cover
Contact Name
Ida Wiendijarti
Contact Email
ida.wiendijarti@upnyk.ac.id
Phone
+682137688150
Journal Mail Official
jik@upnyk.ac.id
Editorial Address
Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 16933028     EISSN : 24078220     DOI : https://doi.org/10.31315/jik.v21i3
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi focuses on writings that contain current research and thinking in the fields of: Communication Science, including media and journalism studies, audio and audiovisual broadcasting studies, public relations studies and advertising studies; Design of Visual Communication; Marketing Communications; Health Communication; Communication Psychology; Sociology of Communication;
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2012)" : 7 Documents clear
Komunikasi Antarbudaya Etnis Tionghoa dan Pribumi di Kota Medan Lusiana Andriani Lubis
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v10i1.83

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui komunikasi antarbudaya mempengaruhi pandangan dunia etnis Tionghoa dan pribumi di kota Medan. Tiga elemen pandangan dunia yang diteliti meliputi agama atau kepercayaan, nilai-nilai dan perilaku, yang merupakan bagian dari teori persepsi budaya menurut Larry A.Samovar, Richard E.Porter dan Edwin R.McDaniel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi yang bertujuan melihat berbagai situasi atau realitas sosial yang berlaku terhadap etnis Tionghoa dan pribumi di kota Medan. Penelitian menggunakan wawancara mendalam terhadap sejumlah informan etnis Tionghoa dan pribumi. Selain itu, pemerhatian dan analisis kepustakaan yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis data ditulis dalam bentuk naratif induktif. Hasil penting penelitian menunjukkan bahwa agama atau kepercayaan merupakan satu yang hak dan tidak dapat dipaksa. Namun melalui perkawinan antara etnis Tionghoa dan pribumi maka terjadinya perpindahan agama kepada Islam dan Kristen sehingga pandangan keagamaanpun berubah. Selain itu, komunikasi antarbudaya dapat mengubah cara pandang terhadap nilai-nilai budaya Tionghoa dan Pribumi di kota Medan. Dengan demikian mendorong perilaku individu menjadi positif dan sekaligus pandangan dunianya.
Computer Mediated Communication Situs Jejaring Sosial dan Identitas Diri Remaja Basuki Agus Suparno; Edwi Arief Sosiawan; Sigit Tripambudi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v10i1.88

Abstract

Setiap manusia memiliki konsep diri dan identitas yang membedakan dengan manusia lainnya. Keduanya hanya dapat dikembangkan melalui interkasi; sebab melalui interaksilah semua bentuk pengalaman, rujukan, dan pengetahuan dapat diperoleh. Penelitian ini bertujuan menemukan peran kehadiran teknologi, khususnya internet, dalam membentuk konsep diri dan identitas siswa SMU di Catur Tunggal Depok Sleman. Metode penelitian berupa Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian ini yaitu siswa SMU mengembangkan konsep diri dan identitas ketika mereka menggunakan internet, terutama situs-situs jejaring sosial. Komunikasi interpersonal memainkan peran penting dalam membentuk konsep diri dan identitas, khususnya pada identitas sosial, sebab setiap interaksi pasti melalui proses komunikasi. Permasalahannya menjadi lebih menarik ketika teknologi komunikasi dan informasi mempengaruhi cara berkomunikasi dan berinteraksi. Seperti telah diketahui bahwa kehadiran teknologi telah menentukan cara berkomunikasi. Teknologi dapat memperluas dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kesadaran sosial yang akan mempengaruhi bentuk konsep diri dan identitas identitas sosial. Siswa-siswa SMU menggunakan CMC untuk mengekspresikan perasaan, emosi dan hiburan.
Strategi Komunikasi Berbasis Kearifan Lokal dalam Penanggulangan Kemiskinan Sarmiati Sarmiati
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v10i1.84

Abstract

Penelitian tentang strategi komunikasi berbasis kearifan lokal dalam penanggulangan kemiskinan dilakukan pada Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat di Padang Propinsi Sumatera Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan, menjelaskn dan menganalisis bagaimana komunikasi berbasis pengetahuan lokal digunakan dalam program penanggulangan kemiskinan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa program nasional pemberdayaan masyarakat menggunakan konsep dasar nilai-nilai kemanusiaan seperti nilai kejujuran, solidaritas, kerelawanan dan kejujuran. Konsep-konsep tersebut berhubungan dengan norma-norma dan nilai-nilai yang hampir semuanya ada di setiap masyarakat tersebut. Di samping itu, kearifan lain yang ada dalam masyakat di daerah penelitian ini digunakan oleh fasilitator kelurahan dalam menjalankan aktifitas program di masyarakat.
Pengalihan Isu Coca Cola dalam Anthem FIFA World Cup South Africa 2010, Wavin’ Flag Celebration Mix Devi Anggraini Oktavika; Frida Kusumastuti; Nurudin Nurudin
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v10i1.85

Abstract

Peneliti mencurigai bahwa dipilihnya lagu Wavin’ Flag Celebration Mix sebagai anthem FIFA World Cup South Africa 2010 merupakan sebuah produk manajemen isu The Coca Cola Company (Coca Cola) dalam upaya mempertahankan citra dirinya di mata publik. Pesan yang terkandung dalam lagu tema Piala Dunia tersebut menghilangkan “ruh” lagu Wavin’ Flag yang asli serta berusaha mengasosiasikannya beserta penuturnya, K’naan, dengan Coca Cola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecurigaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif interpretif terhadap keseluruhan anthem FIFA World Cup South Africa 2010. Analisis data mengacu pada kerangka analisis Van Dijk dengan pendekatan kritis. Peneliti menemukan bahwa komunikasi yang dilakukan Coca Cola melalui lagu Wavin’ Flag Celebration Mix bermaksud memunculkan isu tandingan bagi isu laten negatif Coca Cola yang berpotensi muncul kembali sebagai dampak dari isu kemanusiaan yang diusung K’naan dalam versi asli lagu tersebut. Disampaikan melalui media yang efektif dan pemanfaatan momentum yang baik, Wavin’ Flag Celebration Mix pada akhirnya berhasil mengalihkan perhatian publik dari kemungkinan isu negatif tentang Coca Cola serta menghindarkan perusahaan tersebut dari opini negatif publik.
Reformasi Birokrasi Pemerintah dan Penerapan Excellence Theory Suharyanti Suharyanti; Tuti Widiastuti; Dessy Kania
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v10i1.86

Abstract

Excellence theory yang dikembangkan oleh James E. Grunig menyebutkan bahwa organisasi yang menerapkan excellence communication memiliki tiga komponen (sphere) yang saling berkaitan satu sama lain, yaitu knowledge core, shared expectation, dan participative culture. Studi ini bertujuan untuk melihat sejauhmana excellence theory dapat diterapkan pada lembaga pemerintah sebagai badan publik yang hingga kini sedang menjalani proses reformasi birokrasi. Penelitian dilakukan di Biro Humas Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI), dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada organisasi yang belum sepenuhnya menjalankan budaya partisipatif, khususnya antara pimpinan BPK-RI sebagai koalisi dominan dengan Biro Humas sebagai komunikator, maka penerapan excellence theory tidak optimal. Hal ini karena, budaya partisipatif (participative culture) adalah dasar dari adanya hubungan yang sinergis antara harapan koalisi dominan dengan harapan komunikator (shared expectation), yang pada gilirannya juga memengaruhi bagaimana komunikator mengimplementasikan pengetahuan (knowledge core) dalam menjalankan tugasnya.
Tema-Tema Fantasi dalam Komunikasi Kelompok Muslim-Tionghoa Arianto Arianto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v10i1.82

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui komunikasi antarbudaya mempengaruhi pandangan dunia etnis Tionghoa dan pribumi di kota Medan. Tiga elemen pandangan dunia yang diteliti meliputi agama atau kepercayaan, nilai-nilai dan perilaku, yang merupakan bagian dari teori persepsi budaya menurut Larry A.Samovar, Richard E.Porter dan Edwin R.McDaniel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi yang bertujuan melihat berbagai situasi atau realitas sosial yang berlaku terhadap etnis Tionghoa dan pribumi di kota Medan. Penelitian menggunakan wawancara mendalam terhadap sejumlah informan etnis Tionghoa dan pribumi. Selain itu, pemerhatian dan analisis kepustakaan yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis data ditulis dalam bentuk naratif induktif. Hasil penting penelitian menunjukkan bahwa agama atau kepercayaan merupakan satu yang hak dan tidak dapat dipaksa. Namun melalui perkawinan antara etnis Tionghoa dan pribumi maka terjadinya perpindahan agama kepada Islam dan Kristen sehingga pandangan keagamaanpun berubah. Selain itu, komunikasi antarbudaya dapat mengubah cara pandang terhadap nilai-nilai budaya Tionghoa dan Pribumi di kota Medan. Dengan demikian mendorong perilaku individu menjadi positif dan sekaligus pandangan dunianya.
Aliansi Jaringan dalam Proses Komunikasi Politik Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Perempuan Umaimah Wahid
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v10i1.87

Abstract

Penelitian ini menggunakan paradigma kritis dengan model analisis Gramscian, teori dan konsep komunikasi politik tentang kualitas komunikasi politik, media massa, dan berdasarkan teori hegemoni Antonio Gramsci atas aliansi jaringan organisasi, hegemoni-counter hegemoni, feminis radikal, dan media massa dengan dasar otonomi daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas perempuan dalam komunikasi politik parlemen di Provinsi Jawa Barat dan Banten. Ditemukan bahwa rata-rata dari anggota perempuan di parlemen jauh dari ideal. Situasi menunjukkan kurangnya pengalaman politik, kaderisasi, dan pengetahuan di antara perempuan anggota parlemen. Keterbatasan ini memiliki konsekuensi terhadap komunikasi politik yang sedang berlangsung karena pengaruh budaya patriarki, dan hal itu menunjukkan keengganan partai politik dalam memberdayakan perempuan. Mereka memiliki masalah dengan tingginya biaya publikasi media. Di sisi lain, media tidak sepenuhnya melakukan gerakan counter hegemoni. Situasi ini secara fundamental krusial bagi perempuan karena tingginya kebutuhan untuk melakukan perubahan besar.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2012 2012