cover
Contact Name
persona
Contact Email
jurnalpersona@untag-sby.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpersona@untag-sby.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Persona: Jurnal Psikologi Indonesia
ISSN : 23015985     EISSN : 26155168     DOI : -
Persona: Jurnal Psikologi Indonesia is a peer-reviewed journal, published by Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Persona Journal was first published in 2012. At first this journal was published three times a year. Starting in 2017 this journal is only published twice a year, in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 03 (2014)" : 10 Documents clear
Hubungan Antara Keterbukaan Terhadap Pengalaman dan Efikasi Diri dengan Kreativitas Putra, Paksi Caponti; Pratitis, Niken Titi
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.409

Abstract

Intisari. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara keterbukaan terhadap pengalaman dan efikasi diri dengan kreativitas dengan melibatkan 105 mahasiswa fakultas sastra di Universitas 17 Agustus Surabaya (78 mahasiswa bahasa Inggris dan 27 mahasiswa bahasa Jepang). Alat ukur yang digunakan antara lain skala kreativitas (berdasarkan teori Psiko Komponen Suharnan), skala keterbukaan terhadap pengalaman, dan skala efikasi diri.Hasilnya menunjukkan bahwa keterbukaan terhadap pengalaman dan efikasi diri berkorelasi secara signifikan dengan kreativitas di mana nilai F sebesar 55,353 pada nilai p sebesar 0,000 (p < 0,01). Koefisien determinasi sebesar 0,520, sehingga hal ini berarti kedua variabel bebas (keterbukaan terhadap pengalaman dan efikasi diri) memberikan sumbangan efektif secara bersama-sama sebesar 52% kepada variabel terikat (kreativitas). Prosentase determinasi menunjukkan bahwa efikasi diri lebih memberikan sumbangan efektif (46,332%) daripada keterbukaan terhadap pengalaman (5,714%).Kata Kunci: Kreativitas, keterbukaan terhadap pengalaman, efikasi diri 
Hubungan Antara Kematangan Emosi Dan Percaya Diri Dengan Penyesuaian Sosial Kristianawati, Eli; Djalali, M As'ad
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.414

Abstract

Intisari, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan percaya diri dengan penyesuaian sosial. Subyek penelitian siswa kelas V SD Kristen Petra 5 sebanyak 106 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara kematangan emosi dan percaya diri terhadap penyesuaian sosial  (F = 37,310 pada p = 0,000); Secara parsial diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kematangan emosi dengan penyesuaian sosial (t = 5,715 pada p = 0,000) dan percaya diri mempunyai hubungan positif yang signifikan dengan penyesuaian sosial (t = 2,053 pada p = 0,043).Kata kunci      : penyesuaian sosial, kematangan emosi, dan  percaya diri
Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dan Religiusitas Dengan Agresivitas Remaja Anggota Perguruan Pencak Silat Di Bojonegoro Hafid, Abdul; Muhid, Abdul
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.410

Abstract

Instisari : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orang tua dan religiusitas dengan agresivitas remaja anggota perguruan pencak silat di Bojonegoro. Subyek penelitian adalah 95 remaja yang berada di Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Instrumen yang dipergunakan adalah skala dukungan sosial orang tua, skala religiusitas, dan skala agresivitas. Skala dukungan sosial orang tua terdiri dari 39 aitem dengan  , skala religiusitas terdiri dari 40 aitem dengan  , dan skala agresivitas terdiri dari 54 aitem dengan  Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara dukungan sosial orang tua dan religiusitas secara bersama-sama tidak ada hubungan yang signifikan dengan agresiv, yang ditunjukkan dengan harga F = 1,041 dan p=0,357 (p>0,005). Hasil analisis korelasi secara parsial menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan perilaku agresivitas, yang ditunjukkan dengan nilai rx1y = 0,114 dan p=0,270 (p>0,005).  Tidak ada hubungan antara religiusitas dengan agresivitas, yaitu dengan nilai rx1y = 0,130 dan p=0,208 (p>0,005). Dari Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial orang tua dan religiusitas dengan agresivitas remaja anggota perguruan pencak silat di Bojonegoro tahun 2014.Kata kunci : dukungan sosial orang tua, religiusitas, agresivitas.
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan Terhadap Perilaku Prososial Remaja Di SMP Santa Ursula Jakarta Dewi, Noorwindhi Kartika; Saragih, Sahat
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.415

Abstract

Intisari. Kemerosotan  moral merupakan masalah yang dihadapi Indonesia saat ini. Menipisnya perilaku prososial bukan saja terjadi pada orang dewasa namun juga pada remaja, oleh karena itu  pendidikan karakter penting  untuk diberikan kepada murid-murid sebagai upaya untuk mengatasi kemerosotan moral ini. Kurikulum 2013 dianggap sebagai kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan untuk mengatasi masalah karakter  generasi muda. Sebagai konsekuensi dari implementasi kurikulum ini, maka kegiatan kepramukaan diberlakukan sebagai ekstrakurikuler yang wajib diikuti murid. Alasannya adalah kegiatan kepramukaan mendidik karakter murid sehingga menjadi pribadi yang prososial dan cinta tanah air. Menanggapi hal ini, peneliti melakukan penelitian eksperimen untuk menguji pengaruh kegiatan kepramukaan terhadap perilaku prososial remaja di SMP Santa Ursula Jakarta.  Subyek penelitian terdiri dari kelompok eksperimen (N=34) dan kelompok control (N=34). Kelompok eksperimen diberi treatment berupa kegiatan kepramukaan sebanyak 11 kali pertemuan, sedangkan kelompok control tidak diberi perlakuan. Sesudah treatment dilakukan, kedua kelompok diukur perilaku prososialnya dengan menggunakan kuesioner berisi pernyataan-pernyataan tentang perilaku prososial. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan sangat signifikan antara perilaku prososial kelompok eksperimen dengan kelompok control.  Rata-rata perilaku prososial kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok control. Aspek-aspek perilaku prososial juga diuji dalam penelitian ini. Perilaku menolong, berbagi dan memberi penguatan, mempertimbangkan hak dan kesejahteraan orang lain, menghargai dan kompromi memberi hasil berbeda sangat signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok control.  Rata-rata perilaku di aspek-aspek ini untuk kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok control. Perilaku dermawan berbeda signifikan, kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok control. Sedangkan rerata perilaku jujur dan bekerjasama menunjukkan tidak ada perbedaan antara kedua kelompok.Kata kunci: perilaku prososial, kegiatan kepramukaan
Hubungan Antara Konsep Diri Dan Internal Locus Of Control Dengan Kematangan Karir Siswa SMA Pratama, Beny Dwi; Suharnan, Suharnan
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.411

Abstract

Intisari, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dan internal locus of control dengan kematangan karir pada siswa SMA YPM 2 Sukodono Sidoarjo. Subyek penelitian adalah siswa kelas X dan kelas XI SMA YPM 2 Sukodono Sidoarjo tahun pelajaran 2013/2014. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah populasi sebanyak 118 siswa. Data dikumpulkan melalui skala konsep diri yang dikemukakan Brooks & Emmert (2004), skala internal locus of control yang dikemukakan Rotter (2011), skala kematangan karir yang dikemukakan oleh super (2013). Analisis data menggunakan teknik regresi ganda dan korelasi. Hasil analisi regresi diperoleh F hitung 10,761 dengan signifikansi 0,000 < 001, dapat disimpulkan ada hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dan internal locus of control dengan kematangan karir siswa. Dari hasil analisis korelasi antara konsep diri dengan kematangan karir  diperoleh r = 0,033 dan taraf signifikan 0,736 > 0,01, tidak terdapat hubungan antara konsep diri dengan kematangan karir siswa. sedangkan korelasi antara internal locus of control dengan kematangan karir diperoleh r = 0, 392 dan taraf signifikan 0,000 < 0,01, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara internal locus of control dengan kematangan karir siswa. Sedangkan sumbangan efektif antara konsep diri dan internal locus of control terhadap kematangan karir siswa sebesar 15,3%, sedangkan sisanya sebesar 74,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.Kata Kunci : Konsep Diri, Internal Locus of Control, Kematangan Karir
Korelasi Motivasi Berprestasi Dan Kepemimpinan Transformasional Dengan Komitmen Organisasi Pengurus Pondok Pesantren Wardianto, M; Hendrati, Fabiola
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.416

Abstract

Intisari: Pengelolaan sumber daya manusia di pesantren yang mengedepankan sistem kaderisasi cukup rentan mengalami tingginya turnover yang mengakibatkan terputusnya regenerasi kepengurusan. Salah satu faktor internal yang bisa ditingkatkan di lingkungan pesantren adalah motivasi berprestasi pengurus ponpes, sedangkan variabel eksternal yang bisa dibentuk adalah kepemimpinan transformasional seorang pengasuh ponpes. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan motivasi berprestasi dan kepemimpinan transformasional dengan komitmen organisasi pengurus pondok pesantren. Subyek pada penelitian ini adalah pengurus ponpes Ngalah, Purwosari Kabupaten Pasuruan. Hasil analisa data didapatkan bahwa secara simultan kedua variabel X tidak berkorelasi dengan Y. Secara parsial, variabel motivasi berprestasi berkorelasi positif dengan komitmen organisasi (p = 0,020), sedangkan variabel kepemimpinan transformasional tidak berkorelasi (p = 0,737).Keywords: Motivasi Berprestasi, Kepemimpinan Transformasional, Komitmen Organisasi 
Hubungan Antara Penerimaan Orang Tua dan Konsep Diri Dengan Motivasi Berprestasi Pada Anak Slowlearner Suwaji, Ika; Setiawan, Yamin
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.417

Abstract

Intisari. Tujuan Penelitian ini untuk dapat mengetahui apakah ada hubungan antara penerimaan orang tua dan konsep diri dengan motivasi berprestasi pada anak slowlearner. Subyek penelitian ini adalah slowlearner berjumlah 70 orang.Analisis data menggunakan analisis regresi ganda dengan menggunakan SPSS 16 for windows diperoleh F = 16,113; p = 0,000 < 0,05. Berarti  ada hubungan yang signifikan antara penerimaan diri orang tua dan konsep diri secara bersama-sama dengan motivasi berprestasi. Jadi hipotesis yang diajukan terbukti, sementara R Square sebesar 0,466. Hal ini bermakna bahwa variabel penerimaan orang tua dan konsep diri memberikan sumbangan sebesar 46,6 % terhadap perubahan variabel motivasi berprestasi. Artinya masih terdapat 53,4 % variable lain yang tidak terukur dalam penelitian ini yang dapat memberikan pengaruh perubahan variabel motivasi berprestasi.Kata kunci: konsep diri, motivasi berprestasi, slowlearner.
Pengaruh Experiential Learning Terhadap Kepercayaan Diri Dan Kerjasama Tim Remaja Widyaningtyas, Diva; Farid, M
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.413

Abstract

Intisari. Penelitian ini akan mengkaji pengaruh Experiential learning terhadap kepercayaan diri dan kerjasama tim remaja. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan pada siswa VII MTs. Babussalam Kalibening Mojoagung Jombang dengan jumlah subyek 60 orang siswa. Pengumpulan data untuk mengungkap kepercayaan diri menggunakan skala kepercayaan diri dan kerjasama tim ukur dengan skala kerjasama tim, sedangkan Experiential learning diberikan sebagai treatmen pada kelompok eksperimen. Analisis data untuk variabel kepercayaan diri dilakukan dengan analisis Mann-Whitney karena data variabel ini tidak homogen dan analisis untuk variabel kerjasama tim dilakukan dengan uji-t student. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kepercayaan diri antara kelompok eksperimen yang mendapat treatment Experiential learning dengan kelompok kontrol yang tidak mendapat treatment pretest-post test  (z = -2,537 ; p =0,011). Pada kerjasama tim ada perbedaan kerjasama tim antara kelompok eksperimen yang mendapat treatment Experiential learning dengan kelompok kontrol yang tidak mendapat treatment pretest-post test (t = 3,009 ; p. = 0,002). Hasil tersebut menunjukkan bahwa Experiential learning berpengaruh terhadap kepercayaan diri dan kerjasama tim  remaja.Kata kunci: Experiential learning, Kerpercayaan diri, dan Kerjsama Tim
Perbedaan Motivasi Belajar dan Kepercayaan Diri Antara Siswa Low Class dengan Siswa Potential Class Sayekti, Sri; Suroso, Suroso
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.418

Abstract

Intisari. Tujuan utama penelitian adalah: 1) untuk menentukan perbedaan antara motivasi belajar siswa kelas rendah dan kelas potensial, 2) untuk menentukan perbedaan antara kepercayaan diri siswa kelas rendah dan potensi siswa kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Waru Sidoarjo 100 siswa yang terdiri dari 50 siswa kelas rendah dan 50 siswa kelas potensial, dengan teknik pengambilan sampel proporsional stratified random sampling (pemilihan didasarkan pada kelompok mata pelajaran dan tingkatan kelas penelitian tujuan, dengan cara acak melalui undian). Analisis ini digunakan untuk melihat perbedaan motivasi dan kepercayaan diri antara siswa dan kelas rendah dan kelas potensial dengan menggunakan t-Test. Berdasarkan hasil analisis, perbedaan antara siswa motivasi belajar kelas rendah dan potensi siswa kelas diperoleh hasil t (-6129) <t tabel (-1.984), dengan sig. 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan antara motivasi belajar kelas rendah siswa dan potensi siswa kelas, yang berarti motivasi siswa potensial class (rata-rata = 269,92) lebih tinggi daripada motivasi siswa kelas rendah (rata-rata = 237, 88). Demikian pula, berdasarkan analisis, perbedaan kepercayaan diri antara siswa kelas rendah dan kelas potensial diperoleh hasil t (-4770) <t tabel (-1.984), dengan sig. 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan antara siswa percaya diri kelas rendah dan potensi siswa kelas, yang berarti siswa percaya diri potensi kelas (rata-rata = 185,56) lebih tinggi dari rasa percaya diri yang rendah siswa kelas (rata-rata = 169,00).Kata kunci: Kelas rendah, kelas potensial, motivasi belajar, percaya diri
Persepsi Terhadap Kualitas Calon Legislatif (Caleg), Dan Kepercayaan Politik (Political trust) dengan Partisipasi Politik. Handaningrum, Rohana; Rini, Rr. Amanda Pasca
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 03 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v3i03.1578

Abstract

Abstract. This study aims to determine the relationship of perception of the quality of candidates and political trust with political participation. The population in this study were students at the University August 17, 1945 Surabaya who already have the right to vote or voting rights (age> 17 years or married). While the sample in this study was 150 students, with incidental sampling method. The results of this study were analyzed using multiple regression analysis and resulted in: 1) The relationship between perceptions of quality candidates (candidates) and political beliefs (political trust) with political participation, the value of F = 1.056 with a significance level of 0.351> 0.05. It can be concluded that this hypothesis is rejected or not proven, that means there is no significant relationship between perceptions of quality candidates (candidates) and political beliefs (Political Trust) with Political Participation. 2) partial test results perceptions of the quality of candidates (X1) with political participation, the value of t = 0.297 and 0.767 significance level> 0.05. This suggests that partial perception of the quality factor candidates (candidates) (X1), there was no significant relationship to political participation (Y). It can be concluded that this hypothesis is not proven or rejected. 3) The results of the partial test of political beliefs (political trust) (X2) with political participation, the value of t = -1.424 and a significance level of 0.157> 0.05. This suggests that partial political trust factor (X2) there is no significant relationship to political participation (Y). value of R Square (R2) of 0.14. R Square value of 0.14 indicates the percentage contribution of the effect of independent variables (perception of the quality of candidates and political beliefs) on the dependent variable (political participation) only by 1.4%, while the remaining 98.6% is influenced by other variables not variables included in the study. Keywords : Perception of the quality of candidates, Political trust, Political participation.

Page 1 of 1 | Total Record : 10