cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Media Akademika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 28, No 1 (2013)" : 6 Documents clear
Model Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Religiusitas Siswa: Studi Deskriptif Komparatif di MAN Se-Kota Jambi Mahluddin, Mahluddin; Nugroho, Aris Dwi
Media Akademika Vol 28, No 1 (2013)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melihat realitas perilaku pelajar dewasa ini, seperti tawuran, penyalahgunaan obat terlarang serta seks bebas, nampaknya sangat kontradiksi dengan rumusan tujuan pendidikan nasional yaitu untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Menumbuhkan dan meningkatkan religiusitas siswa sebagaimana tujuan pendidikan bukan merupakan suatu hal yang mudah. Lembaga pendidikan, baik sekolah maupun madrasah dituntut untuk dapat merancang model pembelajaran pendidikan agama Islam yang benar-benar dapat mewujudkan tujuan dari pendidikan agama Islam itu sendiri. Atas dasar hal tersebut, peneliti akan mengadakan kajian lebih dalam untuk menemukan model pendidikan agama Islam yang ideal untuk meningkatkan religiusitas siswanya dengan melakukan studi komparatif di Madrasah Aliyah (MA) Se-Kota Jambi.
Kebijakan Pemerintah terhadap Pendidikan Inklusif Yusraini, Yusraini
Media Akademika Vol 28, No 1 (2013)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusif adalah pendidikan yang diberikan kepada peserta didik yang memiliki kelainan, memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Juga anak tidak mampu belajar karena sesuatu hal: cacat, autis, keterbelakangan mental, anak gelandangan, memiliki bakat serta potensi lainnya. Pendidikan inklusif adalah sistem layanan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler. hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 pada pasal 32 dan Permendiknas nomor 70 tahun 2009 yaitu dengan memberikan peluang dan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan disekolah reguler mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas / Kejuruan. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan inklusif akan bergantung pada pekerjaan guru dan orang tua secara bersama-sama.
Ekspresi Simbolik Seloko Adat Jambi Nurhasanah, Nurhasanah
Media Akademika Vol 28, No 1 (2013)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas seloko adat Jambi yang merupakan pandangan hidup (worldview) masyarakat Melayu Jambi. Seloko mencakup seluruh segi kehidupan manusia tentang dirinya, dunia, dan Tuhan. Artikel ini berargumen bahwa usaha merumuskan atau mengejawantahkan pandangan hidup melalui ungkapan-ungkapan seloko adat merupakan kegiatan simbolik yang dilakukan oleh masyarakat Jambi. Pemikiran simbolis dan tingkah laku simbolis merupakan ciri khas yang betul-betul khas manusiawi dan seluruh kemajuan kebudayaan manusia mendasarkan diri pada kondisi-kondisi itu. Dari sinilah manusia Jambi menyusun realitas kebudayaannya yang secara umum merupakan hasil dari proses simbolisasi dalam hidup dan kehidupannya.
Fazlur Rahman dan Pembaharuan Metodologi Tafsir Alquran Bawaihi, Bawaihi
Media Akademika Vol 28, No 1 (2013)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pemikiran Fazlur Rahman, salah satu pengusung ide pembaharuan dalam Islam. Salah satu ide pokok sumbangannya adalah teori gerakan ganda. Teori yang diusulkan Rahman dalam penafsiran Alquran ini pada intinya membedakan legal spesifik dari ideal moral Alquran. Teori ini mengandaikan pergerakan dalam dua arah yang saling bertemu, yaitu dari situasi sekarang ke masa Alquran diturunkan dan kembali ke masa kini.
Perempuan Penambang Perahu di Objek Wisata Danau Sipin Kota Jambi: Studi tentang Pemberdayaan Perempuan dalam Memanfaatkan dan Melestarikan Lingkungan Yenti, Zarfina
Media Akademika Vol 28, No 1 (2013)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakaan tuntutan hak azazi manusia. Ketika paradigma pembangunan ditekankan pada pentingnya manusia dan nilai-nilai kemanusiaan, maka mau tidak mau perhatian terhadap kaum perempuan menjadi agenda penting bagi negara. Masyarakat yang hidup di sekitar Danau Sipin, khususnya kaum perempuan, berusaha untuk bersikap kreatif dengan memanfaatkan dan melestarikan lingkungannya dengan menjadi penambang perahu atau sebuah usaha mengayuh perahu dengan imbalan jasa penumpang yang akan menyeberang danau Sipin. Namun, sayangnya kaum perempuan yang hidup dari hasil menambang di danau sipin merupakan masyarakat yang kurang beruntung karena rendahnya tingkat pengetahuan mereka, serta rendahnya sikap kreatif dan aspirasi pendidikan sehingga perlu diberdayakan melalui pemberian pengetahuan dalam bentuk introduksi teknologi sehingga menambah wawasan mereka. Untuk memberdayakan masyarakat Danau Sipin khususnya perempuan penambang perahu perlu adanya dorongan dari pihak luar atau pengkondisian untuk mengembangkan potensi yang ada pada masing-masing individu. Ada beberapa pihak yang dapat terlibat dalam pemberdayaan perempuan penambang perahu. Di antaranya adalah: Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Dinas Kehutanan, Dinas Pariwisata, serta Dinas Pertanian dan Perikanan.
Modus Ekspansi Islam: Dari Periode Awal sampai Dinasti Umayah Kusuma, Febri
Media Akademika Vol 28, No 1 (2013)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas modus ekspansi Islam pada masa Rasulullah dan Dinasti Umayah. Jihad merupakan salah satu perintah Allah untuk menyebarkan kalimat tauhid ke seluruh permukaan bumi. Dalam prosesnya, jihad selalu mengedepankan upaya damai, dan penawaran membayar jizyah bagi yang menolak masuk Islam namun mengakui dan meminta perlindungan kepada pemimpin Muslim. Namun, tidak sedikit yang menolak bahkan memberikan perlawanan secara langsung. Dalam hal inilah jihad secara senjata dilakukan oleh Islam yang bersifat defensif dan tidak berlebihan. Perlawanan ini oleh sebagian kalangan Barat disebut dakwah dengan pedang. Artikel ini membantah klaim anggapan tersebut dengan mengemukakan fakta bahwa kemajuan Eropa di antaranya karena jihad yang dilakukan Islam karena budaya ilmu dan peradaban yang dibawa para mujahid ke Eropa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6