cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Product Design
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal S1 FSRD Home Information for Author Template of Journal Editorial Board Contact Information User Username Password Remember me Journal Content Search Browse By Issue By Author By Title Other Journals Font Size Make font size smaller Make font size default Make font size larger Information For Readers For Authors For Librarians Home > Product Design Product Design The Product Design section of ITB Undergraduate Journal of Visual Art and Design welcomes orginal articles exploring creative works and/or research in the area of product design. It focuses, but not limited to, any creative ideas and pratical knowledge as results fromplanning and developing 3-dimensional mass-produced goods such as transportation, furniture, consumer goods, medical devices, and interactive products among others.
Arjuna Subject : -
Articles 107 Documents
Pengembangan Instrumen Musik Sebagai Sarana Terapi Anak ADHD -, Hairunnas; Handojo, Oemar
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

ADHD adalah kelainan yang cukup sering terjadi di Indonesia. Terapi musik adalah terapi yang menggunakan rangsangan suara untuk meningkatkan kualitas fisik dan mental anak. Konsistensi terapi pada anak dengan ADHD sangat bergantung pada orangtua yang juga berperan sebagai terapis bagi anaknya. Proyek ini mengembangkan sarana terapi yang dapat membantu konsistensi terapi, baik dengan dampingan terapis maupun orangtua, dengan menggunakan permainan cahaya interaktif dan suara untuk menarik perhatian anak dan mencegah kebosanan anak ketika melakukan terapi. Diharapkan bahwa produk yang didesain dapat menunjang terjadinya konsistensi terapi, memaksimalkan hasil dari terapi untuk anak ADHD agar memiliki tingkat konsentrasi yang baik.// //
ALAT EDUKASI MEMOTONG SAYURAN PADA ANAK USIA 6-10 TAHUN Sakiinah, Ummu; Piliang, Yasraf Amir
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Perangkat memotong sayuran untuk anak sebagai sarana edukasi memasak bagi anak bertujuan mendekatkan interaksi anak dengan bahan makanan melalui kegiatan masak, mengingat kegiatan masak berpengaruh positif terhadap perilaku makan anak. Anak masih memiliki kekurangan dalam skill dan teknik memasak, tapi seharusnya tidak menghalangi anak untuk memasak. Produk edukasi masak untuk anak disesuaikan dengan antropometri tubuh anak, dan juga karakteristik anak serta adanya pemasukan unsur yang menarik bagi anak juga dipertimbangkan. Kekhawatiran orangtua terhadap kemampuan anak dalam memasak dapat dibantu dengan adanya produk yang mengedukasi anak dalam memasak terutama kegiatan memotong untuk dilakukan dalam rangkaian kegiatan memasak bersama orang tua dengan lebih menyenangkan.// //
PETA TAKTIL INTERAKTIF UNTUK KEGIATAN WAYFINDING TUNANETRA Pradipta, Ezra; Sriwarno, Andar Bagus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Tanpa pengelihatan yang berfungsi untuk menyatukan informasi spasial, tunanetra mengalami kesulitan untuk dapat melakukan wayfinding.Dampaknya adalah rasa takut, disorientasi dan mencegah tunanetra untuk bepergian ke tempat asing tanpa pendamping. Penelitian dilakukan untukmengeksplorasi peta taktil interaktif sebagai sarana untuk berbagi rute dan merencanakan perjalanan ke rute asing pada tunanetra. Artikel inimemaparkan proses desain sistem peta taktil yang dikembangkan beserta gagasan akan kemungkinan aplikasi teknologi pada produk.// //
RANCANGAN PRODUK INTERAKTIF SEBAGAI MEDIUM PENINGKATAN AKTIVITAS SOSIALISASI UNTUK MEREDAM STRES DI LINGKUNGAN KERJA Kusumawardhani, Sabila; Syarief, Achmad
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Perkembangan ekonomi Indonesia yang cukup pesat, mendorong semakin ekstensifnya kualitas dan kuantitas kerja. Hal tesebut dapat memicu peningkatan stres di ruang kerja, sehingga lambat laun dapat berpengaruh terhadap kondisi fisik dan mental seseorang. Oleh karena itu, upaya meredakan stres melalui pengalihan rutinitas kerja dalam bentuk realaksasi, olahraga ringan, dan bersosialisasi dengan orang lain menjadi sesuatu yang sangat penting, tidak hanya bagi individu pekerja namun juga bagi kelompok, keluarga, dan masyarakat dimana individu tersebut berada. Berdasarkan premis bahwa upaya meredakan stres dapat berjalan bersamaan dengan dorongan individu untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dalam lingkungan ruang kerja, dalam proyek Tugas Akhir Desain Produk ini direncanakan dan dirancang alat pereda stres yang sekaligus berfungsi sebagai medium sosialisasi antar individu. Produk dirancang untuk memicu kegiatan sosialisasi melalui fungsi permainan cahaya sehingga diharapkan dapat menciptakan kondisi lingkungan kerja yang lebih ramah, menyenangkan, serta meningkatkan peran sosialisasi sebagai bentuk pengalih rutinitas kerja. Dengan meningkatnya iklim komunikasi antar pekerja dan terciptanya kondisi lingkungan kerja yang lebih nyaman, maka kondisi stres akibat kerja diharapkan dapat diminimalisir.// //
PENERAPAN TEKNOLOGI KONTROL PEMATANGAN PISANG PADA PENYIMPANAN SKALA INDUSTRI DENGAN MATERIAL BAMBU Islamia, Hana Cahya; Larasati, Dwinita
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Buah pisang saat ini tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk buah saja tapi banyak pengusaha yang menggunakan pisang sebagai bahan dasar untuk dijadikan makanan olahan. Sedangkan, kualitas buah pisang dipengaruhi oleh kondisi penyimpanannya. Karena kondisi penyimpanan yang buruk, industri pengolah pisang banyak mengalami kerugian, karena pisang sudah busuk sebelum diolah. Sementara itu, di Lab Genetika SITH ITB sedang dikembangkan teknologi yang dapat mengontrol kematangan buah pisang. Oleh karena itu, dilakukan penelitian desain produk/industri untuk penerapan teknologi kontrol pematangan untuk mengurangi kerugian pisang busuk sebelum diolah. Studi yang dilakukan diantaranya adalah studi aktivitas penyimpanan pisang, studi material yang digunakan dan studi aplikasi teknologi. Berdasarkan studi yang dilakukan, disimpulkan bahwa material bambu dapat digunakan sebagai penyimpanan pisang dengan menerapkan teknologi kontrol pematangan. Material bambu merupakan material yang murah dan tahan lama, dan dapat diolah menjadi material yang diperlukan teknologi kontrol pematangan, sehingga cocok untuk penyimpanan skala industri. Selain itu pemakaian bambu sebagai material utama dapat memberdayakan UKM lokal dalam pengolahan dan produksi produk bambu.// //
SARANA ANGKUT DENGAN SISTEM FOLDABLE TROLLEY PADA SEPEDA MOTOR Hiswara, Gilang Dana; Pasaribu, Martinus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Sepeda motor merupakan jenis kendaraan yang populer di Iindonesia, seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, spesifikasi sepeda motor juga meningkat. Hal ini kemudian mengakibatkan sepeda motor memiliki fungsi alternatif, yang pada dasarnya untuk penggunaan maksimal dua orang penumpang menjadi untuk angkutan barang, karena memang spesifikasi motor saat ini juga mendukung untuk mengangkut barang khususnya untuk keperluan niaga. Salah satu masalah dari fenomena ini adalah pada umumnya sarana-sarana angkut tambahan pada sepeda motor hanya menitikberatkan pada kapasitas barang yang dapat dibawa bukan bagaimana alur kerja dan ergonomi untuk penggunanya, khususnya untuk penggunaan dengan frekuensi tinggi seperti dalam kegiatan berniaga. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan potensi pengembangan desain sebuah produk yang betul-betul sesuai kebutuhan para calon penggunanya dan diharapkan dapat meningkatkan dalam aktivitasnya berniaga.// //
ANALISIS PROFIL ALUMNI DESAIN PRODUK DALAM RELASINYA DENGAN PENDIDIKAN DAN KEPROFESIAN DESAIN PRODUK DI INDONESIA (STUDI KASUS ITB ANGKATAN 2001 – 2008) Ardista, Aulia; Piliang, Yasraf Amir
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Saat ini usia desain produk di Indonesia sudah mencapai 42 tahun. Desain Produk ITB sebagai institusi pendidikan desain produk pertama di Indonesia berperan besar dalam membentuk desainer produk Indonesia. Namun belum pernah dilakukan studi khusus mengenai profil alumni Desain Produk ITB. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas sistem yang selama ini berjalan dan mengetahui timbal balik dari alumni yang sudah bekerja. Lebih jauh lagi dapat ditarik kaitannya dengan perkembangan institusi pendidikan desain produk yang mulai marak dan juga keprofesian desain produk yang masih belum banyak dipahami masyarakat umum.
PENGEMBANGAN SELF-BALANCING BIKE Amethysta, Saphira Zahra; Joyodiharjo, Bismo Jelantik
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Sepeda disebut-sebut sebagai solusi sederhana dari berbagai permasalahan pelik dunia, salah satunya kemacetan. Lewat pelaksanaan Tugas Akhir ini, penulis mengambil salah satu fokus permasalahan, yaitu masih banyak pengguna yang belum bisa menggunakan sepeda walaupun sudah dewasa. Melalui hipotesis diasumsikan penyebabnya adalah seringnya hilang keseimbangan saat kayuhan awal, dan mayoritas dialami oleh perempuan, untuk membuktikan hipotesis ini kemudian dilakukan survey dengan mengambil lingkungan ITB sebagai sampel dan untuk mencari solusi, penulis meneliti prinsip gyroscope yang diterapkan pada Segway. Teorinya adalah memasang piringan sebagai flywheel, untuk lebih menstabilkan sepeda. Selain sisi teknologi, penelitian ini juga memfokuskan sisi ergonomi sepeda untuk perempuan.
Produk Observasi Interaktif untuk Sarana Introduksi Hewan di Kebun Binatang Anugrah, Anisa Prasyanientyas; Karya, Agus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Kebun binatang dan taman safari sebagai sebuah lembaga konservasi hewan, memiliki fungsi penting dalam melestarikan dan melindungi hewan, sekaligus menjadi sebuah wadah introduksi hewan liar untuk masyarakat sebagai sebuah keperluan pembelajaran dan edukasi yang aman dan sehat. Namun sebagai sebuah Lembaga konservasi. Lingkungan Kebun Binatang ,emjadi kehilagan fungsi edukasi dan interaksi dengan kurangnya sarana pendukung belajar untuk pengunjung.Melihat hal ini, dikembangkanlah sebuah produk sarana publik yang bisa menciptakan sebuah sistem interaksi secara keseluruhan yang dapat melibatkan semua pihak tanpa memicu efek negatif dari interaksi yang terjadi. Pengenalan hewan interaktif lewat pembelajaran secara observasi bagi pengunjung merupakan landansan pengembangan produk ini untuk membuat sebuah sudut pandang baru mengenal hewan secara personal.
PENGEMBANGAN DESAIN MAINAN ANAK SEBAGAI IDENTITAS DAN SARANA PENGENALAN MUSIK UNTUK ANAK-ANAK DI KAMPUNG AKUSTIK CICADAS Fajriani, Novi; Larasati, Dwinita
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Bermain dengan bermusik sebagai contohnya merupakan sebuah kebutuhan bagi anak untuk mengeksplorasi kreativitas alami dalam mengembangkan dirinya. Sebagai salah satu kampung kreatif , Kampung Akustik Cicadas belum memiliki identitas khusus sebagai kampung yang berhubungan erat dengan musik, baik identitas fisik maupun nonfisik dengan minimnya ruang publik terbuka dan sarana bermusik untuk anak-anak Cicadas sebagai salah satu permasalahannya. Berdasarkan analisis kondisi lapangan dan tinjauan pustaka, Kampung Akustik Cicadas membutuhkan alat musik yang dapat memunculkan identitas kreatif anak-anak Cicadas dalam bermusik dengan memanfaatkan ruang publik yang ada dengan metode tertentu.

Page 7 of 11 | Total Record : 107