cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNATIF
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 780 Documents
OPTIMASI DETEKSI RADIO FREQUENCY IDENTIFICASION (RFID) MENGGUNAKAN METODE COMPLEX VALUED NAURAL NETWORK (CVNN) Suhardi Johannes Hutabarat; Aries Boedi Setiawan; Jainur Rohman
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakFungsi alat ini adalah menerima sinyal dari sebuah cip berupa sistem informasi yang secara real time dari pemancar dan pengirim sinyal serta memprosesnya pada sebuah PC atau laptop untuk mendapatkan data dan nilai. Dengan adanya sistem seperti ini, maka prajurit yang melaksanakan samapta B (shuttle run) dapat melihat secara langsung hasil nilai yang di perolehnya.. Selain itu Tim personil penilai samapta tidak kesulitan untuk mengarahkan para peserta samapta, karena sudah terdaftar dengan menggunakan data pribadi di dalam PC atau Laptop. Sehingga proses pelaksanaan samapta dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan.Peengolaan database dan pengiriman sinyal menggunakan metode comflex valued neural network dengan tujuan, agar sistem kerja dan pengolahan data sesuai dengan akurasi waktu tanpa apa ada selisih ataupun eror. Kata kunci: RFID Reader, RFID Tag Aktif, Delphi, Database Acces.
3D HOLOGRAM SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF PENGENALAN HEWAN PURBAKALA DINOSAURUS Ifta Abdul A; Tri Listyorini; Aditya Akbar Riadi
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dinosaurus adalah salah satu hewan paling terkenal di dunia. Tetapi tidak seorang pun pernah melihat dinosaurus yang nyata dan hidup, sebab mereka sudah lama punah. Hewan menakjubkan ini dikenal dari fosilnya. Pengenalan hewan purbakala yang digunakan melalui pengenalan masih menggunakan media berupa gambar yang terdapat di buku-buku, gambar dua dimensi dan alat peraga lain, hal ini dinilai kurang efektif karena pengenalan dua dimensi hanya dapat dililhat pada satu sisi saja, tetapi dengan menggunkan teknologi 3D Hologram diharapkan dalam pembelajarannya dapat membuat pelajaran sejarah terutama mengenai hewan purbakala dapat lebih menarik dan menyenangkan karena teknologi hologram dapat menjadi sebuah alat peraga virtualisasi hewan purbakala dalam bentuk 3D Hologram. Hologram merupakan produk dari teknologi holografi. Hologram terbentuk dari perpaduan dua sinar cahaya yang koheren dan dalam bentuk mikroskopik. Hologram bertindak sebagai gudang informasi optik. Informasi-informasi optik itu kemudian akan membentuk suatu gambar, pemandangan, atau adegan.DenganPrinsipkerja3D Holographic Reflection adalah suatu teknik presentasi visual dengan memanfaatkan teknologi digital tiga dimensi yang dirancang melalui beberapa aplikasi visual. Pada hasil peneletian ini diharapakan mampu memberikan suatu teknologi 3D Hologram dengan memanfaatkan prinsip kerja dari 3D Holographic Reflection bagi para pengguna platform andoid. Kata kunci: Dinosaurus, 3D Holographic Reflection, Holografi, 3D Hologram
PENGARUH TREATMENT AIR TERHADAP KUALITAS AIR DI DESA BALESARI KECAMATAN WINDUSARI KABUPATEN MAGELANG Ahmad Mashadi; Muhammad Amin
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Air merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui dan untuk memenuhi kebutuhan manusia memerlukan air yang berkualitas, sementara itu kualitas air tanah dipengaruhi oleh sistem akifer dalam tanah. Secara kualitas air permukaan kurang baik bagi kesehatan, sedangkan kualitas air tanah lebih baik. Untuk konsumsi air bersih manusia harus ikuti Permenkes Nomor 416/MENKES/IX/1990 sebagai  acuan untuk memenuhi   syarat   sehat. Masyarakat   BalesariWindusari, Magelang mengkonsumsi air dari mata air Gendol dan Jambean, yang kualitas air mata air Gendol terdapat parameter Selenium melebihi ambang batas. Kelebihan kadar selenium bila dikonsumsi manusia menyebabkan mual, muntah, rambut kuku rontok, ruam di kulit dan kerusakan saraf, maka perlu dikaji upaya menurunkan kadar selenium. Berdasarkan kajian terdahulu bahwa metode saringan dapat menurunkan kadar selenium dan dengan memanaskan air diharapkan dapat menurunkan kadar selenium dalam air. Metode menurunkan kadar selenium dengan sampel dari pemanasan air pada suhu 80oC, 90oC, 100oC. Cara lain dengan cara air dilewatkan media saringan pasir, kerikil dan karbon aktif dengan 3 variasi tebal untuk tiap media filter sehingga tebal total 90 cm. tebal 1: kerikil 30 cm, pasir 30 cm, karbon aktif 30 cm, tebal 2: kerikil 30 cm, 35 cm, karbon aktif 25 cm dan tebal 3: kerikil 30 cm, pasir 40cm, karbon aktif 20 cm. Hasil kadar Se dari pemanasan 80oC = rata-rata 0,017 mg/lt, pemanasan 90oC = 0,013 mg/lt, 100oC = lebih kecil dari 0,01µg/l. Dari cara saringan untuk ke tiga variasi tebal kerikil, pasir, karbon aktif kadar Se =lebih kecil dari 0,01µg/lt. Kesimpulan bahwa semakin tinggi pemanasan kadar selenium semakin rendah dengan optimum pemanasan 100oC, untuk penyaringan dari ke tiga variasi dapat menurunkan selenium di bawah ambang batas.  Kata kunci: mata air, pemanasan, penyaringan, selenium
KLASTERING INDUSTRI DI KABUPATEN KUDUS Pratomo Setiaji; Wiwit Agus Triyanto
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggunakan metode klastering Fuzzy C Means, yang digunakan untuk klastering industri di Kabupaten Kudus, teori ini merupakan penggunaan dari teori klastering Fuzzy C Means. Klastering industri di kabupaten Kudus dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah, khususnya  departemen perindustrian perdagangan dan koperasi Kabupaten Kudus dalam melakukan  pembinaan  industri  kecil dan menengah. Klastering industri  merupakan  langkah  awal dalam pembinaan  industri kecil  dan  menengah,  karena  dengan  klastering,  keberadaan industri akan lebih terkelompok berdasarkan jumlah unit usaha, jumlah tenaga kerja, nilai investasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu klastering yang bisa diterapkan untuk melakukan  pengelompokan data  industri di Kabupaten  Kudus, sehingga hasilnya bisa digunakan oleh Dinas Perindustrian perdagangan dan Koperasi dalam melakukan pembinaan industri kecil dan menengah.Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  pengambangan metode Fuzzy C Means, metode  Fuzzy C means merupakan salah satu metode klastering yang bisa mengolah data yang tidak pasti. Kata kunci: Fuzzy C Means, Industri, Klastering 
Perancangan Mesin High Pressure Die Casting/HPDC untuk memproduksi produk gamelan ( Studi kasus : prototipe gamelan jenis saron ) Sugeng Slamet; Mohammad sukis; Taufiq Hidayat
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Proses manufaktur bahan teknik banyak macamnya mulai dari forging, rolling, bending, welding dan machining. Salah satu teknik manufaktur dan pembentukan bahan logam yang masih up to date ditengah perkembangan proses manufaktur lainnya adalah teknik pengecoran logam. Hal ini disebabkan oleh beberapa keuntungan yang diperoleh diantaranya adalah sesuai untuk produk massal dengan biaya yang relatif murah, selain itu juga dapat mengerjakan bentuk yang kompleks. Produk gamelan secara umum diproduksi melalui proses pemanasan dilanjutkan dengan tempa. Selain produktifitas rendah karena waktu yang dibutuhkan per unit cukup lama, proses tempa banyak menimbulkan tegangan sisa/residual stress. Metode yang digunakan adalah melakukan perancangan mesin high pressure die casting meliputi sistem penggerak, sistem pemanas, konstruksi rangka. Hasil perancangan tersebut selanjutnya menjadi acuan dalam membuat HPDC.Hasil perancangan menghasilkan beberapa perhitungan teknik untuk masing-masing komponen utama baik berupa dimensi dan gambar tekniknya.Gaya penekanan yang diijinkan sebesar 110,6 kg. Pemilihan aktuator sesuai standar BS 5785 : 1980 dengan diameter torak sebesar 40 mm dan diameter batang torak 20 mm double acting cylinder. Daya pompa yang dibutuhkan sebesar 1,3 HP sedangkan daya motor sebesar 1,7 HP. volume reservoir sebesar 20625 cm3. Besarnya energi listrik yang dibutuhkan untuk memanaskan alumuinium hingga 600oC, dibutuhkan waktu 30 menit dengan daya 121,7 Watt. Kata Kunci :HPDC, die casting, gamelan, Cu-Sn, hidrolis
PERANCANGAN APLIKASI KONSELING MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE CASE BASED REASONING Syaiful Hendra; Sri Kusumadewi
Prosiding SNATIF 2015: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aplikasi konseling mahasiswa digunakan sebagai tools dalam proses konseling mahasiswa bermasalah. Metode penalaran dalam penelitian ini menggunakan metode Case Based Reasoning (CBR). Penelitian dimulai dari tahap pengambilan data kasus konseling mahasiswa dari beberapa narasumber dan pakar konseling. Selanjutnya dibuatkan attribut yang sesuai dengan proses konseling mahasiswa. Tahapan pengambilan keputusan pada penelitian ini dilakukan sesuai dengan siklus CBR yaitu retrieve, reuse, revise, retain. Pada proses retrieve kasus yang akan diuji dibandingkan dengan kasus yang terdapat dalam basis kasus melalui perhitungan similaritas, dan hasil dari perhitungan tersebut difilter menggunakan nilai treshold (ambang batas). Selanjutnya dilakukan tahapan perancangan aplikasi mulai dari konteks diagram, DFD, ERD, Database Realtional dan Desain Interface. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan yang dibuat dapat diterapkan dalam tahap implementasi konseling mahasiswa bermasalah oleh Dosen Pembimbing Akademik. Kata kunci: Aplikasi Case Based Reasoning, Konseling Mahasiswa, Perancangan.
MENGUKUR KESUKSESAN LAYANAN DIGITAL LIBRARY UNIVERSITAS GADJAH MADA (UGM) Iyon Sukma Wicaksana; Rudy Hartanto; Lukito Edi Nugroho
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Layanan digital library Universitas Gadjah Mada merupakan layanan yang diberikan untuk mahasiswa untuk mempermuda dalam mengakses informasi. Dalam survei yang dilakukan peneliti membuktikan fakta bahwa 57% responden rata-rata hanya 3 kali menggunakan dalam satu bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor untuk meningkatkan penggunaan digital library. Metode yang digunakan menggunakan model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean dengan melakukan modifikasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang disebar kepada seluruh mahasiswa UGM. Hasil penelitian menunjukkan bawah niat untuk menggunakan kembali dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu kualitas informasi, kualitas sistem dan kualitas layanan  Kata kunci: digital library,DeLone dan McLean.
PENGEMBANGAN SISTEM LAYANAN INFORMASI DESA (SiLISA) TERINTEGRASI BERBASIS SMS GATEWAY Syafiul Muzid; Noor Latifah
Prosiding SNATIF 2015: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTeknologi SMS merupakan teknologi yang telah banyak digunakan untuk memudahkan pengiriman maupun penyebaran informasi dengan cepat. Bahkan beberapa teknologi SMS Gateway telah dikembangkan untuk suatu kebutuhan tertentu. Misalnya penyampaian informasi dari pemerintah desa kepada warga. Kebanyakan dari SMS Gateway tersebut hanya digunakan untuk penyampaian informasi yang bersifat satu arah (single-direct) atau dua arah (dual-direct). Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan suatu sistem informasi yang terintegrasi untuk layanan informasi desa menggunakan konsep SMS Gateway Multi-Direct. Dimana sistem dapat digunakan oleh seluruh perangkat desa, organisasi desa serta komunitas-komunitas yang ada di desa. Pengembangan sistem menggunakan metode prototype. Pengujian hasil penelitian dilakukan pada Desa Karangrandu Pecangaan Jepara yang merupakan lumbung padi Kabupaten Jepara dikarenakan hampir 98,6% dari Kepala Keluarga (KK) di Desa Karangrandu telah memiliki telepon seluler. Sistem Layanan Informasi Desa (SiLISA) yang dihasilkan diharapkan memudahkan penyampaian informasi dari pemerintah desa kepada warga dan komunitas tertentu, atau dari warga kepada pemerintah desa. Selain itu, sistem yang dikembangkan dapat menjadi media informasi yang berbasis komunitas dimana sistem dapat digunakan oleh banyak pihak tidak hanya oleh pemerintah desa.Kata kunci: SMS, SMS Gateway, Layanan Informasi Desa,
ANALISIS PENERIMAAN FAKTOR – FAKTOR YANG MASIH MEMPENGARUHI PENGGUNAAN LAYANAN 3G (Studi Kasus Politeknik Negeri Sriwijaya) Muhammad Filly Primulia; Irma Salamah; Suzan Zefi
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBeberapa tahun terakhir, Secara umum, penggunaan 3G di Indonesia sudah meluas dan merata. Melihat perkembangan penggunaan 3G di Indonesia tersebut, peneliti ingin mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap adopsi 3G pada masyarakat Indonesia dengan mengambil sampel dari Ruang lingkup di Politeknik Negeri Sriwijaya. Pola adopsi 3G dapat diteliti berdasarkan beberapa model adopsi teknologi yang ada. Peneliti memilih TAM (Technology Acceptance Model) sebagai dasar hipotesis penelitian. Peneliti mengembangkan metode TAM karena menyesuikan dengan variabel / model yang sesuai dengan permasalahan yang akan di ketahui. TAM terdiri dari 2 variabel. Variabel pertama adalah persepsi kebermanfaatan (perceived usefulness) dan persepsi kemudahan penggguna (perceived ease of use) masukan (input) dan berakhir pada keluaran (output) yang berarti hasil dari proses penggunaan yaitu keputusan dan perilaku pengguna dalam adopsi perangkat mobile. Peneliti menyusun kuesioner tentang analisis pengguna 3G berdasarkan metode TAM yang telah di modifikasi, kemudian menyebarkannya pada sampel di Ruang lingkup Politeknik Negeri Sriwijaya Kata kunci: 3G, Pengguna 3G di Politeknik Negeri Sriwijaya, TAM (Technology Acceptance Model), Kuisioner 3G.
IDENTIFIKASI BAHAYA LISTRIK MELALUI ANALISIS ARC FLASH DI PENYULANG BEKASAP 6 PT CHEVRON PACIFIC INDONESIA DURI Wahyudi Budi Pramono; Lestari Indah Susanti; Warindi Warindi
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem proteksi merupakan suatu sistem pengaman terhadap peralatan listrik. jika terjadi gangguan. Salah satu bahaya listrik adalah arc flash. Arc flash merupakan ledakan panas, gas panas, dan logam cair yang diakibatkan oleh short circuit (arus pendek) pada peralatan. Studi short circuit diperlukan dalam analisis peristiwa arc flash. Tujuan dari analisis ini untuk menentukan insiden energi yang berpotensi terjadi selama peristiwa arc flash serta lama waktu terjadinya. Penelitian ini dilakukan dengan simulasi menggunakan perangkat lunak ETAP 12.6.0. pada semua bus di Penyulang Bekasap 6 PT Chevron Pacific Indonesia. Simulasi diawali dengan studi hubung singkat tiga fasa dan hubung singkat saluran ke ground dengan tujuan mengetahui besarnya arus gangguan pada setiap bus. Nilai arus ini digunakan untuk menentukan potensi besarnya tingkat bahaya dari arc flash. Tingkat bahaya arc flash dikategorikan dalam skala 0-4. Nilai kategori bahayanya akan dapat ditentukan alat perlindugan diri dalam bekerja dan label peringatan bahaya arc flash agar dapat menghindari resiko kecelakaan bagi pekerja. Hasil simulasi dan perhitungan energi arc flash maka didapatkan semua bus tidak ada yang masuk dalam kategori 4. Energi arc flash terbesar terjadi di bus 4 dan bus 5 sehingga kedua bus tersebut masuk dalam kategori 3.Potensi besarnya energi arc flash dipengaruhi oleh durasi waktu terjadinya arc flash dan besarnya arus gangguan, sehingga dengan kategori tersebut dapat ditentukan standar alat pelindung diri pekerja dan label arc flash. Kata kunci: alat perlindungan diri, arc flash, Etap, label bahaya arc flash, short circuit.