul. SNI ISO/IEC 27001:2005 merupakan framework sistem manajemen keamanan informasi yang dapat dijadikan dasar dalam pengelolaan informasi Kata Kunci : Keamanan Informasi, SNI ISO/IEC 27001:2009, Produksi Animasi.
REKAYASA MESIN UNTUK INDUSTRI KECIL PAKAN TERNAK UNGGAS DI KLATEN Sugiyanto, Sugiyanto; Ratih, Silvia Yulita
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jagung merupakan salah satu komoditi pengolahan hasil pertanian di Indonesia dan juga merupakan salah satu makanan pokok alternatif pengganti beras. Pada saat ini pengolahan serta penyajian jagung sebagai bahan makanan telah mengalami perkembangan, misalnya nasi jagung, lepet jagung, marneng, emping jagung, berondong jagung. Salah satu keuntungan dari pembuatan makanan berbahan baku jagung adalah bahan bakunya yang mudah didapat. Namun jagung banyak digunakan sebagai makanan ternak seperti untuk makanan burung dan sejenis unggas.  Kebutuhan akan jagung oleh masyarakat semakin bertambah, sedang industri pembuat pakan belum dapat mengimbangi akan kebutuhan konsumen. Sampai sekarang industri kecil dalam hal proses pemipilan dan penggilingan masih manual, sehingga hasil yang didapatkan sedikit, tidak seragam dan waktu yang dibutuhkan lama. Hal inilah yang menyebabkan kebutuhan akan makanan burung atau untuk dikonsumsi terbatas. Bagi industri kecil kesulitan tersebut diatas belum terpecahkan, sehingga diperlukan inovasi program pengembangan Teknologi, khususnya proses proses pemipilan dan penggilingan masih manual.  Tujuan utama dari kegiatan ini adalah merancang dan membuat proses pemipilan yang mampu bekerja secara efektif yang digerakkan dengan motor listrik dengan daya yang rendah sehingga meringankan beban UKM.                Metode yang ditawarkan: Survey, perancangan komponen, desain mesin, pembuatan, pengujian mesin, evaluasi, pembuatan laporan.              Hasil yang didapatkan  mesin ini adalah 1 tenggok atau 20 kg jagung mampu dipipil dengan waktu 10 menit, jika dibandingkan dengan manual yaitu 1 tenggok atau 20 kg jagung membutuhkan waktu 45 menit. Dengan demikian hasil rekayasa dapat dikatakan dapat bekerja dengan baik, seperti yang diharapkan.  Kata kunci : Jagung, manual, proses pemipilan, hasil banyak dan seragam