cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
Kiat Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Ilmiah Fakultas Ekonomi
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
GDRP AND INFLATION AS PREDICTORS FOR PROFITABILITY RATIOS (A CASE STUDY FOR LOCAL GOVERNMENTS IN INDONESIA) Kuntaryanto, Oki
Kiat Bisnis Vol 5, No 2 (2013): KIAT BISNIS VOL 5 NO 2 JUNI 2013
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

After the fall of Soeharto’s regime, Indonesia begins to endorse reformation on every sector. One of the important thing is to eradicate the country from corruption. Corruption can be prevented by endorsing a system, which encourage transparency and accountability. By the issuance  of Government Rule No. 24 Year 2005 about Governmental Accounting, the transparency and accountability are facilitated within the rule. This research tries to investigate the influence of GDRP and inflation on profitability of local governments in Indonesia. This research is exploratory in nature due to the rareness of similiar researches. This research employs data from local governments’ audited financial statements in Indonesia. By using judgmental sampling, financial statements which the opinions are disclaimer and adverse are excluded from the analysis. The data analysis then conducted using ordinary least square. This research finds that both GDRP and inflation have influence on profitability ratios. For the future researches, the finding from this research can be extended using other ratios.  Keywords: GDRP, Inflation, Local Governments, Profitability Ratios
Pengukuran Mutu Layanan Kesehatan Dasar Gratis Sebagai Perwujudan Hak Sehat Bagi Masyarakat Sukoharjo Srinugroho, Arif Julianto; Prasetyo, Jarot; Nursito, Sarwono
Kiat Bisnis Vol 5, No 3 (2013): KIAT BISNIS VOL 5 NO 3 DESEMBER 2013
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to increasing public’s welfare, especially in health, Sukoharjo regent made one policy to create primary health service charge of free in community health center to the public without differentiate the socioeconomic status, with 2009 decision Letters of Sukoharjo Regent, No 02. In performing this policy, there is much problem both technical and operational. This research is aimed at investigating external people satisfaction in public health care services, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, 100 people are chosen as samples with Servqual model.The research illustrates that the Servqual model as a useful managerial tool can be applied in identifying areas to which management resources should be allocated in order to improve and enchance the quality of service  the Dinas Kesehatan Intitution. The result shows that most servqual model factors: tangibles, reliabilities, assurance, responsiveness, empathies are less satisfied than it should be. Keywords : community health center, servqual, satisfaction
SIKAP DAN NIAT AKUNTAN TERHADAP INTERNALISASI INFORMASI LINGKUNGAN DALAM SISTEM AKUNTANSI PERUSAHAAN: STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEJ ., Susyanti
Kiat Bisnis Vol 5, No 5 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 5 DESEMBER 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kerusakan atau penurunan kualitas lingkungan hidup telah menjadi sorotan para ahli lingkungan hidup di seluruh dunia. Hal ini seharusnya menjadi tanggung jawab semua pihak atau kalangan, termasuk para akuntan. Akuntansi sebagai alat pertanggungjawaban memiliki fungsi sebagai alat kendali terhadap aktivitas suatu unit usaha. Para akuntan dapat melakukan internalisasi atau memasukkan informasi lingkungan berupa angka-angka yang berkaitan dengan biaya-biaya lingkungan yang dapat mencegah kemungkinan terjadinya dampak kerusakan atau penurunan kualitas lingkungan hidup.             Dalam proses upaya tersebut, penelitian ini bertujuan ingin mengetahui bagaimana sikap dan niat para akuntan terhadap internalisasi informasi lingkungan dalam sistem akuntansi perusahaan tempat para akuntan bekerja. Sesuai dengan teori perilaku yang direncanakan (theory of planned behavior), niat para akuntan dapat dipengaruhi oleh norma-norma subyektif, sikap, dan kontrol keperilakuan persepsian terhadap informasi akuntansi lingkungan.Keyakinan para akuntan perusahaan atas cost dan benefit dari pengakuan biaya-biaya lingkungan merupakan ekspektasi normatif dari pihak lain (normative beliefs). Semakin menyenangkan suatu norma subjektif yang dirasakan akuntan akan mampu membentuk tindakan atau perilaku yang diinginkan. Dan apabila sikap terhadap pengakuan biaya-biaya lingkungan merupakan hasil dari keyakinan terhadap cost dan benefit dari pengakuan biaya-biaya lingkungan yang kemudian menjadi sikap terhadap perilaku tersebut. Semakin tinggi tingkat keyakinan terhadap cost dan benefit dari pengakuan biaya-biaya lingkungan yang menjadi sikap terhadap perilaku akuntan, maka semakin kuat niat akuntan tersebut untuk melaksanakan tindakan menerapkan akuntansi lingkungan dalam perusahaannya.Namun apabila dikaitkan dengan kontrol keperilakuan persepsian akuntan terhadap kemudahan internalisasi biaya-biaya lingkungan, maka semakin besar niatan untuk melakukan perilaku internalisasi biaya-biaya lingkungan. Kata Kunci:   akuntansi lingkungan, biaya lingkungan, internalisasi, theory of planned behavior, behavioral beliefs, normative beliefs, control beliefs.
ANALISIS PENGARUH VOTALITAS KAS, BESARAN AKRUAL, VOTALITAS PENJUALAN, LEVERAGE, SIKLUS OPERASI, UKURAN PERUSAHAAN, UMUR PERUSAHAAN, DAN LIKUIDITAS TERHADAP KUALITAS LABA Purwanti, Titik
Kiat Bisnis Vol 5, No 1 (2012): KIAT BISNIS VOL 5 NO 1 DESEMBER 2012
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research aims to test empirically The Effect of Cash Volatility, Accrual Magnitude, Sale Volatility, Leverage, Operation Cycle, Firm Size, Firm maturity, and Liquidity with Earning Quality. The conclution of this research are: Cash Volatility decisions positively affects the Earning Quality value regression coefficient is 0,79 and level significance is of 0,562, Accrual Magnitude decisions positively affects the Earning Quality value regression coefficient is 0,000 and level significance is of 0,919, Sale Volatility decisions positively affects the Earning Quality value regression coefficient is 0,121 and level significance is of 0,001, Leverage decisions negatively affects the Earning Quality value regression coefficient is -0,036 and level significance is of 0,033, Operation Cycle decisions positively affects the Earning Quality value regression coefficient is 0,000 and level significance is of 0,050, Firm Size decisions negatively affects the Earning Quality value regression coefficient is -0,004 and level significance is of 0,713, Firm Maturity decisions positively affects the Earning Quality value regression coefficient is 0,000 and level significance is of 0,460, Liquidity decisions negatively affects the Earning Quality value regression coefficient is -0,000 and level significance is of 0,003 Keywords:       Effect of Cash Volatility, Accrual Magnitude, Sale Volatility, Leverage, Operation Cycle, Firm Size, Firm Maturity, and Liquidity, Earning Quality
PERLUNYA MEMPELAJARI KEPEMIMPINAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA SEHARI HARI Marjukah, Anis
Kiat Bisnis Vol 5, No 2 (2013): KIAT BISNIS VOL 5 NO 2 JUNI 2013
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam manajemen sumber daya manusia, faktor produksi yang dikhususkan adalah yang berhubungan dengan manusia dan segala kegiatannya dalam suatu usaha perorangan, badan usaha atau perusahaan, lembaga maupun instansi, sehingga faktor produksi manusia dapat berguna sebesar-besarnya sesuai dengan yang diharapkan. Manusia dalam kehidupan sehari hari mengalami kepemimpinan dalam berbagai bentuk.Banyak studi di lakukan untuk mempelajari masalah pemimpin dan kepemimpinan dengan menonjolkan satu atau beberapa aspek tertentu sesuai dengan ide pencetus. Ki Hadjar Dewantoro mencetuskan kepemimpinan Pancasila, yang terdiri dari tiga kalimat: yaitu Ing ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Keberhasilan seorang pemimpin akan sangat tergantung pada penerapan gaya kepemimpinan yang dipilih yang sesuai dengan tuntutan situasi. Metode kepemimpinan ialah cara bekerja dan bertingkah laku pemimpin dalam membimbing para pengikutnya untuk berbuat sesuatu, diharapkan dapat membantu keberhasilan pemimpin dalam melakukan tugas.Keywords: kepemimpinan, gaya
IMPLEMENTASI ANGGARAN BERBASIS KINERJA DI INDONESIA Kuntaryanto, Oki
Kiat Bisnis Vol 5, No 3 (2013): KIAT BISNIS VOL 5 NO 3 DESEMBER 2013
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performance based budgeting is an answer to old style budgeting which is traditional budgeting. Due to its benefits, many countries implement this kind of budgeting system. Indonesia is also a country which tries to implement this budgeting system as a replacement for traditional budgeting. However, the implementation of budgeting system creates several controversies. This article tries to investigate the implementation of performance based budgeting in Indonesia.  By using literature study, this article investigates the implementation of performance based budgeting in several public entities in Indonesia, both central government  entities and local government entity. The entities to be investigated are: Sekretariat Negara (State Secretariat), Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (State Treasurer), Kabupaten Tanah Datar (The Regency of Tanah Datar), central government entities, and state university.  The results imply that implementation of performance based budgeting still experiences some constraints which are typical. The first constraint is the problem how to link between funding and performance indicator which most entities put focus too much on the link between them. The second constraint comes from the involvement of parliament which is too focus on political vested interest. The third constraint lies on the limitation of human resource.  Keywords: performance based budgeting, perormance, budgeting, government, indicator
ANALISIS ASSESSMENT SALES RATIO (ASR) SEBAGAI ALAT PENILAI KUALITAS NILAI JUAL OBYEK PAJAK (NJOP) Prasetyo, Jarot; Sholeh, Taufiq
Kiat Bisnis Vol 6, No 1 (2015): KIAT BISNIS VOL 6 NO 1 JUNI 2015
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian NJOP untuk pengenaan PBB bisa saja lebih tinggi atau lebih rendah dari nilai pasar. Penetapan NJOP yang under assessment menunjukkan adanya potensi penerimaan negara yang belum tergali secara maksimal. Penentuan NJOP yang over assessment dapat memicu gejolak sosial di masyarakat yang secara jangka panjang juga akan mengganggu proses penerimaan pajak dari sektor PBB. Oleh karena itu, diperlukan kontrol dalam penentuan NJOP agar selalu pada tingkat yang mendekati nilai pasar sehingga dapat diterima oleh semua pihak. Penentuan NJOP juga perlu memperhatikan pemenuhan asas keadilan. Distribusi keadilan dalam penetapan PBB khususnya mensyaratkan properti dengan nilai pasar yang sama ditentukan NJOPnya pada tingkat yang sama pula. Keadilan lainnya adalah terpenuhinya kesamaan nilai rasio antara NJOP dengan harga pasar pada objek pajak bernilai tinggi dan objek pajak bernilai rendah. Analisis Asssessment Sales Ratio (ASR) merupakan salah satu metode untuk menguji kualitas NJOP di suatu wilayah. Analisis ini dilakukan dengan memperbandingkan NJOP terhadap harga transaksi yang mengindikasikan nilai pasar wajar, dimana sesuai dengan amanat Undang-Undang PBB bahwa nilai pasar wajar merupakan dasar penentuan NJOP. Kemudian dari hasil ini dapat dikembangkan lagi untuk mengukur tingkat akurasi penetapan, tingkat keseragaman (keadilan horisontal), dan tingkat keadilan vertikal. Analisis Assessment Sales Ratio(ASR) mampu memberi masukan dalam rangka memaksimalkan potensi penerimaan negara dengan tidak mengesampingkan pemenuhan keadilan bagi wajib pajak. Keywords : Pajak, NJOP, PBB, penilaian NJOP, Asssessment Sales Ratio, ASR 
ANALISIS PENGARUH PERISTIWA PENGUMUMAN KABINET INDONESIA BERSATU JILID DUA TAHUN 2009 DAN KABINET KERJA TAHUN 2014 TERHADAP REAKSI HARGA SAHAM (STUDI KASUS SAHAM LQ 45 DI PT. BURSA EFEK INDONESIA) Izzati, Emmi; Jati, Agung Nugroho
Kiat Bisnis Vol 5, No 5 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 5 DESEMBER 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to investigate the information content of Cabinet Indonesia Bersatu Jilid Dua and Cabinet Kerja announcement. Another purpose of this research is to examine the effect of Kabinet Indonesia Bersatu Jilid Dua and Kabinet Kerja announcement toward decision making of the investor in doing capital market transaction based on stok cost.This study is an event study, which observed the abnormal return and trading volume activity 5 day before, event date, and 5 days after the date of  Cabinet announcement the research based on the secondary date collected from Indonesia Stok Exchange and Date Center Capital Market. The date that used in this research were the daily closing stock price, abnormal return daily, trading volume and share trade. Sample of this research were stocks listed in the LQ 45 at Indonesia Stock Exchange.The results of the analysis show the following (1) the two Cabinet announcement possess information content that couse the stock exchange to react in Cabinet Indonesia Bersatu Jilid Dua announcement there were significantly positive abnormal return on day 1 after and significanty negative abnormal return day 3 and day 4 after the announcement. In Cabinet Kerja the stock exchange gave significanty on day 2 before and day 2 after announcement. (2) the reaction given by the investor toward  the two announcement are not relatively different, as the average, abnormal return in Kabinet Indonesia Bersatu Jilid Dua did not statistically have any significant differences compared to the average abnormal return in Kabinet Kerja. Keywords : stock cost, announcement Kabinet Indonesia Bersatu Jilid Dua and Kabinet Kerja, abnormal return and trading volume activity
ANALISIS PERBANDINGAN TARIF RUMAH SAKIT DENGAN TARIF BPJS PADA RSUP DR. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN Erawati, Wuri; Jati, Agung Nugroho
Kiat Bisnis Vol 6, No 1 (2015): KIAT BISNIS VOL 6 NO 1 Juni 2015
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan tarif rawat inap yang ditetapkan oleh pihak rumah sakit dengan BPJS pada RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten; (2) signifikansi perbedaan antara rata-rata tarif rawat inap yang ditetapkan oleh pihak rumah sakit dengan BPJS pada RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap kelas I, II, III yang menggunakan BPJS kesehatan. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu laporan keuangan biaya tarif pelayanan kesehatan berdasarkan pola perhitungan rumah sakit dan perhitungan BPJS di RSUP.dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t berpasangan. Hasil penelitian menyimpulkan, pertama, perbedaan (selisih) tarif rawat inap yang ditetapkan pihak RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dan pihak BPJS (INA-CBG’s), yaitu: (a) pasien rawat inap kelas I sebesar Rp 606.776,96; (b) pasien rawat inap kelas II sebesar Rp 239.661,29; (c) pasien rawat inap kelas III sebesar Rp 157.142,41; (d) pasien rawat inap secara umum sebesar Rp 15.537,03. Kedua, berdasarkan uji t berpasangan disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara perhitungan tarif yang ditetapkan rumah sakit dan INA-CBG’s  untuk pasien rawat inap baik berdasarkan kelas maupun secara umum.Kata kunci: tarif rumah sakit, tarif BPJS
ANALISA PENGARUH NILAI TUKAR, JUMLAH UANG BEREDAR DAN TAIWAN INDEX (TAIEX) TERHADAP PERGERAKAN IHSG DI BEI 2010-2013 Insyiraah, Destiana; Setyawanti, Dandang
Kiat Bisnis Vol 5, No 5 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 5 Desember 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai tukar, jumlah uang beredar, dan Taiwan Index (TAIEX) terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan(IHSG) di Bursa Efek Indonesia selama periode 2010-2013 secara simultan dan parsial. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari data bulanan yang diolah menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Sebelum melakukan uji regresi peneliti melakukan uji asumsi klasik untuk memastikan bahwa model telah memenuhi asumsi BLUE (Best, Liniear, and Unbised Estimator). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai tukar, jumlah uang beredar dan Taiwan Index (TAEIX) secara simultan mempengaruhi Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia selama periode 2010-2013. Secara parsial, nilai tukar dan Taiwan Index (TAIEX) berpengaruh signifikan terhadap Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, sedangkan jumlah uang beredar tidak berpengaruh signifikan terhadap Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia selama periode 2010-2013. Kata Kunci : Nilai Tukar, Jumlah Uang Beredar, Taiwan Index (TAIEX), IHSG

Page 6 of 15 | Total Record : 150