cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 3 (2020)" : 16 Documents clear
Nilai Ekonomi Substitusi Jagung Lokal dalam Ransum Komersial pada Ayam F1 Hasil Persilangan Berbeda Strain F. Lopi; R.L. Ulrikus; F. M. S. Telupere
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.15.3.308-314

Abstract

Penelitiaan ini telah dilakukan untuk mengetahui nilai ekonomi substitusi jagung lokal dalam ransum komersial ayam F1 hasil silangan pejantan lokal yang berbeda strain dengan ras petelur Isa Brown. Silangan ini menghasilkan 72 ekor ayam yang digunakan sebagai materi penelitian. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor pola 3x2 yakni: 3 faktor strain pejantan (pejantan Sabu >< Isa Brown = Saras, Bangkok >< Isa Brown = Bakoras dan Legund >< Isa Brown = Leguras) dan 2 faktor pakan (pakan komersial 100% = P1 dan pakan komersial 70% + 30% jagung lokal = P2). Kombinasi kedua faktor ini menghasilkan 6 kombinasi perlakuan yakni: ayam Saras diberi pakan P1 (SP1), ayam Saras diberi pakan P2 (SP2), ayam Bakoras diberi pakan P1 (BP1), ayam Bakoras diberi pakan P2 (BP2), ayam Leguras diberi pakan P1 (LP1) dan ayam Leguras diberi pakan P2 (LP2). Variabel nilai ekonomi dalam penelitian ini adalah indeks performa (IP) dan income over feed and chick cost (IOFCC). Data yang diperoleh dilakukan analisis ragam, apabila berpengaruh nyata (P<0,05) dilanjutkan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk mengetahui perbedaan antara kombinasi perlakuan dengan aplikasi microsoft excel dan SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara faktor strain dan faktor pakan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai IP dan IOFCC per ekor ayam Saras, Bakoras dan Leguras. Kombinasi perlakuan terbaik dalam penelitian ini diperoleh pada perlakuan BP1 dengan nilai IP 82,94 dan IOFCC sebesar Rp93.955,15/ekor. 
Seleksi Pejantan Ayam Kampung Berdasarkan Breeding Value terhadap Gerak Massa, Abnormalitas dan Motilitas Spermatozoa A. A. Zen; Y.S. Ondho; Sutiyono Sutiyono
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.15.3.339-347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan dari masing - masing pejantan ayam kampung berdasarkan gerak massa, abnormalitas dan motilitas spermatozoa. Materi yang digunakan pada penelitian ini yaitu 10 ekor ayam kampung berumur 10-12 bulan, berdasarkan panjang taji 2-3 cm serta bobot badan berkisar 2 – 2,5 kg. Alat yang akan digunakan adalah kandang individu, tempat makan, tempat minum, tabung evendof, bekker glass, pipet, mikroskop, bunsen, object glass, cover glass dan handtally counter. Bahan yang digunakan antara lain semen, tisu, eosin 2% dan pengencer NaCl. Penelitian  menggunakan rancangan non parametrik yaitu One Way ANOVA dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume semen dari masing-masing pejantan berbeda nyata (P?0,05), sedangkan pH, warna, konsistensi, bau, gerak massa, abnomalitas dan motilitas tidak berbeda nyata (P?0,05). Hasil analisis dari kualitatif dan kuantitatif spermatozoa masing-masing pejantan memiliki total nilai breeding value yaitu ayam 2(42), 6(42), 7(42), 8(42), 9(42), dan 10(42). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ayam yang dipilih adalah dari penilian total breeding value adalah ayam 2, 6, 7, 8, 9 dan 10.
Profil Stres pada Induk Kambing Peranakan Ettawah (PE) Pasca Melahirkan S. Ali; Mudawamah Mudawamah; Sumartono Sumartono
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.15.3.237-241

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui profil stres pada induk kambing Peranakan Ettawah pasca melahirkan tunggal dan kembar berdasarkan kondisi faali (suhu rektal, denyut nadi dan respirasi) serta jumlah komponen darah yang meliputi leukosit, neutrofil dan limfosit. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen, pengambilan data sampel 22 ekor induk kambing umur 2-3 tahun, pengamatan profile stress berupa suhu rektal, denyut nadi dan respirasi dilakukan pada induk kambing pasca melahirkan dengan rentan waktu 1-4 jam, pengambilan darah untuk mengukur kadar leukosit, neutrofil dan limfosit dilakukan setelah pengamatan kondisi faali, uji kadar Leukosit dan beberapa komponennya menggunakan alat uji darah Nihon Kohden Celltac a MEK -7222k dengan Reagen Isotonac 3 serta menggunakan metode Elektronic Impedance (Focused flow Impedance), Analisis data menggunakan Uji-t tidak berpasangan, dengan menggunakan program SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan kambing kelahiran tunggal berbeda sangat nyata (P<0,01) lebih rendah dibdaningkan dengan induk kelahiran kembar, Nilai rata-rata tertinggi pada induk kambing kelahiran kembar yaitu suhu rektal mencapai 43,17 ? C, denyut nadi 97,27 kali/menit dan respirasi 64,1 kali/menit. Komposisi darah (Leukosit, Neutrofil dan Limfosit) induk kelahiran tunggal berbeda sangat nyata lebih rendah (P<0,01) dibdaningkan dengan induk kambing kelahiran kembar. Hasil rata-rata tertinggi pada induk kambing kelahiran kembar yaitu leukosit 37.858 Sel/µL. Diferensiasi neutrofil dan limfosit didapat hasil 5,4 %. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa profil stress pada induk kambing pasca kelahiran tunggal lebih rendah dari pada induk kambing  pasca kelahiran kembar.
Analisis Usaha Sapi Potong CV. Ridho Ilahi di Desa Sidodadi Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko O. Panduwijaya; B. Sumantri; M. Suryanty
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.15.3.294-301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi penjualan daging sapi, nilai titik impas dan pendapatan usaha sapi potongCV.Ridho Ilahi di Desa Sidodadi Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko. Analisis data penelitian ini adalah harga pokok produksi (HPP), harga pokok penjualan, Break Even Point (BEP) dan pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa total HPP usaha sapi potong CV. Ridho Ilahi pada bulan Februari-Maret 2019 adalah sebesar Rp.381.302.660. Harga pokok produksi untuk per kg adalah sebesar Rp.103.606,191. Nilai harga pokok produksi usaha sapi potong CV. Ridho Ilahi sudah berada dibawah harga jual, artinya usaha sapi potong CV. Ridho Ilahi sudah mendapatkan keuntungan.Harga pokok penjualan usaha sapi potong CV.Ridho Ilahi diperoleh dari penjumlahan persediaan barang dalam proses awal dengan persediaan akhir barang jadi. Nilai harga pokok penjualan produk usaha sapi potong CV. Ridho Ilahi adalah sebesar Rp.381.302.660. Nilai titik impas yang diperoleh adalah sebesar Rp.380.712.726 atau sebesar 3.048Kg. Nilai titik impas tersebut telah menunjukkan bahwa usaha sapi potong CV. Ridho Ilahi sudah menguntungkan karena nilai rill sudah berada diatas titik impas.  Pendapatan diperoleh dari pengurangan total penerimaan yaitu sebesar Rp.478.440.000/bulan dengan total biaya yaitu sebesar Rp.381.302.660/bulan.  Pendapatan usaha sapi potong CV. Ridho Ilahi adalah sebesar Rp.97.137.340/bulan.
Pengaruh Penambahan Aditif Pakan Berupa Kulit Singkong dan Bakteri Asam Laktat terhadap Pemanfaatan Protein Ransum Ayam Broiler S. A. Putri; E. Suprijatna; L.D. Mahfudz
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.15.3.287-293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan aditif pakan berupa kulit singkong dan bakteri asam laktat terhadap pemanfaatan protein ransum ayam broiler.  Materi yang digunakan dalam penelitian ini 144 ekor ayam broiler umur 10 hari unsexed dengan bobot rata-rata 198,59±5,82 g. Ransum yang diberikan mengandung protein 18,9%  dan energi metabolis 3.044,9 Kkal. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), 4 perlakuan dan 6 ulangan, setiap unit percobaan diisi 6 ekor ayam. Perlakuan yang diterapkan adalah aditif pakan sebagai berikut  T0: ransum basal; T1: ransum basal + 50 ml/kg; T2: ransum basal + 100 ml/kg; T3: ransum basal + 150 ml/kg. Parameter yang diamati meliputi konsumsi protein, kecernaan protein, retensi nitrogen dan massa protein daging. Data hasil penelitian dianalisis ragam dengan uji F dilanjutkan uji Duncan pada probabilitas 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan aditif pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi protein, kecernaan protein, retensi nitrogen dan massa protein daging. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan aditif pakan berupa kulit singkong dan bakteri asam laktat s/d 150 ml/kg pakan belum mampu meningkatkan pemanfaatan protein ransum ayam broiler.
Analisis Potensi Pakan untuk Pengembangan Ternak Ruminansia di Provinsi Jawa Timur Didik Nur Edi
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.15.3.251-258

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi pakan untuk pengembangan ternak ruminansia di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan dalam analisis adalah data sekunder dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif analitis. Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder dari dinas terkait kemudian disusun dan dianalisis menjadi informasi yang dapat dijelaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki populasi ternak ruminansia (sapi potong, sapi perah, kerbau, kambing dan domba) sebanyak 3.892.540 satuan ternak. Potensi pakan di Provinsi Jawa Timur adalah 16.167.651 ton bahan kering/tahun yang terdiri atas 2.217.979 ton bahan kering/tahun pakan alami (rumput) dan 13.949.672 ton bahan kering/tahun hasil samping pertanian (jerami). Daya tampung ternak mencapai 4.869.774 satuan ternak, yang berarti bahwa terdapat potensi pengembangan sebesar 977.234 satuan ternak. Nilai Indek Daya Dukung Pakan di Provinsi Jawa Timur adalah 1,3. Dapat disimpulkan bahwa potensi pakan di Provinsi Jawa Timur termasuk dalam kriteria kritis, yang berarti bahwa ternak ruminansia telah mempunyai pilihan untuk memanfaatkan sumber daya pakan tetapi aspek konservasinya belum terpenuhi.

Page 2 of 2 | Total Record : 16