cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Teknik dan Ilmu Komputer
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
Performance Evaluation of Aggregate Flow Control on Differentiated Services Syatem Winata, Benny; Windha, Veronica
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 05 no. 17 januari-maret 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Differentiated Services (Diffserv) menyediakan cara yang sederhana untuk menangani Quality of Service (Qos) di dalam jaringan Internet Protocol (IP) dengan mekanisme klasifikasi paket dan pembedaan perlakuan, serta alokasi sumber daya jaringan untuk trafik-trafik tertentu. Masalah yang sering terjadi di Diffserv adalah unfairness dan kongesti. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka diperlukan suatu mekanisme yang dapat mengatur aliran paket data, salah satunya adalah Aggregate Flow Control (AFC). Penggunaan AFC pada sistem tidak hanya mengendalikan kongesti, tetapi juga meningkatkan fairness dalam throughput sehingga dalam penelitian ini, kinerja Diffserv tanpa dan dengan AFC, yaitu troughput dan packet loss dievaluasi menggunakan Network Simulator 2 (NS-2). Skenario simulasi yang digunakan dalam penelitian adalah simulasi variasi jumlah microflows, variasi ukuran paket, variasi RTT, dan variasi kelas AF. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Diffserv dengan AFC dapat meningkatkan fairness dalam throughput dan menekan packet loss yang terjadi di dalam jaringan. Namun, untuk simulasi variasi kelas AF, Diffserv dengan AFC tidak dapat menciptakan fairness dalam throughput tetapi dapat menekan packet loss yang terjadi di dalam jaringan. Kata kunci: aggregate flow control, differentiated service, fairness, network simulator, quality of service, AF PHB.  Abstract Differentiated Services (Diffserv) provides a simple way for addressing Quality of Service (QoS) in the network Internet Protocol (IP) with the packet classification mechanism and treatment differentiation as well as network resources allocation for certain traffics. A problem frequently occurs in Diffserv is unfairness and congestion. To overcome these problems, a mechanism is required to regulate the flow of data packets, one of which is Aggregate Flow Control (AFC). The use of AFC in the system does not only control congestion but also improve the fairness in throughput. This study therefore evaluates the performance of Diffserv with and without AFC, namely  throughput and packet loss, using the Network Simulator 2 (NS-2). Simulation scenario used in this study were simulations of varied microflows amount, packet size, RTT, and AF class. Simulation result showed that Diffserv with AFC could increase fairness in throughput and decrease packet loss in network. In the case of AF class variation, Diffserv with AFC could not increase fairness in throughput but decrease the packet loss that happened in the network. Keywords:     aggregate flow control, differentiated service, fairness, network simulator, quality of service, AF PHB. 
The Design of Alogritma and Motion System For Robosoccer R2c R9 (Robotis GP) Sanjaya, Kurnia; Nugroho, Saptadi; Santoso, Daniel
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 05 no. 18 April - Juni 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Robot GP standar pabrik perlu dikonstruksi ulang untuk memenuhi spesifikasi ukuran robot pada KRSBI 2015 sehingga motion awal yang dimiliki oleh robot sama sekali tidak dapat digunakan dan motion yang dimiliki robot harus dibuat ulang. Oleh karena itu, proyek ini dirancang untuk membuat sistem kontrol dan algoritma gerakan pada robot GP. Algoritma gerakan yang ditanamkan pada robot merupakan algoritma cut motion dimana robot dapat menghentikan gerakan dan langsung menyambung gerakan lain tanpa menyamakan kaki. Untuk dapat melakukan cut motion, motion berulang (maju, mundur, geser, putar, dan geser putar) dipisah menjadi empat bagian motion, yaitu angkat kaki kanan, angkat kaki kiri, tapak kaki kanan, dan tapak kaki kiri, serta diberikan penanda yang membedakan saat robot menapakkan kaki kanan atau kaki kiri. Dengan cara ini, robot dapat mengetahui sedang melangkah kaki kanan atau kiri. Jika robot diberi perintah gerakan motion berulang lainnya, robot dapat langsung mengetahui harus mulai dari kaki kanan atau kaki kiri. Untuk menjaga keseimbangan robot dalam melakukan motion tersebut, robot dibantu oleh sensor gyroscope. Robot dapat melakukan cut motion dengan keberhasilan 100% dan peralihan motion berulang dengan keberhasilan mencapai lebih dari 75%. Kata Kunci: robot, gerakan, peralihan, cut motion, sensor  Abstract The standard GP robot had to be reconstructed to fulfill the robot’s minimal size specification in the Indonesian Robot Soccer Competition 2015 so GP robot could not use its motions at all and its motions had to be recreated. This project was designed to create a motion control system and a motion algorithm for the GP robot. The cut motion algorithm was used to stop the current motion and immediately continued with another motion. A continuous motion that was used in the cut motion algorithm was divided into four sub motions. They were lifting the right foot, lifting the left foot, stepping the right foot and stepping the left foot. There was a flag to differ whether the robot was stepping the right or the left foot. The robot would know which sub motion should be used for the motion transition using this flag when the robot had to change its current motion. To keep the robot in balance condition, the robot useds gyroscope sensor. The robot could cut the current motion with 100% success rate and above 75% to do the motion transition.  Keywords: robot, motion, transition, cut motion, sensor 
Implementation Of Broadband Technology Infrastructure Using Techno-Economic Analysis ( A Casa At The Goverment Of West Java Province) Rambung, Richard A.; Sembiring, Ryan Johan; Surjati, Indra; Mandagi, Albert
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 06 No. 22 April - Juni 2017
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is to identify the economic value of implementing fixed-WIMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) technology and customized fiber-optic technology in the development planning of broadband infrastructure owned by the government of West Java Province. This research is descriptive, and using Techno Economic Analysis. The result shows ratio of the values of technology investments to the value of revenue assumption in government user or non-government user. It is seen that the capital expenditure (CAPEX) value for technology investment of fixed-WIMAX and fiber-optic are US$13,900,660 and US$18,297,880. Meanwhile, the operational expenditure (OPEX) value are US$8,459,280 and US$1,646,530. The Net Present Value (NPV) for fixed-WIMAX and fiber-optic technology implementation projected for five years is US$14744,52 and US$22,918,470. It can be concluded that investment project is feasible, but fiber-optic technology investment is more profitable. If a review based on Internal Rate of Return (IRR) calculation shows that fixed-WIMAX or fiber-optic technology implementation gives the same value, which is 30.6%, it can be concluded that both implementations are feasible. Keywords: West Java, fixed-WIMAX, fiber-optic, techno-economic. 
Rotary Light Emitting Diode Display with RGB System Evan, Edy; Wijanto, Eddy
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 11 Juli-September 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak LED screen adalah pengembangan dari penggunaan LED untuk menampilkan informasi. Alternatif dari LED screen sebagai media tampilan adalah rotary LED display. Teknologi rotary merupakan metode baru dalam menampilkan informasi dengan menggunakan media LED. Teknik ini memanfaatkan pembagian ruang dalam segmen-segmen kemudian LED dinyalakan secara multipleks. Hal ini dimungkinkan dengan memanfaatkan persistence of vision dari mata manusia. Hasil kualitatif dari alat “Rotary LED Display dengan Sistem RGB” menunjukkan bahwa informasi berupa karakter alfanumerik dapat ditangkap mata dalam warna merah, biru, dan hijau. Informasi yang ditampilkan LED screen dapat ditampilkan juga dalam sistem LED rotary. Keunggulan tampilan dengan teknik rotary dibanding LED screen adalah penggunaan hardware LED yang lebih sedikit untuk menampilkan informasi dengan resolusi yang sama. Berkurangnya penggunaan LED menyebabkan daya yang digunakan rotary LED lebih sedikit dibandingkan LED screen. Kata kunci: Rotary LED, RGB,Persistance of Vision Abstract LED screen is the development of LED application as a source of information. An alternative to utilize LED as a medium of information is rotary LED display. Rotary technology is a novelty method in information display by using LED as foundation. The technique is by separating space in segments and then flicking LED in multiplexing sequence. This is made possible by utilizing human eyes’ persistence of vision. The qualitative result of the “Rotary LED Display with RGB System” shows that the information in the form of alphanumeric character can be seen by human eyes in red, blue, and green colors. The same information seen in LED screen can also be shown in rotary LED system. The advantage of rotary LED display is the reduced LED usage for the same resolution result. The decreased use of LED resulted in the reduced power consumption compared to the LED screen. Keywords: Rotary LED, RGB,Persistance of Vision
PENGUJIAN USABILITY PADA APLIKASI AUGMENTED REALITY STRUKTUR BUNGA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Tyas, Sari Setyaning
Teknik dan Ilmu Komputer VOL. 7 NO. 27 JULI-SEPTEMBER 2018
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Augmented Reality (AR) Struktur Bunga adalah aplikasi pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA untuk siswa Sekolah Dasar, dimana siswa dapat mengetahui bagian dan bentuk bunga secara lengkap, yang terdiri dari putik, benang sari, mahkota, dan kelopak. Aplikasi AR Stuktur Bunga diuji menggunakan usability untuk mengukur apakah aplikasi yang dibuat tepat guna dan bermanfaat bagi siswa SD. Pengujian usability menggunakan kuesioner, bertujuan untuk menguji kesesuaian aplikasi dengan kebutuhan pengguna. Usability diukur berdasarkan aspek learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction. Pengujian dilakukan dimana responden adalah guru di SDN Kaliangkrik 1 Magelang Jawa Tengah. Hasil uji usability mendapatkan nilai terbaik pada penggunaan aplikasi sebesar 4.10, pengenalan objek aplikasi serta pemahaman simbol aplikasi sebesar 4.10, dan daya ingat aplikasi sebesar 4.50.Kata Kunci: AR Struktur Bunga, pembelajaran interaktif, usability
Intrusion Detection System Analysis in Internal WAN Network Using Data Mining: A Case Study in Jakarta Astrido Group Harsapranata, Agni Isador
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 05 No. 20 Oktober - Desember 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keamanan informasi merupakan salah satu bagian penting dalam suatu sistem informasi, karena informasi merupakan aset yang sangat berharga bagi setiap institusi ataupun perusahaan. Informasi sangat penting sehingga informasi hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki wewenang saja. Oleh karena itu, keamanan sistem informasi harus terjamin sehingga orang yang tidak berkepentingan tidak akan bisa mendapatkan akses terhadap informasi tersebut. Pengamanan informasi dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan saat ini sudah berkembang dengan pesat, salah satunya menggunakan Intrusion Detection System (IDS). Dengan menggunakan peralatan tersebut setiap kali ada percobaan intrusion oleh orang yang tidak memiliki otoritas, akan ada peringatan yang dikirimkan ke pihak administrator. Tindakan deteksi intrusi adalah upaya untuk memantau dan dimungkinkan untuk mencegah berbagai upaya menyusup ke sistem dan sumber daya informasi perusahaan. Deteksi intrusi adalah untuk menemukan pihak yang tidak memiliki otoritas ke sumber daya informasi, dengan cara melakukan pengamatan di jaringan perusahaan, dikarenakan saat ini pertumbuhan jaringan komputer yang besar, semakin mudahnya mendapatkan berbagai aplikasi dan alat untuk melakukan kegiatan intrusi, dengan demikian deteksi terhadap intrusi menjadi suatu hal yang sangat penting. Dalam penelitian ini akan digunakan metode support vector machine. Setelah dilakukan pengujian maka hasil yang didapat adalah support vector machine menghasilkan nilai akurasi sebesar 86,30 %, nilai Sensitivity 83,80% dan nilai AUC sebesar 0,857 untuk 10 menit pertama, sebesar 76,70 %, nilai Sensitivity 77,51% dan nilai AUC sebesar 0,858 untuk 10 menit kedua, sebesar 82,94 %, nilai Sensitivity 79,75% dan nilai AUC sebesar 0,818 untuk 10 menit ketiga . Kata kunci: intrusion detection system, WAN, data mining. Abstract Information security is one important part in information system, because information is a valuable asset to any institution or company. Information is very important so that it is directed only to authorized persons. Therefore, information systems security should be guarded so that unauthorized persons will not be able to access this information. Securing information from unauthorized access is now growing rapidly, e.g. using Intrusion Detection System (IDS). With this equipment, each time there is an attempted intrusion by unauthorized persons, there will be a warning sent to the administrator. Intrusion detection is to monitor and prevent various attempts to infiltrate the system and corporate information resources. Intrusion detection is to find unauthorized persons who try to access information resources by observing the corporate network. With the growth of large computer network, it is easier to acquire applications and tools to perform intrusion activities, thus intrusion detection gains importance. In this study, support vector machine method will be used. The results show that support vector machine produces an accuracy rate of 86.30%, sensitivity value of 83.80%, and AUC value of 0.857 for the first 10 minutes, amounting to 76.70%; sensitivity value of 77.51%, and AUC value of 0.858 for the second 10 minutes, amounting to 82.94%; sensitivity value of 79.75% and AUC value of 0.818 for the third 10 minutes. Keywords: intrusion detection system, WAN, data mining 
USULAN PENINGKATAN PERFORMA MESIN K413 BERDASARKAN ANALISIS NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA DIVISI KNITTING DI PT MULIA KNITTING FACTORY Ginting, Meriastuti; Survana, I Made Panji
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 1 no. 4 Oktober-Desember 2012
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Mulia Knitting Factory divisi knitting ingin meningkatkan kinerja mesin K413 sehingga beberapa kerugian dapat diminimalkan. Parameter dasar diperlukan untuk menggambarkan efektivitas mesin sebagai langkah awal perbaikan. Parameter tersebut adalah overall equipment effectiveness (OEE). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tingkat OEE mesin K413 adalah 68,48%. Tingkat efektivitas yang rendah disebabkan oleh rendahnya rasio ketersediaan dan kinerja dari mesin K413. Diagram tulang ikan menunjukkan bahwa penyebab rendahnya rasio ketersediaan dan kinerja dari mesin K413 adalah operator yang lebih memilih untuk menangani mesin baru, posisi mesin K413 di daerah dengan flywaste tinggi, jadwal pemeliharaan yang sama dengan mesin baru, kualitas bahan yang buruk, kurangnya operator. Estimasi kerugian finansial akibat rendahnya rasio ketersediaan dan kinerja dari mesin K413 adalah 4.526.715 rupiah per bulan. Standar baru OEE ditetapkan sebesar 83,61 %. Saran perbaikan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas peralatan secara keseluruhan dari mesin K413 adalah meningkatkan jumlah operator dengan deskripsi tugas yang jelas, menggunakan sparepart mesin baru, jadwal pemeliharaan mesin K413 yang lebih awal dari mesin baru, dan relayout posisi mesin K413 sehingga mesin dapat menjadi prioritas diperbaiki dan bebas dari debu.Kata kunci: efektivitas peralatan keseluruhan, rasio ketersediaan, rasio kinerja, rasio kualitas, estimasi kerugian finansial, peningkatan  AbstractThe Knitting division of PT Mulia Knitting Factory aims at improving the performance of K413 machine so that losses can be minimized. A basic parameter is required to describe the effectiveness of the machine as the first step for improvements. The parameter used was overall equipment effectiveness (OEE). The result of the calculations showed that the OEE rate of K413 machine was 68.48%. The poor rate was due to the low availability and performance ratio of the K413 machine caused by the operators that prefer to handle the new machine, the position of the K413 machine in the high flywaste area, the same maintenance schedule with the new machine, the poor quality of the material, and the lack of operators. Estimated financial losses due to this problem was 4,526,715 rupiahs per month. The new standard of OEE is set at 83,61 %. Increasing the number of operators with a clear job description, using new engine spare parts, advancing the maintenance schedule of the K413 machine, and changing the machine position can improve the OEE rate of the K413 machine.                 Keywords:   overall equipment effectiveness, availability ratio, performance ratio, quality ratio, financial loss estimation, improvement
Heuristik untuk Mempercepat Pembuktian Validitas Argumen dengan Tablo Semantik di Logika Predikat Dwijono, Djoni
Teknik dan Ilmu Komputer VOL. 7 NO. 25 Januari-Maret 2018
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPembuktian validitas suatu argumen dengan menggunakan Tablo Semantik pada ranah logika predikat dapat dilakukan dengan memakai aturan-aturannya. Namun jika mengikuti aturannya, maka jalan pembuktiannya dapat menjadi panjang dan melebar karena aturan tersebut tidak memberi pedoman pengambilan bentuk logika yang diambil untuk dijalankan sesuai aturannya. Pengambilan aturan tersebut jika diberi tambahan heuristik-heuristik yang sesuai, maka pembuktian validitas argumen dapat menjadi lebih pendek.Kata Kunci: Heuristik, Tablo Semantik, Logika Predikat, Validitas ArgumenAbstractThe validity of an argument using the Semantic Tableaux in predicate logic can be verified by applying the rules. But, if the rules are followed, the verification path will be longer and wider since the rule does not provide guidance to choose which logic form to follow according to the rules. Taking these rules in addition to appropriate heuristic methods, can shorten the argument validity verification.Keywords: Heuristic Method, Semantic Tableaux, Predicate Logic, Argument ValidityTanggal Terima Naskah : 29 Mei 2017Tanggal Persetujuan Naskah : 17 Oktober 2017
Pemodelan Sistem Pengendali PID dengan Metode Ciancone Berbasis Matlab Simulink pada Sistem Pressure Process RIG 38-714 Kholis, Ikhwannul
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 06 No. 23 Juli-September 2017
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPengendalian sistem di dunia industri sangat diperlukan dalam keadaan offline sehingga proses produksi tidak terganggu. Pemodelan sistem bertujuan untuk melakukan simulasi sistem dan mendesain pengendali untuk memperbaiki respon sistem, salah satunya dengan menggunakan pengendali PID. Pemodelan sistem dan Pengendali PID dapat dilakukan dengan metode Ciancone. Salah satu sistem yang sering digunakan untuk pemodelan adalah sistem Pressure Process Rig. Pada penelitian ini, dilakukan pemodelan sistem dan desain pengendali PID dengan metode Ciancone pada sistem Pressure Process Rig 38-714 dengan menggunakan Matlab Simulink.Kata Kunci: pengendali PID, pemodelan sistem, pressure process rig 38-714, metode Ciancone.AbstractControl System in industry is indispensable in offline mode to keep the production process uninterrupted. Modelling System aims to simulate the systems and to design controller to improve the response system, such as PID Controller. Modelling System and PID Controller can be constructed by applying Ciancone method. The frequently used system for modeling is Pressure Process Rig System. In this study, Modelling System and Designing PID Controller were conducted by applying Ciancone method in Pressure Process Rig 38-714 System using Matlab Simulink. Keywords: PID Controller, System Modelling, Pressure Process Rig 38-714, Ciancone Method
PERANGKAT AJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM TINGKAT SEKOLAH DASAR “BUMI SAHABATKU” PADA SISTEM OPERASI IOS MENGGUNAKAN COCOS2DX Ham, Hanry; Budhiarjo, Ridarso; Giantoko, Hendranata; Agung, Albertus
Teknik dan Ilmu Komputer VOL. 7 NO. 26 APRIL-JUNI 2018
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat aplikasi perangkat ajar ilmu pengetahuan alam pada perangkat iOS, merancang perangkat ajar yang dilengkapi dengan animasi seuai dengan KTSP 2006 yang diterapkan pada Sekolah Dasar dan juga sebagai perangkat ajar yang dilengkapi dengan soal dalam bentuk permainan, sistem score, level, dan stage. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data, metode analisis, dan metode perancangan. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari wawancara, kuesioner dan studi pustaka. Metode analisis yang digunakan terdiri dari survei kebutuhan user, survei pendapat guru mata pelajaran IPA, dan survei game sejenis. Metode perancangan yang digunakan terdiri dari perancangan gameplay, perancangan UML (use case, class diagram, dan activity diagram), perancangan layar. Sebuah perangkat ajar dengan menggunakan game berjenis quiz puzzle yang mampu memberikan pengalaman belajar mata pelajaran ilmu pengetahuan alam yang menyenangkan dan sesuai dengan harapan pengguna.Kata Kunci: edukasi, IPA, iOS, Mobile Game, Bumi Sahabatku