cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2013)" : 9 Documents clear
Penambahan Tepung Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) Dalam Ransum Terhadap performan pertumbuha ayam broiler Septi Susanti; Johan Setianto; Warnoto Warnoto
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.87-96

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui performan ayam broiler yang diberikan tambahan tepung kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) sebagai feed supplement dalam ransum dengan kandungan protein 18,47%. Ayam yang digunakan sebanyak 48 ekor broiler.Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap perlakuan yaitu P0 (ransum basal), P1 (ransum basal+0,5% tepung kelopak bunga rosella), P2 (ransum basal+1% tepung kelopak bunga rosella) dan P3 (ransum basal+1,5% tepung kelopak bunga rosella). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung kelopak bunga rosella 0,5%, 1% dan 1,5% nyata menurunkan konsumsi ransum, berat badan akhir, pertambahan berat badan tetapi penambahan tepung kelopak bunga rosella 1,5% meningkatkan konversi ransum (P<0,05).Kata Kunci :Feed suplement, broiler, prforman, tepung kelopak bunga rosella
Pengaruh Variasi Konsentrasi Tepung Kedelai sebagai Bahan Pengikat terhadap Kadar Air dan MutuOrganoleptik Nugget Ikan Gabus(Ophiocephalus Sriatus) Yenni Ofrianti; Jamila Wati
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.159-168

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan tepung kedelai pada pembuatan nugget ikan gabus (Ophiocephalus Sriatus) terhadap kadar air dan mutu organoleptik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penambahan tepung kedelai terhadap kadar air nugget ikan gabus. Tidak ada pengaruh penambahan tepung kedelai dengan mutu organoleptik (atribut warna) (? > 0,05). Serta ada pengaruh terrhadap penambahan tepung kedelai dengan mutu organoleptik (atribut rasa dan tekstur) (? < 0,05). Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan pengaruh konsentrasi penambahan tepung kedelai terhadap daya simpan nugget.Kata Kunci:Nugget, Bahan Pengikat, Kedelai, Ikan Gabus
Kualitas Karkas Ayam Broiler yang Mengkonsumsi Ransum dengan Suplementasi Tepung Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) Gustina Gustina; Olfa Mega; Rustama Saepudin
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.97-110

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas karkas ayam broiler dengan ransum protein yang menggunakan tepung kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) sebagai feed suplement. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan.Ayam yang digunakan sebanyak 48 ekor broiler. Perlakuan terdiri dari P0 (ransum basal), P1 (ransum basal+0,5% tepung kelopak bunga rosella), P2 (ransum basal+1% tepung kelopak bunga rosella), P3 (ransum basal+1,5% tepung kelopak bunga rosella). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung kelopak bunga rosella nyata (P<0,05) menurunkan berat karkas. Pada perlakuan P3 (331,13 g) nyata lebih rendah dari P2 (390,50 g), P1 (488,38 g) dan P0 (606,25 g). Berat karkas perlakuan P2 (390,50 g) nyata lebih rendah dibandingkan P1 (488,38 g) dan P0 (606,25 g) dan berat karkas perlakuan P1 (488,38 g) nyata lebih rendah dari P0 (606,25 g). Namun demikian perlakuan tersebut tidak nyata mempengaruhi persentase karkas (P0 59,14%, P1 58,84%, P2 59,62%, dan P3 59,91%), warna karkas (berkisar 3,03-3,27) dan meat bone ratio paha dan dada (Paha berkisar 1,96-2,63 dan dada berkisar 1,95-3,29). Pemberian tepung kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) menurunkan berat karkas tetapi tidakberpengaruh terhadap persentase karkas, warna karkas dan meat bone ratio paha dan dada.Kata Kunci :Feed suplement, kualitas karkas, tepung kelopak bunga rosella
Kualitas Karkas serta Uji Organoleptik Ayam Peraskok, Ayam Buras Kampung, dan Ayam Broiler pada Umur Potong Belah Empat Kususiyah Kususiyah
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.153-158

Abstract

ABSTRAKPeraskok merupakan ayam F1 hasil persilangan ayam ras petelur dengan ayam Buras Bangkok yang diharapkan memiliki pertumbuhan cepat dan kualitas daging setara dengan ayam kampung.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas serta uji organoleptik Ayam Peraskok, Ayam Buras Kampung, dan Ayam Broiler pada umur potong belah empat. Lima ekor Ayam Peraskok, lima ekor Ayam Buras Kampung, lima ekor Ayam Broiler dipergunakan untuk pengambilan data. Peubah yang diukur adalah berat potong belah empat, berat karkas, persentase karkas, panjang shank, panjang drumstik, panjang punggung, tampilan karkas, dan uji organoleptik yang meliputi : uji rasa, uji bau, uji warna, serta kekesatan karkas. Data yang diperoleh ditabulasi dan dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas karkas Ayam Peraskok sama dengan kualitas karkas Ayam Kampung.Kata kunci: ayam kampung, karkas, organoleptik
Karakteristik Morfologis Dan Reproduksi Kerbau Pampangan Di Propinsi Sumatera Selatan Muhakka Muhakka; Riswandi Riswandi; Asep Indra M. Ali
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.111-120

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologis dan reproduksi kerbau pampangan di Propinsi Sumatera Selatan. Dilaksanakan di tiga kabupaten yaitu kabupaten OKI, Banyuasin dan Ogan Ilir selama 6 bulan. Metode yang digunakan adalah metode survei. Penarikan contoh bersifat multistage purposive sampling mulai dari penentuan kabupaten, kecamatan, serta peternak. Setelah ditetapkan tiga kabupaten lokasi sampel, akan dipilih masing-masing satu kecamatan sentra populasi yang jumlah populasinya terbanyak. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh diolah secara matematis, disajikan secara tabulasi kemudian dijelaskan secara deskriptif, yaitu melukiskan secara sistematis fakta atau karakteristik morfologis dan reproduksi kerbau pampangan secara cermat dan faktual dari data yang telah terkumpulkan. Karakteristik morfologis kerbau pampangan adalah warna bulu hitam/hitam keabu-abuan, bentuk tubuh besar, temperamen tenang, kepala besar dan telinga panjang, tanduk ada yang tegak panjang dan melingkar ke arah belakang dan ada juga yang arah ke bawah. Bentuk ambing simetris dan berkembang dengan baik. Karakteristik reproduksi kerbau Pampangan umur pertama kawin rata-rata 2,3 tahun atau 27 bulan, umur beranak pertama 3,23 tahun, estrus (berahi) pertama setelah beranak 88,33 hari, kawin setelah beranak 139,11 hari, jarak beranak 14 bulan dan umur lepas sapih anak 9,07 bulan.Kata kunci: Karakteristik, morfologis, reproduksi, kerbau
Pengaruh Penambahan Tepung Ikan Sidat (Anguilla Spp) Pada Pembuatan Tortilla Chips Terhadap Nilai Gizi, Kadar Air Dan Daya Terima Organoleptik Yenni Okfrianti; Kamsiah Kamsiah; Dirga Gusti Veli
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.139-152

Abstract

ABSTRAKTortilla Chips adalah makanan khas Meksiko yang berupa keripik dengan bahan baku singkong, berbentuk bundar gepeng, warna kuning kecoklatan dan rasanya renyah serta gurih. Proses pembuatan tortilla chips memanfaatkan bahan lokal yaitu ikan sidat yang banyak terdapat di daerah Bengkulu dan mempunyai nilai gizi yang tinggi yaitu dalam 100gr ikan sidat mengandung protein 19 gr, asam lemak tak jenuh 12 gr, Vitamin A sebesar 4700 IU, DHA sebesar 1337 mg, dan EPA 742 mg.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan tepung ikan sidat terhadap kadar air dan mutu organoleptik tortilla chips. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Analisis data hasil uji organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis apabila signifikan maka dilanjutkan dengan uji Mann Whitney, sedangkan untuk data kadar air di analisis dengan uji One Way Anova dan apabila signifikan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian uji kadar air menunjukkan ada pengaruh penambahan tepung ikan sidat terhadap kadar air pada tortilla chips yang di tunjukkan dengan nilai ?=0,000 (?<0,05). Sedangkan dari hasil uji organoleptik didapatkan tidak ada pengaruh penambahan tepung ikan sidat terhadap mutu organoleptik warna, rasa, dan tekstur tortilla chips, sehingga tidak dilanjutkan dengan uji Mann Whitney.Penambahan tepung ikan sidat pada tortilla chips dengan konsentrasi 10% merupakan penambahan yang paling ideal serta paling disukai oleh panelis dari mutu organoleptik warna, rasa, dan tekstur. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan melakukan uji protein pada tortilla chips ikan sidat.Kata Kunci : Kadar Air,Organoleptik, Ikan Sidat, Tortilla Chips
Model Penentuan Suhu Kritis Pada Sapi Perah Berdasarkan Kemampuan Produksi Dan Manajemen Pakan D. Suherman; B. P. Purwanto; W. Manalu; I. G. Permana
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.121-138

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Jakarta dan Bogor dari bulan Januari hingga Pebruari 2012.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan suhu kritis (suhu dan kelembaban udara) pada sapi dara peranakan Fries Holland berdasarkan indikator respon fisiologis.Pakan diberikan dua kali setiap hari dengan rumput dan konsentrat.Enam ekor sapi dara yang digunakan dalam penelitiannya.Parameter respon fisiologis yang diamati meliputi suhu kulit, suhu rektal, dan suhu tubuh selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan suhu kritis pada sapi dara yang dihitung dengan program Artificial Neural Network (ANN) di dareah Jakarta dan Bogor. Berdasarkan indikator respon fisiologis untuk menentukan suhu kritis dengan program ANN yang paling sensitif melalui suhu rektal dan suhu kulit baik di Jakarta maupun BogorKata kunci: suhu kritis, sapi dara, indikator respon fisiologis
Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Terhadap Kadar Kolesterol Telur Itik Mojosari (Anas Javanica) Diah Kasmirah; Yosi Fenita; Urip Santoso
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.77-86

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung daun katuk terhadap kadar kolesterol kuning telur itik Mojosari. Penelitian ini dilaksanakan selama 23 Juli sampai 17 September 2012. Itik yang digunakan sebanyak 36 ekor, terdiri atas 4 perlakuan yaitu R0 (Ransum tanpa tepung daun katuk), R1 (Ransum + 2,5% tepung daun katuk ), R2 (Ransum + 5% tepung daun katuk), R3 (Ransum + 7,5% tepung daun katuk), dengan 3 ulangan (Masing- masing ulangan terdiri dari tiga itik Mojosari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun katuk (Saurpusandrogynus) dengan taraf 2,5%, 5%, dan 7,5% dalam ransum menurunkan berat kuning telur dan kadar kolesterol. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pemberian tepung daun katuk berpengaruh sangat nyata (P<0,01) menurunkan berat kuning telur pada pengamatan minggu ke 8 dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) menurunkan kadar kolesterol telur itik. Penambahan tepung daun katuk dalam ransum berpengaruh tidak nyata terhadap persentase berat kuning telur. Disimpulkan bahwa pemberian tepung daun katuk pada level ? 5% dalam ransum, menurunkan berat kuning telur dan kadar kolesterol telur itik Mojosari, tetapi tidak menurunkan persentase berat kuning telur.Kata kunci: Itik Mojosari, kuning telur, kadar kolesterol telur, tepung daun katuk (Sauropus androgynus)Kata kunci : Itik mojosari, kuning telur, level kolesterol telur, tepung daun Sauropus androgynus
Analisis Pendapatan Peternak Ayam Ras Pedaging dengan Sistem Kemitraan Berbeda di Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone S. N. Sirajuddin; V. S Lestari; M. Nizam
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.169-175

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan pendapatan peternak ayam ras pedaging pada sistem kemitraan berbeda . Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tellusiattinge pada bulan Maret hingga Mei 2013 dengan jenis penelitian adalah deskriptif dan analisis data yang digunakan yaitu Pendapatan= Penerimaan-Biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan peternak ayam ras pedaging yang bermitra dengan perusahaan lebih tinggi dibandingkan peternak yang bermitra dengan perusahaan perorangan(bakul)Kata kunci: pendapatan,bermitra,peternak, ayam ras pedaging,perusahaan,bakul

Page 1 of 1 | Total Record : 9