cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
MAGISTRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Majalah Ilmiah Universitas Widya Dharma Klate
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
PENYELESAIAN SENGKETA PENAMBANGAN GALIAN GOLONGAN C DI KECAMATAN CEPOGO KABUPATEN BOYOLALI Widodo, Sudiyo
MAGISTRA Vol 26, No 91 (2015): Magistra Edisi Maret 2015
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Boyolali District is an area rich in minerals, especially minerals mining group C. Sand and stone mining activities in the District of Cepogo the advantage of employment and contribution to the local government. However, the presence of mining is also causing problems, such as the convenience of surrounding communities to be disturbed. This is what then caused disputes among the people with sand miners in the subdistrict Cepogo Boyolali district. The research objective is (1) To determine disputes arising from mining excavation category C in subdistrict Cepogo Boyolali district. (2) To determine the existence of dispute resolution efforts against mining excavation in the Sub-category C subdistrict Cepogo Boyolali district. (3) To determine the dispute resolution model category C mining excavation in the future in the subistrict Cepogo Boyolali district. Approximation method used is non-doctrinal or empirical. This type of research is a qualitative descriptive study. Source data used are the primary data and secondary data. Techniques of data collection through interviews and documentation studies. The data analysis technique is interactive analysis. The results showed that (1) Disputes arising from mining excavation category C in subdistrict Cepogo Boyolali District originated from any breach of licensing mechanism to mine where the miners are not transparent in conducting its mining activities causing impacts to the surrounding community such as noise, damage to rural roads and the destruction of water catchment areas. (2) Resolution of disputes mining excavation in the Sub-category C Cepogo Boyolali District by way of mediation. But the dispute over the issue of mining quarrying category C has not been completed. Therefore, in order to provide legal certainty for communities in the District Cepogo, Boyolali District Government issued a decision on the mining of minerals C. The decision is set forth in Decree No. 545/05082/05/2010 Boyolali Regent Policy Gedangan Village C Mining and Quarrying Wonodoyo Village, District Cepogo. (3) The model dispute resolution mining excavation Group C in the future, especially in the District Boyolali would be better to use a means of dispute resolution outside the court. Keywords: Settlement of Disputes, Minerals Mining Group C.
ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERHADAP UJI MATERIIL UNDANG - UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999 TENTANG TINDAK PIDANA KORUPSI Widodo, Sudiyo
MAGISTRA Vol 26, No 92 (2015): Magistra Edisi Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Abstrak :Tindak Pidana Korupsi merupakan salah satu bagian dari Hukum Pidana Khusus (ius singular, ius special atau bijzonderstrafrecht) dan ketentuan hukum positif (iusconstitutum) Indonesia. Tentang tindak pidana korupsi diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 (selanjutnya disingkat UUPTPK). permasalahan adalah bagaimanakah Putusan Mahkamah Konstitusi terhadap uji materi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi ditinjau dari aspek transparansi, konsistensi, sinkronisasi dan harmonisasi dalam peraturan perundang-undangan?. Dapat disimpulkan bahwa dari aspek transparansi, konsistensi singkronisasi, dan harmonisasi, sesuai dengan Pasal 28 D ayat (1) UUD 1945 mengakui dan melindungi hak konstitusional warga negara untuk memperoleh jaminan dan perlindungan hukum yang pasti, maka mewajibkan pembuat Undang-Undang untuk merumuskan secermat dan serinci mungkin tentang perbuatan melawan hukum secara jelas dalam tindak pidana korupsi merupakan syarat untuk menjamin kepastian hukum. Kata kunci : Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Upaya Menjamin Kepastian Hukum.
PEMANFAATAN SMARTPHONE SEMAKSIMAL MUNGKIN: DIGITALISASI PRODUK KEBAHASAAN KE DALAM APLIKASI SEBAGAI SOLUSI MITIGASI PERGESERAN BAHASA JAWA Aribowo, Eric Kunto
MAGISTRA Vol 26, No 91 (2015): Magistra Edisi Maret 2015
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

We humans live in a world of just 194 countries, give or take, but speak between 6,000 and 7,000 languages. And now the globalization of media and technology are hastening the trend toward linguistic homogeneity. According to some linguists, 90% of local languages will disappear by the end of the 21st century. Despite the thousands of languages that exist today, 80% of the planet communicates in just 83 languages. It means that there is no doubt that technology has had a “significant impact” on language in the last 10 years. Progress and development of Information and Communications Technology (ICT) should have a positive influence on the existence of local languages. This paper provides an alternative solution in the use of technology, particularly smartphone, in order to overcome the language shift and facing the language extinction. Keywords: languangemaintenance, Javanese shift, apps smartphone
COMMUTING TRACES OF SYMMETRIC LEFT BICENTRALIZER ON SEMIPRIME RINGS H. Majeed, Abdhul Rahman; Mahmood, Auday Hekmat
MAGISTRA Vol 26, No 91 (2015): Magistra Edisi Maret 2015
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Let R be an associative ring. The purpose of this paper is to study the investigate identities satisfied by symmetric left Bicentralizer on a semiprime rings which make the trace of such mappings is commuting on R. Key words and phrases: Semiprime rings, symmetric left Bicentralizer, trace of biadditive mappings, commuting mapping.
PENERAPAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA BERWAWASAN MULTIKULTURAL DENGAN PADA SISWA KELAS VIII A SMP PGRI TUMBRASANOM TAHUN AJARAN 2014/2015 Setiyono, Joko
MAGISTRA Vol 26, No 92 (2015): Magistra Edisi Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas hasil menulis teks berita berwawasan multikultural dengan penerapan metode Inkuiri pada siswa kelas VIII A SMP PGRI Tumbrasanom. Pendekatan penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VIII A SMP PGRI Tumbrasanom. Data berupa RPP, foto, hasil tes, catatan lapangan, daftar nilai, dan catatan hasil wawancara. Sumber data meliputi informan, tempat dan proses pembelajaran, dan dokumen. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Inkuiri mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis teks berita berwawasan multikultural ditandai meningkatnya perhatian, keaktifan pembelajaran oleh siswa. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dengan menerapkan metode Inkuiri dapat meningkatkan kualitas hasil menulis teks berita berwawasan multikultural pada siswa kelas VIII A SMP PGRI Tumbrasanom. Hal ini dapat dilihat dari hasil tindakan yang dilakukan selama tiga siklus. Pada pratindakan jumlah siswa yang tuntas 7 siswa (32%). Pada siklus I siswa tuntas meningkat menjadi 10 siswa (45%). Siklus II ada 13 siswa (59%) yang sudah tuntas. Pada siklus III siswa yang mencapai KKM sebanyak 18 siswa (82%). Kata kunci: inkuiri, menulis teks berita, multikultural
ESSENTIAL EXTENSION OF TOPOLOGICAL GROUPS Majeed, Taghreed Hur
MAGISTRA Vol 26, No 91 (2015): Magistra Edisi Maret 2015
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Our principle aim is to study an algebraic group properties topologically and specially essential extension of topological groups. Among the results in paper are obtained. We show how you can find extension and essential of topological groups by other given topological group. Furthermore, new proposition (as we know) are given at the end of this work. Key Words: Injective topological group, essential extension of topological group, topological group, direct sum.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN GALLERY OF LEARNING PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG SISI LENGKUNG DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT SISWA KELAS VIII SMP N SE-KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Khoirutunnisa, Anis Umi
MAGISTRA Vol 26, No 91 (2015): Magistra Edisi Maret 2015
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

The research was conducted with the aim to determine: (1) which one results better mathermatics learning achievements between NHT with gallery of learning, NHT and conventional learning model, (2) wich one results better mathematics learning achievements with climbers,campers or quitters (3) on each learning models, which one gives better mathematics learning achievements students with climbers,campers or quitters (4) on each climbers,campers or quitterswich one gives better mathematics achievements between NHT with gallery of learning, NHT or conventional. This study was a quasi experimental research with 3x3 factorial designs. The balancedtest of the previous data (the result of UAS)was analyzed using one way ANOVA. The conclusion shows that the three classes have balance ability. The hypotheses testing used unbalanced two ways ANOVA.The conclution of the research were asfollows: (1) The students with NHT with Gallery of learning models have better learning achievement than the students with NHT learning models and conventional, and NHT learning models have better achievement than those with conventional learning; (2) theclimbers have better mathematics achievement than campers and quitters, and the campersthe achievement are better  than those quitters; (3) a. In the NHT with gallery oflearning model, there was no difference in learning achievement in each criterion of Adversity Quotient (climbers,campersandquitters);b. In the NHT learning models, the climbersand campersthe mathematics achievement were better than quitters; c. In the conventional learning models, the camper’s mathematics achievement are better than climbersand quitters, and the campersthe achievement better than quitters. (4)  a. For the climbers, there was no difference in learning achievement in each learning models; b. For the campersNHT with gallery learning and NHT better than conventional learning ;c. For the quittersNHT with Gallery of learning model produce better mathematics achievement than NHT learning model and Conventional learning. Kata kunci:NHTwith gallery of learning, NHT, conventional, Adversity quotient, andmathematics learning achievements.
BAHASA PENCITRAAN DALAM IKLAN KAMPANYE PILKADA KABUPATEN BOJONEGORO Asror, Abdul Ghoni
MAGISTRA Vol 26, No 92 (2015): Magistra Edisi Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Penelitian tentang Bahasa Pencitraan dalam Iklan Kampanye Pilkada Kabupaten BoJonegoro. Pada hakikatnya Setiap teks selalu terkandung ideologi. Bahasa tidak dapat dipandang sebagai entitas yang netral, tetapi memiliki ideologi yang membawa muatan kekuasaan. Ideologi dan kekuasaan tercermin dalam pemakaian kosakata, kalimat, dan struktur wacana. Iklan kampanye sebagai sebuah teks adalah satu sistem tanda tergorganisir  yang merefleksikan sikap,  keyakinan dan  nilai-nilai tertentu. Kemasan  iklan kampanye politik secara sengaja dibuat  untuk membuat citra tokoh yang ditawarkan sebagai pilihan yang paling tepat. Penggunaan bahasa iklan kampanye menjadi manifestsi ekspresi ideologi untuk membentuk pendapat umum dengan mencitrakan diri secara positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pencitraan calon bupati dan wakil bupati pada tahun 2012 silam dilakukan dengan memanfaatkan aspek-aspek formal teks yang meliputi pecitraan pada level kosa kata dan  pencitraan pada level gramatika. Pada level kosa kata, Caleg  mencitrakan diri melalui (1) klasifikasi kosa kata, (2) kosa kata yang diperjuangkan, (3) kosa kata yang memarjinalkan orang lain, (4) kosa kata yang bernuansa kedaerahan. Pada level gramatika, Caleg mencitrakan diri melalui (1) modalitas, (2) pronomina, (3) kalimat positif-negatif, dan (4) kata penghubung. Kata Kunci: Bahasa pencitraan, wacana,  dan  iklan kampanye
FENOMENA TINGKAT TUTUR DALAM BAHASA JAWA AKIBAT TINGKAT SOSIAL MASYARAKAT Indrayanto, Bayu Priharya; Yuliastutio, Kinasih
MAGISTRA Vol 26, No 91 (2015): Magistra Edisi Maret 2015
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Masyarakat Jawa menggunakan bahasa Jawa harus mengenal unggah - ungguh, akan tetapi sering terjadi kesalahan dalam penggunaan leksikon. Hal ini tidak dapat disalahkan sepenuhnya sebab itu dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan penutur tentang konsep unggah - ungguh dalam berbahasa Jawa. Begitulah fenomena tingkat tutur dalam bahasa Jawa akibat tingkat sosial masyarakat yng multilingual. Kata kunci :unggah - ungguh, tingkat sosial
PENGGUNAAN FLASH SWISHMAX SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN STATISTIKA MATEMATIKA I Wulandari, Andhika Ayu; Afghohani, Afif
MAGISTRA Vol 26, No 94 (2015): Magistra Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Statistika Matematika I adalah mata kuliah wajib di Program Studi Matematika dan Pendidikan Matematika yang sangat luas penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, berdasarkan data nilai Statistika Matematika I mahasiswa semester IV Tahun Ajaran 2012/2013 menunjukkan bahwa 54,6% mahasiswa belum memberikan hasil yang memuaskan dan 56% diantaranya menyatakan bahwa  penyebab rendahnya nilai Statistika Matematika I karena media pembelajaran yang kurang menarik. Peneliti mencoba menerapkan media Flash SWiShmax dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin melihat bagaimana implikasi penggunaan Flash SWiSHmax sebagai media pembelajaran Statistika Matematika I terhadap prestasi belajar mahasiswa. Berdasarkan sampling yang dilakukan oleh peneliti, diperoleh 2 kelas sebagai sampel yaitu kelas 4C dan 4D. Dengan menggunakan data hasil pre-test dengan materi ruang sampel, disimpulkan bahwa kedua kelas dalam keadaan seimbang sebelum media Flash SWiSHmax digunakan sebagai media pembelajaran. Kelas 4C menggunakan media Flash SWiSHmax dalam pembelajaran, dan kelas 4D menggunakan pembelajaran konvensional). Media Flash SWiSHmax dapat digunakan dengan baik selama pembelajaran. Mahasiswa antusias dengan media yang digunakan dan berdasarkan analisa data hasil post-test dengan uji-t, disimpulkan bahwa penggunaan Flash SWiSHmax sebagai media pembelajaran Statistika Matematika I efektif untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Kata kunci: Flash SWiSHmax, media pembelajaran, prestasi belajar

Filter by Year

2002 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 30, No 103 (2018): Magistra Maret Vol 29, No 102 (2017): Magistra Desember Vol 29, No 101 (2017): Magistra September Vol 29, No 100 (2017): Magistra Juni Vol 29, No 99 (2017): Magistra Maret Vol 28, No 98 (2016): Magistra Desember Vol 28, No 97 (2016): Magistra September Vol 28, No 96 (2016): Magistra Juni Vol 28, No 95 (2016): Magistra Maret Vol 26, No 91 (2015): Magistra Edisi Maret 2015 Vol 27, No 93 (2015): Magistra September Vol 27, No 92 (2015): Magistra Juni Vol 27, No 91 (2015): Magistra Maret Vol 26, No 94 (2015): Magistra Desember Vol 26, No 93 (2015): Magistra Edisi September Vol 26, No 92 (2015): Magistra Edisi Juni Vol 26, No 90 (2014): Magistra Edisi Desember Vol 26, No 89 (2014): Magistra Edisi September Vol 26, No 88 (2014): Magistra Edisi Juni Vol 26, No 87 (2014): Magistra Edisi Maret Vol 25, No 86 (2013): Magistra Edisi Desember Vol 25, No 85 (2013): Magistra September Vol 25, No 84 (2013): Magistra Edisi Juni Vol 25, No 83 (2013): Magistra Edisi Maret Vol 24, No 82 (2012): Magistra Edisi Desember Vol 24, No 81 (2012): Magistra Edisi September Vol 24, No 80 (2012): Magistra Edisi Juni Vol 24, No 79 (2012): Magistra Edisi Maret Vol 23, No 78 (2011): Magistra Edisi Desember Vol 23, No 76 (2011): Magistra Edisi Juni Vol 23, No 75 (2011): Magistra Edisi Maret No 77 (2011): Magistra Edisi September Vol 22, No 74 (2010): Magistra Edisi Desember Vol 22, No 73 (2010): Magistra Edisi September Vol 22, No 72 (2010): Magistra Edisi Juni Vol 21, No 70 (2009): Magistra Edisi September Vol 21, No 69 (2009): Magistra Edisi Juni Vol 21, No 68 (2009): Magistra Edisi Maret Vol 20, No 67 (2008): Magistra Edisi Desember Vol 19, No 61 (2007): Magistra Edisi Juni Vol 19, No 60 (2007): Magistra Edisi Maret Vol 23, No 58 (2006): Magistra Edisi September Vol 27, No 55 (2005): Magistra Edisi Desember Vol 26, No 50 (2004): Magistra Edisi September Vol 26, No 48 (2004): Magistra Edisi Maret Vol 16, No 51 (2004): Magistra Edisi Desember Vol 16, No 49 (2004): Magistra Edisi Juni Vol 16, No 48 (2004): Magistra Edisi Maret Vol 14, No 40 (2002): Magistra Edisi Maret More Issue