cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE FAN-N-PICK BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA NUGRAHA, M. K. S; WALUYO, D; ARIAWAN, P. W
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppm.v8i1.2846

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah  kemampuan koneksi matematis siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Fan-N-Pick berbantuan video pembelajaran lebih tinggi dari kemampuan koneksi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan post-test only group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja pada semester II tahun ajaran 2017/2018. Sampel dipilih dengan teknik cluster random sampling. Uji kesetaraan sampel menggunakan uji-t. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII A1 dan Kelas VIII A5 sebagai kelompok eksperimen serta siswa Kelas VIII A9 dan Kelas VIII A4 sebagai kelompok kontrol. Data tentang kemampuan koneksi matematis siswa diperoleh melalui tes uraian kemampuan koneksi matematis. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor (ekor kanan) pada taraf signifikansi 5%. Pada kelas unggulan hasil analisis menunjukkan bahwa thitung = 3.862 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 1.671 dan pada kelas non unggulan hasil analisis menunjukkan bahwa thitung = 6.054 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 1.671  . Ini artinya, kemampuan koneksi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran Kooperatif Tipe Fan-N-Pick berbantuan video pembelajaran lebih tinggi dari kemampuan matematis siswa yang mengikuti pembelajran konvensional. Kata Kunci :     Model Pembelajaran Kooperatif tipe Fan-N-Pick Berbantuan Video Pembelajaran, Pembelajaran Konvensional, Kemampuan Koneksi Matematis Siswa.ABSTRACT               This research aims to determine whether the students? mathematical connection ability which learn with model cooperative learning type Fan-N-Pick aided learning video was higher than the students? mathematical connection ability that learn by conventional learning. This research is a quasi-experiment research with post-test only group design. The population in this research was the students of SMP Negeri 1 Singaraja in the second semester of academic year 2017/2018. The sample of this research was determined by cluster random sampling technique. The process of equaliting the sampel was done by using t-test. The sample in this research was the  students of Class VIII A1 and Class VIII A5 as experimental group and students of Class VIII A9 and Class VIII A4 as control group. Data on students' mathematical connection capability was obtained through a mathematical connection capability test. Data were analyzed by using t-test of one tail (right tail) at 5% significance level. In the superior class, the result of analysis shows that tcount = 3.862 with significance level of 5% obtained ttable = 1.671 and in non-superior class analysis result show that tcount = 6,054 with significance level 5% obtained ttable = 1.671. This means that the students' mathematical connection ability which were taught with model cooperative learning type Fan-N-Pick aided learning video was higher than the students? mathematical connection ability that learn by conventional learning.Keywords  :      Model Cooperative Learning Type Fan-N-Pick Aided Learning Video, Conventional Learning, Students? Mathematical Connection Ability.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII 1 SMP NEGERI 2 SINGARAJA MELALUI PENERAPAN STRATEGIROTATING TRIO EXCANGE (RTE) BERBANTUAN KARTU KERJA Wangi, S. A. P. K; Suharta, I. G. P; Gita, I. N
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.631 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v7i1.2816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui penerapan strategi pembelajaran RTE berbantuan kartu kerja. Penelitian ini adalah Penelitia Tindakan Kelas yang melibatkan subjek sebanyak 38 orang siswa Kelas VIII 1 SMP Negeri 2 Singaraja pada semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi serta refleksi. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan tes. Keseluruhan data ini selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa meningkat. Rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada refleksi awal yaitu 38,33 pada siklus I rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika meningkat menjadi 48,65 meningkat lagi menjadi 65,2 pada siklus II dan meningkat menjadi 78,2 pada siklus III. Peningkatan tercapai setelah siswa melalui tahapan-tahapan pembelajaran dari penerapan strategi pembelajaran RTE berbantuan kartu kerja dengan beberapa penyempurnaan pada tindakan pembelajaran. Kata kunci:Strategi Pembelajaran RTE, Kemampuan Pemecahan Masalah, Kartu Kerja
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TUTOR SEBAYA TERHADAP SIKAP DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN SMK NEGERI 3 SINGARAJA Purnamasari, I.D.A.A.D.; Waluyo, D.; Candiasa, I. M.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.71 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v7i2.2837

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan sikap dan prestasi belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tutor sebaya dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional sebelum dan sesudah variabel kemampuan awal siswa dikendalikan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TKJ SMK Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2017/2018 sebanyak 4 kelas. Sampel dipilih dengan teknik cluster random sampling. Uji kesetaraan sampel menggunakan uji t berdasarkan nilai ulangan umum matematika semester ganjil kelas X TKJ 1 dan X TKJ 2. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TKJ 2 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X TKJ 1 sebagai kelas kontrol. Data kemampuan awal siswa dan prestasi belajar matematika siswa diperoleh melalui tes uraian, sedangkan data sikap siswa terhadap matematika diperoleh melalui angket. Data dianalisis dengan  uji MANOVA dan MANCOVA dengan taraf signifikansi 5%. Hasil pengujian MANOVA menunjukkan terdapat perbedaan sikap dan prestasi belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tutor sebaya dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (Fhtung =11,184, Sig.<0,05). Selanjutnya, hasil pengujian MANCOVA menunjukkan tetap terdapat perbedaan sikap dan prestasi belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tutor sebaya dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional setelah variabel kemampuan awal siswa dikendalikan (Fhitung= 5,911, Sig.< 0,05). Jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif teknik tutor sebaya terhadap sikap dan prestasi belajar matematika siswa kelas X TKJ SMK Negeri 3 SingarajaKata kunci: kemampuan awal siswa, model pembelajaran kooperatif, prestasi belajar matematika, sikap terhadap  matematika, teknik tutor sebaya Abstract            The research was intended to describe the differences in attitude and mathematics achievement among students who learn with cooperative learning supported by peer tutoring technique and students learning with conventional learning model before and after student?s entry behaviour variable controlled. This research is a quasi-experiment research with post-test only control group design. The population of this study was all students of Class X TKJ in SMK Negeri 3 Singaraja in the academic year of 2017/2018, which consisting of 4 classes. The sample of this study was chosen by using cluster random sampling technique. The process of equaliting the sampel was done by using t-test based on the odd semester?s mathematics test scores of Class X TKJ 1 and X TKJ 2. The data of students? entry behaviour and mathematics achievement were collected by using the essay test, meanwhile the data of student?s attitude in mathematics were collected by using questionnaire. The data were analysed using MANOVA and MANCOVA. The result of MANOVA showed there are differences in attitude and mathematics learning achievement among students who learn with cooperative learning supported by peer tutoring technique and students learning with conventional learning model (F =11,184, Sig.<0,05). Then, the result of MANCOVA showed there are still differences in attitude and mathematics achievement among students who learn with cooperative learning supported by peer tutoring technique and students learning with conventional learning model, after controlled student?s entry behaviour (F= 5,911, Sig.< 0,05). So it can be concluded there is the effect of cooperative model of peer tutoring technique on attitude and mathematics achievement.  Keywords: Cooperative learning, entry behaviour,mathematics attitude, mathematics learning achievement, peer tutoring technique.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SAWAN Wirawan, I.W.A.; Sariyasa, Sariyasa; Ardana, I.M.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.856 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v7i2.2832

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan post-testonlycontrol group design.Populasipenelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIIISMP Negeri 2Sawan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 356 orang yang terdistribusi ke dalam 14 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik clusterrandom samplinguntuk memperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes uraian. Analisis data menggunakan uji-t satu pihak yaitu pihak kanan, dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika kelas eksperimen adalah 48,83 sedangkan pada kelas kontrol adalah 44,28. Hasil pengujian dengan uji-t diperoleh nilai  dan sehingga . Artinya terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran peningkatakan kemampuan berpikir dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvesional. Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir efektif mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Kata kunci: Model,berpikir, konvensioal, matematika, siswa. AbstractThis study is aimed at determining the effect of the application of learning models improve thinking ability to solving math problems. This type of research is a quasi-experiment with post-test only control group design. The population of this study ware all students of class VIII SMP Negeri 2 Sawan academic year of 2016/2017 amounted to 356 people who are distributed into 14 classes. The population equality test uses the Anova test. Sampling was determinated by cluster random sampling technique to obtain 2 classes as research sample. The students' math problem solving data was obtained using a essay test. Data analysis using one tailed t-test is right side, with a significance level of 5%. Based on the analysis it is obtained that average score of problem solving ability of experimental class is 48,83 while the control class is 44,28. The result of testing by t-test show thatand that . It means that there are differences in problem solving skills of mathematics between students who follow learning models improve thinking ability with students who follow conventional learning.Math problem solving ability of students who take the learning to the learning model application upgrades thought better of math problem solving ability of students who take the learning with conventional learning. So it can be concluded that the application of learning models improve thinking ability to think effectivelyeffects the problem solving skills of math students. Keywords : Models, thinking, conventional,math, students
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERORIENTASI MASALAH REALISTIK UNTUK MODEL PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII Mertayasa, Dewa Made
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.71 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v1i1.414

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupaperangkat pembelajaran matematika berorientasi masalah realistik untuk modelpembelajaran peningkatan kemampuan berpikir sebagai upaya meningkatkan hasilbelajar matematika siswa kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitianpengembangan. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah ahli, guru, dansiswa kelas VIIIA2 SMP Negeri 2 Sawan. Data penelitian dikumpulkan melaluilembar validasi, lembar keterlaksanaan, angket, dan tes. Data yang telahterkumpul dianalisis secara deskriptif. Perangkat pembelajaran yangdikembangkan meliputi: buku siswa, buku petunjuk guru, dan rencanapelaksanaan pembelajaran. Kualitas perangkat pembelajaran ditinjau dari tigaaspek, yaitu validitas, kepraktisan, dan keefektivan. Validitas perangkatpembelajaran didasarkan atas pendapat validator, kepraktisan didasarkan atasketerlaksanaan, respons guru dan siswa, dan keefektivan didasarkan atas hasilbelajar matematika siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran ini mengikutiprosedur pengembangan produk dari Plomp yang meliputi lima tahap, yaitu:(1) investigasi awal; (2) desain; (3) realisasi/konstruksi; (4) tes, evaluasi, danrevisi; dan (5) implementasi. Dalam penelitian ini, tahapan yang dilakukan hanyasampai menghasilkan produk final dan tidak dilakukan implementasi secara luas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaranmatematika ini telah valid, praktis, dan efektif yang memiliki karakteristik sebagaiberikut. Buku siswa memiliki karakteristik: (1) berorientasi pada masalahmatematika realistik, (2) disusun secara sistematis, (3) melatih kemampuan siswadalam memecahkan masalah matematika, dan (4) menghantarkan siswa padapenemuan kembali konsep-konsep matematika. Buku petunjuk guru memilikikarakteristik: (1) memberikan gambaran mangenai keruntutan materi, (2)memberikan gambaran mengenai kegiatan pembelajaran, dan (3) dilengkapidengan penyelesaian tugas/latihan dan tidak lanjut. Rencana pelaksanaanpembelajaran memiliki karakteristik: (1) disusun sesuai dengan tahapanpembelajaran dari model pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir dan (2)mengembangkan kemampuan berpikir matematis siswa.Kata-kata kunci: perangkat pembelajaran matematika, perangkat pembelajaranmatematika berorientasi masalah realistik, model pembelajaranpeningkatan kemampuan berpikir, hasil belajar matematika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA KNISLEY TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN DISPOSISI MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SUKASADA Valentein, P.E; Candiasa, I M; Ariawan, IPW
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.575 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v7i2.2829

Abstract

 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Matematika Knisley terhadap kemampuan komunikasi dan disposisi matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain post-test only control group. Populasi penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Sukasada. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling setelah dilakukan uji kesetaraan kelas menggunakan ANAVA satu jalur. Data kemampuan komunikasi dikumpulkan dengan tes essay dan dan data disposisi matematika dikumpulkan dengan pemberian angket disposisi matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji MANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan kemampuan komunikasi dan disposisi matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  model pembelajaran Matematika Knisley dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvesional (F = 4,547 dan Sig. = 0,015 < ? = 0,05); kedua, terdapat perbedaan kemampuan komunikasi antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Matematika Knisley dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvesional (F = 4,134 dan Sig. = 0,047 < ? = 0,05); ketiga, terdapat perbedaan disposisi matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Matematika Knisley dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvesional (F = 6,258 dan Sig. = 0,016 < ? = 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Matematika Knisley berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi dan disposisi matematika siswa. Kata kunci: model pembelajaran Matematika Knisley, kemampuan Komunikasi, Disposisi Matematika Abstract This research aimed at investigate the influence of Knisley Mathematics learning model towards the ability of communication and ability of disposition of mathematics. This study was a quasi-experimental research with  post-test only control group design. The population of this study was eighth grade students of SMP Negeri 3 Sukasada. The sample of this study was chosen by using cluster random sampling technique after implementing the equality by using ANOVA. The data of students? ability of communication was collected by essay test and ability of disposition of mathematcs was collected by questionnaire. The  collected data were analyzed by using MANOVA. The result of data analysis showed that: First, there were differences of students? ability of communication and ability of disposition of mathematcs between those whom were taught by using Knisley Mathematics teaching technique and those whom were taught by using conventional teaching technique (F = 4,547 dan Sig. = 0,015 < ? = 0,05); Second, there were  differences of students? ability of communication between those whom were taught by using Knisley Mathematics teaching technique and those whom were taught by using conventional teaching technique (F = 4,134 dan Sig. = 0,047 < ? = 0,05); third, there ware the difference of students? ability of disposition of mathematics between those whom were taught by using Knisley Mathematics teaching technique and those whom were taught by using conventional teaching technique (F = 6,258 dan Sig. = 0,016 < ? = 0,05). Thus it can be concluded that Knisley Mathematics teaching technique gives positive effect to improve students? ability of communication and disposition of mathematics. Keywords: Knisley Mathematics teaching technique, mathematics communication ability, mathematics disposition ability