cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
Kiat Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Ilmiah Fakultas Ekonomi
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
EFEKTIFITAS SISTEM PENYAMPAIAN SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN (PPh) MELALUI e-FILING DI KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PAJAK JAWA TENGAH II Haris, Abdul; ., Istifah
Kiat Bisnis Vol 6, No 1 (2015): KIAT BISNIS VOL 6 NO 1 Juni 2015
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the biggest sources of state revenue derived from the tax sector. Tax revenue is used to finance government expenditures, construction, as well as to improve the welfare of the community through increased public facilities. In order to improve the quality of the tax service to taxpayers, Direktort General tax reform in the field of tax administration, namely in the framework of the implementation of the type of service delivery and the delivery of the Notice to the Annual Tax Extension and conducted electronically through the online system or so-called e-filing. With the implementation of this system, the delivery of the Notice is expected to be more effective and efficient. The purpose of this study is to measure how the effectiveness of the delivery system of annual income tax returns via e-filing in the Office of the Directorate General of Taxation, Central Java II. This study used qualitative methods. Data was collected through interviews, documentation, and literature study. The level of effectiveness of the delivery system through the Annual Income Tax e-filing is measured in two ways: using the ratio of effectiveness, and comparing the number of individual taxpayers registered with the number of individual taxpayers who use the e-filing. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of e-filing in 2013 is classified in the category are not effective with effectiveness ratio of 0.21% and the ratio between the number of individual taxpayers registered with that use e-filing by 0.12%.. Keywords : effectiveness, Notice, e-filing
SIKAP DAN NIAT AKUNTAN TERHADAP INTERNALISASI INFORMASI LINGKUNGAN DALAM SISTEM AKUNTANSI PERUSAHAAN: STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEJ ., Susyanti
Kiat Bisnis Vol 5, No 5 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 5 Desember 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kerusakan atau penurunan kualitas lingkungan hidup telah menjadi sorotan para ahli lingkungan hidup di seluruh dunia. Hal ini seharusnya menjadi tanggung jawab semua pihak atau kalangan, termasuk para akuntan. Akuntansi sebagai alat pertanggungjawaban memiliki fungsi sebagai alat kendali terhadap aktivitas suatu unit usaha. Para akuntan dapat melakukan internalisasi atau memasukkan informasi lingkungan berupa angka-angka yang berkaitan dengan biaya-biaya lingkungan yang dapat mencegah kemungkinan terjadinya dampak kerusakan atau penurunan kualitas lingkungan hidup.             Dalam proses upaya tersebut, penelitian ini bertujuan ingin mengetahui bagaimana sikap dan niat para akuntan terhadap internalisasi informasi lingkungan dalam sistem akuntansi perusahaan tempat para akuntan bekerja. Sesuai dengan teori perilaku yang direncanakan (theory of planned behavior), niat para akuntan dapat dipengaruhi oleh norma-norma subyektif, sikap, dan kontrol keperilakuan persepsian terhadap informasi akuntansi lingkungan.Keyakinan para akuntan perusahaan atas cost dan benefit dari pengakuan biaya-biaya lingkungan merupakan ekspektasi normatif dari pihak lain (normative beliefs). Semakin menyenangkan suatu norma subjektif yang dirasakan akuntan akan mampu membentuk tindakan atau perilaku yang diinginkan. Dan apabila sikap terhadap pengakuan biaya-biaya lingkungan merupakan hasil dari keyakinan terhadap cost dan benefit dari pengakuan biaya-biaya lingkungan yang kemudian menjadi sikap terhadap perilaku tersebut. Semakin tinggi tingkat keyakinan terhadap cost dan benefit dari pengakuan biaya-biaya lingkungan yang menjadi sikap terhadap perilaku akuntan, maka semakin kuat niat akuntan tersebut untuk melaksanakan tindakan menerapkan akuntansi lingkungan dalam perusahaannya.Namun apabila dikaitkan dengan kontrol keperilakuan persepsian akuntan terhadap kemudahan internalisasi biaya-biaya lingkungan, maka semakin besar niatan untuk melakukan perilaku internalisasi biaya-biaya lingkungan. Kata Kunci:     akuntansi lingkungan, biaya lingkungan, internalisasi, theory of planned behavior, behavioral beliefs, normative beliefs, control beliefs
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN MAKRO EKONOMI TERHADAP BETA SAHAM SYARIAH PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX Sulestari, Endang; Jati, Agung Nugroho
Kiat Bisnis Vol 5, No 4 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 4 Juni 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh karakteristik perusahaan dan makro ekonomi terhadap beta saham syariah pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) selama 2006-2013. Variabel-variabel yang diteliti adalah net profit margin, current ratio, debt to total assets, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel independen berpengaruh terhadap beta saham syariah. Secara parsial, net profit margin, suku bunga, dan debt to total assets berpengaruh terhadap beta saham syariah, sedangkan current ratio dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap beta  saham syariah. Kata kunci:     beta saham syariah, net profit margin, current ratio, debt to total assets, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi
PENGARUH KUALITAS AUDIT TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (MANAJEMEN LABA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING) Nugrahani, Cahaya
Kiat Bisnis Vol 5, No 4 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 4 Juni 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk membuktikan secara empiris adanya pengaruh kualitas audit terhadap praktik manajemen laba, untuk membuktikan adanya pengaruh manajemen laba terhadap nilai perusahaan, selain itu juga untuk membuktikan adanya pengaruh kualitas audit terhadap nilai perusahaan dengan manajemen laba sebagai variabel intervening . Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007 - 2010. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 73 perusahaan yang menjadi sampel. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda dan analisis jalur untuk hipotesis ketiga. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel kualitas audit tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap manajemen laba secara individual. Sedangkan pengaruh manajemen laba terhadap nilai perusahaan, diterima karena terbukti variabel Discretionnary Accruals berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan.  Keywords : Manajemen laba, Nilai perusahaan, Kualitas Audit, Leverage, Size.
MEMUASKAN KONSUMEN MELALUI PENYEIMBANGAN PEMASARAN INTERNAL DAN PEMASARAN EKSTERNAL Hari, Abdul Hadi
Kiat Bisnis Vol 5, No 5 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 5 Desember 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Everyone in the organization is a consumer, and internal consumer should get service and like a job, before they can effectively serve the end consumer. A process of satisfying consumers focused exclusively on the creation of an external customer satisfaction based on competencies derived from internal marketing. Consumer satisfaction can be obtained through internal marketing mix includes; product, price, communication and distribution. Internal marketing is a holistic management process that integrates the various functions of the organization to ensure that all elements of the organization to understand its activities aimed to satisfying internal and external consumer.Keywords : Consumer, satisfaction, internal marketing
ANALISIS ASSESSMENT SALES RATIO (ASR) SEBAGAI ALAT PENILAI KUALITAS NILAI JUAL OBYEK PAJAK (NJOP) Prasetyo, Jarot; Sholeh, Taufiq
Kiat Bisnis Vol 6, No 1 (2015): KIAT BISNIS VOL 6 NO 1 Juni 2015
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian NJOP untuk pengenaan PBB bisa saja lebih tinggi atau lebih rendah dari nilai pasar. Penetapan NJOP yang under assessment menunjukkan adanya potensi penerimaan negara yang belum tergali secara maksimal. Penentuan NJOP yang over assessment dapat memicu gejolak sosial di masyarakat yang secara jangka panjang juga akan mengganggu proses penerimaan pajak dari sektor PBB. Oleh karena itu, diperlukan kontrol dalam penentuan NJOP agar selalu pada tingkat yang mendekati nilai pasar sehingga dapat diterima oleh semua pihak. Penentuan NJOP juga perlu memperhatikan pemenuhan asas keadilan. Distribusi keadilan dalam penetapan PBB khususnya mensyaratkan properti dengan nilai pasar yang sama ditentukan NJOPnya pada tingkat yang sama pula. Keadilan lainnya adalah terpenuhinya kesamaan nilai rasio antara NJOP dengan harga pasar pada objek pajak bernilai tinggi dan objek pajak bernilai rendah. Analisis Asssessment Sales Ratio (ASR) merupakan salah satu metode untuk menguji kualitas NJOP di suatu wilayah. Analisis ini dilakukan dengan memperbandingkan NJOP terhadap harga transaksi yang mengindikasikan nilai pasar wajar, dimana sesuai dengan amanat Undang-Undang PBB bahwa nilai pasar wajar merupakan dasar penentuan NJOP. Kemudian dari hasil ini dapat dikembangkan lagi untuk mengukur tingkat akurasi penetapan, tingkat keseragaman (keadilan horisontal), dan tingkat keadilan vertikal. Analisis Assessment Sales Ratio(ASR) mampu memberi masukan dalam rangka memaksimalkan potensi penerimaan negara dengan tidak mengesampingkan pemenuhan keadilan bagi wajib pajak. Keywords : Pajak, NJOP, PBB, penilaian NJOP, Asssessment Sales Ratio, ASR
FAIR VALUE DAN POTENSI FRAUD Nugrahani, Cahaya
Kiat Bisnis Vol 5, No 5 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 5 Desember 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian yang mendasarkan diri pada historical cost telah banyak kehilangan relevansinya dalam mengukur realitas ekonomi, karena historical cost hanya mengukur transaksi yang sudah selesai, tidak bisa mengakui perubahan nilai riil yang terjadi. Dengan kondisi pasar yang makin dinamis dan berkembang sangat cepat, konsep historical cost dianggap tidak cocok lagi, tidak relevan, karena tidak mencerminkan nilai pasar yang sebenarnya. Sebagai gantinya munculah konsep fair value, yang diberlakukan IFRS untuk semua standar yang telah dikeluarkan. Sebagai mana diketahui, fair value memiliki keunggulan bahwa laporan keuangan menjadi lebih relevan untuk dasar pengambilan keputusan, laporan keuangan dapat di perbandingkan, dan informasi mendekati keinginan pemakai laporan keuangan. Berbagai kemungkinan dapat terjadi dalam pengukuran nilai wajar. Hal ini dikarenakan nilai wajar tidak berdasarkan pada bukti historis, namun didasarkan pada seberapa bernilainya aset (liabilitas) pada saat pelaporan. Tidak adanya bukti historis ini (kecuali untuk pendekatan pasar yang observable), merupakan suatu celah untuk dilakukannya fraud. Entitas biasanya cenderung untuk meningkatkan nilai aset dan pendapatannya atau menurunkan nilai liabilitas dan biayanya. Oleh karena itu, penggunaan nilai wajar merupakan suatu tantangan baru bagi profesi jasa penilai dan auditor. Keywords : fair value,historical costs, fraud
PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN TERHADAP SENJANGAN ANGGARAN DENGAN AIMETRI INFFORMASI, KOMITMEN ORGANISASI DAN KEJELASAN SASARAN ANGGARAN SEBAGAI VARIABEL MODERATING Hariyanti, Tutik; Kuntaryanto, Oki
Kiat Bisnis Vol 5, No 4 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 4 Juni 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggaran terhadap senjangan anggaran dengan asimetri informasi, komitmen organisasi dan kejelasan sasaran anggaran sebagai pemoderasi dalam penyusunan APBDesa pada pemerintah desa di Kecamatan Jogonalan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 60 responden perangkat desa yang ada pada 18 pemerintahan desa di Kecamatan Jogonalan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara partisipasi anggaran terhadap senjangan anggaran dengan asimetri informasi, komitmen organisasi dan kejelasan sasaran anggaran sebagai pemoderasi baik secara simultan maupun parsial. Teknis analisis data menggunakan uji simultan (Uji F), uji analisis regresi sederhana dan Moderated Regression Analysis (MRA). Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa 1) secara simultan partisipasi anggaran dengan asimetri informasi, komitmen organisasi dan kejelasan sasaran anggaran sebagai pemoderasi berpengaruh terhadap senjangan anggaran; 2) partisipasi anggaran berpengaruh terhadap senjangan anggaran; 3) asimetri informasi memoderasi pengaruh partisipasi anggaran terhadap senjangan anggaran; 4) komitmen organisasi memoderasi pengaruh partisipasi anggaran terhadap senjangan anggaran; 5) kejelasan sasaran anggaran tidak memoderasi pengaruh partisipasi anggaran terhadap senjangan anggaran.  Kata Kunci :    partisipasi anggaran, asimetri informasi, komitmen organisasi, kejelasan sasaran anggaran dan senjangan anggaran
PERAN MOTIVASI, PERSEPSI, PEMBELAJARAN DAN SIKAP TERHADAP PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN Hari, Abdul Hadi
Kiat Bisnis Vol 5, No 4 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 4 Juni 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengambilan keputusan konsumen merupakan proses perilaku yang digunakan untuk memilih produk atau jasa yang akan dikonsumsi. Pengambilan keputusan konsumen saat ini relatif komplek karena memerlukan proses perilaku yang lain seperti motivasi, persepsi, pembelajaran dan sikap. Model pengambilan keputusan generik memiliki beberapa kelemahan yaitu konsumen dalam melakukan pemecahan masalah aktual jarang mengikuti alur rangkaian linier dan memerlukan interaksi reciprocal dari sejumlah proses kognitif konsumen. Model pengambilan keputusan kognitif sebagai reaksi atas kelemahan model pengambilan keputusan generik. Keywords : Motivasi, persepsi, pembelajaran, sikap, kognisi, pengambilan keputusan konsumen
PENGARUH EFEKTIVITAS PENANGGULANGAN KENDALA-KENDALA PEMASARAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN KLATEN IKK KARANGANOM Haris, Abdul; ., Warjanik
Kiat Bisnis Vol 5, No 4 (2014): KIAT BISNIS VOL 5 NO 4 Juni 2014
Publisher : Kiat Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penanggulangan kendala-kendala pemasaran terhadap loyalitas pelanggan PDAM Kabupaten Klaten IKK Karanganom.Metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah  metode deskriptif. Metode untuk mengumpulkan data dengan angket, interview dan observasi. Dalam penelitian ini diambil 50 orang pelanggan PDAM Klaten IKK Karanganom sebagai sampel. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel bebas (X) yaitu evektifitas penanggulangan kendala-kendala pemasaran dan variabel terikat  (Y)  yaitu  loyalitas  pelanggan.  Teknik  analisis  data  dengan  analisis  korelasi  Product Moment. Dari hasil analisis pembuktian hipotesis dengan uji t diperoleh  Nilai t hitung 4,88 yang lebih besar dari t tabel 2,021 maka hipotesis altenatif diterima (HA  ≠ 0) dan Ho = o ditolak pada taraf signifikansi 0,05, kesimpulannya hipotesis dapat diterima atau terbukti bahwa ada pengaruh antara efektivitas penanggulangan kendala-kendala pemasaran terhadap loyalitas pelanggan PDAM Kabupaten Klaten IKK Karanganom.   Keywords : efektivitas penanggulangan kendala pemasaran, loyalitas kerja

Page 7 of 15 | Total Record : 150