cover
Contact Name
Wahjono
Contact Email
infokam.amikjtc@gmail.com
Phone
+6281227192665
Journal Mail Official
infokam.amikjtc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kelud Raya No. 19 Kec. Gajahmungkur Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
INFOKAM
ISSN : 18299458     EISSN : 27984753     DOI : https://doi.org/10.53845
Teks naskah ditulis dalam bahasa Inggris atau Indonesia. Naskah akan ditinjau terlebih dahulu oleh dewan editorial. Teks utama naskah harus diserahkan sebagai dokumen Word (.doc) atau file Rich Text Format (.rtf). Naskah terdiri dari 5000 kata (minimal), diketik dengan baik dalam satu kolom pada kertas ukuran A4, menggunakan Tahoma 10 pt. Naskah berisi karya asli dan berpotensi memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan yang tinggi. Jurnal INFOKAM Membahas Tentang Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Manajemen dan Akuntansi
Articles 235 Documents
PENGARUH SARANA PRASARANA PENDIDIKAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI MAHASISWA DENGAN MINAT BELAJAR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Mahasiswa AMIK JTC Semarang Angkatan 2012 - 2014) Agus Pitoyo; Riana Sitawati
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 1 (2017): INFOKAM No. 1/Th. 2017/Maret/2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i1.120

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat pemahaman mahasiswa dalam memahami mengenai Akuntansi adalah faktor eksternal, seperti sarana pendidikan. Selain faktor eksternal, faktor internal yang berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman Akuntansi adalah kecerdasan. Pandangan lama menjadikan Kecerdasan Intelektual (IQ) sebagai satu-satunya alat untuk mengukur kecerdasan seseorang, kini pandangan tersebut mulai bergeser ke Kecerdasan Emosional (EQ). Salah satu faktor psikologis yang turut mempengaruhi tingkat pemahaman Akuntansi adalah Minat Belajar. Objek penelitian ini adalah mahasiswa AMIK JTC Semarang tahun angkatan 2012, 2013, dan 2014 jurusan Komputerisasi Akuntansi, yang telah selesai menempuh mata kuliah akuntansi (Pengantar Akuntansi dan Akuntansi Biaya) sebanyak 78 mahasiswa. Alat analisis yang yang digunakan untuk menguji pengaruh antar variabel adalah Path Analisys yang merupakan pengembangan dari analisis regresi linier berganda. Analisis pengaruh variabel mediator terhadap hubungan antar variabel independen dan dependen menggunakan Sobel Test. Hasil pengujian kelayakan model adalah Model 1 menghasilkan nilai adjusted R2 adalah sebesar 0,801, di mana Sarana Prasarana dan Kecerdasan Emosional memiliki kontribusi pengaruh terhadap Minat Belajar mahasiswa sebesar 80,1%, sedangkan Model 2  menghasilkan nilai adjusted R2 adalah sebesar 0,718. Hal ini berarti bahwa Sarana Prasarana, Kecerdasan Emosional, dan Minat Belajar memiliki kontribusi pengaruh terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi sebesar 71,8%. Hasil uji hipotesis 1) Sarana Pendidikan tidak berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa, 2) Kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa, 3) Sarana Pendidikan berpengaruh positif terhadap minat belajar mahasiswa,  4) Kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap minat belajar mahasiswa, 5) Minat Belajar berpengaruh positif terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa, 6) Sarana Pendidikan berpengaruh positif terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa dengan Minat belajar sebagai variabel intervening, 7) Kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa dengan Minat belajar sebagai variabel intervening. Kata Kunci : Sarana Pendidikan, Kecerdasan Emosional, Minat Belajar, Pemahaman Akuntans
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN PERILAKU INOVATIF TERHAHAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Kasus pada LKP Alfabank Semarang) Anton Sujarwo; Wahjono Wahjono
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 1 (2017): INFOKAM No. 1/Th. 2017/Maret/2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i1.121

Abstract

Artikel ini mempunyai tujuan menganalisa seberapa besar pengaruh dari motivasi kerja dan perilaku inovatif kepada kinerja karyawan dengan sebagai variabel mediasinya kepuasan kerja. Penelitian ini dengan populasi semua karyawan ALFABANK Semarang. Kesimpulan dari uji hipotesis menunjukan motivasi kerja berpengaruh baik kepada kepuasan kerja, sehingga bisa disimpulkan apabila motivasi kerja karyawan semakin meningkat, mengakibatkan kepuasan kerja semakin tinggi. Perilaku inovatif juga berpengaruh positif kepada kepuasan kerja sehingga bisa disimpulkan semakin tinggi perilaku inovatif, kepuasan kerja akan semakin tinggi. Kepuasan kerja mempunyai pengaruh positif kepada kinerja karyawan, dan bisa disimpulkan bila semakin tinggi kepuasan kerja akan semakin baik kinerja karyawan. Motivasi kerja berpengaruh positif kepada kinerja karyawan, sehingga di ambil kesimpulan bahwa semakin tinggi motivasi kerja maka semakin baik kinerja karyawan. Perilaku inovatif mempunyai pengaruh positif kepada kinerja karyawan, Jadi kesimpulannya bila perilaku inovatif semakin baik maka kinerja karyawan semakin baik. Hasil dari analisis pada variabel mediasi dengan menggunakan uji Sobel, dapat ditarik simpulan bahwa ada pengaruh mediasi kepuasan kerja antara pengaruh motivasi kerja kepada kinerja karyawan, dan kepuasan kerja, dalam penelitian ini sebagai variabel mediasi yang digunakan untuk menjembatani antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Secara empirik dapat ditemukan variabel motivasi kerja dapat mempengaruhi kinerja karyawan dengan variabel mediasi kepuasan kerja. Ada pengaruh mediasi kepuasan kerja dari pengaruh perilaku inovatif kepada kinerja karyawan.Kata Kunci :  Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan, Motivasi Kerja, Perilaku Inovatif
SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW (SLR): METODE, MANFAAT, DAN TANTANGAN LEARNING ANALYTICS DENGAN METODE DATA MINING DI DUNIA PENDIDIKAN TINGGI Entot Suhartono
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 1 (2017): INFOKAM No. 1/Th. 2017/Maret/2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i1.123

Abstract

Pendidikan tinggi pada abad ke-21 ini terus mempromosikan penemuan di bidang learning analytics (LA). Masalahnya adalah bahwa jangkauan LA yang begitu cepat sehingga secara nyata telah mengalihkan perhatian para pendidik dari identifikasi kebutuhan dan implikasi dari penggunaan LA dalam pendidikan tinggi. LA adalah bidang ilmu yang sangat menjanjikan, namun para pemangku kepentingan pendidikan tinggi harus menjadi lebih familiar dengan isu-isu yang berkaitan dengan penggunaan LA dalam pendidikan tinggi. Beberapa penelitian telah disintesis dengan penelitian sebelumnya untuk memberikan gambaran isu LA dalam pendidikan tinggi. Untuk mengatasi masalah tersebut, Systematic Literature Reviews dilakukan untuk memberikan gambaran tentang metode, manfaat, dan tantangan dari menggunakan LA dalam pendidikan tinggi. Tinjauan literatur mengungkap-kan bahwa LA menggunakan berbagai metode termasuk teknik analisis data visual, analisis jaringan sosial, semantik, dan data mining pendidikan termasuk prediksi, clustering, relationship mining, penemuan dengan model, dan pemisahan data untuk penilaian manusia dalam menganalisis data. Manfaat LA pada pembahasan ini adalah termasuk penawaran kuliah yang telah ditargetkan, pengembangan kurikulum, hasil belajar mahasiswa (outcomes), perilaku dan proses, personalisasi pembelajaran, peningkatan kinerja pengajar/pendidik, waktu diterima kerja setelah lulus, dan meningkatkan penelitian di bidang pendidikan. Tantangan mencakup isu-isu yang berkaitan dengan pelacakan data, pengumpulan data, evaluasi data, analisis data; kurangnya koneksi ke ilmu kependidikan; mengoptimalkan lingkungan belajar, serta masalah etika dan privasi. Kajian secara komprehensif memberikan laporan secara terintegrasi bagi fakultas, pihak penyusun mata kuliah, dan pengelola perguruan tinggi mengenai metode, manfaat, dan tantangan dari LA sehingga mereka mungkin menerapkan LA lebih efektif untuk meningkatkan kegiatan pengajaran dan pembelajaran di pendidikan tinggi.Kata Kunci : Systematic Literature Review, Learning Analytics, Data Mining, Pendidikan Tinggi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN KUALITAS KAYU OLAHAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Rusito Rusito
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i2.125

Abstract

Di era pembangunan sekarang ini kebutuhan akan kayu olahan semakin meningkat. Dengan meningkatnya permintaan kayu olahan maka masyarakat harus pandai-pandai memilih kayu olahan yang berkualitas. Dengan berkembang ilmu pengetahuan teknologi informasi maka dapat dibuat sistem informasi berbasis Sistem Pendukung Keputusan untuk memilih kualitas kayu olahan. Sistem Pendukung Keputusan ini berjalan berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya untuk memilih kayu yang berkualitas untuk dijadikan kayu olahan. Metode matematis yang cocok digunakan untuk memilih bobot dari kriteria tersebut adalah menggunakan Simple Additive Weighting (SAW). Bobot skor inilah yang akan digunakan untuk menentukan kriteria-kriteria yang yang sudah ditentukan dan merangkingnya. Kriteria kayu olahan yang mempunyai skor paling tinggi dianggap mempunyai kualitas yang baik. Dalam penelitian ini menggunakan metode pola research and development Borg Gall. Dengan metode Borg Gall akan didesain prototype Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Kualitas Kayu Olahan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil penelitian ini menguji sistem pendukung keputusan dengan SAW dengan hasil validasi pakar dengan nilai 3,0 berada diantara 2,51 - 3,25 yakni tergolong dalam kategori Valid. Sedangkan uji terbatas di tempat penelitian dilakukan dengan metode One Sample T-Test dengan batasan dinyakan berhasil adalah skor 25 . Nilai p-values untuk two-tailed = 0,000. Untuk uji satu sisi ini lebih kecil dari a=0,05, sehingga menolah H0 : m £ 25. Jadi dihasilkan Sistem yang dihasilkan sudah sesuai dengan harapan user.Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Kualitas Kayu Olahan, Simple Additive Weighting
RANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE BIMBINGAN DAN MONITORING TUGAS AKHIR (Studi Kasus STIKES Estu Utomo Boyolali) Kristiawan Nugroho
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i2.126

Abstract

Bimbingan Tugas akhir merupakan suatu proses yang harus dilaksanakan oleh seorang mahasiswa Diploma 3 dalam menyelesaikan perkuliahannya, Para dosen di Stikes Estu Utomo saat ini melakukan proses bimbingan Tugas Akhir (TA) dengan cara manual dimana mahasiswa datang langsung melakukan bimbingan ke masing-masing dosen pembimbingnya, metode ini sering kali dikeluhkan mahasiswa karena terkadang mereka kesulitan dalam bertemu dosen yang cukup sibuk dengan aktifitasnya. Sistem bimbingan online dengan sarana web cukup berkembang saat ini, dimana mahasiswa bisa melakukan bimbingan TA dimanapun tanpa menggangu aktifitas dosen, mereka sangat terbantu dengan sistem ini dan mempercepat proses bimbingan TA yang mereka lakukan, Penelitian ini membangun sistem bimbingan TA tidak hanya berbasis web namun juga berbasis mobile yang bisa dijalankan melalui gadget yang bersistem android, selain itu sistem dikembangkan dengan notifikasi yang berupa sms yang diharapkan membantu komunikasi dosen dan mahasiswa dalam menyelesaikan bimbingan TA. Penelitian ini menggunakan metode web engineering dengan tahapan customer comunication, planning, modeling, construction dan deployment , hasil akhir dari sistem ini adalah sistem mobile bimbingan dan monitoring TA yang berguna dalam komunikasi bimbingan TA antara dosen dengan para mahasiswanya.\Kata Kunci : Tugas Akhir (TA), Sistem, Bimbingan, Mobile
EVALUASI KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN ISO/IEC 27002: STUDI KASUS PADA STIMIK TUNAS BANGSA BANJARNEGARA Ferry Febrianto; Dana Indra Sensuse
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i2.127

Abstract

STIMIK Tunas Bangsa memiliki informasi yang penting dan komplek dalam pengelolaan pendidikan. Informasi yang dimiliki oleh STIMIK Tunas Bangsa berada pada beberapa bagian yang saling terkait. Dengan perkembangan informasi yang semakin kompleks, perlu adanya audit keamanan dalam pengelolaan informasi tersebut. Audit dilakukan untuk mengetahui tingkat kematangan keamanan pengelolaan informasi. Penelitian dilakukan dengan memetakan keamanan informasi menggunakan framework ISO/IEC 27002. Kemudian dilakukan audit untuk mengetahui posisi keamanan informasi pada STIMIK Tunas Bangsa. Hasil penelitian menunjukan tingkat kematangan keamanan informasi menggunakan framework ISO/IEC 27002 sebesar 2,6 yang menunjukan bahwa STIMIK Tunas Bangsa telah melakukan pengelolaan keamanan informasi tetapi belum terdefinisi dan terdokumentasi dengan baik, sehingga perlu ditingkatkan. Kata kunci : ISO/IEC 27002, Maturity Level, STIMIK Tunas Bangsa, Keamanan Informasi.
RANCANG BANGUN SMART BUILDING DALAM MEMANTAU DAN MENGENDALIKAN LAMPU SECARA REALTIME BERBASIS WEBSOCKET Siti Khusnul Azifah; Indra Waspada
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i2.128

Abstract

Smart Building atau Bangunan Pintar adalah konstruksi dengan desain dan dukungan teknologi yang tepat untuk memaksimalkan fungsionalitas dan kenyamanan bagi penghuninya dengan kompromi untuk mengurangi biaya operasional, dan memperpanjang umur struktur fisik. Komponen-komponen yang digunakan saling terhubung melalui jaringan lokal, sehingga dapat difungsikan untuk berbagai hal, salah satunya sebagai sistem untuk memantau dan mengendalikan pencahayaan pada bangunan. Pencahayaan merupakan sumber energi terbesar yang digunakan oleh manusia, hal tersebut berakibat pada tingginya biaya yang harus dikeluarkan, terlebih jika penggunaan energi tersebut tidak terkontrol dengan baik. Pada penelitian ini dibangun sistem untuk memantau dan mengendalikan lampu secara realtime berbasis WebSocket. Selain itu pengendalian lampu dalam sistem ini juga dapat dilakukan secara otomatis berdasarkan intensitas cahaya yang diperoleh melalui sensor cahaya. Sistem yang dibangun memanfaatkan protokol WebSocket yang dapat mereduksi keterlambatan (latency) karena begitu koneksi WebSocket terbangun maka server dapat mengirim pesan kapanpun dibutuhkan. Hasil yang diperoleh adalah sistem yang dapat memantau dan mengendalikan lampu secara realtime berbasis WebSocket. Perubahan intensitas cahaya ditampilkan secara visual berupa grafik dengan pembaruan warna secara berkala. Sedangkan perubahan status lampu nyala dan mati direpresentasikan dengan warna kuning dan putih. Dengan adanya sistem ini pengguna dapat memantau dan mengendalikan lampu secara realtime melalui antarmuka dashboard. Kata kunci: Smart Building, Pencahayaan, Lampu, Sensor Cahaya, Realtime , Otomatis, WebSocket
ANALISIS PENGARUH JIWA KEWIRAUSAHA TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING DENGAN PERSPEKTIF INOVASI DAN NETWORK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Wahjono Wahjono; Anton Sujarwo
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i2.129

Abstract

Industri kreatif mempunyai kontribusi ekonomi yang signifikan, karena dapat menciptakan iklim bisnis yang positif, memperkuat citra dan identitas bisnis, mendorong pemanfaatan dan penggunaan sumberdaya yang terbarukan (pusat untuk penciptaan inovasi dan kreatifitas), dan mempunyai dampak sosial yang positif. Namun demikian industri kreatif dalam perkembangannya masih menghadapi banyak permasalahan, terutama dalam hal daya saing. Setelah menginvestigasi pentingnya industri kreatif dan fenomena permasalah berdasarkan penelitian terdahulu maka penelitian tentang industri kreatif dalam upaya meningkatkan keunggulan bersaing sangat penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi wirausaha, kemampuan inovasi, dan network terhadap keunggulan bersaing industri kreatif di Kota/Kab Pekalongan. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis hubungan sebab akibat diantara orientasi wirausaha, kemampuan inovasi, dan network terhadap keunggulan bersaing industri kreatif di Kota/Kab Pekalongan. Analisis data dilakukan dengan mengunakan teknik multivariat Struktural Equation Model (SEM). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 103 orang yang merupakan para pengusaha industri kreatif di kabupaten dan kota Pekalongan. Sebagai alat bantu analisis dan estimasi, peneliti menggunakan perangkat lunak komputer LISREL 8.8 untuk analisis SEM. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis SEM, maka dapat disimpulkan bahwa orientasi wirausaha berpengaruh secara langsung terhadap keunggulan bersaing, kemampuan inovasi berpengaruh secara langsung terhadap keunggulan bersaing, jejaring berpengaruh secara langsung terhadap keunggulan bersaing, dan orientasi wirausaha berpengaruh secara tidak langsung terhadap keunggulan bersaing pada industri kreatif melalui kemampuan inovasi dan jejaring. Kata kunci : Industri Kreatif, Orientasi Wirausaha, Inovasi, Jejaring, Keunggulan Bersaing
PENGEMBANGAN KARIER PENGELOLA LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN DI INDONESIA Cut Zarnuli
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i2.130

Abstract

Lembaga kursus dan lembaga pelatihan (LKP) merupakan dua satuan pendidikan nonformal. Dalam penyelenggaraan pendidikan yang terstruktur dan berjenjang, diperlukan instruktur, guru, dan pelatih yang memiliki kompetensi. Namun demikian, peran pengelola LKP tidak dapat diabaikan. Pengelola LKP memiliki andil penting dalam mewujudkan visi, menunaikan misi, dan mencapai tujuan LKP. Perhatian terhadap pengembangan karier pengelola LKP sangat diperlukan untuk mencapai hal tersebut. Bentuk-bentuk pengembangan karier pengelola LKP sangat bergantung pada jalur karir yang direncanakan oleh masing-masing LKP. Selama ini, praktik yang dilakukan oleh top management LKP dalam perencanaan karier didasarkan pada dua faktor, yaitu: prestasi kerja dan loyalitas. Kata kunci: LKP dan Pengembangan karier
MENGENAL LEBIH DEKAT KRIPTOGRAFI KLASIK VIGENERE CHIPPER MENGGUNAKAN VISUAL BASIC NET Sugeng Murdowo
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i2.132

Abstract

Dalam era keterbukaan saat ini masalah keamanan suatu dokumen merupakan hal yang utama terutama dokumen yang penting. Untuk itu diperlukan suatu metode untuk menyamarkan suatu pesan yang dianggap rahasia. Dalam keamanan sistem informasi ada beberapa cara yang digunakan untuk mengamankan data menggunakan algoritma kriptografi. Salah satunya adalah kriptografi klasik Vigenere Chiper yang dapat digunakan untuk menyandikan pesan. Untuk memudahkan dalam proses enkripsi dan deskripsi diperlukan aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrogramman.Kata Kunci : Kriptografi, Vigenere Chiper, Enkripsi, Deskripsi

Page 11 of 24 | Total Record : 235


Filter by Year

2005 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2025): Nomor 2/Th XXI/September 2025 Vol 21, No 1 (2025): Nomor 1/Th XXI/Maret 2025 Vol 20, No 2 (2024): Nomor 2/Th XX/September 2024 Vol 20, No 1 (2024): Nomor 1/Th. XX/Maret 2024 Vol 19, No 2 (2023): Nomor 2/Th XIX/September 2023 Vol 19, No 1 (2023): Nomor 1/Th. XIX/Maret 2023 Vol 18, No 2 (2022): Nomor 2/Th. XVIII/September 2022 Vol 18, No 1 (2022): Nomor 1/Th. XVIII/Maret 2022 Vol 17, No 2 (2021): Nomor 2/Th. XVII/September 2021 Vol 17, No 1 (2021): Nomor I/Th. XVII/Maret 2021 Vol 16, No 2 (2020): Nomor II/Th. XVI/September 2020 Vol 16, No 1 (2020): Nomor I/Th. XVI/Maret 2020 Vol 15, No 2 (2019): Nomor II/Th. XV /September 2019 Vol 15, No 1 (2019): Nomor I / Th. XV / Maret 2019 Vol 14, No 2 (2018): Nomor II / Th. XIV / September 2018 Vol 14, No 2 (2018): Nomor II / Th. XIV / September 2018 Vol 14, No 1 (2018): Nomor I / Th. XIV / Maret 2018 Vol 13, No 1 (2017): INFOKAM No. 1/Th. 2017/Maret/2017 Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017 Vol 12, No 2 (2016): INFOKAM No. II/Th. XII/September/2016 Vol 12, No 1 (2016): INFOKAM No. I/Th. XII/Maret/2016 Vol 11, No 4 (2015): INFOKAM EDISI I Tahun 10 2015 (Maret) Vol 11, No 5 (2015): INFOKAM No. II/Th. XI/September/15 Vol 11, No 5 (2015): INFOKAM No. II/Th. XI/September/15 Vol 10, No 2 (2014): INFOKAM Edisi 2 Tahun 10 2014 (Sept) Vol 10, No 1 (2014): INFOKAM Edisi 1 Tahun 10 2014 (Mar) Vol 10, No 1 (2014): INFOKAM Edisi 1 Tahun 10 2014 (Mar) Vol 9, No 2 (2013): INFOKAM Edisi 2 Tahun 9 2013 (Sept) Vol 9, No 2 (2013): INFOKAM Edisi 2 Tahun 9 2013 (Sept) Vol 7, No 1 (2011): INFOKAM Edisi 1 Tahun 7 2011 (Mar) Vol 5, No 1 (2009): INFOKAM Edisi 1 Tahun 5 2009 (Mar) Vol 4, No 2 (2008): INFOKAM Edisi 2 Tahun 4 2008 (Sept) Vol 3, No 2 (2007): INFOKAM Edisi 1 Tahun 3 2007 (Sept) Vol 2, No 1 (2006): INFOKAM Edisi 1 Tahun 2 2006 (Maret) Vol 1, No 1 (2005): INFOKAM Edisi 1 Tahun 1 2005 (Maret) More Issue