cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam
ISSN : 23388544     EISSN : 24772046     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Pemanfaatan Akun Instagram @farahqoonita dalam Meningkatkan Etika Komunikasi Islam di Kalangan Remaja Desa Sei Apung Jaya Kecamatan Tanjungbalai Asahan Ramadhani, Izky Putri; Rubino, Rubino
AT-TABSYIR Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i1.20152

Abstract

Media sosial Instagram menjadi salah satu media komunikasi yang memiliki banyak penggunanya yang didominasi oleh para remaja. Bahkan kini Instagram sudah menjadi salah satu faktor pertumbuhan gaya hidup dan didalamnya terdapat etika yang positif maupun sebaliknya. Tergantung pada pemanfaatan yang dilakukan oleh masing-masing individu dalam menggunakan akun pribadinya. Etika komunikaasi islam memilliki peranan penting agar pemanfaatan berjalan dengan benar. Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang beretika, maka beruntunglah kita sebagai ummat nabi dapat mempelajari etika komunikasi islam yang baik dan benar hanya dengan mengikuti tuntunan Rasulallah. Komunikasi yang akan dilakukan tersebut harus didasarkan pada nilai-nilaial-qur’andan sunnah Nabi Muhammad saw., meliputi nila-nilai kejujuran (kebenaran). Nilai kejujuran ini meliputi nilai-nilai keadilan, kewajaran dan kepatuhan. Penelitan ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial Instagram dalam meningkatkan etika komunikasi islam dikalangan remaja Desa Sei Apung Jaya, terkhusus pada akun instagram @farahqoonita dalam berbagai postingan pribadinya di laman media sosisal instagramnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifatkan deskriftif dengan pemilihan informannya langsung remaja desa dan pemilik akun instagram @farahqoonita sebagai sumber informasi kajian bagi peneliti. Hasil dari penelitian ini adalah pemanfaatan akun instagram @farahqoonita dalam meningkatkan etika komunikasi islam dikalangan remaja Desa Sei Apung Jaya Kecamatan Tanjungbalai Asahan.
Ideologi Tikus dalam Kover Majalah Tempo Edisi 2021 Rujito, Rujito; Nawawi, Nawawi
AT-TABSYIR Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i1.19671

Abstract

Ideologi tikus dalam sampul majalah Tempo edisi 2021. Kajian ini berupaya mengkaji ideologi tikus dalam kover majalah tempo edisi 2021. Perspektif ideologi ini diperoleh dari identifikasi karakter tikus dengan sifat manusia. Hal ini digunakan sebagai kritik terhadap isu politik. Penelitian ini menggunakan teori Semiotika Roland Barthes, yaitu Makna Denotasi, Makna Konotasi dan Mitos. Tiga kover majalah Tempo yang diteliti adalah Edisi 30 Januari 2021, 13 Februari 2021, dan 6 Maret 2021. Kajian ini menunjukkan bahwa ideologi tikus yang dibangun dalam majalah tempo menunjukkan fenomena manusia yang kehilangan nurani, rasa tanggung jawab dan idealisme mereka.
Analisis Feminisme Islam dalam Video Dakwah Ustazah Oki Setiana Dewi (Model Semiotika Charles Sanders Peirce) Febriani, Estiparia; Hapsari, Twediana Budi
AT-TABSYIR Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i1.19552

Abstract

Selama bertahun-tahun, perempuan seringkali menjadi korban penindasan baik dalam masyarakat maupun dalam keluarga. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa banyak perempuan yang memperoleh perlakuan berbeda dibandingkan laki-laki. Fenomena ini bermula pada awal tahun 2022, Komnas HAM menyatakan Oki Setiana Dewi diduga mendukung tindakan kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian dengan metode kualitatif ini bertujuan mengetahui feminisme Islam dalam tiga video dakwah yang diposting oleh Oki Setiana Dewi, yaitu: 'Peran Wanita Dalam Keluarga', 'Muslimah Membawa Perubahan Menjadi Lebih Baik,' dan 'Sebaik-baik Perhiasan Dunia'. Hasil penelitian menunjukkan bahwa feminisme Islam dalam video dakwah tersebut telah sejalan dengan apa yang tertuang dalam Al-Qur’an dan Hadits. Ketiga video dakwah ini membantah tudingan masyarakat bahwa Oki Setiana Dewi mendukung kekerasan dalam rumah tangga
Marketing Public Relations pada Startup dalam Membangun Kepercayaan Konsumen di Era Marketing 4.0 Rohnulyanti, Hanim
AT-TABSYIR Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i1.21447

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi di Indonesia hari ini semakin banyak startup bermunculan dan tumbuh. Berbicara mengenai keberhasilan startup, tak dapat dipungkiri ada peran besar public relations di sana. Ada strategi tertentu pada kegiatan public relations yang bisa dimanfaatkan untuk mencapai target marketing. Hal tersebut tercatat mampu meningkatkan perkembangan startup lebih cepat dan mencapai target. Di tengah isu regulasi, startup Indodax.com berupaya memberikan edukasi kepada publik melalui berbagai kegiatan yang menyampaikan konsep blockchain dan aset-aset kripto. Mungkinkah ini menjadi bagian dari strategi marketing public relations mereka? Peneliti menggunakan konsep marketing public relations Thomas L. Harris. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran strategi marketing public relations yang digunakan Indodax.com dalam membangun kepercayaan konsumen di era marketing 4.0. Penelitian ini bersifat deskriptif, menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menyatakan, dalam  proses membangun kepercayaan konsumen Indodax.com menggunakan tiga strategi utama sebagai pilar dalam kegiatan marketing public relations: 1)strategi dorong (power); 2)strategi tarik (public relations); 3)strategi melewati (power+corporate public relations). Indodax.com menggunakan tools tertentu pada setiap strategi sesuai dengan publik yang mereka hadapi. Di antara tools tersebut: forum online dan media sosial (strategi dorong); seminar/konferensi dan ekshibisi (strategi tarik); menilai masalah, tindakan menasihati, dan komunikasi (strategi melewati).
Analisis Pemikiran Zainal Arifin Terhadap Moderat Sebagai Prinsip Dasar Komunikasi Islam dalam Menciptakan Komunikasi Harmonis Sulaiman, Azman; Nurdin, Hanifah
AT-TABSYIR Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i1.18586

Abstract

Islam menampilkan konsep penyatuan perbedaan yang sudah menjadi kodrat. Namun banyak kelompok yang bersikeras pada kebenaran yang mereka yakini sehingga memunculkan sikap radikal. Pemahaman radikal yang berujung pada aksi kekerasan dan teror banyak terjadi di banyak negara, termasuk Indonesia. Hal ini terjadi akibat kesalahpahaman terhadap ajaran agama. Zainal Arifin telah merumuskan prinsip-prinsip dasar komunikasi Islami, salah satunya adalah moderasi sebagai prinsip dasar komunikasi Islami. Komunikasi yang moderat dinilai mampu menciptakan nuansa komunikasi harmonis yang dapat berujung pada kenyamanan dan kebahagiaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima kriteria moderasi sebagai prinsip dasar komunikasi Islami menjadi landasan dalam membangun paradigma komunikasi Islami dan mampu menciptakan komunikasi harmonis yang mampu menyelamatkan manusia dari tindakan kekerasan bahkan perang. Moderasi sebagai salah satu prinsip dasar komunikasi Islam menetapkan bahwa media komunikasi tidak berlebihan, tidak memaksa, menjadi saksi kebenaran, mampu menghargai perbedaan, mampu menjaga keimanan dan menjadi pintu petunjuk bagi orang lain serta mengamalkan sopan santun dan menyebarkan kasih sayang.
Silek Minangkabau Pada Film “Surau dan Silek” Rahmah, Mishbahu; Habibi, Muhamad Lutfi; Rifa’i, Ahmad
AT-TABSYIR Vol 10, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i2.25055

Abstract

BUDAYA SILEK MINANGKABAU PADA FILM “SURAU DAN SILEK”.Pudarnya nilai budaya silek Minangkabau disebabkan oleh faktor internal dan eksternal dalam masyarakat tersebut. Faktor eksternal yang memengaruhi melibatkan lupa akan tradisi, yang tercermin dalam pandangan bahwa budaya silek semakin tertinggal dari perkembangan zaman dan kemajuan pemikiran. Di sisi lain, faktor internal melibatkan kesulitan menemukan guru silek dengan pemahaman mendalam dan pengetahuan yang matang, serta menurunnya minat generasi muda Minangkabau terhadap budaya ini. Arif Malinmudo menggambarkan nilai-nilai silek tersebut dalam film "Surau dan Silek," yang menyoroti unsur-unsur seperti salat, selawat, dan silek itu sendiri. Tujuan tulisan ini adalah menjelaskan representasi nilai budaya silek dalam film tersebut berdasarkan teori budaya J.J. Hoeningman, yang mencakup gagasan (ideologi), aktivitas (tindakan), dan artefak (karya). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, serta menganalisis data dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian mencakup tiga aspek utama. Pertama, nilai ideologi yang terkandung dalam film melibatkan salat selawat dan silek sebagai nilai inti silek, dengan beberapa inti silek, banyak nasihat silek, dan pesan penulis. Kedua, aktivitas silek yang ditampilkan dalam film mencakup latihan dasar, latihan silek lebih mendalam, beberapa perguruan silek, dan adanya pertandingan silek. Ketiga, artefak silek yang muncul dalam film termasuk baju silek anak-anak, baju silek dewasa, dan kurambik sebagai senjata. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya komunikasi audiovisual, terutama nilai budaya silek Minangkabau, yang perlu dilestarikan dan dipelajari dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Representasi Perundungan pada Film “Imperfect” (Analisis Tekstual Pada Tokoh Rara) Astuti, Astuti; Fauzi, Abas; Hudoyo, Sapto
AT-TABSYIR Vol 10, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i2.24235

Abstract

REPRESENTASI PERUNDUNGAN PADA FILM “IMPERFECT” (ANALISIS TEKSTUAL PADA TOKOH RARA). Perundungan atau dikenal dengan istilah body shaming merupakan suatu tindakan mengritik, mempermalukan, mencela dan menghina terhadap bentuk fisik mulai dari badan gemuk, kurus, hingga warna kulit. Seiring berkembangnya zaman dan industri film, hingga banyak sineas mengangkat fenomena body shaming sebagai tema yang menarik untuk di produksi. Salah satunya film berjudul “Imperfect”: Karir, Cinta dan Timbangan yang disutradarai oleh Ernest Prakasa. Metode pendekatan yang digunakan dalam menemukan inti dari rumusan masalah yaitu deskriptif kualitatif. Di mana peneliti melakukan penelitian menggunakan teori representasi Stuart Hall untuk mendeskripsikan dan mengungkap lebih jelas pemaknaan bahasa body shaming   pada film “Imperfect”. Dari hasil analisis, mengungkap bahwa terdapat beberapa adegan tindak body shaming yang ditandai dengan audio dan visual yang tampilkan. Tindak body shaming ini dikategorikan dalam bentuk body shaming yakni fat sahming dan skin shaming yang memiki makna yang implisit. Dimana perlakuan body shaming terjadi karena tuntutan dan rasa ketidakpuasan terhadap fisik seseorang yang dipengaruhi oleh stigma standar kecantikan. Hal ini yang membuat pribadi menjadi tidak percaya diri, selalu merasa kurang hingga ingin mencapai kata sempurna.
Verbal and nonverbal Message in Islamic Broadcasting (da’wa) in YouTube a Study of Thematic Al Qur’an. Nurhablisyah, Nurhablisyah Nurhablisyah; Hasan, Hamka Hasan
AT-TABSYIR Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i1.19996

Abstract

Verbal and nonverbal Message in Islamic Broadcasting (da’wa) in YouTube a Study of Thematic Al Qur’an. Da’wa means to share goodness in term of Al Qur’an and hadith. One of da’wa’s purpose is to persuade people to obey Allah Swt. In communication science, message is divided into two forms, verbal (spoken language) and non-verbal (unspoken language, such as: symbols, gestures, facial expression, haptic, distance, etc.). The aim of the research is to explore Islamic perspective about verbal and nonverbal message in the Al Qur’an. Broadcasting da’wa in YouTube, both of the messages complete each other, when the message become viral the impact could be tremendously. As a communicator, da’i have the obligation to show good reputation, able to control his/her behavior and having ability to run his/her word according to Al Qur’an and hadith. Da’wa broadcasting is part of mass communication. The characteristics of mass communication are the messages could be spread widely to heterogenic, anonym and large amount audiences. This research is using qualitative approached through literature review and observation. Once the da’i considered as breaking Islamic rules, the effect could harm Islamic values. Al Qur’an already guide how to control verbal and nonverbal action. The analysis using the concept of verbal and nonverbal aspects form communication and Al Qur’an.  Spreading da’wa is the obligation for every moslem, If da’i could not control his/her verbal and non verbal message and understanding the media platform, he/she would not only harming him/her self, but also the religion and ummah which he/she represented.
Komunikasi Interpersonal untuk Mendukung Pelayanan Prima di Klinik Kesehatan Indonesia dan Timor Leste Pertiwi, Aprilla Putri; Zahra2, Khairunisa; Widi Astuti, Herlita Nur; da Silva Pereira, Celicia Abu Lina; Muntaha, Ahmad
AT-TABSYIR Vol 11, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v11i1.25480

Abstract

KOMUNIKASI INTERPERSONAL UNTUK MENDUKUNG PELAYANAN PRIMA DI KLINIK KESEHATAN INDONESIA DAN TIMOR LESTE. Data dikumpulkan dari hasil wawancara dengan narasumber pengelola dan dokter penanggnungjawab klinik, yang mengendalikan proses pelayanan prima pasien. Selain itu, juga wawancara dengan wakil pasien, panerima pelayanan prima. Penelitian ini bertujuan untuk membahas lebih dalam mengenai peran komunikasi interpersonal dalam mendukung pelayanan prima di industri hospitality di kedua negara. Temuan Penelitian: 1) setiap klinik memiliki standar pelayanan prima, yang dikembangkan dari Standar Operasional Prosedur Klinik milik Departemen/Dinas Kesehatan setempat. 2) Standar pelayanan prima melalui komunikasi interpersonal dilakuan dengan teknik komunikatif, persuasif dan kuratif. 3) agar mendapatkan respons (positif/negatif) pengelola meminta pasien memberikan input lisan, terulis, maupun melalui media website dan instagram.  Manfaat Penelitian ini adalah mendapatkan praktik komunikasi interpersonal efektif dalam prlayanan prima di klinik kesehatan di Indonesia maupun Timor Leste.
Bentuk Negosiasi Driver Grabcar dalam Ruang Siber Wulandari, Sri; Pratiwi, Febriyanti; Samhah, Ummu; Audrey, Larissa; Maharani, Sekar Ayu
AT-TABSYIR Vol 10, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v10i2.23616

Abstract

BENTUK NEGOSIASI DRIVER GRABCAR DALAM RUANG SIBER. Kehadiran GrabCar sebagai transportasi online, tak luput dari pengaruh global village yang membawa kemudahan dan telah menjadi kebutuhan primer masyarakat urban perkotaan. GrabCar sebagai sebuah sistem yang mendisiplinkan perilaku penggunanya, berubah menjadi ruang negosiasi untuk melawan atas kekuasaan yang mendominasi. Kecurangan-kecurangan yang dilakukan driver GrabCar seolah menjadi ajang negosiasi ruang siber untuk memperoleh keuntungan yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bentuk nesosiasi driver grabcar. Subjek dalam penelitian deskriptif kualitatif ini adalah driver Grabcar di area Kab. Sleman, Yogyakarta. Objek penelitiannya aplikasi Grab, khususnya Grabcar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model relasi dan control sosial yang digunakan adalah panopticon, yaitu dengan adanya pengawasan atau kontrol terhadap driver atau pengendara agar pengguna jasa merasa diawasi.