Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Articles
771 Documents
AKUNTABILITAS PERPULUHAN GEREJA
Patty, Agustina Christina;
Irianto, Gugus
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.645 KB)
Abstract: The church tithe accountability. The purpose of this research is to seek the meaning of perpuluhan accountability by GPM Bethel Allang congregation. This research use Husserlâs transcendental phenomenology. The finding of this research is the existence of eight sense accountability dimension by congregation of GPM Bethel Allang, that is: perpuluhan accountability perpuluhan as belong to God, perpuluhan accountability as sign of confession, perpuluhan accountability as care and humble, perpuluha.Abstrak: Akuntabilitas Perpuluhan Gereja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari makna akuntabilitas perpuluhan oleh jemaat GPM Bethel Allang. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi transendental Husserl. Hasil analisis menemukan adanya delapan dimensi pemaknaan akuntabilitas oleh jemaat GPM BETHEL Allang yaitu: akuntabilitas perpuluhan sebagai milik Tuhan, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanda pengakuan, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanda kasih dan kemurahan hati, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanda iman dan kepercayaan, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanggung jawab diri terhadap gereja, akuntabilitas perpuluhan sebagai tanggung jawab sosial terhadap orang-orang yang membutuhkan. Hasilnya, realita perpuluhan yang terjadi di jemaat GPM BETHEL Allang dipenuhi dengan berbagai persepsi yang melekat pada pemikiran anggota jemaat.
TELISIK PERLAKUAN TEORI ENTITAS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH
Sari, Dian Purnama
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (384.766 KB)
Abstract: Study of Entity Theory Treatment on Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs). Various challenges and obstacles still occur in SMEs development in Indonesia. One of them is the behavior of SMEs owners who often do not separate personal finance and business capital. Habit of paying for any personal needs is one form of the use of enterprise wealth for personal use. This social reality of SMEs shows the incomprehension of the Economic Entity Concept, the tendency to use the enterprise wealth for personal reason, and business profit/income is treated as âownerâs walletâ. Internalization process can be carried out by âtransplantationâ of the economic entity concept to eliminate the culture of âsami mawonâ exhibited by many actors of SMEs. Abstrak: Telisik Perlakuan Teori Entitas dalam Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Beragam tantangan dan hambatan masih memayungi pengembangan UMKM di Indonesia. Salah satunya adalah perilaku pemilik UMKM yang seringkali tidak memisahkan modal bisnis keuangan pribadi dan perusahaan. Kebiasaan pembayaran pelbagai kebutuhan pribadi adalah salah satu bentuk penggunaan sumber daya usaha untuk kepentingan pribadi. Realitas sosial UMKM semacam ini menunjukkan penerapan konsep entitas ekonomi yang tidak komprehensif, kecenderungan penggunaan sumber daya untuk pribadi dan laba/pendapatan usaha bisnis sebagai âkantong ribadi pemilikâ. Proses internalisasi melalui âtransplantasiâ konsep entitas ekonomi dapat diikhtiarkan dalam memberantas budaya âsami mawonâ yang dilakoni banyak aktor UMKM.
ADA APA DENGAN SAP (AADS) AKRUAL?
Tresnawati, Eka Findi;
Setiawan, Achdiar Redy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (728.286 KB)
Abstract: What Happens with Acrual-Based SAP?. This article provides anoverview regarding SAP accrual-based and its problems. It compares information content of PP 24/2005âs cash toward accrual and PP 71/2010âs accrual-based toshow the urgency of accrual-based financial reporting requirements. The analysis borrows Abeysekaraâs accounting imperialism. Discussion also involves empirical evidence and evaluation of accrual-based implementation probability in Sumenep Regency. Findings show that accrual-based information is not an urgent need and tends to be difficult to be implemented. Reflecting the evidence in Sumenep, local governments are faced with the need of human resources, the question of the use-fulness of accrual information, and technical difficulties on implementation.Abstrak: Ada Apa Dengan SAP (AADS) Akrual?. Artikel ini memberikan gambaran mengenai SAP akrual dan problematikanya. Dimulai dengan telaah perbandingan konten informasi SAPPP 24/2005 berbasis cash toward accrual dan PP71/2010 berbasis akrual guna menunjukkan urgensi pemerintah daerah (pemda) tentang kebutuhan pelaporan keuangan berbasis akrual. Alur pembahasan meminjam alur pikir imperialisme akuntansi Abeysekera. Pembahasan meliputi telaah empiris dan menunjukkan bahwa informasi laporan akrual sejatinya bukan merupakan kebutuhan urgen dan memiliki kecenderungan sulit diterapkan. Berkaca pada bukti di Sumenep, pemda dihadapkan pada kebutuhan sumber daya manusia, pertanyaan tentang kebermanfaatan informasi akrual dan kesulitan teknis pelaksanaannya.
DIMENSI PELANGGARAN ETIKA PRAKTIK AKUNTANSI
Assydiq, Gisma Geiant Ginanjar
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.833 KB)
Ethical Violations Dimensions on Accounting Practice. This study aims to explore the forms and the causal factor of ethical violations in the accounting practice in a business organization. This study used case study approach which illustrated in narrative form. The results showed that ethical violations by employees, mostly based on motives of money and lack of sense of belonging. There are other causes such as accounting systems that are not computerized, the organizational structure that is not consistent, low awareness of control, lack of code of conduct for employees, the number of high school-graduates employees, two vital functions in one room and ethical dilemmas.Dimensi Pelanggaran Etika dalam Praktik Akuntansi di Sebuah Organisasi Bisnis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk pelanggaran etika dalam praktik akuntansi pada sebuah organisasi bisnis perhotelan beserta dengan konteks terjadinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang menyajikan fakta secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi beberapa pelanggaran etika yang dilakukan karyawan yang sebagian besar berlandaskan motif uang dan kurangnya sense of belonging. Adapun penyebab lain seperti sistem akuntansi yang belum terkomputerisasi, struktur organisasi yang tidak konsisten, kesadaran pengendalian yang rendah, tidak adanya kode etik bagi karyawan, banyaknya karyawan yang hanya lulusan SMK, dua fungsi vital dalam satu ruangan dan dilema etika.
MEMBONGKAR AKUNTANSI DOUBLE ENTRY SYSTEMS
Prasetyo, Whedy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (670.488 KB)
Abstract: Dismantling Accounting Double Entry Systems. Double entry isa process of recording transactions that always involve at least two accounts ofwhich changes (increases or decreases) have consequences to maintain a balance equation. This is a simple basic accounting, that the use of the funds must alwaysbe equal to the acquisition of funds. The equation is not able to include some business events that are responses to the development of business environment. A proposed view is based on the interaction of researcher (New Bond)  with accountant (Mrs M) to dismantle the double entry accounting through Maurice Merleau Pontys approach (1906-1961). The results prove that physical aspects of knowledge willcontinue to evolve according to environmental interactions.Abstrak: Membongkar Akuntansi Double Entry Systems. Double entry merupakan pencatatan transaksi dengan selalu melibatkan minimal dua akun yang masing-masing berubah(bertambah atau berkurang), konsekuensi untuk menjaga keseimbangan persamaan dasar sederhana akuntansi, yaitu penggunaan dana harus selalu sama dengan pemerolehan dana. Persamaan yang ternyata tidak dapat mencakup beberapa peristiwa bisnis yang merupakan respon atas kejadian perkembangan lingkungan usaha. Respon ini didasarkan pada interaksi Peneliti (Bond Baru) dalam diskusi dengan Akuntan (Mrs M) untuk membongkar akuntansi double entry melalui pendekatan Maurice Merleau Ponty (1906-1961). Hasilnya membuktikan bahwa aspek fisik pengetahuan akan terus berkembangsesuai dengan interaksi lingkungan.
FIAT MONEY: MASALAH DAN SOLUSI
., Jamaluddin
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (889.717 KB)
Abstract: Fiat Money: Problem and Solution. Money is like blood in the human body system. Money should always be and should not be dominated by the presence of certain parties, including the state. There is always money to be guaranteed to keep economic activites running well. The existence of fiat money as a tool of economic transactions have a very detrimental impact. History has proven failures of fiat money. Financial crisis that continues periodically to economic crisesis caused by fiat money. As religious people, we should return to our natural tendency (fitrah) to use dinar and dirham as economical transaction media as stated by Qurâan and Al Hadist.Abstrak: Fiat Money: Problem dan Solusi. Uang ibarat darah dalam sistem jaringan tubuh manusia. Oleh karena itu, uang harus selalu ada dan tidak boleh didominasi keberadaannya oleh pihak tertentu termasuk negara sekali-pun. Uang harus dijamin selalu ada untuk menjaga agar aktivitas perekonomian tetap berjalan baik. Keberadaan uang fiat sebagai alat transaksi ekonomi telah membawa dampak yang sangat merugikan. Sejarah telah membuktikan berbagai kegagalan uang fiat. Krisis moneter yang berlanjut dengan krisis ekonomi secara periodik terjadi akibat penggunaan uang fiat. Sebagai umat beragama, kita harusnya kembali ke fitrah untuk menggunakan mata uang dinar dan dirham sebagaimana yang direkomendasikan Allah SWT dalam Al-Qurâan dan berbagai Hadist Rasulullah SAW.
A CRITICAL PERSPECTIVE TOWARDS AGENCY THEORY
Kumalasari, Kartika Putri;
Sudarma, Made
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (772.053 KB)
Abstrak: Sebuah Perspektif Kritis terhadap Agency Theory. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan sifat, fungsi, peran dan kritik terhadap teori keagenan. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Keagenan didefinisikan sebagai proses di mana aktor secara rasional melakukan dengan intensi, rencana dan manajemen yang efektif untuk mencapai tujuan tertentu. Selain itu, teori keagenan mendiskusikan masalah ketika ada perbedaan antara kepentingan dan tujuan individu dengan orang lain. Jika pemilik memperoleh kuasa yang tinggi dan kemampuan untuk memerintah agen mereka, maka agen harus melaksanakan kegiatan berdasarkan kepentingan pemilik untuk memaksimalkan kekayaan mereka sendiri.Abstract: A Critical Perspective towards Agency Theory.  The aim of this research is explaining the nature, function, role and critics towards agency theory. Qualitative method was employed in this research. Agency is defined as a process of rational actors to conduct intentionally an effective plan and management to achieve specific goal. In addition, the agency theory discusses problem when there is a discrepancy between interests and goals of  individual with others. If the principal gains high power and capability to order their agents, then agents must conduct activities based on the principalsâ interest to maximize their own wealth.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AGGRESSIVE TAX AVOIDANCE DI INDONESIA
Rusydi, M. Khoiru
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (830.027 KB)
Abstract: The Influence Of Size Firm On Aggressive Tax Avoidance In Indonesia. This study aims to empirically examine the effect of firm size (Firm Size) against aggressive tax avoidance (aggressive tax avoidance) in Indonesia. The method in use is descriptive quantitative with panel data of financial statements of listed companies on the Stock Exchange in the period 2010-2012 which regresswith Eviews program. The results of this study indicate that company size has no effect on aggressive tax avoidance in Indonesia, which means that the behavior of firms in Indonesia for more aggressive tax avoidance do not affect the size of the company.Abstrak: Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Aggressive Tax Avoidance Di Indonesia Tujuan Penelitian ini Menguji secara Empiris Pengaruh Ukuran Perusahaan (Firm Size) terhadap Penghindaran Pajak Agresif (Aggressive Tax Avoidance) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data panel laporan keuangan yang terdaftar di BEI periode 2010-2012 yang dilakukan uji regresi dengan program Eviews. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap aggressive tax avoidance di Indonesia, yang artinya bahwa perilaku perusahaan-perusahaan diIndonesia untuk semakin melakukan aggressive tax avoidance tidak dipengaruhi besar kecilnya perusahaan.
TELAAH ULANG MAKNA INFORMASI AKUNTANSI DARI PERSPEKTIF PIALANG SAHAM
Rahmawati, Setya Ayu
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (618.095 KB)
Abstract: The Meaning of Accounting Information Analysis from Stock Brokers Perspective. This study aims to analyse the process of investment decision making. It uses the stockbroker perspective to view reality. Selected stock brokers are professionals who already have a WPPE certificate in Batavia Prosperindo Securities. The research employed a closer approach to research subjects to learn how stock brokers make investment decision. This study used an interpretive paradigm with the method of phenomenological analysis. The results of this study indicate that decision making is a multi-factors consideration process involving rationality, level of satisfaction, and intuition.Abstrak: Telaah Ulang Makna Informasi Akuntansi dari Perspektif Pialang Saham. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini menggunakan sudut pandang pialang saham dalam memandang realitas. Pialang saham yang dipilih merupakan pialang saham profesional yang telah memiliki sertifikat WPPE di Batavia Prosperindo Sekuritas. Pendekatan yang lebih dekat dengan subyek penelitian dibutuhkan untuk mempelajari bagaimana pialang saham melakukan pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan metode analisis fenomenologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengambilan keputusan adalah sebuah proses yang melibatkan banyak faktor pertimbangan, yaitu rasional, tingkat kepuasan, dan intuisi.
AUDIT QUALITY OF GOVERNMENT AUDITOR
Setiawaty, Agus
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (440.702 KB)
Abstract: Audit Quality of Government Auditor. This study explores the relationship between governmentâs auditorsâ personal characteristics and acceptance of dysfunctional behavior situational factors on governmentâs audit quality. Data collection was conducted by distributing questionnaires to 111 governmentâs auditors. The data was analyzed using PLS application. The results showed that governmentâs auditors who increasingly accept dysfunctional behavior tend to have characteristic of external locus of control and that governmentâs auditors with external locus of control tend to have low organizational commitment. Leadership style of the audit team leader during the audit process improved the governmentâs auditorsâ commitment to their organization which leads to high-quality audit.Abstrak: Kualitas Audit dari Auditor Pemerintah. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara karakteristik personal dan faktor-faktor situasional penerimaan perilaku disfungsional auditor pemerintah pada kualitas audit pemerintah. Pengumpulan data dilakukan dengan mendistribusikan kuisioner pada 111 auditor pemerintah. Data dianalisa menggunakan aplikasi PLS. Hasil menunjukkan bahwa auditor pemerintah yang semakin menerima perilaku disfungsional cenderung memiliki karakteristik locus of control eksternal dan auditor pemerintah dengan locus of control eksternal cenderung memiliki komitmen organisasi yang rendah. Gaya kepemimpinan tim audit selama proses audit meningkatkan komitmen auditor pemerintah pada organisasi mereka yang mengarah pada kualitas audit yang tinggi.