cover
Contact Name
Ida Wiendijarti
Contact Email
ida.wiendijarti@upnyk.ac.id
Phone
+682137688150
Journal Mail Official
jik@upnyk.ac.id
Editorial Address
Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 16933028     EISSN : 24078220     DOI : https://doi.org/10.31315/jik.v21i3
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi focuses on writings that contain current research and thinking in the fields of: Communication Science, including media and journalism studies, audio and audiovisual broadcasting studies, public relations studies and advertising studies; Design of Visual Communication; Marketing Communications; Health Communication; Communication Psychology; Sociology of Communication;
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2010)" : 9 Documents clear
Kontestasi Makna dan Dramatisme Komunikasi Politik tentang Reformasi di Indonesia Basuki Agus Suparno
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v8i1.64

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan studi komunikasi politik yang berfokus pada bahasa politik dan melibatkan interpretasi serta benturan argumen kejadian Reformasi di Indonesia. Secara faktual, masalah sosial dapat disebabkan penafsiran terhadap arti. Pertengkaran, persepsi yang salah, kesalahpahaman, bahkan konflik, serta perang dapat menjadi penyebab interpretasi makna. Penelitian ini menggunakan metode analisis pentad yang meneliti hubungan analitik di antara adegan, tindakan, agen, agency, dan tujuan. Analisisnya bahwa banyak kelompok yang berbeda memiliki perhatian yang berbeda pada kontestasi dengan Reformasi sebagai dasar umum dalam mendapatkan ujungnya. Hasil menunjukkan bahwa ada lima situasi objektif yang membentuk konteks Reformasi yang mencerminkan kontenstasi dasar dari adegan atau tahap di mana terjadi kontestasi Reformasi. Pertama, mahasiswa demonstrasi yang bertahan untuk Presiden Soeharto untuk mundur. Kedua, IMF dan Bank Dunia ingin meliberalisasiplatform ekonomi di Indonesia. Ketiga, kerusuhan dan kerusakan besar terjadi di banyak tempat membuat tekanan untuk Soeharto. Ini menunjukkan konteks pertentangan antara aktor yang berperan sebagai pembangkang sipil dan keadilan sosial. Keempat, Golkar sebagai organisasi sayap Soeharto yang menunjuknya sebagai presiden. Kelima, militer frustasi dalam menghadapi perubahan demonstrasi dan politik. Lima tujuan membentuk situasi kondisi yang mendesak Soeharto mundur. Penelitian ini mendalami makna yang tersirat terkait dengan politik, sejarah, dan komunikasi dalam konteks gerakan sosial.
Makna Iklan Minuman di Televisi Hadiono Afdjani; Soleh Soemirat
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v8i1.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan arti iklan televisi “Kuku Bima Energi” versi kolam susu, yang memromosikan keindahan alam Nusa Tenggara Timur. “Kuku Bima Energi” adalah produk unggulan PT Sido Muncul. Melalui iklan televisi, PT Sido Muncul dapat memperkuat citra merek “Kuku Bima Energi” namun prihatin dengan perkembangan pariwisata Indonesia. Pertanyaan penelitian ini adalah; bagaimana pemirsa menafsirkan iklan televisi versi “Kuku Bima Energi” dari kolam susu? Apakah pemirsa menafsirkan iklan televisi “Kuku Bima Energi” untuk pembentukan citra merek? Data dikumpulkan melalui penelitian kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian adalah penonton televisi di Jakarta. Objek dalam penelitian ini adalah iklan televisi “Kuku Bima Energi” versi kolam susu. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam yang dilakukan pada pemirsa televisi selaku informan. Data juga diperoleh melalui perpustakaan, dan dokumentasi dari berbagai media, baik cetak maupun online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek “Kuku Bima Energi” serupa dengan manfaat dari produk, yang dirasakan berdasarkan pengalaman masing-masing informan. Pengalaman adalah yang paling berpengaruh dalam penciptaan sebuah merek.
Berita Kekerasan dalam Rumah Tangga di Harian Kompas Fatmah Yeni Geruh; Susilastuti Dwi N; Basuki Basuki
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v8i1.65

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan isi berita tentang kekerasan dalam rumah tangga yang dimuat di harian Kompas periode 1 Maret-31 Agustus 2009. Metode penelitian berupa analisis isi dan pengamatan pada berita kekerasan domestik secara keseluruhan. Satuan analisis dari penelitian ini adalah penulisan judul, jenis cakupan, nilai berita, format berita, jenis kekerasan, sumber, pelaku, korban, pekerjaan pelaku, korban pekerjaan, dan penyebab atau latar belakang terjadinya kekerasan domestik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) berdasarkan penulisan berita utama di koran Kompas, kategori straightnews lebih disajikan dalam 32 bentuk berita atau memuat 88,8 persen; (2) persentase dominan sumber berita pada surat kabar harian Kompas cenderung bersifat kombinasi berbagai sumber yang ada, seperti aktor, pemerintah, keluarga korban, dan lainnya, dan yang memuat berita sebanyak 22 atau 61,1 persen. Hal ini membuktikan bahwa sumber surat kabar harian Kompas hendaknya menjaga prinsip berita berimbang. Kategori aktor kekerasan kebanyakan datang dari suami ditunjukkan dari 20 item berita atau 55,5 persen, sedangkan sebagian besar korban kekerasan adalah istri dari 13 item berita atau 36,1 persen.
Kebijakan Harian Kompas terhadap Kebijakan Afirmatif Perempuan Fadjarini Sulistyowati
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v8i1.70

Abstract

Berita tidak berada dalam ruang bebas nilai. Media massa sangat berkuasa untuk menghadirkan sebuah realitas yang sejalan dengan bingkai atau sudut pandang mereka. Mahkamah Konstitusi membuat keputusan yang membatalkan pasal 214 Konstitusi, Nomor 10/2008. Kandidat di legislatif pemilihan umum tahun 2009 yang dipilih oleh suara terbanyak, dan bukan oleh jumlah mereka dalam peringkat, menyebabkan kebijakan afirmatif untuk calon perempuan anggota legislatif. Hasil dari tidak adanya kebijakan afirmatif, kandidat perempuan harus bekerja lebih keras untuk menjadi anggota parlemen. Sebagai ruang publik, media massa seharusnya menjadi ruang strategis untuk membantu kandidat perempuan mengampanyekan perjuangan mereka. Tidak semua media massa memiliki sensitivitas gender. Kompas adalah media yang peduli dengan aspek perjuangan perempuan, hal ini ditunjukkan pada kolom berita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi Kompas tentang keputusan pasca pengadilan yang menampilkan berita mengenai kebijakan afirmatif untuk calon perempuan dan perjuangan perempuan untuk menjadi anggota Perwakilan Rakyat pada level perwakilan di tingkat Kabupaten. Data dikumpulkan dengan menggunakan analisis framing dari Zhondang Pan dan Konsicki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas berkaitan dengan perjuangan kandidat perempuan. Secara garis besar, berita keputusan pasca Mahkamah Konstitusi dibagi menjadi dua kelompok yaitu wacana tentang kebijakan afirmatif bagi kandidat perempuan dan perjuangan para kandidat perempuan dalam pemilihan umum tahun 2009.
Komunikasi Politik Dakwah Partai Keadilan Sejahtera pada Pemilu legislatif 2009 Akhirul Aminulloh
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v8i1.66

Abstract

Pemilu legislatif 2009 diikuti oleh banyak partai politik yang memunculkan persaingan ketat antara partai politik dalam perebutan suara. Serangkaian strategi, taktik, dan metode digunakan oleh semua partai politik untuk memenangkan pemilu. Peran komunikasi dan media sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi-strategi politik komunikasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pemilu legislatif tahun 2009. Penelitian ini dilakukan pada Dewan PKS dari Yogyakarta dengan metode deskriptif kualitatif dan analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PKS memenangkan pemilihan, strategi dirumuskan dalam empat tahapan yaitu; pertama, PKS mendengar, kedua, PKS mengundang, ketiga, PKS bicara, dan keempat, PKS menang. Dalam melaksanakan empat tahap aksi, PKS menggunakan strategi komunikasi politik dengan pendekatan komunikasi interpersonal, komunikasi publik, dan komunikasi massa. Peran strategi komunikasi politik yang diterapkan oleh PKS pada tahun 2009 sedikit bedampak signifikan terhadap suara partai. Hal ini dipengaruhi berbagai faktor, seperti jumlah politik uang yang dilakukan oleh pihak lain dan kebijakan populis pemerintah seperti pengurangan bahan bakar minyak dan bantuan langsung tunai, yang lebih menguntungkan Partai Demokrat. Hal tersebut berakibat suara Demokrat naik 300 persen dalam pemilihan umum pada tahun 2009 dibandingkan pada Pemilu 2004, meskipun partai politik besar lainnya cenderung mengalami penurunan perolehan suara dan hanya meningkat relatif kecil seperti PKS.
Media Massa Mempengaruhi Pemanfaatan Teknologi Informasi Generasi Muda dalam Kehidupan Sehari-hari C Teguh Dalyono
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v8i1.71

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan teknologi informasi (TI) dan tingkat modernitas generasi muda, serta kontribusi status sosial ekonomi, pengetahuan TI, dan konsumsi media pada tingkat pemanfaatan TI dan tingkat modernitas kaum muda perkotaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes. Subjek penelitian adalah 400 mahasiswa dari tujuh universitas di Yogyakarta, perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Data yang diperoleh dianalisis dengan Chi-square, Kruskal-Wallis, Korelasi Pearson Product Momen untuk analisis deskriptif, dan regresi berganda untuk pengujian hipotesis. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (65,3 persen) menggunakan IT hanya untuk kebutuhan pribadi mereka, terutama untuk komunikasi dan hiburan, yang berorentasi pada gaya hidup. Dalam hal tingkat modernitas, sebagian besar subjek (71,5 persen) berada pada tingkat adaptif modern, tercermin dalam kenyataan bahwa mereka selalu mengikuti perubahan terbaru dalam gaya hidup, memiliki sikap kritis moderat, tetapi menunjukkan toleransi yang setara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munculnya konsumsi media massa untuk memberikan kontribusi yang signifikan untuk penggunaan TI dan tingkat modernitas; status sosial ekonomi keluarga, ditemukan jauh berkontribusi pada konseptualisasi TI, tapi tidak ke tingkat modernitas; dan pengetahuan IT memiliki sedikit kontribusi terhadap pemanfaatan TI dan tingkat modernitas.
Komunikasi Ritual Natoni Masyarakat Adat Boti Dalam di Nusa Tenggara Timur Petrus Ana Andung
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v8i1.67

Abstract

Suku Boti Dalam adalah suku tradisional yang tidak pernah berubah. Suku ini mewarisi cara nenek moyang mereka dalam berkomunikasi. Misalnya, suku menggunakan “natoni” sebagai media tradisional hampir di setiap upacara sakral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana cara suku itu melakukan ritual komunikasi melalui “natoni”. Tujuan lain adalah untuk mengidentifikasi fungsi menggunakan “natoni” dalam perspektif ritual komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Etnometodologi yaitu metode penelitian yang telah digunakan untuk mengumpulkan informasi. Kerangka teoritis yang digunakan peneliti untuk memfokuskan masalah adalah menggunakan teori komunikasi ritual. Berdasarkan wawancara mendalam dan observasi, ditemukan bahwa suku tersebut masihmenggunakan“natoni”sebagaimediakomunikasitradisionalmereka.Mediainidigunakan secara lisan dalam puisi tradisional hampir di setiap acara formal, meskipun memasukkan beberapa pesan, aktifitas melakukan natoni adalah refleksi dari komunikasi ritual. Dampaknya, seni tradisional tidak sekedar untuk mentransfer pesan melainkan untuk budaya berbagi, membuat asosiasi, dan hubungan dalam rangka untuk memiliki sebuah komunitas utuh.
Textual Analysis of Tempo News Magazine Representation of Terrorism Prayudi Prayudi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v8i1.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis media berita yang merepresentasikan isu terorisme dalam konteks Indonesia. Upaya lembaga media berita dalam menampilkan realitas melalui teknologi untuk memproduksi dan mendistribusikan teks; keberadaan institusi di mana teknologi dibentuk dan dikendalikan untuk menghasilkan teks; dan bentuk budaya yang berhubungan dengan penataan media teknologi dan organisasi, bagaimana bahasa dan makna yang tertuang dalam kode. Institusi media juga harus mempertimbangkan konteks politik dan budaya. Dengan demikian, isu-isu kontroversial dan penting seperti serangan teroris dan perang internasional melawan teror diwakili sesuai dengan kebijakan internal lembaga media berita dengan pertimbangan dari konteks budaya dan politik. Metode penelitian ini menggunakan analisis framing dengan objek penelitian berita Majalah mingguan Tempo. Temuan penelitian menunjukkan bahwa liputan Tempo difokuskan pada proses penyelidikan jaringan teroris. Kedua isu dibangun dalam perspektif politik dan budaya yang kuat yang menjadi ciri dari Tempo sebagai media berita yang kritis dan bebas dari tekanan. Aktualitas, pelaporan mendalam, dan akurasi mewakili kebijakan kuat dan mandiri dari editorial media Tempo.
Konsep Diri Eks Wanita Tuna Susila di Panti Sosial Syaiful Rohim
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v8i1.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program rehabilitasi, interaksi, adaptasi sosial, dan konsep diri mantan pelacur sebelum dan sesudah bergabung dengan pusat rehabilitasi. Penelitian ini sangat menarik untuk dilakukan, karena ketika peneliti mengungkapkan kenyataan subjektif dari satu pelacur yang masuk dan bergabung dalam proses rehabilitasi, kesiapan adaptasi juga terungkap. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi sebagai teknik dalam mengumpulkan data. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep diri mantan pelacur adalah negatif sebelum masuk rehabilitasi (ketika menjadi pelacur) berdasarkan motivasi subjek untuk menjadi pelacur, dan juga sebagai citra diri akibat persepsi fisik, mental, dan sosial selama sebagai pelacur. Selain itu ditemukan polarisasi konsep diri menjadi konsep diri yang positif dan negatif setelah bergabung dengan rehabilitasi, berdasarkan persepsi diri fisik, sosial, dan mental.Dari konsep polarisasi diri, terbentuk menjadi tiga tipologi pelacur mantan, yaitu mantan pelacur optimis, mantan pelacur dilematis, dan mantan pelacur pesimis. Dalam konteks kesiapan adaptasi sosial, juga ditemukan tiga klasifikasi kesiapan adaptasi sosial mantan pelacur di Bina Karya Wanita “Harapan Mulya” yang menjadi pusat Rehabilitasi Kedoya Jakarta yaitu; mantan pelacur siap adaptasi, mantan pelacur tidak siap, dan mantan yang pragmatis atau pelacur bersyarat.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2010 2010