cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Product Design
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal S1 FSRD Home Information for Author Template of Journal Editorial Board Contact Information User Username Password Remember me Journal Content Search Browse By Issue By Author By Title Other Journals Font Size Make font size smaller Make font size default Make font size larger Information For Readers For Authors For Librarians Home > Product Design Product Design The Product Design section of ITB Undergraduate Journal of Visual Art and Design welcomes orginal articles exploring creative works and/or research in the area of product design. It focuses, but not limited to, any creative ideas and pratical knowledge as results fromplanning and developing 3-dimensional mass-produced goods such as transportation, furniture, consumer goods, medical devices, and interactive products among others.
Arjuna Subject : -
Articles 107 Documents
DESAIN MENARA PAKAN SEBAGAI MEDIA PENGAYAAN (ENRICHMENT) REHABILITASI PRIMATA ARBOREAL Nugroho, Chandra Irawan Tri; DRSAS, Muhammad Ihsan
Product Design Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Objek Pengayaan Lingkungan (enrichment) satwa primata memiliki kebutuhan media yang berganti-ganti saat diberikan ke satwa, dengan maksud menghindari turunnya ketertarikan mereka pada proses pengayaan dan kemampuan adaptif dari jenis primata itu sendiri. Selain itu diperlukan objek di dalam kandang yang sesuai dengan habitat asli satwa sehingga memancing perilaku liarnya.Penyelesaian desain berdasar dari permasalahan perawat satwa terhadap proses meliarkan kembali satwanya yang difasilitasi dalam bentuk objek pengayaan (enrichment). Dengan Pusat Rehabilitasi Primata Jawa (PRPJ) sebagai studi kasus, merumuskan desain menara pakan yang membuat satwa primata aktif di tajuk pohon tertinggi sekaligus membantu perawat satwa memberi pakan dan pengayaan tanpa perlu masuk ke dalam kandang.Penelitian menganalisa kerja harian perawat satwa (keeper) dan analisa objek pengayaan berdasar kejaran naluri satwa yang ingin dimunculkan. Maka dengan itu memfokuskan pada pengayaan mencari makan (foraging) yang dimana memiliki manfaat pelatihan yang kompleks. Desain mendasarkan dari perilaku satwa primata PRPJ yang aktif di tajuk pohon yang tinggi. Kemudian pada proses rehabilitasi kontak manusia dan satwa sendiri perlu dikurangi secara bertahap. Untuk itu, melalui pendekatan peniruan bentuk jenis pohon yang terdapat di habitat satwa, menara pakan ditujukan membantu tugas pengelola satwa mempercepat proses adaptasi satwa primataPRPJ ke alam liar.
PENGEMBANGAN TENDA TAK SENTUH TANAH UNTUK PENJELAJAHAN HUTAN HUJAN TROPIS INDONESIA Gunita, Anindita Pradana; Nugraha, Adhi
Product Design Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan dengan ilklim tropik yang khas, yaitu hujan sepanjang tahun dan relatif teratur. Hal tersebut menyebabkan sebagian besar hutan alam di Indonesia termasuk dalam hutan hujan tropis. Kekayaan biodiversitas yang ada di dalam hutan hujan tropis Indonesia merupakan salah satu yang terkaya di muka bumi. Kondisi kontur medan, curah hujan, kelembaban tanah, kerapatan vegetasi, serta keberadaan binatang liar menjadi faktor-faktor yang dapat mengurangi tingkat kenyamanan dan keamanan dalam melakukan istirahat pada saat perjalanan penjelajahan sehingga perlu adanya sebuah pengembangan produk perlindungan / istirahat yang dirancang khusus untuk digunakan di medan hutan hujan tropis.
Produk Peredam Stres untuk Aktifitas Kantor bagi Wanita Karir dengan Stimulus Pada Indera Manusia Fatima, Anindi Maulidya; Piliang, Yasraf Amir
Product Design Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Dewasa ini, perubahan tatanan masyarakat dan tingginya tingkat ilmu pengetahuan mentransformasikan peran wanita sebagai pencari nafkah. Namun pada praktiknya, terdapat berbagai kendala yang dialami wanita dalam melakukan aktifitas di kantor, seperti terbatasnya ruang gerak dan lamanya waktu kerja. Keterbatasan ini meningkatkan stress yang memupuk dan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan dampak buruk bagi wanita karir. Stres yang dialami wanita karir tersebut dapat diminimalisir melalui beragam metode relaksasi yang dikemas dalam sebuah produk interaktif yang mudah digunakan. Persepsi menenangkan yang diciptakan oleh stimulus pada indera penglihatan, pendengaran, dan peraba didapat berdasarkan kajian psikologi dan tinjauan kepada wanita karir sebagai landasan data faktual dalam pengembangan produk
APLIKASI TEKNIK BORDIR PADA PRODUK FESYEN BERTEMAKAN BORDIR Dewi, Anindya
Product Design Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

dsfdsgdgdgd// //
Pengembangan Fasilitas Transpotasi Publik Dengan Desain Halte Dan Rambu Lalu Lintas Khusus Pada Halte Di Kota Bandung Aulia, Fakhrur Rozzie; Wahjudi, Deddy
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Sistem transportasi sangat berkaitan langsung dengan manusia dan lingkungan perkotaan. Pada sistem transportasi terdapat fasilitas publik yang menunjang kebutuhan manusia dalam proses bertransportasi. Halte, rambu jalan, dan trotoar merupakan fasilitas transportasi publik yang umum digunakan oleh pejalan kaki dan pengguna angkutan umum. Permasalahan pada prasarana transportasi perkotaan adalah tidak tersedia ruang yang cukup antara pejalan kaki dengan fasilitas publik yang tersedia. Halte merupakan tempat menunggu angkutan umum yang berguna untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Selain itu juga diperlukan sebuah rambu petunjuk dan rambu lalu lintas khusus pada halte yang berfungsi untuk kelancaran lalu lintas pada sarana dan prasarana transportasi.// //
PENGEMBANGAN PRODUK HELM SEPEDA DENGAN MATERIAL BAMBU UNTUK SARANA TUR SEPEDA PERDESAAN Studi Kasus: Tur Sepeda Perdesaan Spedagi di Desa Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah. Gunadi, Kurniawan; Nugraha, Adhi
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Indonesia memiliki potensi keragaman tanaman bambu yang melimpah. Didukung dengan kemampuan perajin lokal dalam mengolah bambu menjadi produk pakai. Indonesia memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang bisa mengolah bambu. Akan tetapi, produk yang dihasilkan saat ini kalah bersaing dengan produk modern disebabkan minimnya inovasi produk. Akibatnya nilai ekonomi bambu menjadi rendah di Indonesia.Padahal nilai ekonomi ini dapat ditingkatkan dengan pengembangan produk dengan fungsi dan proses yang lebih modern.Upaya pengembangan potensi bambu sangat banyak. Studi kasus dalam masalah ini mengangkat aktivitas tur Spedagi yang digagas oleh Singgih S. Kartono di Desa Kandangan dan sekitarnya. Aktivitas ini memfasilitasi pengembangan dan pemanfaatan potensi-potensi bambu yang berada disekitar masyarakat. Bambu dikembangan menjadi produk-produk baru seperti produk arsitektur dan sepeda yang sebelumnya dimanfaatkan olehmasyarakat sebagai produk keranjang. Pengenalan bambu sebagai material yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi tinggi dilakukan dengan menunjukan secara langsung produk nyata dari pengolahan bambu tersebut sebagai sarana penunjang aktivitas Spedagi. Aktivitas Spedagi membutuhkan daya dukung berupa sarana dan prasarana. Untuk itu, penelitian dalam pengembangan produk bambu ini fokus pada pembuatan helm sepeda dengan material bambu untuk melengkapi sarana tur sepeda Spedagi. Selain itu, melalui pengembangan produk ini diharapkan mampu memberi pengetahuan baru mengenai potensi bambu kepada masyarakat dan perajin bambu di sekitar Desa Kandangan.// //
PERANCANGAN PRODUK REAKTOR MIKROALGA PENGHASIL BIOFUEL UNTUK KAWASAN PESISIR Amy, Ardhyaska; Sachari, Agus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Krisis bahan bakar menjadi perdebatan karena jumlahnya yang menipis. Hal ini disebabkan karena bahan bakar yang umum dipakai sekarang bersumber dari bahan yang tidak terbarukan. Fenomena ini memunculkan ide penciptaan energi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Gagasan ini menjadi peluang bagi negara-negara yang memiliki SDA untuk menciptakan sumber energi baru tersebut. Dengan 2/3 wilayah perairan, Indonesia berpeluang untuk memaksimalkan potensi lautnya. Salah satu potensi yang paling menjanjikan adalah mikroalga. Mikroalga dapat diekstrak menjadi biodiesel dengan teknologi fotobioreaktor. Berdasarkan fakta di atas, proyek ini bertujuan mengembangkan desain fotobioreaktor tersebut. Diharapkan produk yang didesain dapat menjadi solusi permasalahan energi khususnya di Indonesia.// //
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT PADA INDUSTRI SEPATU MENJADI SARANA ALAS DUDUK Ahmad, Lukni Burhanuddin; DRSAS, M. Ikhsan
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Limbah merupakan buangan dari pengolahan dan proses produksi baik di rumah tangga maupun pada industri skala besar. Kebanyakan limbah akan menjadi sampah sehingga banyak cara yang harus kita lakukan dalam mengolah limbah tersebut. Dalam kaitannya dengan keberadaan sentra industri sepatu kulit di kota Bandung, Cibaduyut merupakan yang terbesar, sehingga menghasilkan limbah kulit yang cukup banyak. Pada penelitian ini, membahas mengenai bagaimana pemanfaatan potongan limbah tersebut untuk mendapatkan produk yang solid, kuat, dan tahan lama tentu sesuai dengan teknologi yang ada saat ini dan didasari oleh faktor kapabilitas industri itu sendiri. Furniture, sebuah sarana dalam mengembangkan pengolahan limbah kulit ini, selain karena pangsa pasarnya yang cukup luas, pengembangan dan pengolahan struktur limbah kulit akan sangat visibel. Mendongkrak Furniture rotan yang popularitas nya kian menurun diharapkan dapat di angkat kembali melalui pengaplikasikan dengan material limbah kulit ini, yang di harapkan mampu menjadi raja di negeri sendiri dari gencarnya globalisasi dan pasar bebas.// //
PENGEMBANGAN ALAT SELAM UNTUK MEMBANTU KONSERVASI TERUMBU KARANG Makarim, M. Fadhlan; Djelantik, Bismo
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Biota bawah laut sangat menarik untuk diamati mulai dari ikan laut dan terumbu karang. Banyak orang yang ingin menikmati keindahan bawah laut ini akan tetapi yang terjadi adalah rusaknya ekosistem bawah laut tersebut. Terumbu karang memiliki sifat yang sangat sensitif sehingga hanya dengan tersentuh saja dapat membuat hewan ini mati. Mayoritas disebabkan oleh penyelam awam yang belum memiliki kemampuan neutral buoyancy sehingga berakhir dengan menyentuh terumbu karang walapun tidak disengaja. Diperlukan alat bantu untuk penyelam awam ini agar mengurangi kemungkinan menyentuh terumbu karang saat menikmati keindahan bawah laut.// //
PENGEMBANGAN PRODUK TREKKING POLE SEBAGAI ALAT PENGHASIL CADANGAN ENERGI LISTRIK PADA KEGIATAN HIKING Bilardi A., Ryan; Handojo, Oemar
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Kegiatan hiking terkenal sebagai kegiatan yang ekstrem. Kegiatan ini dianggap ekstrem karena memiliki tingkat pergerakan yang tinggi. Tingkat pergerakan yang tinggi ini sangat rentan terhadap cedera fisik terutama pada bagian persendian tubuh bagian bawah. Trekking pole merupakan alat pendukung yang dapat mengurangi kemungkinan tersebut. Keadaan di Indonesia hanya sedikit yang menggunakan alat ini. Oleh karena itu, diperlukan desain dimana dapat meningkatkan kesadaran untuk penggunaan alat tersebut dan memanfaatkan tingkat pergerakan yang tinggi menjadi manfaat lain dalam kegiatan hiking dengan konsep kinetic energy harvesting.// //

Page 6 of 11 | Total Record : 107