cover
Contact Name
Ade Wahyudin
Contact Email
adewahyudin@mmtc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
adewahyudin@mmtc.ac.id
Editorial Address
Jl. Magelang Km. 6 Yogyakarta 55284
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pekommas
ISSN : 25021893     EISSN : 25021907     DOI : 10.56873
Core Subject : Science, Education,
Pekommas is a journal published by the BBPSDMP Kominfo Makassar with the aim of disseminating information on scientific developments in communication, informatics and mass media. The manuscript published in this journal is derived from research and scientific study conducted by researchers, academics and observers of communication, informatics and mass media. Rises with frequency of 2 times a year, namely in April, October.
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
Mobile Operator 4G Network Performance in Capital of East Kalimantan during the Covid19 Pandemic Budiman, Edy
Jurnal Pekommas Vol 6 (2021): Special Issue: The Role of Communication and Information Technology in the struggle ag
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v6i3.4147

Abstract

The 4th-Generation Long Term Evolution or 4G-LTE technology as data access and high-level wireless connections is an offer for internet service providers(ISPs) and competition in an effort to expand the network area in the mainland of Borneo. Although it continues to grow, however, in several urban areas in Kalimantan the cellular network is not evenly distributed. Further exploration studies are needed on the performance of the 4G-LTE network to optimize benefits and satisfy network users 4G LTE technology allows users to no longer be limited in space and become a solution to ensure connection continuity and data access speed. Service provider competition in an effort to increase its network coverage in Indonesia. Although it continues to improve, in practice. This study measures the quality of service experience (QOSE) the received signal power (RSRP/RSRQ) and noise ratio (SNR) on the 4G-LTE networks from three ISPs in the capital city of East Kalimantan Province. Measuring network signal quality using walk-test methods, Samarinda City Geographically It's a hilly and forested area. Measurement data analysis results of the 4G-LTE signals from the three ISPs have changed the RSRP, RSRQ, and SNR values. Some measuring points experienced a decrease in signal strength due to propagation loss factors such as the presence of dense and tall trees or buildings creating propagation to occur: spreading or diffraction and reflection. Another factor is the distance of the BTS or transmitter to the UE(user equipment) causing a weak signal received
Infodemik di Masa Pandemi: Analisis Peta Hoaks Covid-19 Tahun 2020 Juditha, Christiany; Darmawan, Josep J
Jurnal Pekommas Vol 6 (2021): Special Issue: The Role of Communication and Information Technology in the struggle ag
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v6i3.4176

Abstract

Masalah Covid-19 tidak hanya berhubungan dengan penyebaran virus semata, tetapi juga diikuti dengan penyebaran informasi Covid-19 yang semakin masif baik yang akurat maupun tidak. Inilah yang disebut dengan ‘infodemik’. Infodemik memiliki dampak besar bagi masyarakat yang sehari-hari menggunakan media baru untuk mendapatkan informasi yang kredibel. Kini masyarakat menjadi bingung di tengah banjir informasi hoaks. Peta hoaks penting dilakukan, agar masyarakat paham dan semakin kritis membedakan konten, sumber dan saluran hoaks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang peta infodemik khususnya hoaks Covid-19 tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif. Hasil penelitian penyimpulkan bahwa tema kesehatan adalah tema hoaks terbanyak yang beredar dengan tipe konten menyesatkan serta melibatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama konten. Bentuk hoaks umumnya gabungan dari teks, gambar/foto dan video. Dan kebanyakan teks hoaks juga dilengkapi lampiran gambar untuk meyakinkan publik. Sementara Facebook adalah media sosial yang paling banyak digunakan dalam distribusi hoaks. Hasil tindak lanjut adalah mayoritas konten sudah dibantah atau diklarifikasi oleh tim pemeriksa fakta dengan menyertakan bukti terpercaya. Hal ini memudahkan masyarakat membedakan konten hoaks atau bukan.
The Effect of News about Vaksin Nusantara on Millennial's Trust In The Performance of Jokowi's Cabinets Volume II Mulyani, Sry; Sirait, Ferdinand Eskol Tiar
Jurnal Pekommas Vol 6 (2021): Special Issue: The Role of Communication and Information Technology in the struggle ag
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v6i3.4187

Abstract

Pandemi Covid-19 yang saat ini menyebar hingga keseluruh negara membuat setiap pemerintah dinegara manapun berupaya untuk melakukan pengendalian pandemi ini. salah satu langkah dalam pengendalian pandemi ini adalah dengan melakukan program vaksinasi bagi warga negaranya agar dapat mengurangi risiko atas dampak virus corona. Indonesia juga mendukung program vaksinasi covid-19 ini dengan melakukan impor vaksin dari luar negeri dan juga mendukung pengembangan vaksin di Indonesia. salah satu vaksin pengembangan indonesia adalah vaksin nusantara yang digagas oleh Terawan selaku mantan mentri kesehatan RI. Namun pada perjalanannya vaksin ini mendapat kontroversi pro dan kontra dimasyarakat karena permasalahan tidak lolos uji klinis yang dilakukan oleh BPOM, namun tetap melakukan vaksinasi ke beberapa tokoh. Penelitian ini ingin mengetahui adakah pengaruh pemberitaan vaksin nusantara terhadap kepercayaan terhadap kinerja kabinet Jokowi jilid II khususnya pada generasi milenial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen. Dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak adanya pengaruh signifikan antara pengembangan vaksin nusantara terhadap kepercayaan generasi milenial pada kinerja kabinet Jokowi jilid II.
Feed Instagram sebagai Media Edukasi dan Lomba Teka-teki Silang tentang COVID-19 dan Kesehatan Mental Rochmanti, Maftuchah Rochmanti
Jurnal Pekommas Vol 6 (2021): Special Issue: The Role of Communication and Information Technology in the struggle ag
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v6i3.4227

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan dampak pada beban kesehatan, ekonomi, dan tingkat tekanan psikologis yang sangat signifikan. Di samping hal tersebut, usia muda menjadi salah satu faktor risiko efek dari pandemic. Berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs) terutama poin ketiga yaitu “Good Health and Well-Being” untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera khususnya selama pandemi diperlukan penyampaian informasi yang cepat dan akurat salah satunya menggunakan media sosial. Selama pandemi COVID-19 terjadi pembatasan kegiatan masyarakat sehingga penyebaran informasi sebagian besar melalui media sosial. Oleh karena itu, dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai COVID-19 dan kesehatan mental diperlukan adanya kegiatan seperti edukasi dan lomba Teka-teki Silang (TTS).  Edukasi dan lomba TTS dilakukan secara daring melalui media sosial Instagram dengan sasaran remaja dan dewasa muda. Edukasi secara daring dilakukan dengan melakukan posting feed Instagram pada tanggal 12 dan 13 Juli 2021 dan lomba TTS diadakan pada tanggal 14 juli 2021. Mayoritas peserta mendapatkan skor 100 (skor maksimal) dengan jumlah 18 peserta dari total 32 peserta. Rata-rata peserta yang mengerjakan 20 soal TTS mendapatkan skor 92,66 dari total skor 100 poin. Hasil kegiatan ini menunjukkan peserta memahami dan mengetahui materi edukasi yang diberikan.
Identifikasi Pola Pembelajaran Daring dimasa Pandemi Covid-19 menggunakan Teknik Data Mining Musu, Wilem; Simpen, Wayan; Samsie, Indra
Jurnal Pekommas Vol 6 (2021): Special Issue: The Role of Communication and Information Technology in the struggle ag
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v6i3.4238

Abstract

Pembelajaran daring merupakan model pembelajaran yang digunakan selama masa pandemi Covid-19 dan terbukti efisien. Peningkatan kualitas pembelajaran daring terus dilakukan agar supaya model ini tidak saja efisien tetapi juga efektif ketika mahasiswa dan dosen berada di rumah masing-masing untuk proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola yang terjadi pada pembelajaran daring untuk menemukan media dan metode pembelajaran yang dapat digunakan dosen sehingga proses pembelajaran menjadi efektif. Dengan menggunakan pendekatan data mining dengan teknik pengumpulan data menggunakan survei online, pola yang teridentifikasi menyatakan bahwa media pembelajaran Google Meet, Video Pembelajaran, dan Zoom Meeting memiliki relasi yang kuat untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif. Demikian pula dengan pola pada metode pembelajaran, hasil identifikasi mengungkapkan bahwa metode ceramah yang disertai diskusi, dapat membantu mahasiswa memahami dan mengerti materi perkuliahan yang diajarkan karena metode tersebut memiliki relasi yang kuat. Dengan hasil yang diperoleh diharapkan dapat menjadi acuan bagi para dosen untuk menyusun strategi pembelajaran daring yang efektif.
Hubungan Literasi Digital dengan Perilaku Penyebaran Hoaks pada Kalangan Dosen di Masa Pandemi Covid-19 Solihin, Muhtar Mochamad
Jurnal Pekommas Vol 6 (2021): Special Issue: The Role of Communication and Information Technology in the struggle ag
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v6i3.4316

Abstract

Abstrak – Jumlah penyebaran hoaks di masa pandemi covid-19 cukup memprihatinkan. Kajian Tirto.id menemukan fakta bahwa tahun 2020 menjadi tahun terburuk karena jumlah sebaran hoaks mengalami peningkatan paling tajam (133 persen) bila dibandingkan tahun 2019 dari yang semula 1.011 kasus menjadi 2.360 kasus. Fenomena penyebaran hoaks tersebut menjadi sebuah isu tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat termasuk dosen selaku insan akademis. Dosen memiliki peran dan tanggung jawab strategis sebagai agen perubahan (agent of change) dalam menjalankan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya mengendalikan penyebaran hoaks melalui pendidikan. Hanya saja, tidak menutup kemungkinan bahwa penyebaran hoaks datang dari kalangan dosen itu sendiri. Terlebih lagi aktivitas dosen saat ini masih banyak dilakukan dari rumah (work from home) dengan memanfaatkan teknologi informasi (internet) sehingga berpeluang lebih sering menerima berbagai informasi hoaks. Maka dari itu, tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan karakteristik responden dan literasi digital dengan perilaku penyebaran hoaks pada kalangan dosen di masa pandemi covid-19. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Pengambilan data menggunakan kuesioner secara daring kepada 49 responden. Teknik analisis data menggunakan korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan nyata antara masa kerja, pengetahuan tentang hoaks dan literasi digital dengan perilaku penyebaran hoaks pada kalangan dosen di masa pandemi Covid-19. 
Pengembangan Kota Parepare sebagai Kota Destinasi Wisata Habibie dengan Konsep Sustainable Smart Tourism Rahman, La ode Arwah
Jurnal Pekommas Vol 6 (2021): Special Issue: The Role of Communication and Information Technology in the struggle ag
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v6i3.4427

Abstract

AbstrakPerkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di abad 21 telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai segi kehidupan umat manusia, termasuk di sektor pariwisata. Hadirnya teknologi dalam industri pariwisata telah menciptakan lingkungan baru dalam dunia pariwisata, tak terkecuali di Indonesia. Dewasa ini istilah Sustainable Smart Tourism (wisata cerdas berkelanjutan) mulai dikembangkan oleh para pengelola pariwisata dan telah menjadi bagian integral dari pengembangan kepariwisataan dunia. Pemerintah Indonesia sendiri melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sejak 2020 tahun lalu telah mencanangkan kegiatan virtual reality (VR) tourism sebagai bagian dari konsep sustainable smart tourism.Konsep ini dinilai tepat dalam situasi pandemik saat ini. Selain sebagai solusi dalam mengatasi keterbatasan ruang gerak akibat kebijakan PSBB hingga PPKM dalam rangka memutus mata rantai pandemik Covid 19, konsep ini juga dapat menjadi media promosi jitu mengkomunikasikan potensi wisata Indonesia di mata dunia yang kini mengarah pada global digital community. Sustainable Smart Tourism sebagai platform pariwisata adalah jalan cepat untuk mengintegrasikan peran teknologi informasi dan komunikasi dalam memberikan layanan informasi yang efisien dan memuaskan kepada wisatawan, sekaligus sarana untuk mengakomodasikan isu-isu global dan lokal dalam pengembangan kepariwisataan Indonesia, seperti masalah sosial budaya, lingkungan, dan juga persoalan kearifan lokal.Artikel ini bertujuan mengetahui program kebijakan Pemerintah Kota Parepare dan kesiapan masyarakatnya dalam mengembangkan pariwisata Kota Parepare sebagawai destinasi wisata Habibie dari perspektif Sustainable Smart Tourism. Kebijakan dan langkah-langkah apa saja yang telah dilakukan pemerintah kota dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Artikel ini menganalisis sejauhmana inisiasi pengelolaan kepariwisataan secara berkelanjutan yang didasarkan pada inovasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi diterapkan dalam pengelolaan pariwisata Kota Parepare. Juga bagaimana kesiapan masyarakatnya dalam mewujudkan digital community yang kini menjadi tren komunitas masyarakat global. Beberapa waktu lalu Pemerintah Kota Parepare meluncurkan aplikasi I’M Yours guna memberikan kemudahan pelayanan pariwisata bagi para wisatawan. Namun dalam perkembangannya, pemanfaatan aplikasi ini masih belum sepenuhnya optimal. Selain faktor sosialisasi, fitur-fitur yang dimiliki juga sifatnya masih terbatas.Keywords: Sustainable Smart Tourism, Digital Community, City Branding, I’M Yours.AbstractThe rapid development of information technology and communication in 21st century has brought fundamental changes to human life, for instance tourism. The existence of technology in tourism industry has created new environment in whole tourism sector around the globe include Indonesia. The term of Sustainable Smart Tourism has been introduced by tourism stakeholders and considered as an integral part of the world tourism development lately. Since 2020, Indonesian government under the Ministry of Tourism and Creative Economy has administered Virtual Reality Tourism as part of Sustainable Smart Tourism concept.The concept is appropriate to be administered by considering the pandemic situation as what are happening now. Not only as a solution to overcome the movement space limitation due to PSBB and PPKM in order to alleviate the Covid-19 pandemic chain, but also as an effective media to promote potential tourism destination of Indonesia to the world which is now shifting to global digital community. Sustainable Smart Tourism as tourism platform is a shortcut to integrate the use of ICT in providing efficient and satisfying information services to the tourists, as well as accommodating global and local issues in Indonesia tourism development such as social, culture, environment, and local wisdom.The objectives of this article are to determine the policy program of Parepare and society readiness in developing the tourism in Parepare as Habibie tourism destination seen from Sustainable Smart Tourism perspective; The policies and ways that the Government of Pareare has taken to utilize the advancement of ICT; The society readiness in creating digital community which now trending worldwide. Few moments ago, the government of Parepare launched I’M Yours App to provide a practical tourism services. However, in the development, the usage of this app is not optimal yet and the features are still limited.
Desain Infrastructure as Code (IaC) untuk Automasi Pengamanan Jaringan: Hardening Router Berbasis Mikrotik Haris, Arief Indriarto; Ferianda, Rd. Angga
Jurnal Pekommas Vol 8 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v8i1.4936

Abstract

The router plays an important role in managing data packet traffic in the network infrastructure, so its role is central and crucial. Disruption of Router functions by cyber-attacks will have a direct impact on the quality of Information Technology (IT) services in the network as a whole. Therefore, it is necessary to harden the router to protect it from cyber-attacks. But on the other side, securing (Hardening) Router also often encounters several obstacles and challenges, such as configuration errors or configuration processes that are repeated and tend to consume a lot of time and energy, especially if there are a lot of devices configured. By using the PPDIOO method, this study aims to design Infrastructure as Code (IaC) which focuses on MikroTik-based Router Hardening through an automation process. The results obtained were that all IaC designs had been successfully implemented through the automation process and no errors had been encountered. The total duration of hardening through automation was 4 minutes 28 seconds. The results of the system security test showed that the router was successfully protected and no vulnerabilities were encountered.
Analisis Hoaks Yang Dipublikasikan Berulang Iswara, Agus Ari
Jurnal Pekommas Vol 8 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v8i1.4950

Abstract

This study is about repeated hoaxes. This is qualitative research. The online library method was applied to collect references, theories, and data. Data triangulation was needed to ensure that the data used were fact-checked and verified as hoaxes. Data collected by the tapping method and note-taking technique. Data were collected from Turnbackhoax.id. The ‘Search’ menu on the Turnbackhoax.id website was used to find data with some keywords. Data were presented in the form of links of the fact-checked result of old hoaxes and recycled hoaxes followed with its clarification. Data analysis used the descriptive method assisted by the triangulation method with theories. The result of this study showed hoax producers got an advantage over internal and external factors. The internal factor, hoax maker chose topics that seem important and were presented with a persuasive or provocative narrative. The first external factor was the level of literation of the recipient of the information. Second, environmental conditions or momentum that supported the spread of repeated hoaxes. Then, the momentum that could trigger friction in society also supports the circulation of repeated hoaxes.
Penerapan Penerapan Breadth-first Search (BFS) Pada Perancangan Website Sistem Informasi Struktur Marga Kabupaten Pegunungan Bintang: Penerapan Breadth-first Search (BFS) Pada Perancangan Website Sistem Informasi Oknivan Tumbade, Marcho
Jurnal Pekommas Vol 8 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v8i1.4964

Abstract

Struktur Marga Kabupaten Pegunungan Bintang sangat penting dan paten berdasarkan garis keturunan ayah (patrilineal) dan pewarisan kepemilikan aset budaya dan kekayaan alam (tanah) sehingga sudah menjadi kewajiban mengetahui silsilah keluarga yang di miliki oleh setiap anggota keluarga daerah pegunungan bintang. Dikarenakan belum adanya sistem informasi Struktur Marga Pegunungan Bintang maka menjadi dasar oleh pihak terkait termaksud Pemda setempat berinisiatif membuat rancangan sistem informasi berbasis website untuk pengelolaan sumber daya manusia serta sumber daya alam sekaligus mempromosikan budaya kabupaten pegunungan bintang, diharapkan generasi muda pada saat ini tidak melupakan garis keturunannya. Metode dalam rancangan sistem informasi berbasis website menggunakan metode Breadth-first Search (BFS) Penyajian informasi secara hirarki membentuk layanan susunan marga yang kompleks dan pencarian dari kode level, kemudian membantu ketika proses penginputan, pengelolaan, dan akses informasi yang luas. Penelitian ini menghasilkan pengujian parameter yang cukup baik dan menampilkan struktur marga secara keselurhan berdasarkan parameter data yang ditampilkan.