cover
Contact Name
Nunung Ernawati
Contact Email
hws.healthjournal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hws.healthjournal@gmail.com
Editorial Address
S. Supriadi No. 22, Malang. 65147
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
ISSN : 23024283     EISSN : 25809571     DOI : https://doi.org/10.47794
Core Subject : Health,
Jurnal ini berisi tulisan tentang gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis dan hasil penelitian bidang kesehatan, umumnya bidang keperawatan, kebidanan, akupunktur, farmasi, fisioterapi, dan aplikasi kesehatan.
Articles 184 Documents
Gambaran Kemampuan Keluarga dalam Pemenuhan Personal Hygiene pada Pasien Gangguan Jiwa di Desa Bantur Kecamatan Bantur Malang Rohmad Prima Handika
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v8i1.278

Abstract

Introduksi Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual, emosional secara optimal dari seseorang dan perkembangan ini berjalan selaras dengan orang lain Perawatan pasien dengan gangguan jiwa di masyarakat tidak hanya di tentukan oleh factor petugas kesehatan tetapi juga melibatkan keluarga sebagai orang paling dekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan keluarga dalam pemenuhan personal hygiene pada pasien gangguan jiwa di desa Bantur Kecamatan Kecamatan Bantur Malang. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu sejumlah 25 orang. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah kemampuan keluarga dalam pemenuhan personal hygiene. Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar keluarga pasien memiliki kemampuan keluarga yang cukup yaitu sejumlah 16 orang (64%) dan sebagian kecil keluarga pasien yang memiliki kemampuan keluarga baik sejumlah 2 orang (8%). Diskusi Hal ini dapat dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, dan posisi dalam keluarga. Selain itu diperlukan juga pemahaman, kerja sama dan motivasi dalam keluarga. Kesimpulan Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan keluarga dalam pemenuhan personal hygiene pasien gangguan jiwa sebagian besar memiliki kemampuan keluarga cukup sejumlah 16 orang dengan presentase 64%.
MENGATASI NYERI TRIGEMINAL NEURALGIA DENGAN AKUPUNKTUR DI KLINIK AKUPUNKTUR MANDIRI “E” MALANG Puspo Wardoyo
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v8i1.279

Abstract

Nyeri trigeminal neuralgia dirasakan sebagai sensasi sakit di wajah yang datang secara tiba-tiba dan menyebar ke area rahang, pipi dan dahi. Terapi farmakologis medis dan bedah yang ada cukup efektif dalam banyak kasus, tetapi untuk sejumlah besar pasien kurang memuaskan bahkan gagal memberikan perbaikan. Tindakan lanjutan berupa operasi sering terjadi komplikasi dan kambuhan berulang. Terapi akupunktur telah lama memiliki reputasi dalam membantu berbagai sindrom nyeri dan dilaporkan efektif untuk kasus nyeri trigeminal neuralgia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap intensitas nyeri pasien trigeminal neuralgia di klinik akupunktur mandiri “E” Malang. Metode. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental Design dengan Pre-Test and Post-Test Design. Semua pasien trigeminal neuralgia yang datang berobat ke Klinik Akupunktur Mandiri “E” Malang pada tanggal 1-30 April 2019 sebanyak 10 orang dijadikan sebagai sampel. Pengukuran nyeri penggunakan skala nyeri Bourbanis. Teknik analisis data menggunakan uji Tanda Wilcoxon. Hasil. Terbukti signifikan ada pengaruh terapi akupunktur terhadap intensitas nyeri pasien trigeminal neuralgia di klinik akupunktur mandiri ”E” Malang. Diskusi. Memasukkan jarum akupunktur ke titik akupunktur menghasilkan sensasi de-qi, yang dapat menggairahkan semua serat aferen dari jaringan otot. Keuntungan akupunktur dibandingkan tindakan obat dan bedah adalah tidak ada risiko reaksi alergi yang mengancam jiwa dan tanpa komplikasi. Kesimpulan. Dari hasil di atas dapat dinyatakan bahwa terapi dengan jarum akupunktur dapat mengatasi nyeri trigeminal neuralgia dengan aman.
PENGARUH MOTIVASI, KOMPETENSI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN REKAM MEDIS DI RSJ Dr. RADJIMAN LAWANG Wahyu Teja Kusuma; Nindynar Rikatsih; Silvia Intan Wardani
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v8i1.281

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu fasilitas kesehatan tempat masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan. Salah satu tenaga di rumah sakit yang sangat berpengaruh terhadap mutu layanan rumah sakit adalah karyawan dengan pelayanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan rekam medis di RSJ Radjiman Lawang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan rekam medis yang bekerja sebagai karyawan rekam medis di RSJ Radjiman Lawang sebanyak 102 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier Hasil penelitian menunjukkan motivasi, kompetensi dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan rekam medis (n= 67,120 ; p = 0,000). Sedangkan secara parsial ada pengaruh antara motivasi terhadap kinerja karyawan rekam medis (n = 9,710 ; p=0,023), antara kompetensi terhadap kinerja karyawan rekam medis (n=5,894 ; p =0,000), dan antara lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan rekam medis (n= 5,237; p = 0,000). Sedangkan untuk persamaan regresinya adalah Y=1,721+0,518X1+1,072X2 + 0,137X3, dimana Y adalah kinerja, X1 adalah motivasi, X2 adalah kompetensi dan X3 adalah lingkungan kerja. Sedangkan nilai Adjusted R Square 0,783 artinya variabel motivasi, kompetensi dan lingkungan kerja mempengaruhi kinerja karyawan rekam medis sebesar 78,3% sedangkan sisanya 21,7% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kesimpulan Manajemen RSJ Radjiman Lawang perlu melakukan kiat-kiat untuk meningkatkan motivasi, kompetensi dan memperhatikan lingkungan kerja yang dapat meningkatkan kinerja karyawan rekam medis. Peningkatan kinerja rekam medis dapat memberikan dampak meningkatnya mutu pelayanan rumah sakit.
PEMAKAIAN PRODUK FEMININE DAILY CARE PADA REMAJA WANITA DI DUSUN SONGSONG DESA ARDIMULYO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG Meilinda Dwi Trisutanti
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v8i1.293

Abstract

Feminine Daily Care is a hygiene product for female genital area which used by women to clean their genital area when they face several conditions such as secrete mucus or when their genitals smells bad. Feminine daily care that commonly used among teenagers are panty liners, herbal sanitary pads, betel leaf, and feminine soap. The use of feminine daily care product is not recommended to be used every day because there is the normal flora inside female genital area (Ryani, 2018). The effect that may occur due to the overuse of feminine daily care product are infection and dangerous for genital area. The purpose of this research is to find out the attitude of teenagers at Dusun Songsong Desa Ardimulyo about the use of feminine daily care product. The research conducted using descriptive study. The population of the study was 270 teenagers at Dusun Songsong Desa Ardimulyo. The sampling method used in this research was purposive sampling, and the sample of the study was 65 girl teenagers from Dusun Songsong Desa Ardimulyo on January 2021. The variable measured in this research was the attitude of teenagers in using feminine daily care. The data collected by using questionnaire through Google Form. Univariat analysis was used in this research. The data from the research described the attitude of teenagers at Dusun Songsong Desa Ardimulyo towards the use of feminine daily care product as follows: 9 teenagers (14%) showed good attitude towards the use of feminine daily care product, half of the teenagers, 23 teenagers (35%) showed fair attitude and most of the teenagers, 33 person (51%) showed low attitude towards the use of feminine daily care product. The factors that probably affected the result of the data are: age, menarche age, education level, and their understanding about the information about the product. Based on the result of the research, the researcher hoped that teenagers could gain better understanding about the use of feminine daily care product and establish good behavior. Keywords: attitude, teenagers, the use of feminine daily care.
Kecanduan Gadget di Masa Pandemi covid-19 pada Siswa Kelas XII MIPA SMAN 1 Sutojayan Kabupaten Blitar Ramadhanti Husnah Bintari
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v8i2.294

Abstract

Adanya pandemi Covid-19 menuntut adanya pembelajaran secara daring dengan menggunakan gadget ternyata menimbulkan dampak negatif yaitu siswa terstimulasi mengakses aplikasi lain sehingga meningkatkan kenyamanan dan kemampuan eksplorasi siswa pada penggunaan internet. Hal ini meningkatkan resiko kecanduan pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kecanduan gadget di masa pandemi Covid-19 pada siswa kelas XII MIPA SMAN 1 Sutojayan Kabupaten Blitar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasinya seluruh siswa kelas XII MIPA SMAN 1 Sutojayan Kabupaten Blitar dengan total 176 orang. Jumlah sampel 122 responden, dengan teknik sampling proportional random sampling. Variabel yang diteliti adalah tingkat kecanduan gadget di masa pandemi Covid-19. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner SAS (Smartphone Addiction Scale). Analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada tingkat kecanduan sedang yaitu 93 responden (75%), sebagian kecil berada pada kategori kecanduan berat dan ringan yaitu 23 responden (20%) dan 6 responden (5%). Hasil penelitian itu dimungkinkan karena adanya sarana dan prasana yang disediakan orang tua di rumah, untuk mencari informasi,mengerjakan tugas, bermain game dan menonton vidio/film/vlog. Oleh karena itu, pemberian konseling kepada orang tua dan siswa tentang cara bijak penggunaan gadget serta kontrol diri dan selektivitas dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Pembinaan dan pengawasan orang tua sangat dibutuhkan untuk menurunkan resiko kecanduan pada siswa.
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN DUKUNGAN SEBAYA TERHADAP RESIKO DEPRESI PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS DI KDS FRIENDSHIP PLUS KOTA KEDIRI Astri Yunita
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v9i1.296

Abstract

Pendahuluan: Kejadian HIV/AIDS cenderung semakin meningkat dengan angka kematian yang tinggi, epideminya saat ini telah melanda seluruh negara serta semua lapisan penduduk, masalah sosial akan lebih memperberat kondisi psikis ODHA dalam stress dan depresi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh locus of control dan dukungan sebaya terhadap resiko depresi di KDS Friendship plus Kota Kediri. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 – 24 April 2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simpel random sampling sebanyak 45 subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, analisis mengunakan regresi linier berganda. Hasil: Pengaruh locus of control p=0.001 (29.8%). Pengaruh dukungan sebaya p=0.001 (52%). Pengaruh locus of control dan dukungan sebaya (p=0.001<0.005), 54% resiko depresi pada ODHA di pengaruhi oleh faktor locus of control dan dukungan sebaya, nilai koefisien regresi (b) locus of control -0.79 dan nilai koefisien regresi (b) dukungan sebaya – 1.07 (LoC b = -0.31;CI 95% = -0.674 s/d -0.42; p = 0.001; dukungan sebaya b = -0.89; CI 95% =-1.26 s/d -0.53, p=0.001). Kesimpulan: Ada pengaruh locus of control dan dukungan sebaya terhadap resiko depresi pada ODHA. Kata kunci: Dukungan Sebaya, Locus of Control, Resiko Depresi
PERBEDAAN PENURUNAN SKALA NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN SENAM HAMIL DAN TANPA SENAM HAMIL DI KECAMATAN MOJOSARI MOJOKERTO Heppy Mardiana
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v9i1.297

Abstract

Pendahuluan Pada kehamilan sering muncul keluhan salah satunya nyeri punggung yang banyak dialami oleh Ibu hamil di trimester tiga. Selama pandemi covid-19 terkait dengan kebijakan pemerintah bahwa pasien hamil yang tidak urgent, tidak perlu konsultasi serta senam hamil ditiadakan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan penurunan skala nyeri punggung pada ibu hamil trimester III dengan senam hamil online dan tanpa senam hamil di Desa Seduri Kecamatan Mojosari-Mojokerto. Metode Desain yang digunakan adalah Quasy Eksperiment dengan menggunakan pendekatan two group pre-post test design.Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu hamil di Desa Seduri sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling, terdiri dari 20 kelompok kontrol dan 20 kelompok perlakuan. Penelitian dilakukan selama 3 minggu. Senam hamil online menggunakan Google meet selama 2x/minggu dan pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil Uji komparasi menggunakan Independent t-test, dan didapatkan hasil t hitung 0.085(sig>0.05) berarti ada perbedaan penurunan skala nyeri punggung bawah pada Ibu hamil yang melakukan senam hamil dan yang tidak melakukan senam hamil. Kesimpulan Senam hamil perlu dilakukan oleh Ibu di rumah selama pandemi Covid 19 karena memberikan efek rileks pada tubuh, sehingga membantu mengeluarkan hormone endorphin yang membuat Ibu bahagia. Kata kunci: Kehamilan, Senam hamil, Nyeri punggung.
PERBEDAAN PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN INPARTU KALA I FASE AKTIF DENGAN TEKNIK EFFLEURAGE DAN TEKNIK AKUPRESUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOREJO KABUPATEN KEDIRI Astri Yunita; Astri Yunita
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v9i1.299

Abstract

Pendahuluan: Nyeri persalinan adalah suatu perasaan tidak nyaman berkaitan dengan adanya kontraksi uterus, dilatasi dan effacement serviks, penurunan presentasi, peregangan vagina dan perineum yang berakhir dikala IV persalinan. Nyeri persalinan yang tidak ditangani secara adekuat menyebabkan ketidaknyamanan ibu dan akan mempengaruhi proses persalinan. Ada beberapa cara menanggulangi nyeri persalinan yaitu dengan teknik effluerage dan teknik akupresur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan penurunan intensitas nyeri pada pasien inpartu kala I fase aktif dengan teknik effluerage dan teknik akupresur di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kabupaten Kediri. Metode: Penelitian quasy eksperimental dengan rancangan two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien inpartu kala I fase aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kabupaten Kediri. Sampel penelitian ini adalah 24 responden yang dipilih secara accidental sampling. Analisis data menggunakan dependent t-test dan independent t-test serta menggunakan alat ukur berupa lembar observasi skala nyeri menurut Bourbanis. Hasil: Ada perbedaan yang signifikan penurunan intensitas nyeri pada pasien inpartu kala I fase aktif antara yang dilakukan teknik effluerage dan teknik akupresur dengan nilai p-value 0,008 < a (0,05). Dari kedua teknik tersebut yang lebih efektif dalam mengurangi nyeri pada pasien inpartu kala I fase aktif adalah teknik akupresur dengan hasil nilai mean 2,50 lebih besar daripada mean teknik effluerage 1,42. Kesimpulan: Memberikan rekomendasi kepada bidan/perawat agar dapat membantu memenuhi kebutuhan ibu akan rasa nyaman dalam pengontrolan nyeri saat memberikan pertolongan persalinan. Kata kunci: Teknik Effluerage dan Teknik Akupresur, Intensitas Nyeri, Pasien Inpartu Kala I Fase Aktif
TELAAH HAK AKSESIBILITAS PASIEN PENYANDANG TUNANETRA TERHADAP BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT ACHMAD JAELANI RUSDI
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v9i1.301

Abstract

Pendahuluan Kesenjangan infomasi bagi penderita tunanetra terjadi karena adanya keterbatasan pada indera pengelihatan. Permasalahan yang ada saat ini adalah belum adanya Rumah Sakit yang menyediakan berkas rekam medis braille. Hal ini penting karena penyandang tunanetra yang menjadi pasien di suatu Rumah Sakit memiliki hak untuk mengetahui data medisnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara secara yuridis aksesibilitas pasien tunanetra terhadap berkas rekam medis. Metode yaitu pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif kualitatif, data sekunder didapatkan dengan studi kepustakaan. Hasil Hak akses informasi medis dan persetujuan tindakan kedokteran merupakan hak pasien tunanetra yang termasuk kategori cakap dan kompeten berdasarkan peraturan yang berlaku, hal ini juga sesuai dengan ketentuan kerahasiaan rekam medis sehingga pasien tunanetra berhak mengakses secara langsung informasi medis di Rumah Sakit, . Kesimpulan Rumah Sakit wajib menghormati dan melindungi hak-hak pasien Pasien terkait akses informasi, persetujuan tindakan kedokteran dan kerahasiaan data medis pasien di berkas Rekam Medis sesuai dengan peraturan perundang-undangan tidak terkecuali bagi pasien tunanetra, hal ini sesuai dengan UU Penyandang Cacat dan Permenkes Persetujuan Tindakan Kedokteran. pada akhrirnya penelitian ini hanya terbatas pada kajian yuridis terhadap fenomena yang ada, diharapkan dalam penelitian selanjutnya dapat dirancang berkas rekam medis braille guna memfasilitasi pasien tunanetra.
KINERJA PETUGAS DALAM PENYEDIAAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TK.II dr.SOEPRAOEN MALANG Retno Dewi Prisusanti
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v9i1.302

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Prosedur Pelaksanaan Standar penyediaan dokumen rekam medis pelayanan rawat jalan adalah 10 menit. Berdasarkan survey awal menggunakan sampel sebanyak 230 berkas rekam medis rawat jalan, menunjukkan bahwa dalam penyediaan berkas rekam medis rawat jalan rata-rata 20–30 menit, tidak sesuai dengan standart. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan kinerja petugas dalam penyediaan berkas rekam medis rawat jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik design penelitian yang digunakan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah yaitu petugas admission dan perekam medis yang berjumlah 61 orang. Menggunakan analisa bivariat tabel silang (contingency) antara variabel bebas dan variabel terikat dengan uji chi square test. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dari 61 responden faktor kompetensi (pengetahuan berhubungan dengan kinerja petugas (P Value = 0,008, POR = 5,800), dan komunikasi berhubungan dengan kinerja petugas (P Value = 0,011, POR = 5,111). Kesimpulan Ada faktor hubungan kompetensi (pengetahuan dan komunikasi) dengan kinerja petugas dalam penyediaan berkas rekam medis rawat jalan.

Page 8 of 19 | Total Record : 184