cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalipaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia
ISSN : 2615742X     EISSN : 26157438     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Science Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Science Education.
Articles 112 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014)" : 112 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS ., I KOMANG WISNU BUDI WIJAYA; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Dr. I Wayan Muderawan,MS.
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menganalisis perbedaan Keterampilan Berpikir Kreatif (KBK) dan Keterampilan Proses Sains (KPS) antara siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran generatif dengan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung, (2) menganalisis perbedaan KBK antara siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran generatif dengan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung dan (3) menganalisis perbedaan KPS antara siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran generatif dengan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini menggunakan nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Negara Tahun Ajaran 2013/2014 dan sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA 5 dan XI IPA 6 yang dipilih dengan simple random sampling. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dan dilanjutkan dengan menggunakan one way MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; (1) terdapat perbedaan KBK dan KPS antara siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran generatif dengan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung (Fhitung = 168,333; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI BERMUATAN KARAKTER TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA ., EKA DORA RIANI; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Dr. Ida Bagus Jelantik Swasta,M.Si
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dalam pembelajaran biologi bermuatan karakter dan model pembelajaran DI. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Banjarangkan tahun pelajaran 2013/2014. Sampel yang digunakan sebanyak 82 siswa. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur dan dilanjutkan dengan uji LSD pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar dengan MP.STM dalam pembelajaran biologi bermuatan karakter dan MP.DI (F= 76,528; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SMA ., I MADE WIRASANA JAGANTARA; ., Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si; ., Dr. Ni Luh Putu Manik Widiyanti,S.Si,M.K
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung ditinjau dari gaya belajar siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilaksanakan penelitai eksperimen dengan rancangan pre-test post-test control group design. Penelitian dilakuka di SMA Negeri 1 Bangli dengan jumlah sampel sebanyak 152 orang, yang terdiri dari empat kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dan kuesioner gaya belajar. Data dianalisis dengan menggunakan Anava dua jalur. Hasil penelitaian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi antara siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan gaya belajar kinestetik. (3) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa. (4) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi untuk kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan gaya belajar kinestetik antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Kata Kunci : Kata Kunci: Pembelajaran Proyek, Hasil Belajar, Gaya Belajar. Abstract This study aims at assessing the differences of learning achievements in biology between the students who learned by using the project based learning model and students who learned by using direct instructional model viewed from the students’ learning style.The results showed that (1) there was a significant difference between the students’ learning achievement who learned by using the project based learning model and the direct instructional model. (2) There was significant difference between the learning achievements of students who had visual, auditory, and kinesthetic learning styles. (3) There was an interactional effect between the learning models and the learning styles on students learning achievements. (4) There was a significant difference in learning achievements for a group of students who had a visual learning styles, auditory, and kinesthetic learning style among students who learned by using project based learning model and students who learned by using direct instructional model. keyword : Keywords: Learning Project, Learning Achievement, Learning Style.
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA ., NI WAYAN RINA LESTARI; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kuasi eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis dan motivasi berprestasi antara siswa yang belajar dengan model experiential learning dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilaksanakan penelitian dengan populasi siswa kelas X MIPA semester genap di SMA Negeri 1 Semarapura tahun pelajaran 2013/2014. Berdasarkan hasil random sampling, terpilih kelas X MIPA 6 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 7 sebagai kelas kontrol. Data keterampilan berpikir kritis dikumpulkan dengan tes keterampilan berpikir kritis dan data motivasi berprestasi dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis multivariat. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh temuan: 1) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis dan motivasi berprestasi antara siswa yang belajar dengan model experiential learning dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional; 2) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan model experiential learning dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional; 3) terdapat perbedaan motivasi berprestasi antara siswa yang belajar dengan model experiential learning dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Experiential Learning, Keterampilan Berpikir Kritis, Motivasi Berprestasi This quasi experimental research aimed to analyze the differences in the critical thinking skill and achievement motivation among students who learned with experiential learning model with students who learned with the conventional learning model. To achieve these objectives, the research carried out by taking the study population are students of class X MIPA SMAN 1 Semarapura, semester 2, academic year 2013/2014. Based on the results of the random sampling, class X MIPA 6 was selected as the experimental class and class X MIPA 7 as the control class. Critical thinking skill data taken with the test, and achievement motivation were taken using a questionnaire. The collected data were analyzed by descriptive and multivariate analysis. Based on the analysis of data and discussion of the obtained findings include: 1) there are differences in critical thinking skill and achievement motivation among the students who learned with the experiential learning model with students who studied with the conventional learning model; 2) there is a difference between the students critical thinking skill that learned with the experiential learning with students who learned with the conventional learning; and 3) there is a difference between the achievement motivation of students who learned with the experiential learning with students who learned with the conventional learning. keyword : Experiential Learning Model, Critical Thinking Skill, Achievement Motivation
Pengaruh Model Pembelajaran Heuristik Vee Terhadap Pemahaman Konsep Fisika dan Sikap Ilmiah Siswa SMA ., ANAK AGUNG GEDE NGURAH SUCIPTA; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran heuristik vee terhadap pemahaman konsep fisika dan sikap ilmiah siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 68 orang kelas XI IPA SMA Negeri 1 Semarapura tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu mempergunakan posttest only control group design. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan instrument tes objektif dan sikap ilmiah dikumpulkan dengan instrument angket. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan multivariate analysis of variance (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika dan sikap ilmiah siswa antara yang mengikuti model pembelajaran heuristik vee dengan pembelajaran langsung (F=19,673; p˂0,05), 2) terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara yang belajar dengan model pembelajaran heuristik vee dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung ditunjukkan nilai (F = 8,520; p˂0,05), dan 3) terdapat perbedaan sikap ilmiah antara yang belajar dengan model pembelajaran heuristik vee dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung, ditunjukkan dengan nilai (F = 28,539; p˂0,05).Kata Kunci : heuristik vee, pemahaman konsep, sikap ilmiah This study aims to determine the effect of the vee heuristic learning model to the understanding of physics concepts and scientific attitude of students . The samples are 68 class XI Science SMAN 1 Semarapura academic year 2013/2014. This type of research is to use a quasi-experimental posttest only control group design. Data collected by the instrument of understanding the concept of objective test and the scientific attitudes were collected with a questionnaire instrument. Data were analyzed with descriptive and inferential statistics using multivariate analysis of variance (MANOVA). The results showed as follows: 1) there are differences in the understanding of physics concepts and scientific attitude among the students who follow the Vee heuristic model of learning with direct instruction (F = 19.673; p ˂ 0.05), 2) there are differences between understanding of physics concepts are studied with vee heuristic learning models with students who learn by direct instructional model demonstrated the value of (F = 8,520; p˂0,05), and 3) there is a difference between the scientific attitude studying with vee heuristic learning models with students who learn by direct instructional model , indicated by (F = 28,539; p˂0,05).keyword : heuristic vee , understanding of concepts , scientific attitude
PENGARUH DIKLAT BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SAINS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., NI KOMANG TRISNAYANTI; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh diklat berbasis lesson study terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru Sains SMP Negeri 1 Singaraja dan dampaknya terhadap prestasi belajar siswa. Sampel penelitian ini adalah guru sains SMP Negeri 1 Singaraja yang berjumlah 6 orang, dan siswa kelas VIII pada tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 78 orang. Untuk penilaian kompetensi pedagogik guru dilakukan tes pada subyek penelitian baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan lesson study, sedangkan prestasi belajar siswa dilihat dari nilai hasil belajar pada mata pelajaran Sains. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji t dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kualitas pelaksanaan lesson study pada guru sains di SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 berkualifikasi sangat baik dengan rata – rata skor 93,09. 2) Berdasarkan uji Wilcoxon terdapat pengaruh yang signifikan pelaksanaan diklat berbasis lesson study terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru Sains SMP Negeri 1 Singaraja. 3) Diklat berbasis lesson study secara signifikan dapat meningkatkan prestasi belajar Sains siswa SMP Negeri 1 Singaraja.Kata Kunci : lesson study, kompetensi pedagogik, prestasi belajar siswa. This study is aimed at describing the influence of teacher training based on the lesson study towards the improvement of pedagogical competence of science teachers and the influence achievement of students learning at SMP Negeri 1 Singaraja. The sample of study was taken out of those from class VIII and six of science teachers of SMP Negeri 1 Singaraja. The number of students involved was’ 78 students who were taken from the learning period in the year of 2013/2014. The evaluation of pedagogical competence of the teachers was done by giving them test concerning the subject of study both before and after the lesson study was carried out. The result of the students learning achievement was seen from the marks of their achievement test on the science subjects. The data of the study was analyzed using descriptive statistic, paired sample t-test and wilcoxon signed-rank test. The result of study indicated that : 1) the quality average of lesson study which was done in SMP Negeri 1 Singaraja is 93,09 which is categorized as excallent. 2) based on Wilcoxon sign – rank there was significant improvement of their pedagogical competence in science especially those teachers of SMP Negeri 1 Singaraja who were being trained, 3) there was significant influence of the students achievement in science after the training based on the lesson study being held at SMP Negeri 1 Singaraja.keyword : lesson study, pedagogical competence, students learning achievement
KONTRIBUSI TES KEMAMPUAN AKADEMIK, INTELIGENSI, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA SMA NEGERI 1 BANGLI ., EKA SUJANA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. rer.nat. I Wayan Karyasa,S.Pd,M.Sc
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi tes kemampuan akademik, inteligensi, dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar Kimia pada SMA Negeri 1 Bangli. Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto, dengan sampel sebanyak 182 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis jalur pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kontribusi kemampuan akademik terhadap motivasi berprestasi sebesar 6,8 %, 2) kontribusi intelegensi terhadap motivasi berprestasi sebesar 27,6%, 3) kontribusi kemampuan akademik terhadap hasil belajar kimia sebesar 1,7%, 4) kontribusi intelegensi terhadap hasil belajar kimia sebesar 5,8%, 5) kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar kimia sebesar 33,9%. Dari tiga variabel yang digunakan sebagai prediktor hasil belajar, diketahui variabel motivasi sebagai variabel terkuat yang mengkontribusi hasil belajar siswa dibanding dua variabel lain yaitu kemampuan akademik dan inteligensi. Motivasi Berprestasi siswa perlu mendapat perhatian yang serius. Guru sebagai fasilitator hendaknya dapat mengakomodasikan motivasi berprestasi siswa sehingga dapat mencapai hasil belajar yang maksimal.Kata Kunci : kemampuan akademik, intelegensi, motivasi, hasil belajar kimia. This study aims to determine the contribution of the academic ability, intelligence, achieve-ment motivation toward chemistry learning outcomes at SMAN 1 Bangli. This study is an ex-post facto, with 182 student samples. Samples were taken with a random sampling technique. Data were analyzed using path analysis at a significance level of 5 %. The results showed that: 1) the contribution academic ability toward achievement motivation of 6,8%, 2) the contribution intelligence toward achievement motivation of 27,6%, 3) the contribution academic ability toward chemistry learning outcomes of 1,7%, 4) the contribution intelligence toward chemistry learning outcomes of 5,8%, 5) the contribution achievement motivation toward chemistry learning outcomes of 33,9%. Of the three variables used as predictors of learning outcomes, motivation variable is known as the strongest variables that contribute to student learning outcomes than the two other variables, namely academic ability and intelligence. Achievement motivation students need serious attention. Teacher as facilitator should be able to accommodate students achievement motivation so as to achieve maximum learning results.keyword : academic ability, intelligence, motivation, chemistry learning outcomes.
Pengaruh Pembelajaran Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Biologi Dan Keterampilan Proses Sains Siswa MA. Mu allimat NW Pancor Selong Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat ., JOHARI MARJAN; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran pendekatan saintifik terhadap hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains siswa MA. Mu allimat NW Pancor Selong Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Post Test Only Control Group Disigen. Data dalam penelitian ini merupakan data hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis infrensial dengan mengunakan analisis statistik multivariat (Manova). Dari hasil penelitian adalah sebagi berikut : 1) terdapat perbedaan hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains antara siswa yang mengikuti pembelajaran berpendekatan saintifik dangan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung (F= 40,293;p,
PENGARUH DIKLAT BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL DAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU SAINS SERTA EFEKNYA TERHADAP SIKAP ILMIAH SISWA ., SURATNI; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diklat berbasis lesson study terhadap peningkatan kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian guru sains serta efeknya terhadap sikap ilmiah siswa. Rancangan penelitian ini adalah one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini ada dua yakni guru sains yang berjumlah 11 orang dan siswa kelas X yang berjumlah 240 orang. Seluruh data baik kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian guru maupun sikap ilmiah siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian guru dianalisis dengan uji Wilcoxon, sedangkan data sikap ilmiah siswa dianalisis dengan uji-t. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) kualitas pelaksanaan lesson study pada guru sains SMA Negeri 4 Singaraja menunjukkan kualifikasi sangat baik; 2) pelaksanaan diklat berbasis lesson study berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi sosial guru sains SMA Negeri 4 Singaraja; 3) pelaksanaan diklat berbasis lesson study berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi kepribadian guru sains SMA Negeri 4 Singaraja; 4) pelaksanaan diklat berbasis lesson study berdampak terhadap sikap ilmiah siswa SMA Negeri 4 Singaraja. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa diklat berbasis lesson study berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian guru sains serta efeknya terhadap sikap ilmiah siswa. Kata Kunci : lesson study, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, sikap ilmiah This study was aimed to determine the effect of training based lesson study to the improvement of social competence and personal competence of science teachers as well as their effects on students scientific attitude. The design of this study is one group pre-test post-test design. There are two kind of population, namely 11 science teachers and 240 students of class X. Both data, social competence and personal competence of science teachers, and scientific attitude of students were collected using questionnaires. The data of social competence and personal competence of science teachers were analyzed using Wilcoxon test; while the data of students scientific attitude were analysed using t-test. The result of the research shows: 1) the quality of Lesson study on science teachers of SMAN 4 Singaraja demonstrates excellent qualifications; 2) the implementation of training based lesson study affects the improvement of social competence of science teachers of SMAN 4 Singaraja; 3) the implementation of training based lesson study affects the improvement of personal competence of science teachers of SMAN 4 Singaraja; 4) the implementation of training based lesson study affects the students’ scientific attitude of SMAN 4 Singaraja. Based on those results, it can be concluded that training based lesson study significantly affect the inprovement in social competence and personal competence of science teachers as well as their effects on students scientific attitude.keyword : lesson study, social competence, personal competence, scientific attitude
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 LANGKE REMBONG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., ALOISIUS HARSO; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.Pd
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika dan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengam model pembelajaran Heuristik Vee dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. (2) Menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Heuristik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. (3) Menganalisis perbedaan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Heuristik Vee dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Penelitian tergolong eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X semester 2 di SMA Negeri 2 Langke Rembong tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep fisika dan kuisioner untuk mengukur sikap ilmiah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep dan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Heuristik Vee dan model pembelajaran konvensional (F=23,773; p

Page 5 of 12 | Total Record : 112