cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam
ISSN : 23388544     EISSN : 24772046     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Pola Interaksi Komunitas Relawan Dalam Menangani ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) Terlantar Di Banyumas Nurfiana, Efen
AT-TABSYIR Vol 11, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v11i1.25496

Abstract

POLA INTERAKSI KOMUNITAS RELAWAN DALAM MENANGANI ODGJ (ORANG DALAM GANGGUAN JIWA) TERLANTAR DI BANYUMAS. Stigma masyarakat terkait ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) mengancam ODGJ kehilangan hak asasi manusianya. Di sisi lain, fenomena ODGJ terlantar di jalanan kian memperihatinkan, kasus tindakan agresif ODGJ yang oleh masyarakat dipandang meresahkan terus bermunculan. Dengan adanya tindakan sosial berbasis komunitas seperti Komunitas Relawan ODGJ Banyumas, kasus-kasus semacam itu dapat kemudian diantisipasi. Komunitas tersebut berorientasi mengurangi stigma masyarakat terkait ODGJ dan mengurangi ODGJ terlantar, khususnya di Wilayah Banyumas. Melihat hal itu, penelitian ini berupaya menganalisis pola interaksi Komunitas Relawan ODGJ Banyumas dalam upayanya menangani ODGJ terlantar di Banyumas. Data primer penelitian ini diperoleh melalui teknik wawancara kepada Johanes Negaranta, Atik Yuniati, dan Sigit Dwi Kuncoro. Data sekunder diperoleh melalui teknik dokumentasi dengan mengumpulkan data arsip komunitas, buku, artikel yang berkaitan, media sosial, dan berita. Penelitian ini menemukan pola interaksi yang dijalankan komunitas berpedoman pada pendekatan psikologis untuk menganalisis karakter ODGJ. Penanganan dilakukan melalui beberapa tahap, seperti komunikasi interpersonal yang dilakukan perwakilan komunitas kepada ODGJ, pencarian informasi asal ODGJ, pembersihan ODGJ, pengembalian ODGJ kepada pihak keluarga, sosialisasi kepada pihak keluarga dan masyarakat sekitar tempat tinggal ODGJ.
Cybercommunity dalam Tinjauan Teori Jarum Hipodermik dan Klasifikasi Masalah Sosial Rohnulyanti, Hanim; Rahmawati, Dian; Al Maunah, Dini; Rizqiana, Dwi Rahayu; Ayusandrina, Nofithania Syawalaila; Rayoga, Septama Bima
AT-TABSYIR Vol 10, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i2.25058

Abstract

CYBERCOMMUNITY DALAM TINJAUAN TEORI JARUM HIPODERMIK DAN KLASIFIKASI MASALAH SOSIAL. Dalam jejaring media sosial yang berkembang melahirkan berbagai istilah baru yang digunakan oleh pengguna aktif media sosial, seperti adanya ruang maya (cyberspace) serta masyarakat maya (cybercommunity). Akan tetapi dalam penggunaan media sosial juga berdampak negatif seperti munculnya kejahatan di dunia maya (crybercrime)  seperti pada kasus yang terjadi di platform X yaitu adanya penyebaran berita hoaks terkait pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu mahasiswa di UNY.  Hal ini bersinggungan dengan permasalahan sosial yang dapat dikaitkan dengan teori komunikasi. Salah satu teori komunikasi yang digunakan adalah Teori Jarum Hipodermik. Fokus penelitian ini menggambarkan fenomena cybercommunity dalam tinjauan Teori Jarum Hipodermik dan klasifikasi masalah sosial dengan menggunakan metode deskriptif – kualitatif. Sumber data peneliti berdasarkan platform media sosial X serta portal berita online. Hasil penelitian ini menjelaskan bagaimana permasalahan sosial terjadi di masyarakat maya terutama di platform X.
Institusi Keagamaan: Peran Dakwah dalam Masyarakat (Objek Analisis Pondok Pesantren Darul Istiqomah Maccopa) Magfirah, St.
AT-TABSYIR Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i1.19114

Abstract

Institusi agama Islam bukan hanya sebatas agama tetapi melampaui batas-batas geografis, etnis, dan ras karena dipengaruhi oleh lingkungan. Sehingga institusi keagamaan hadir untuk mengayomi umat manusia. Wacana lembaga kini berkembang seiring perjalanan zaman. Perkembangannya dapat dirasakan di lingkungan komersial yang kompetitif yaitu dapat memberikan efek positif sehingga dapat berkembang menjadi lembagan yang kreatif dan inovatif. Seiring dimulainya pondok Pesantren sebagai da´wah bi al-lisan, dapat diartikan bahwa perkembangan pondok pesantren telah ada 14 abad di Indonesia. Tantangan, hambatan, serta dukungan hadir dari seluruh elemen di Indonesia. Tantangan yang dihadapi seperti: agama yang berbeda keyakinan, tokoh masyarakat setempat, penguasa politik serta lainnya. Tantangan tersebut tidak menggoyahkan tujuan hadirnya pondok pesantren sendiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Darul Istiqomah Maccopa sebagai institusi keagamaan memiliki peran yang efektif untuk membimbing masyarakat melalui penyebaran dakwah dengan metode da’wah bi al-lisan
Komunikasi Persuasif dalam Pelaksanaan Dakwah: Sebuah Tinjauan Literatur Marhamah, Marhamah
AT-TABSYIR Vol 10, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i2.24148

Abstract

Penelitian ini bertujuan yaitu ; 1) untuk menggambarkan penerapan komunikasi persuasif dalam dakwah dan 2)untuk menjelaskan  urgensi keterampilan interpersonal dalam dakwah persuasif. Studi ini menggunkan jenis studi kepustakaan. Metode yang digunakan adalah dengan mengumpulkan informasi yang relevan dengan komunikasi persuasi dan dakwah melalui literatur ilmiah, buku, laporan penelitian dan sumber lainnya. Instrumen yang digunakan adalah daftar sumber-sumber literatur yang sudah diklasifikasikan dalam bentuk daftar check-list. Setelah data dikumpulkan, teknik reduksi, penyajian, dan verifikasi digunakan untuk menganalisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) komunikasi persuasif dalam dakwah menekankan penyampaian pesan dengan mempertimbangkan psikologi dan sosiopsi mad'u, sehingga dapat mengubah sikap dan perilaku mereka serta mendorong mereka untuk menerapkan ajaran Islam. 2) Untuk mencapai tujuan dakwah maka da’i harus memiliki kemampuan interpersonal. Kemampuan interpersonal sebagai faktor keberhasilan komunikasi persuasif dalam dakwah  dijelaskan dalam konsep AIDDA yaitu perhatian, minat, keinginan, keputusan dan tindakan.