cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Teknik dan Ilmu Komputer
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
Analysis of the Us of Household Energy Sector Using The Calculator Indonesia 2050 Sugiyanto, Didik
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 05 No. 19 Juli - September 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kalkulator Indonesia 2050 merupakan inovasi pemodelan berbasis web, menunjukkan sisi pasokan dan permintaan energi di Indonesia bersamaan dengan skenario tata guna lahan dan interaksi keduanya dalam menentukan tingkat keamanan energi, emisi gas rumah kaca, dan tata guna lahan di Indonesia di masa mendatang. Alat ini mudah digunakan bagi semua pihak yang terkoneksi dengan internet untuk mengetahui lebih dalam tentang perbedaan energi dan skenario penggunaan lahan hingga tahun 2050. Berdasarkan hasil skenario, diberikan pasokan tinggi untuk permintaan energi sektor rumah tangga untuk pencahayaan level 4, memasak level 3, pendingin level 3, dan lainnya level 4. Dengan hasil simulasi kalkulator 2050 terdapat kenaikan yang sangat signifikan terhadap intensitas energi sebesar 25% dari tahun 2011, yaitu dari 523,77 TWh/yr menjadi 923,23 TWh/yr. Berdasarkan kalkulasi 2050, pemerintah perlu membuat solusi tambahan energi dan media/komunikasi antara pemerintah dan publik terkait dengan berbagai kebijakan pemanfaatan energi. Pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pemerintah yang bersumber dari masyarakat konsumsi energi rumah tangga. Kata kunci: energi, rumah tangga, Kalkulator Indonesia 2050  Abstract Calculator Indonesia 2050 is an innovative web-based modelling, showing the energy supply and demand in Indonesia in conjunction with land-use scenarios and how the two interact in determining the level of energy security, greenhouse gas emissions and land use in Indonesia in the future. It is a tool that is easy to use for everyone connected to the Internet to find out more in the difference in energy and land use scenarios up to 2050. Based on the scenario provides a high supply for the household sector energy demand for lighting level 4, the cooking level 3, coolant level Other levels 3 and 4 with the results of the simulation calculator 2050 there was a very significant increase to the energy intensity by 25% from 2011, which in 2011 amounted to 523.77 TWh/yr into 923.23 TWh/yr. Based on 2050 calculations Pathway Calculator 2050 the government needs to make additional solutions of energy and media/ communications between the government and the public associated with various energy utilization policy, consideration in government policy making sourced from the public household energy consumption. Keywords: Energy, Household, Indonesia Calculator 2050 
A Comparative Study of Plate Structure Analysis using Strip Method, PBI 71, and FEM Adityawarman, Guntara M.
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 4 No. 15 Juli - September 2015
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Struktur yang memikul momen pada umumnya adalah pelat lantai, balok, dan kolom. Pelat lantai merupakan elemen struktur yang secara langsung mendapatkan beban hidup selain beban tambahan dan berat sendiri. Metode analisis lendutan menggunakan strip method dan FEM (SAP2000) sedangkan analisis momen tumpuan dan lapangan menggunakan strip method, koefisien momen (PBI 71), dan FEM (SAP2000). Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui perbedaaan lendutan dan momen dari ketiga metode tersebut. Hasil Studi kasus pada pelat beton ukuran ly = 4 m dan lx = 3 m, memberikan nilai lendutan dengan menggunakan strip method dan FEM (SAP2000), yaitu 0,255 mm dan 0,412 mm. Analisis momen tumpuan dan lapangan dengan menggunakan strip method lebih besar dari metode koefisien momen PBI 71 dan FEM (SAP2000). Kata kunci: strip method, pelat, SAP2000, koefisien momen  Abstract Structures bearing moments are in general slab, beams and columns. Slab is a structural element that directly bear the live load in addition to the extra load and its own weight . Deflection analysis method employs the strip method and FEM (SAP2000) while the negative and positive moment analysis  uses the strip method, moment coefficient (PBI 71), and FEM (SAP2000). This case study aims to determine the differences in deflection and moments of the three methods. The results of the case study on the concrete slab of ly = 4 m and lx = 3 m, show the deflection values by using the strip method and FEM (SAP2000) that are  0.255 mm and 0.412 mm. The negative and positive moment analysis by using the strip method is larger than moment coefficient method (PBI 71) and FEM (SAP2000) Key words: strip method, plate, SAP2000, moment coefficient
PERANCANGAN STUDENT SERVICE CENTER MELALUI SISTEM KIOS INFORMASI SMAK PENABUR HARAPAN INDAH BEKASI Sarimolle, Francis M.; Saragih, Hoga
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 2 no. 5 Januari-Maret 2013
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTulisan ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan siswa SMAK Penabur Harapan Indah untuk memperoleh  informasi dari Pusat Layanan Informasi Siswa menggunakan konsep sistem Kios. Terdapat kecenderungan bahwa siswa memerlukan informasi terkini untuk mendukung tugas sekolah mereka. Sistem ini akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan informasi untuk memenuhi kebutuhan siswa terhadap informasi yang lebih akurat. Layanan ini akan menjadi nilai tambah bagi SMAK Penabur Harapan Indah-Bekasi dalam persaingan dengan sekolah-sekolah lain di daerah Bekasi. SDLC yang digunakan dalam tulisan ini adalah jenis Water Fall. Diharapkan Pusat Layanan siswa yang dirancang untuk SMAK Penabur Harapan Indah dapat menjadi solusi untuk masalah informasi, terutama informasi bagi siswa. Kata Kunci: informasi, sistem informasi, kios informasi, pusat layanan informasi, persyaratan siswaAbstractThis paper is aimed at answering the needs of SMAK Penabur Harapan Indah students to get information from the Student Service Center using Information Kiosk System concept. There is a tendency that students need up-to-date information to support their school work. This system will help improving the information service quality to meet the students’ need for more accurate information. The service will be an added value for SMAK Penabur Harapan Indah –Bekasi in competing with other schools in Bekasi area. SDLC used in this paper is the Water Fall type. It is expected that Student Service Centre designed for SMAK Penabur Harapan Indah can be the solution to the information problem, especially information for the students. Keywords: information, information system, information kiosk, student service center, student requirements
Implementasi Sistem Gerak Holonomic pada Robot KRSBI Beroda 2017 Muliady, Muliady; Arisandy, Gerry
Teknik dan Ilmu Komputer VOL. 7 NO. 25 Januari-Maret 2018
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPada Kontes Robot Indonesia 2017 divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, robot harus dapat bermain bola di lapangan dan sebanyak mungkin memasukkan bola ke dalam gawang. Permasalahan manuver pada robot beroda adalah tuning dan pengontrolan pergerakan robot yang tidak efisien jika menggunakan konfigurasi roda konvensional, yaitu terdapat beberapa keterbatasan pergerakan. Pada penelitian ini diimplementasikan sistem gerak holonomic pada robot KRSBI Beroda untuk mengatasi permasalahan tersebut. Mecanum drive merupakan sistem gerak berbasis holonomic yang digunakan. Gerakan mecanum drive, yaitu gerak ke kiri, kanan, maju, mundur, dan diagonal tanpa mengubah orientasi robot dapat diperoleh dengan menggunakan persamaan inverse kinematic robot mecanum beroda empat. Komponen yang digunakan adalah sensor Vex Integrated Encoder, aktuator Vex 2-Wire Motor, dan kontroler Arduino Mega 2560. Sistem gerak holonomic menggunakan mecanum drive berhasil diimplementasikan. Persamaan inverse kinematic dapat digunakan untuk menghitung kecepatan sudut putaran masing-masing motor. Keberhasilan mendekati bola selain pada posisi bola di belakang robot, yaitu sebesar 40-100%. Waktu tempuh robot yang menggunakan roda mecanum lebih kecil dibandingkan dengan roda konvensional.Kata kunci: holonomic, mecanum drive, inverse kinematic, sensor vex integrated encoderAbstractIn order to participate in Indonesian Soccer Robot Contest 2017 (KRSBI), Wheeled Robot Field, a robot needs to be able to play soccer and score a goal. In mobile robot field, the arising problems are tuning and motion controlling, especially the less good motion. Problems encountered when using conventional wheel configuration are limitations of movement. In this research, holonomic motion system was implemented to overcome those limitations. Mecanum drive is a motion system based on holonomic motion. Mecanum drive motion includes movements to the left, right, front, back, and diagonals without changing its orientation. The mecanum drive motion could be obtained by using inverse kinematics formulae for four wheeled mecanum robot. Devices used including Vex Integrated Encoder sensor, 2-Wire Motor actuator, and Arduino Mega 2560 controller. Holonomic motion systems using mecanum drive was successfully implemented. Inverse kinematics formulae could be used to calculate the speed of each motor. Robots using mecanum wheel had less travel time compared to robots using conventional wheel.Keywords: holonomic, mecanum drive, inverse kinematic
The Indentification of Potental Cause of the Decline in the Product Quality Using the Multple Participant Fmea Fuzzy Method (A Case Study of A Shoe Company) Harya, Eka Mulyo; Soenandi, Iwan Aang; Marpaung, Budi
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 05 no. 18 April - Juni 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perusahaan manufaktur terbiasa untuk meningkatkan kualitas dan keandalan produk, serta proses melalui pencegahan kegagalan. Seiring dengan munculnya kompetitor, perusahaan terus berupaya untuk menghasilkan produk yang terbaik bagi konsumen. Salah satu upaya yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan menekan jumlah defect produk. Metode yang diusulkan dalam penelitian ini adalah metode Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Multiple Participant yang melibatkan dua divisi terkait, yaitu divisi quality dan divisi production, membagi kategori penyebab jenis defect menjadi lima dimensi (man, machine, material, method, and environment). Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa perbedaan dalam urutan peringkat faktor penyebab penurunan kualitas produk. Penelitian mendapatkan hasil peringkat moda kegagalan tertinggi pada faktor mesin-mesin yang masih perlu diperhatikan perusahaan untuk tiap jenis defect. Prioritas utama bagi perusahaan adalah memperhatikan keandalan mesin-mesin yang digunakan dalam proses produksi terkait, dengan mempertimbangkan penerapan preventive maintenance. Kata Kunci: Pengendalian Kualitas Statistik, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Logika Fuzzy, Multiple Participant.  Abstract Manufacturing companies usually improve the quality and reliability of their products and processes through the prevention of failure. Considering the increasing competitions, companies constantly make effort to produce the best product for the consumers. One of the effort undertaken was to minimize the number of product defects. The proposed method in this study was the method of Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Multiple Participant which involved two related divisions (quality and production) and divided the cause of defect categories into five dimensions: man, machine, material, method and environment. The research results showed quite significant differences in the order of priority and ranking of failure modes between divisions. The highest rank of failure was on the  machine factor that the company need to be concerned about. The top priority for the company is to review the reliability of its machines used in the production and consider applying  preventive maintenance. Keywords: Statistical Quality Control (SQC), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Fuzzy Logic, Multiple Participant
Implementation Of Web Based Reservation System On Lembur Pancawati Christianto, Yohanes; Marzuqi, Tubagus Ahmad; Sevani, Nina
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 06 No. 22 April - Juni 2017
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Website and the development of computer and internet, has big impact in the growth of hostelry business around the world including in Indonesia. Website can be used as a big data storage that efficient, effective, and persistent, which can be useful for hostelry management, like Lembur Pancawati. The use of website also simplify reservation staff at Lembur Pancawati to recording, saving, searching, and reporting guest data, better and faster, if compared with manual system. The use of reservation system based on website also helping the chair of Lembur Pancawati in monitoring and supervising guest data, through on time and detail report with minimal human error. YII framework is one of technology that can be used to make a website. The benefit of using YII framework is the availability of rules to speed up the process of website’s development. With many benefit, the use of reservation system based on website can help management of Lembur Pancawati to manage guest data, that at the end can improve services to guests.  Keywords: web, reservation, framework
Border Gateway Protocol pada Teknologi Software Defined Network Lukas, Lukas; Windha, Veronica
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 06 No. 24 Oktober - Desember 2017
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kebutuhan internet harus diseimbangkan dengan mempertahankan kinerja routing. Protokol routing Border Gateway Protocol (BGP) digunakan untuk menghubungkan semua Autonomous System (AS) di internet dengan mekanisme eksternal BGP (eBGP) untuk pertukaran informasi routing antar-AS. Namun, BGP masih bekerja dalam jaringan tradisional yang kompleks dengan pengendalian dan penerusan paket berada dalam device yang sama. Teknologi Software Defined Network (SDN) akan memisahkan control plane dan data plane, dengan pengendalian berpusat pada kontroler dan penerusan paket dijalankan oleh device jaringan. Penelitian ini mensimulasikan BGP pada teknologi SDN untuk melihat cara kerja BGP dalam pemilihan jalur jika ada link yang putus dan menguji kinerja dari protokol routing BGP dalam dua AS yang berbeda pada teknologi SDN. Simulasi dilakukan dengan menggunakan Mininet. Indikator kinerja yang diuji adalah jitter dan throughput. Dari serangkaian simulasi yang dilakukan, terlihat bahwa protokol routing akan mencari jalur yang lain jika terdapat link yang putus, jitter sebesar 0,44 milisekon dan throughput sebesar 99,78%. Kata kunci:  BGP, mininet, jitter, throughput 
ANALYSIS INFORMATION TECHNOLOGY BALANCE SCORE CARD PADA PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI DI INSTITUSI PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI Sitohang, Siska Buniaty Manik; Saragih, Hoga
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 4 No. 13 Januari - Maret 2015
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perencanaan Strategi TI/SI pada program studi Sistem Informasi di institusi perguruan tinggi di universitas dengan menggunakan metode information technology balance scorecard (IT-BSC) telah dilakukan. Metode IT-BSC yang digunakan dalam mendukung pengukuran sasaran strategi TI/SI program studi Sistem Informasi perlu dibuatkan usulan perencanaannya dalam memprioritaskan kebutuhan TI/SI dalam mengimplementasikan rancangan strategis untuk menyusun rencana masa depan program studi Sistem Informasi universitas. Adapun responden yang mengisi kuisioner adalah mahasiswa angkatan 2010-2013 pada program studi Sistem Informasi Universitas dan responden lainnya yang juga mengisi kuisioner adalah Dosen Program Studi Sistem Informasi, Staf, dan Karyawan Universitas. Penggunaan Metodologi IT-BSC dipilih karena dalam melakukan perencanaan strategi TI/SI, metode ini merupakan alat yang cocok dalam mengukur kondisi program studi Sistem Informasi dari empat perspektif untuk merencanakan strategi TI/SI ke depan, yang dilakukan dengan perencanaan yang matang. Dalam mengukur perencanaan TI/SI, empat perspektif tersebut, yaitu perspektif konstribusi institusi, perspektif orientasi pengguna, perspektif penyempurnaan operasional, dan perspektif orientasi masa depan. Dari hasil yang diperoleh untuk perspektif kontribusi institusi didapatkan 64.7% (kurang), perspektif orientasi pengguna 68.25% (cukup), perspektif penyempurnaan operasional 65.6 (cukup), dan perspektif orientasi masa depan 63.7% (cukup). Dari hasil yang didapatkan pengukuran tersebut, untuk meningkatkan sasaran strategis program studi Sistem Informasi untuk mencapai tingkat persentase ke arah yang sangat baik, maka diusulkan pengembangan Aplikasi InformationGateway, apllikasi Cloud Computing, pengembangan Learning Management System, usulan pengembangan kemampuan SDM, usulan keamanan dan pengamanan sistem informasi, usulan pengembangan jaringan komputer untuk memenuhi perencanaan strategi TI/SI agar mencapai target program studi Sistem Informasi. Kata Kunci: TI/SI strategic planning, information technology balance score card (TI-BSC)  Abstract IT/IS Strategic Planning in an Information System Study Program at the university level by using Information Technology Balanced Scorecard (IT-BSC) has been performed.at 65.6% (sufficient), and future orientation at 63.7% (sufficient). The results suggest that it is important to develop Information Gateway (BIG) and Cloud Computing applications, Learning Management System, human resource capabilities, safe and secure information systems, and a computer network to achieve the strategic planning goals of the Information System Study Program. The use of IT-BSC method is to measure the IT/IS strategic objectives of Information Technology Study Program. A proposal needs to be developed to prioritize the needs of IT/IS in implementing the strategic plan for the future Information System study program. The respondents involved in the study are 2010-2013 batch students of the Information System Study Program, the lecturers, and the staff. The choice of IT-BSC method for the strategy planning IT/IS is due to its suitability to measure the condition of the study program from the four perspectives of the IT/IS strategy planning. The four perspectives include institution contributions, user orientation, operational improvement, and future orientation. The results showed that the institutional contribution perspective was at 64.7% (insufficient), user orientation at 68.25% (sufficient), operational improvement at 65.6% (sufficient), and future orientation at 63.7% (sufficient). The results suggest that it is important to develop Information Gateway (BIG) and Cloud Computing applications, Learning Management System, human resource capabilities, safe and secure information systems, and a computer network to achieve the strategic planning goals of the Information System Study Program. Keywords:TI/SI strategic planning, information technology balance score card (TI-BSC)
Effects of Tapioca as Additive Material on The Value of Stability and Fatigue in Mixed Asphalt Christopher, Antusias; Wijaya, Hendri; Tandi, Wheryn; Budirahardjo, Elly Kusumawati
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 05 No. 20 Oktober - Desember 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jalan dengan perkerasan lentur sangat dibutuhkan oleh Indonesia. Akan tetapi, ketergantungan terhadap bahan baku aspal sangat tinggi, terlebih lagi aspal merupakan bahan baku yang berasal dari minyak bumi yang terbatas jumlahnya. Saat ini upaya-upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap aspal mulai ditingkatkan, salah satunya dengan mengurangi kadar penggunaan aspal dan diganti dengan bahan lain. Pada penelitian ini, kadar aspal akan dikurangi dan digantikan dengan tepung kanji. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menambahkan tepung kanji sebanyak 5%, 8%, dan 10% dari berat kadar aspal ke campuran aspal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai stabilitas (stability) dan nilai kelelehan (flow) pada campuran aspal dengan tepung kanji sebagai bahan aditif. Dari data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa kadar terbaik tepung kanji sebagai campuran aspal ada pada kadar 8%. Kata kunci: aspal, tepung kanji, stabilitas, kelelehan Abstract Roads with flexible pavements are in dire need in Indonesia. However, the dependence on asphalt is incredibly high.  Furthermore, asphalt is produced with one of limited natural resources, i.e. petroleum. Efforts have been made to reduce the dependence of roads on asphalt. One of them is by decreasing the asphalt ratio by replacing it with other substances. This research is carried out by substituting a certain amount of asphalt with tapioca. The purpose of this research is to obtain the stability and flow of asphalt mixture with tapioca as the additive. The obtained data concludes that the most suitable percentage of tapioca as asphalt mixture stands at 8%. Keywords: asphalt, tapioca, stability, flow 
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENGGALI MANFAAT STRATEGIS TEKNOLOGI INFORMASI BAGI BISNIS ., Marcel
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 1 no. 4 Oktober-Desember 2012
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTata kelola TI menjelaskan tentang bagaimana TI dapat membantu organisasi untuk mengejar dan memenuhi strategi bisnisnya. Tulisan ini membahas tata kelola TI secara umum, didasarkan pada studi literatur, bagaimana dapat membantu manajemen puncak untuk mengelola TI dan menyusun strategi, kebijakan yang sesuai dengan strategi bisnis. Temuan menunjukkan bahwa TI mahal, yang mengarah pada pertanyaan mengenai manfaat dari investasi TI dan pentingnya TI dalam konteks bisnis. Pertanyaan-pertanyaan tersebut membebani CIO agar dapat menjadi mitra strategis dengan bisnis Kata kunci: IT governance, CIO, maturitas  AbstractIT governance describes about how IT can assist organizations to pursue and fullfill their business strategies . This paper discuss es IT governance in general based on the literature study, how it can help the top management to manage their IT dan policies that conform to the ir business strategies. The findings suggest that IT is expensive, leading to questions concerning the benefits of IT investment and the importance of IT in business context. These questions challenge the CEOs to be strategic partner for business. Keywords: IT governance, CIO, maturity